Pemalsuan Kitab-kitab Ulama Oleh Tangan-tangan Salafy Wahabi
Salafi Wahabi – “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”. Buku ini adalah buku ke-2 terkait trilogi data dan fakta penyimpangan salafi wahabi. Sebelumnya adalah “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi” dan Buku ke-3 rencananya akan terbit dengan judul “Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi”.
Oleh: Syaikh Idahram
Penerbit: Pustaka Pesantren
Tebal: 308 Hal.
Harga: Rp. 50.000,-
Adagium yang mengatakan bahwa, buku adalah pengikat ilmu, tidak ada yang mengingkarinya. Lebih dari itu, buku merupakan salah satu media utama dalam mencari kebenaran. Telah berabad-abad lamanya, para ulama terdahulu mewarisi ilmu mereka kepada generasi setelahnya melalui buku yang mereka tulis. Buku menjadi sangat berharga dan penting. la menjadi sandaran utama umat dalam mencari kebenaran dan petunjukTuhan. Lalu, apa jadinya jika buku-buku para ulama yang mewarisi ilmu dan petunjuk itu dikotori, diselewengkan, bahkan dipalsukan? Ke mana lagi umat ini hendak mencari kebenaran?
Barangkali Anda terperanjat, kasus-kasus penyelewengan Salafi Wahabi dalam hal amanah ilmiah ini sangat banyak dan beragam, sebagaimana yang-insya’Allah-akan dikupas dalam buku ini, seperti: pemusnahan dan pembakaran buku; sengaja meringkas, mentahkik, dan mentakhrij kitab-kitab hadis yang jumlah halamannya besar untuk menyembunyi-kan hadis-hadis yang tidak mereka sukai; menghilangkan hadis-hadis tertentu yang tidak sesuai dengan faham mereka; memotong-motong dan mencuplik pendapat ulama untuk kemudian diselewengkan maksud dan tujuannya; mengarang-ngarang hadis dan pendapat ulama; memerintahkan ulama mereka untuk menulis suatu buku, lalu mengatasnamakan buku itu dengan nama orang lain; tindakan intimidasi dan provokasi; membeli manuskrip; menyogok penerbit; sampai kepada pencurian buku-buku induk dan manuskrip untuk dihilangkan sebagian isinya, atau dimusnahkan semuanya.
Sering terjadinya kasus-kasus penyelewengan seperti ini dibenarkan oleh ulama-ulama kawakan di Timur Tengah, semisal: Mufti Mesir, Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah; tokoh ulama Syria, al-Muhaddits asy-Syaikh Abdullah al-Harari al-Habasyi; tokoh ulama Maroko, al-Muhaddits as-Sayyid Ahmad al-Ghimari; tokoh ulama Syria, Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi; tokoh ulama tasawuf di Makah, al-Muhaddits asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki, dan ulama-ulama lainnya.
Sekte Salafi Wahabi sangat menyadari bahwa buku merupakan salah satu media paling efektif untuk ‘mengarah-kan’ umat kepada faham yang mereka inginkan. Karenanya, tidak aneh jika mereka sangat concern dalam ranah per-bukuan, penerbitan, dan penerjemahan. Beragam jenis buku -baik buku kertas maupun e-book/digital- mereka cetak untuk dibagikan secara gratis maupun dengan harga murah.
Barangkali juga terlintas dalam benak Pembaca suatu pertanyaan, mengapa Salafi Wahabi melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji itu? Di antara jawabannya adalah, karena faham penyelewengan, pemalsuan, perusakan, dan pe-lenyapan buku adalah doktrin ulama mereka, sebagai bagian dari upaya memperjuangkan akidah Salafi Wahabi yang mereka yakini paling benar. Anda mungkin tidak percaya, tapi inilah di antara bukti yang menunjukan bahwa, sekte Salafi Wahabi mendoktrinkan para pengikutnya untuk membakar dan melenyapkan buku-buku karya ulama Islam.
Salah seorang tokoh ulama Salafi Wahabi Saudi, Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman menyatakan dalam salah satu bukunya, “Buku-buku semacam ini banyak dimiliki orang dan mengandung akidah-akidah sesat, seperti kitab: al-Fushush dan al-Futuhat karya Ibnu Arabi, al-Budd karya Ibnu Sab’in, Khal’u an-Na’lain karya Ibnu Qusai, ‘Ala al-Yaqin karya Ibnu Bukhan, buku-buku sastra karya Ibnu Faridh, buku-buku karya al-Afif at-Tilmisani, dan buku-buku sejenisnya. Begitu juga kitab Syarh Ibnu Farghani terhadap kasidah dan syair Ibnu Faridh. Hukum semua buku yang semacam ini adalah, dilenyapkan keberadaannya (idzhab a’yaniha) kapan saja buku itu ditemukan, dengan cara dibakar, dicuci dengan air…” (lihat buku Salafi Wahabi: Kutub Hadzdzara minha al-Ulama, karangan Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman, penerbit Dar ash-Shami’i, Riyadh, Saudi Arabia, h. 9)
Murid setia Ibnu Taimiyah sekaligus guru Salafi Wahabi, Ibnu Qayyim al-Jauziyah juga pernah menyatakan, “…Begitu juga, tidak perlu untuk mengganti rugi dalam membakar kitab-kitab sesat dan melenyapkannya (itlafuha).” (Lihat kitab: Zad al-Ma’ad karangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah, penerbit Muassasah ar-Risalah, vol. 3, Beirut, Lebanon, h. 581).
Dalam bukunya yang lain, Ibnu Qayyim juga berwasiat untuk menghancurkan dan melenyapkan buku-buku bid’ah, “Maksudnya adalah, bahwa kitab-kitab yang mengandung kebohongan dan bid’ah ini wajib untuk dihilangkan dan dilenyapkan. Perbuatan (melenyapkan) ini lebih utama daripada melenyapkan alat-alat hiburan, musik, dan melenyapkan perabot minuman keras. Sungguh bahaya kitab-kitab itu jauh lebih besar dari bahaya-bahaya lain, dan tidak ada ganti-rugi dalam menghancurkan dan melenyapkannya.” (Ibnu Qayyim a-Jauziyah: ath-Thuruq al-Hukmiyah fi as-Siyasah asy-Syar’iyah, penerbit Majma al-Fiqh al-Islami, Jeddah, Saudi Arabia 1428 H., h. 325).
Begitu juga dengan Ibnu Taimiyah, soko guru Salafi Wahabi. Ia telah mengeluarkan fatwa untuk membakar buku-buku yang dianggap bertentangan dengan fahamnya. (Lihat akhir nomor 59 dari kitab al-Akhbar dan kitab al-Jami’ yang digabung dengan kitab Mushannaf Abd ar-Razaq 11/424, dan kitab Mushannaf Ibnu Abu Syaibah 6/211-212, penerbit Dar al-Fikr, bab Tahriq al-Kutub).
Jika kita berbaik sangka, barangkali wasiat dan fatwa Ibnu Taimiyah serta muridnya tentang pembakaran dan pelenyapan buku itu dimaksudkan untuk sesuatu yang baik. Yang menjadi rancu adalah, bid’ah dan sesat yang mereka berdua maksud, tidak sama dengan bid’ah dan sesat yang dimaksudkan oleh sekte Salafi Wahabi, wa bil khusus bid’ah dan sesat versi pendiri Salafi Wahabi, Muhammad Ibnu Abdul Wahab. Scbagaimana telah dikupas pada buku penulis yang ke-1, “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi; Mereka Membunuh Nemuanya Termasuk Para Ulama”, Muhammad Ibnu Abdul Wahab -begitu juga para pengikutnya- memang terkenal bengis dan kejam terhadap umat Islam yang tidak sepaham dengannya.

















maaf ya bos apakah tidak sebaiknya kalau semua perkara itu kita kembalikan berdasarkan al-quran dan as-sunnah berdasarkan pemahaman para sahabat-sahabat nabi SAW?
agar tau yang mana yang hak dan yang bathil,,,
kalau hanya seperti ini mana bisa selesai,,,
ujung-ujungnya hanya bantah-bantahan saja,,, bukan untuk mencari kebenaran,,
hanya kesombongan yang melekat pada diri kita,,,,
ibrahim abene
maaf ya bos , untuk tau mana yang hak dan mana yang bathil tidak cukup dengan mengembalikan perkara itu kepada qur`an dan as-sunnah dengan pemahaman para sahabat nabi SAW , dan saya tidak sependapat dengan ungkapan ” pemahaman para sahabat Nabi SAW ” saya lebih sepakat dengan ungkapan ” pernyataan para sahabat nabi SAW ” agar tidak terjadi salah paham , pernyataan para sahabat nabi yang kita baca dan coba pahami , bukanlah pemahaman para Sahabat itu sendiri.
pertarungan antara yang hak dengan yang bathil tidak akan pernah usai , sementara diskusi di Blog seperti ini ternyata banyak manfaatnya , terbukti sudah banyak mantan pengikut sekte sesat dengan berani menyatakan : ” saya sudah tobat”.
ahmadsyahi
oh,gitu ya bos,,cuma kalau menurut saya kita harus sepaham dengan para sahabat nabi,,karena kalau al-qur’an dan assunnah itu kita tafsirkan dengan pemahaman kita sendiri maka bukankah kita orang yang sesat?,, untuk kata “pernyataan” mungkin bisa,akantetapi jika pernyataan maka masing-masing kita bisa mengartikan dengan pemahaman-pemahaman yang berbeda-beda,,bukankah seperti itu?
dan untuk mengembalikan yang mana hak dan yang bathil saya rasa itu cukup,,
semoga Alloh merahmati Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah,Ibnu Qayyim Al Jauziyah,Muhammad ibn Abdul Wahab…dgn tuduhan tuduhan orang orang yg tdk mengetahui menjadi semakin mulia beliau.semoga kelak di akhirat orang orang mengetahui kemuliaan beliau..
semoga Alloh merahmati para ulama dan mayoritas kaum muslimin diseluruh dunia yang telah dianggap musyrik dan bidah oleh wahabi…dgn tuduhan tuduhan orang orang yg tdk mengetahui menjadi semakin mulia beliau.semoga kelak di akhirat orang orang mengetahui kemuliaan ulama dan jamah kaum muslimin..
@ anti syiah
bukan tuduhan tanpa bukti kepada syaikh2 paham wahabi yang ente agung2kan tapi kenyataannya buku2 ,fatwa dan tulisan beliau2 itu memang menyimpang dan itu juga diperkuat dengan buku2 ulama2 ASWAJA yg sejaman dgn mereka maupun setelahnya bahwa syaikh2 kebanggaan anda itu memang menyimpang dan sesat.
abah…. mereka beraninya ngomong doang … diajak diskusi nggak mau….. apa coba namanya…. ?? ya beo, ya ….. …………
maaf ya sob,,saya tidak berada di pihak manapun,,entah itu wahabi atau aswaja atau apalah,, tapi tolong sob,,kita dalam islam ini kan dilarang saling mencemooh,,apabila ada sebuah kejanggalan bukankah diantara kita saling membenahi dan mengingatkan,,dengan baik-baik bukankah begitu sob? jikalau telah diketahui sebuah kebenaran,,maka kita wajib mengikutinya tanpa ada rasa gengsi maupun rasa sombong,,
Wahabi kalau terdesak ngomong kek gini, sudah adatnya begini tak usah heran. Ibrahim Abene adalah Wahabi asli.
are you sure boy,,,?hahahahahaha,,, terserah ya bos mau ngomong apa cuma setau saya dalam ajaran islam itu diajarka seperti itu,,
mungkin ilmu saya masih kurang,,,apa di dalam islam kita diajarkan untuk saling mencemooh?!
setahu saya tidak,,,silahkan kalau ada yang mau ngomong saya wahabi atau aswaja atau apalah,,,hahaha
saya hanya ingin mencari yang benar,,,
gak mungkin lah Nte Aswaja, cirinya sudah jelas Wahabi gitu lho? Mana ada ASWAJA seperti Nte, ngomongnya menyerupai bunglon. Ini sih ciri khas kaum Nejed.
ada kontradiksi yang sangaaaat akut kalo ga mau disebut stadium 4
mereka menuduh yang bukan2 pada penganut 4 madzab besar dan mendorong orang awam untuk tidak bermaszab, TAPI SEBALIKNYA MERKA MENGANUT DAN MEMBUAT MADZAB SENDIRI YAKNI MADZAB ABDUL WAHHAB AN NAJDI
mereka melarang taqlid pada ulama yang benar alim dalam ilmu kalam dan islam serta menguasi 15 cabang ilmu, TAPI MEREKA TAQLID BUTA PADA IMAM2: IBNU TAIMIYA, WAHAAB AN NAJDI, MUHAMMAD ABDUH. nama yang terkhir disinyalir sebagai anggota MASSON
syukron
Assalamualaikum semuanya, sya orang awam yg baru saja membaca kehebatan tuan2 dalam urusan saling menghujat, saya cuma ingatkan hati2 dengan memberikan komentar kata Wahaab karena itu adalah salah satu dari 99 asmaulhusna yg artinya maha pemberi, adapun jika diantara kalian tidak senang pada seseorang jangan menisbatkan pada orang tuanya. yang kalian tidak senang kan Syaikh Muhammad Bin Abdull Wahhaab terus kenapa terus2 menggunakan kata wahaabi bukan muhammadi yg nama asli dari orang yang kalian tidak senangi..semoga Allah merahmati para ulama kita yang menghabiskan waktunya dalam menuntut ilmu, dan buat kita yg sok tau bisa diberi petunjuk dalam ilmu yang haq…
@wirawan
u said:
“yang kalian tidak senang kan Syaikh Muhammad Bin Abdull Wahhaab terus kenapa terus2 menggunakan kata wahaabi bukan muhammadi yg nama asli dari orang yang kalian tidak senangi……”
sudah mas dengan memakai nama Muhamadiyah, apakah antum tidak tahu?
Wirawan juga Wahabi asli, maklum kalau mbelain kesesatannya sebisa-bisanya. Aneh-aneh aja dia, membawa-bawa Asmul Husna, seakan-akan Wahabi itu dapat ridha Allah Swt. Tauhid Trinitas Wahabi aja udah batil karena terbukti Tauhid bid’ah yg tidak diajarkan Rasul saw.
For All
ini saya copas dari artikel sebelah tanggapan saya terhadap akhi hadi tapi belum ter jawab
semoga memabantu
MOHON DICEK KEBENARAN LIST DIBAWAH INI
Bentuk penyelewengan sekte Salafi Wahabi dalam hal amanah ilmu :
1. Pemusnahan dan pembakaran puluhan ribu buku yang tidak sejalan dengan paham mereka.
2. Sengaja men-tahkik, men-takhrij dan meringkas kitab-kitab hadis yang jumlah halamannya besar untuk menyembunyikan hadis-hadis yang tidak mereka sukai.
3. Memotong-motong dan mencuplik pendapat ulama terkenal sehingga menjadi tidak sempurna, untuk kemudian diselewengkan maksud dan tujuannya.
4. Mengarang-ngarang hadis dan perkataan Ulama.
5. Mencuri buku-buku induk dan manuskrip untuk dihilangkan sebagian isinya atau dimusnahkan semuanya.
6. Membuang hadis-hadis yang tidak mereka sukai dalam buku-buku yang mereka terbitkan, sehingga tidak sesuai dengan buku asli yang diterbitkan penerbit lain.
7. Membajak buku, membeli manuskrip dan menyogok penerbit.
8. Memerintahkan ulama mereka untuk mengarang suatu buku, lalu mengatasnamakan buku itu dengan nama orang lain.
9. Melakukan tindakan kekerasan, intimidasi dan provokasi terhadap penulis yang isi karangannya berseberangan dengan faham mereka.
10. Mencetak suau kitab induk dengan menghilangkan syarah ulama atas kitab tersebut, padahal buku induk tersebut sangat terkait erat dengan syarahnya.
11. Memalsukan buku-buku ulama yang mereka pandang strategis bagi umat dengan cara mencetak ulang buku tersebut, namun hal itu dilakukan setelah tangan-tangan terampil mereka meng-edit, mengubah dan memalsukannya sesuai keinginan, pesanan, faham dan cara berpikir mereka.
- Perintah untuk membakar buku-buku dan memalsukannya (hal 49)
- Pemalsuan kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi (hal 51)
- Memalsukan perkataan Imam As-Subki dalam Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiyah (hal 58)
- Pemalsuan kitab Aqidah As Salaf Ashhabu Al-Hadits (hal 60)
- Pemalsuan kitab Hasyiah Ash-Showi (hal 67)
- Pemalsuan kitab Tafsir Al-Kasysyaf karya Imam Az-Zamakhsyari (hal 71)
- Pemalsuan kitab Al-Ibanah karya Imam Asy’ari (hal 73)
- Pemalsuan kitab Seputar Ahlul Bait, Kekhalifahan Sayyidina Ali k.w. Tasawuf dan Alam Kubur (hal 81)
- Pemalsuan kitab Al Fawaid Al Muntakhabat karya Ibnu Jami Az Zubairi (hal 83)
- Pemalsuan kitab Diwan Imam Syafii (hal 86)
- Pemalsuan kitab Sahih Bukhari (hal 87)
- Pemalsuan kitab Sahih Muslim (hal 91)
- Penghapusan hadis-hadis dari kitab Musnad Ahmad (hal 93)
- Pemalsuan kitab tafsir Ruh Al-Maani karya Mahmud Al Alusi (hal 94)
- Pemalsuan kitab Ash-Shawaiq Al-Muhriqah (hal 95)
- Pemalsuan kitab Hasyiah Ibnu Abidin (hal 97)
- Memalsukan perkataan Al Hafizh Syaikh As Sakhawi melalui tahqiq kitab (hal 100)
- Pemalsuan kitab Majmu Fatwa karya Ibnu Taimiyah (hal 100)
- Pemalsuan kitab Nihayah Al Qaul Al Mufid (hal 101)
- Penghapusan bab Istighotsah dari kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah (hal 105)
- Pemalsuan kitab Tarikh Al-Ya’qubi (hal 106)
- Pemalsuan kitab Iqtidha Ash Shirat Al Mustaqim (hal 107)
- Pemalsuan kitab Ahwal Al Qubur karya Ibnu Rajab (hal 108)
- Pemalsuan kitab tafsir Bahr Al Muhith karya Abu Hayyan (hal 108)
- ‘Bermain-main’ dengan hadis demi faham mereka (hal 109)
- Akibat fatal pemalsuan kitab-kitab ulama klasik (hal 115)
For All
untuk cek scan sebgaian kecil kitabnya disini http://saudiwow.blogspot.com/2011/01/bukti-bukti-pengkhianatan-wahabi.html
pembahasan pemalsuan kitab disampaikan oleh Dr.Tahir-ul-Qadri’s disini http://www.youtube.com/watch?v=uXoeYAxaqxI&playnext=1&list=PL0511B76B7EE72380
pidato dari ulama sunni Dr.Tahir-ul-Qadri’s http://www.islamtune.com/
syukron
sujarwo: saya tidak mengatakan anda salah, karena saya orang yang baru brlajar agama, dna setahu saya salah satu asmaul husna adalah wahaab atu yg maha memberi, atau mungkin anda ingin menghilangkan salah satunya jadi 89, afwan siapapun wahabi saya cuma tidak senang kalau ada yang membahas dengan meyertakan asmaulhusna dalam pembahasan yang saling menghujat….
wirawan@
Nte ini bener ada2 aja. Memang benar, Asmaul Husna salah satunya adalah Al-Wahhab. Akan tetapi Wahabi itu tidak ada kaitan sama sekali dg Al-Wahhab Asmaul Husna. Wahabi itu diambil dari nama ayah Syaik Muhammad AlNajdi, yaitu ayah beliau bernama Abdul Wahhab. Nta tahu kan Nama Perintis sekte Wahabi itu Muhammad bin Abdul Wahhab? Nah , Abdul Wahhab itu Ayah dari Muhammad tersebut. Wahabi di nisbatkan kepada nama ayahnya tsb.
Sama seperti Imam Syafi’i, namanya sendiri bukan Syafi’i. Imam Hambali, namanya sendiri bukan Hambali. Imam Maliki namanya sendiri bukan Maliki. Jadi Nte jangan mau dikibuli terus menerus oleh ustadz antum mengenai nama Wahabi yg dikait-kaitkan dg Asmaul Husna ALWAHHAB. Itu namanya ono-ono wae alias aya-aya wae alias mengada-ada. Antum disugesti oleh Utadz antum seolah-olah nama Wahabi itu berkaitan dg Asmaul Husna supaya antum PEDE jadi Wahabi. Sadarilah Wahabi itu adalah firqoh/sekte paling buruk di antara sekte-sekte yg ada di dunia. Sekte Syi’ah walaupun sama-sama sesatnya dg sekte Wahabi, tetapi Syi’ah lebih baik karena semangat Syi’ah dalam membela kaum muslimin dunia lebih kelihatan daripada Wahabi yg cuek bebek.
@Sujarwo
adalah menjadi lumrah jikalau sebuah faham atau teori akan dinamakan dengan orang yang mempopulerkan contoh: teori evolusi———> Darwinisme, yang lain hukum ilmu fisika Newton, Farentheait dll, dibidang filsafat dan aqama Taoisme, Budha, Plato, Marxis, dll. terlepas nama seseorang itu mengambil nama dari asmaul husna itu tidak menjadi masalah, dalam artian bukan namnya namun fahamnya. jadi hal ini bukan subtansi dalam diskusi.
ALL
dari pemalsuan kitab2 klasik perlu juga sekiranya diungkap taubatnya ibnu Taimiya berikut ini pernyataanya: kutipan dari blog sebelah
Ibnu Taimiah Bertaubat Dari Akidah Salah
Syeikhul Islam Imam Al-Hafiz As-Syeikh Ibnu Hajar Al-Asqolany yang hebat dalam ilmu hadith dan merupakan ulama hadith yang siqah dan pakar dalam segala ilmu hadith dan merupakan pengarang kitab syarah kepada Sohih Bukhari berjudul Fathul Bari beliau telah menyatakan kisah taubat Ibnu taimiah ini serta tidak menafikan kesahihannya dan ianya diakui olehnya sendiri dalam kitab beliau berjudul Ad-Durar Al-Kaminah Fi ‘ayan Al-Miaah As-Saminah yang disahihkan kewujudan kitabnya oleh ulama-ulama Wahhabi juga termasuk kanak-kanak Wahhabi di Malaysia ( Mohd Asri Zainul Abidin).
Kenyataan bertaubatnya Ibnu Taimiyah dari akidah sesat tersebut juga telah dinyatakan oleh seorang ulama sezaman dengan Ibnu Taimiyah yaitu Imam As-Syeikh Syihabud Din An-Nuwairy wafat 733H. Ini penjelasannya : Berkata Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany dalam kitabnya berjudul Ad-Durar Al-Kaminah Fi “ayan Al-Miaah As-Saminah cetakan 1414H Dar Al-Jiel juzuk 1 m/s 148 dan Imam As-Syeikh Syihabuddin An-Nuwairy wafat 733H cetakan Dar Al-Kutub Al-Misriyyah juzuk 32 m/s 115-116 dalam kitab berjudul Nihayah Al-Arab Fi Funun Al-Adab nasnya:
???? ??? ????? ????
????? ?? ???? ????? ????? ??? ?? ??? ?????? ???? ????? ???? ??? ??????? ????????? ?? ??? ???? ????? ??? ??? ???????? ? ???? ??????? ?? ???? ???? ??? ? ???? ??????? ? ????? ?? ??? ?????? ?????? ???????? ?? ????? ????? ??? ??? ??????? ????? ????? ? ???? ??? ?? ??????? ? ?? ????? ????? ?? ????? ??????? ??? ????? ?????? ? ???? ???? ???? ?????? ??? ????? ??????? ? ??? ???? ???? ?? ?????? ? ???? ????? ? ???? ??? ???? ??????? ???? ???? ????? ?????? ????? ?????? : ??? ???? ?????? ?????? ??? ?? ??? ??? ???? ??? ??? ??? ???? ???? ????? ???? ?? ????? ??????? ??????? ????? ????? ?????? ?????? ??????? ??????? ??????? ??????? ??????? ?????? ??? ??????? ???? ?????? ??????? ???? ??????? ??????? ???? ???? ??? ? ???? ??? ????? ?? ?????? ??????? ??????? ??? ?????? ??????? ??????? ???? ?? ??? ??? ???? ???? ???? ??? ?? ??? ??? ?? ?????? ???????? ???????? ?? ???? ????? ????? ???? ? ??? ???????? ??? ?????? ? ???? ??? ??? ?? ????? ???? ???? ? ????? ?????? ??? ?? ??? ??? ????? ??? ????? ?? ??????? ?? ??? ? ??? ?? ??? ????? ???? : ( ??? ????? ) ???? ???? ???????? ??? ???? ? ????? ???? ??? ??? ??? ?????? : (( ????? ??? ? ???? ?????? ?? ?????? ???? ???? ???? ???? ? ??? ??? ?? ???? ???? ??????? ??????? ? ??? ??? ????? ? ???? ???? ??? ??? ? ???? ???? ?? ????? . ????? ?????? ?? ???? : ( ?????? ??? ????? ????? ) ??? ??? ?? ???? ??????? ? ??? ??? ??? ?????? ?????? ? ??? ???? ??? ?????? ??? ? ?? ?? ???? ??? ??? ???? ????? ? ???? ???? ?? ????? . ?????? ?? ?????? ?????? ?? ???????? ? ???? ??? ?? ???? ??? ? ??? ???? ??? ?????? ?? ?? ?? ???? ??? ??? ???? ????? ? ???? ??? ?????? ?????? ? ???? ???? ?? ????? ? ???? ?? ??? ????? ???? ????? ??? ???? ????? ??? ??? ???????? )) ??? ???? ?? ???? ???? ? ????? ???? ???? ??? ??? ??? ???? ????? ??? ????? ??? ???????? ?? ??????? ?????? ???????? ???? ? ????? ?????????? ????????? ? ????? ???? ????????? ????????? ?? ??? ??? ????? ????? ???????? ?? ?????? ??????? ????? ???? ????? ?????? ??? ????? ?????? ???????? ?? ??? ???? ????? ??? ??? ???????? ? ???? ???? ?? ??? ?????? ????? ?? ??????? ???????? ??????? ? ????? ??? ?????? ????????
Saya terjemahkan beberapa yang penting dari nas dan kenyataan tersebut:
1- ???? ???? ???? ??? ?? ??? ??? ?? ?????? ???????? ???????? ?? ???? ????? ????? ???? ? ??? ???????? ??? ?????? ? ???? ??? ??? ?? ????? ???? ???? Terjemahannya: “Dan para ulama telah mendapati skrip yang telah ditulis oleh Ibnu Taimiah yang telahpun diakui akannya sebelum itu (akidah salah ibnu taimiah sebelum bertaubat) berkaitan dengan akidahnya bahawa Allah ta’ala berkata-kata dengan suara, dan Allah beristawa dengan erti yang hakiki (iaitu duduk) dan selain itu yang bertentangan dengan Ahl Haq (kebenaran)”. Saya mengatakan : Ini adalah bukti dari para ulama islam di zaman Ibnu Taimiah bahawa dia berpegang dengan akidah yang salah sebelum bertaubat daripadanya antaranya Allah beristawa secara hakiki iaitu duduk. Golongan Wahhabiyah sehingga ke hari ini masih berakidah dengan akidah yang salah ini iaitu menganggap bahawa Istiwa Allah adalah hakiki termasuk Mohd Asri Zainul Abidin yang mengatakan istawa bermakna duduk cuma bagaimana bentuknya bagi Allah kita tak tahu. lihat dan dengar sendiri Asri sandarkan DUDUK bagi Allah di : http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/06/asri-menghidupkan-akidah-yahudi-allah.html . Sedangkan ibnu Taimiah telah bertaubat dari akidah tersebut.
2- ??? ????? ???? : ( ??? ????? ) ???? ???? ???????? ??? ????
Terjemahannya: ” Telah berkata Ibnu Taimiah dengan kehadiran saksi para ulama: ‘ Saya golongan Asy’ary’ dan mengangkat kitab Al-Asy’ariyah di atas kepalanya ( mengakuinya)”. Saya mengatakan : Kepada Wahhabi yang mengkafirkan atau menghukum sesat terhadap Asya’irah, apakah mereka menghukum sesat juga terhadap Syeikhul islam mereka sendiri ini?! Siapa lagi yang tinggal sebagai islam selepas syeikhul islam kamu pun kamu kafirkan dan sesatkan?! Ibnu Taimiah mengaku sebagai golongan Asy’ary malangnya Wahhabi mengkafirkan golongan Asya’ry pula, rujuk bukti Wahhabi kafirkan golongan As’y’ary :http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/05/hobi-wahhabi-kafirkan-umat-islam.html.
3- ????? ?????? ?? ???? : ( ?????? ??? ????? ????? ) ??? ??? ?? ???? ??????? ? ??? ??? ??? ?????? ?????? ? ??? ???? ??? ?????? ??? ? ?? ?? ???? ??? ??? ???? ????? ? ???? ???? ?? ?????
Terjemahan khot tulisan Ibnu Taimiah dihadapan para ulama islam ketika itu dan mereka semua menjadi saksi kenyataan Ibnu Taimiah : ” Dan yang aku berpegang mengenai firman Allah ‘Ar-Rahman diatas Arasy istawa’ adalah sepertimana berpegangnya jemaah ulama islam, sesungguhnya ayat tersebut bukan bererti hakikatnya(duduk) dan bukan atas zohirnya dan aku tidak mengetahui maksud sebenar-benarnya dari ayat tersebut bahkan tidak diketahui makna sebenr-benarnya dari ayat tersebut kecuali Allah.Telah menulis perkara ini oleh Ahmad Ibnu Taimiah”. Saya mengatakan: Ibnu Taimiah telah bertaubat dan mengatakan ayat tersebut bukan atas zohirnya dan bukan atas hakikinya iaitu bukan bererti Allah duduk mahupun bertempat atas arash. ( Bukti Ibnu Taimiah pernah dahulunya berpegang dengan akidah salah: ‘Allah Duduk’ sila rujuk: http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/05/penjelasan1-allah-duduk-atas-arasy.html ). Malangnya kesemua tok guru Wahhabi sehingga sekarang termasuk Al-Bani, Soleh Uthaimien, Bin Baz dan kesemuanya berpegang ayat tersebut secara zohirnya dan hakikatnya (duduk dan bertempat atas arasy). Lihat saja buku-buku mereka jelas menyatakan sedemikian. Maka siapakah syeikhul islam sekarang ini disisi Wahhabiyah atau adakah syeikhul islam anda wahai Wahhabi telah kafir disebabkan taubatnya?!
4- ????? ???? ???? ??? ??? ??? ???? ????? ??? ????? ??? ???????? ?? ??????? ?????? ???????? ???? ? ????? ?????????? ?????????
Terjemahannya berkata Imam Nuwairy seperti yang dinyatakan juga oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany : ” Dan aku antara saksi bahawa Ibnu Taimiah telah bertaubat kepada Allah daripada akidah yang salah pada empat masaalah akidah yang telah dinyatakan, dan Ibnu Taimiah telah mengucap dua kalimah syahadah(bertaubat daripada akidah yang salah pernah dia pegangi terdahulu)”. Saya mengatakan: Ibnu Taimiah telah memeluk islam kembali dengan mengucap dua kalimah syahadah dan mengiktiraf akidahnya sebelum itu adalah salah dan kini akidah yang salahnya itu pula dipegang oleh golongan Wahhabiyah. Maka bilakah pula golongan Wahhabiyah yang berpegang dengan akidah yang salah tersebut akan memluk agama islam semula seperti yang dilakukan oleh rujukan utama mereka yang mereka sendiri namakan sebagai Syeikhul Islam?!. Jadikan qudwah dan ikutan Ibnu Taimiah dalam hal ini wahai Wahhabiyah!. Ayuh! bertaubatlah sesungguhnya kebenaran itu lebih tinggi dari segala kebatilan. Pintu taubat masih terbuka bagi Wahhabi yang belum dicabut nyawa.
ULAMA-ULAMA YANG MENYATAKAN DAN MENYAKSIKAN KISAH TAUBATNYA IBNU TAIMIAH.
Selain Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany dalam kitabnya berjudul Ad-Durar Al-Kaminah Fi “ayan Al-Miaah As-Saminah cetakan 1414H Dar Al-Jiel juzuk 1 m/s 148 dan Imam As-Syeikh Syihabuddin An-Nuwairy wafat 733H cetakan Dar Al-Kutub Al-Misriyyah juzuk 32 m/s 115-116 dalam kitab berjudul Nihayah Al-Arab Fi Funun Al-Adab yang menyatakan kisah taubat Ibnu Taimiah ramai lagi ulama islam yang menyaksikan dan menceritakan kisah pengakuan tersebut antaranya lagi :
-As-Syeikh Ibnu Al-Mu’allim wafat tahun 725H dalam kitab Najmul Muhtadi Wa Rojmul Mu’tadi cetakan Paris nom 638.
-As-Syeikh Ad-Dawadai wafat selepas 736H dalam kitab Kanzu Ad-Durar – Al0Jam’-239.
-As-Syeikh Taghry Bardy Al-Hanafi bermazhab Hanafiyah wafat 874H dalam Al-Minha As-Sofi m/s576 dan beliau juga menyatakn sepertimana yang dinyatakan nasnya oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany dalam kitabnya yang lain berjudul An-Nujum Az-Zahirah Al-Jami’ 580.
Merekalah dan selain mereka telah menyatakan taubat Ibnu Taimiah daripada akidah Allah Duduk dan bertempat di atas arasy. Kata-kata akhirku dalam penerangan kajian ringkas berfakta ini.. Wahai Wahhabiyah yang berakidah Allah Duduk di atas arasy. Itu adalah akidah kristian kafir dan yahudi laknat (Rujuk bukti :http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/05/penjelasan1-allah-duduk-atas-arasy.html . Berpeganglah dengan akidah salaf sebenar dan khalaf serta akidah ahli hadith yang di namakan sebagai akidah Ahli Sunnah Wal Jamaah iaitu Allah tidak memerlukan kepada mana-mana makhlukNya termasuk tempat dilangit mahupun tempat di atas arasy. Semoga Allah merahmati hambaNya yang benar-benar mencari kebenaran. Wassalam. * Saya mengharap komen diberikan atas artikel ini dengan syarat mestilah berfakta yang telus dan ilmiah bukan melulu dan bersemborono khususnya kepada mereka yang mengatakan ianya palsu. masih banyak lagi fatwa2 takfir wahabi alyahudiah….
Ibnu taymiyah Pun Mendukung Maulid Nabi
1) Al-Imam al-Hujjah al-Hafiz as-Suyuthi: Di dalam kitab beliau, al-Hawi lil Fatawa, beliau telah meletakkan satu bab yang dinamakan Husnul Maqsad fi ‘Amalil Maulid, halaman 189, beliau mengatakan: Telah ditanya tentang amalan Maulid Nabi ??? ???? ???? ???? pada bulan Rabiul Awal, apakah hukumnya dari sudut syara’? Adakah ia dipuji atau dicela? Adakah pelakunya diberikan pahala atau tidak?
Dan jawapannya di sisiku: Bahawasanya asal kepada perbuatan maulid, iaitu mengadakan perhimpunan orangramai, membaca al-Quran, sirah Nabi dan kisah-kisah yang berlaku pada saat kelahiran baginda dari tanda-tanda kenabian, dan dihidangkan jamuan, dan bersurai tanpa apa-apa tambahan daripadanya, ia merupakan bid’ah yang hasanah yang diberikan pahala siapa yang melakukannya kerana padanya mengagungkan kemuliaan Nabi ??? ???? ???? ???? dan menzahirkan rasa kegembiraan dengan kelahiran baginda yang mulia.
2) Syeikh Ibn Taimiyah : “Di dalam kitab beliau, Iqtidha’ as-Shiratil Mustaqim, cetakan Darul Hadis, halaman 266, beliau nyatakan: Begitu juga apa yang dilakukan oleh sebahagian manusia samada menyaingi orang Nasrani pada kelahiran Isa ???? ??????, ataupun kecintaan kepada Nabi ??? ???? ???? ???? dan mengagungkan baginda, dan Allah mengurniakan pahala kepada mereka atas kecintaan dan ijtihad ini…”
Seterusnya beliau nyatakan lagi : “Ia tidak dilakukan oleh salaf, tetapi ada sebab baginya, dan tiada larangan daripadanya.”
Kita pula tidak mengadakan maulid melainkan seperti apa yang dikatakan oleh Ibn Taimiyah sebagai: “Kecintaan kepada Nabi dan mengagungkan baginda.”
3) Syeikhul Islam wa Imamussyurraah al-Hafiz Ibn Hajar al-‘Asqalani: Berkata al-Hafiz as-Suyuthi dalam kitab yang disebutkan tadi: Syeikhul Islam Hafizul ‘Asr Abulfadhl Ibn Hajar telah ditanya tentang amal maulid, dan telah dijawab begini: “Asal amal maulid (mengikut cara yang dilakukan pada zaman ini) adalah bid’ah yang tidak dinaqalkan dari salafussoleh dari 3 kurun (yang awal), walaubagaimanapun ia mengandungi kebaikan serta sebaliknya. Maka sesiapa yang melakukan padanya kebaikan dan menjauhi yang buruk, ia merupakan bid’ah yang hasanah.
Telah jelas bagiku pengeluaran hukum ini dari asal yang tsabit iaitu apa yang tsabit dalam shahihain (shahih al-Bukhari dan shahih Muslim) bahawa Nabi ??? ???? ???? ???? ketika tiba di Madinah mendapati orang Yahudi berpuasa Asyura’, lalu baginda bertanya kepada mereka (sebabnya). Mereka menjawab: Ia merupakan hari ditenggelamkan Allah Fir’aun dan diselamatkan Musa, maka kami berpuasa kerana bersyukur kepada Allah. Maka diambil pengajaran darinya melakukan kesyukuran kepada Allah atas apa yang Dia kurniakan pada hari tertentu, samada cucuran nikmat atau mengangkat kesusahan.”
Seterusnya beliau berkata lagi: Dan apakah nikmat yang lebih agung dari nikmat diutuskan Nabi ini ??? ???? ???? ????, Nabi Yang Membawa Rahmat, pada hari tersebut? Dan ini adalah asal kepada amalan tersebut. Manakala apa yang dilakukan padanya, maka seharusnya berlegar pada apa yang difahami sebagai bentuk kesyukuran kepada Allah Ta’ala samada tilawah, memberi makan, sedekah, membacakan puji-pujian kepada Nabi, penggerak hati atau apa sahaja bentuk kebaikan dan amal untuk akhirat.”
Inilah istinbat-istinbat yang dikatakan oleh mereka yang menentang sambutan maulid (anti-maulid) sebagai istidlal yang bathil serta qias yang fasid, lalu mereka mengingkarinya. Cukuplah bagi kita memerhatikan siapakah yang mengingkari dan siapa pula yang mereka ingkari!!!
semoga menjadi ilmu bermanfaat
syukron
ALL
lebih lengkapnya baca di http://gemaums.multiply.com/journal/item/102
kitabnya di http://darulfatwa.org.au/content/category/4/14/153/
komen tersebut juga diambil di
super nova………………. salam super…. he… he….
@abah zahra
salam super juga abah
mohon bimbingannya
hujatan wahabi kembali pada dirinya sendiri.setiap aksi akan melahirkan reaksi yang seimbang.
Kiamat sudah sangat dekat……….
sesama muslim berantem, bertengkar, yg bener2 sesat kenapa dibiarkan??????? kenapa kemaksiatan dibiarkan??????? liat sex bebas merajalela gak ada yg peduli…..! berantem melulu!
Muslim@
Kamu orang Wahabi yg lagi nyamar, he ketahuan, he ketahuan….
@Muslim
antum jangan menuduh sembarangan ke sesama muslim, siapa bilang kemaksiatan di biarkan? antum sudahmelukai hati ustad2 kampung yang mengajar ngaji di surau2/langgar2, antum juga menyakiti romo kiyai yang ikhlas berdakwah? memeranginya banyak cara mas
hati2 dalam berbicara/komentar semua amal kita tercatat oleh NYA
@Muslim
antum kalo ingin komen silakan antum komentari tuk koment #639 dan #644
jika tidak punya sanggahan dan dalil ya jangan komentar mendingan menyaksikan diskusi dan memilah mana yang benar dan batil
oh ya di ummati ini banyak artikel mengenai ilmu aqidah islam monggo dibaca, jangan komentar sebelum membaca
syukron
@Muslim
antum kalo ingin komen silakan antum komentari tuk koment #639 dan #644
jika tidak punya sanggahan dan dalil ya jangan komentar mendingan menyaksikan diskusi dan memilah mana yang benar dan batil
oh ya di ummati ini banyak artikel mengenai ilmu aqidah islam monggo dibaca, jangan komentar sebelum membaca
syukron
hahahahahahahahahhaahaahahahahahahahhhahahaa,,betul-betul
Perkenalkan! Saya dari samarinda kalimantan timur.
Allhamdulillah Semakin lama saya dan juga beberapa teman saya yang ada juga diantaranya adalah orang wahabi/salafi jadi mendapatkan hidayah lewat perantaraan blog ini, sebelumnya saya dan juga bersama dengan beberapa temen saya yang saya telah sebut diatas juga telah lama berkunjung ke blog2nya SALAFY?WAHABI sebagai bahan pembanding agar bisa obyektif dalam menilai, kedua kubu yang sedang berdebat ini dan hasilnya InsyaAllah iman saya jadi lebih mantap sebagai pengikut ASWAJA juga ada 2 lagi teman saya yang berfaham SALAFY?WAHABI kemarin bertobat dan keluar dari faham SALFY?WAHABI. Karena dulu memang saya pernah beri beberapa lembar copy’an dari blog ini dan juga blog2 dari ASWAJA dan SALAFY/WAHABI lainnya yg pada akhirnya membuat mereka jadi penasaran lalu ikut langsung rajin membaca keforum-forum yg membahas masalah ini lewat laptop , hp, warnet, dan apapun alat yg mereka punya dan hingga hari ini total teman2 saya yg telah sadar dan kembali keASWAJA sudah 7 orang karna hidayah Allah lewat perantara seperti yg saya sebutkan diatas ditambah lagi dgn membeli buku2 yg diterbitkan ASWAJA seperti yg menjadi tema sentral pokok bahasan diatas.
Terimakasih dari saya dan jg beberapa teman saya menitipkan salam buat Admin blog beserta semua para komentatornya distiap postingan blog ini membuat keyakinan ASWAJA saya makin mantap dan ikut secara tdk langsung menyadarkan 7 orang teman saya kembali keASWAJA. dan semoga saja teman2 SALAFY/WAHABY saya lainnya ikut mendapatkan hidayah dari ALLAH mengikuti 7 teman saya diatas.
Teruslah berjuang kawan2 ASWAJA. Semoga kelak amalan kalian, baik yg secara langsung atau tidak langsung telah ikut menyadarkan serta menguatkan iman akan bahaya faham sesat WAHABI/SALAY jg faham2 sempalan lainnya, dan semoga Allah merahmati seluruh pendukung blog beserta Aminnya kini hingga nanti.
Syukron.
@wahyuboez
berita yang sangat memprihatinkan, terus berjuang akhi biar ASWAJA tidak goyah barisannya, dan jangan sampai terjadi peristiwa Karbala terulang di bumi ASWAJA Samarinda
salam buat ASWAJA Samarinda
syukron
Maaf All.. Ada yyg kurang dan salah ketik dibagian bawah koment saya karna mengebunya hasrat ingin segera ikut mengomentari posting di blog ini ^_^’
Maksud saya; “semoga Allah merahmati seluruh pendukung blog ini beserta adminnya kini hingga nanti.
@wahyuboez
sudahkah antum lihat ini
http://www.youtube.com/watch?v=uXoeYAxaqxI&playnext=1&list=PL0511B76B7EE72380
ini cukup membuktikan bagaimana wahabi merusak islam dari dalam melalui pemutarbalikan fakta kitab2 ulama salaf
salam buat ASWAJA Samarindah
syukron
@ummati
bravo ummati link youtube jadi ok
syukron
http://abangdani.wordpress.com/2011/07/15/telah-terbit-buku-salafi-antara-tuduhan-dan-kenyataan-jawaban-ilmiah-terhadap-buku-sejarah-berdarah-sekte-salafi-wahabi-karya-syaikh-idahram/
@salman
sekilas membacanya menurut saya belum mengena terhadap apa yang disanggah, artinya bukti2 pemutar balikan kitab2 klasik sudah didepan hidung.
dibawah ada bukti nyata bagaimana kelakuan sheikh albani terhadab kitab Imam Bukhari mau bukti lagi liat postingan saya diatas
@Super Nova
@Umati
@All ASWAJA
Ini bukti yg mantaaab dan sungguh tak terbantahkan kecuali bagi para wahaby/salafy yg memang sdh dikunci mati hati dan otaknya…. Hehehehe…..
@Admin sy izin donlod buat menggedor otak dan hatinya para wahaby/salay yg mungkin saja diantara mereka msh ada yg diberi hidayah oleh Allah untuk tobat dr kesesatan faham mereka….!!!
Tenkyu n Syukron.
saya adalah wahabi
dan saya adalah muslim ASWAJA
andre007 kok anda bangga jadi pengikut sekte sesat…..?
si andre mau ngabsen ya, saya aswaja ndre, walaupun pernah punya guru wahabi tapi saya tak terpengaruh sedikitpun dan…..tetap aswaja
Bantahan Buku: Serial Aurat Buku Syaikh Idahram 2 – Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik – Ustadz Agus Hasan Bashori, Lc., M.ag.
http://alqiyamah.wordpress.com/2011/10/15/bantahan-buku-serial-aurat-buku-syaikh-idahram-2-mereka-memalsukan-kitab-kitab-karya-ulama-klasik-ustadz-agus-hasan-bashori-lc-m-ag/
oalah…….
lha wong wis ketauan, wis jelas kalo d ganti, d rubah, d palsu….kog ttp ngeyel…
kalo g percaya monggo k rumah saya, tag kasih liat yang asli n yg udah dirubah
LANGSUNG, g pake baca artikel…..
kita ini siapa????? kog bisa2nya kita merubah kitab2 karangan para ulama
apa kita ini termasuk ulama?
apa kita ini orang hebat?
kita ini hanyalah orang awam yang belajar melalui para ulama’ yang berpegang teguh pada Al Quran, Hadits, Ijma’ n Qiyas…
kalo kitabnya aslinya saja dirubah2, lha kita mau belajar pada siapa lagi…???
wong para ulama pengarang kitab tersebut sudah g ad, yg ada hanya warisan mereka berupa kitab2 yang nafi’ah…..
kalo udah dirubah, diganti, dirusak….trus piye ????
Pingback: Pemalsuan Kitab-kitab Ulama Oleh Tangan-tangan Salafy Wahabi « Kabar tentang Dunia Islam
Pemalsuan terhadap kitab al-Ghunyah silakan download di sini :
http://www.ziddu.com/download/18615664/al_ghunyah.rar.html