Sunday , 26 October 2014
Breaking News
Home / Iman / akidah / Aqidatul Awam: Kitab Aqidah Ahlussunnah Waljama’ah Bebas Virus Wahabi

Aqidatul Awam: Kitab Aqidah Ahlussunnah Waljama’ah Bebas Virus Wahabi

 

aqidatul AwamSeorang komentator ASWAJA di Ummati Pres bernama Juman memberi saran kepada teman-teman Wahabi agar sebaiknya belajar kitab Aqidatul Awam. Begini sarannya: “Wahabi sebaiknya belajar dulu kitab Aqidatul Awam, supaya dasar tauhidnya benar sesuai pemahaman Ahlussunnah Waljama’ah. Sekarang ini setahu saya Aqidatul Awam adalah buku yg belum terkontaminasi faham sesat Wahabi. Jadi saya sarankan para Wahabiyyun belajar kitab Aqidaul Awam agar selamat dari kesesatan TAUHID TIGA (Trinitas Wahabi). Demikian semoga bermanfaat”.

Kemudian seorang komentator ASWAJA bernama Jafar menimpali seraya memperingatkan bahwa jangan-jangan Aqidatul Awam juga sudah terinfeksi virus Wahabi. Hal ini karena adanya komentar COPAS dari Donpay (Abahna Jibril?) tentang bab AqidatulAwam yang berbeda dengan yang ada di tangan Mas Jafar.  Inilah kata Mas Jafar:  “Syeikh Al-Baijuri sendiri menyusun kitab Tijanuddarori, yang membahas manengenai tauhid berdasarkan madzhab Imam Asyari, begitupun kitab Aqidatul Awam dan Jauharuttauhid. Saat ini saya memegang kitab Jauharuuttauhid yang dikutip oleh @Donpay, tapi di halaman yang dimaksud oleh COPAS-an @Donpay, hal 97, berisi pembahasan mengenai sifat Baqo. Nah, kitab Jauharuttauhid yang dimaksud oleh @Donpay, itu terbitan mana ya?”  Demikian Mas Jafar bertanya dengan heran

Akhirnya  muncul Akhi Taymiyyah yang menegaskan dengan sedikit bergurau: “Hue hue hue… donpay baca buku palsu.”

Nah, koment-koment yang kami kutip di atas bisa dibaca di sini:  KLIK 

 

Itulah sedikit cuplikan yang menggambarkan adanya indikasi kitab Aqidatul Awam sudah agak terkontaminasi oleh faham Wahabi.  Tentunya hal ini bisa terjadi melalui syarah-syarah (penjelasan-penjelasan) yang dibuat oleh orang-orang yang berpaham Wahabi. Tetapi kami tidak akan membahas tentang adanya indikasi “pencemaran”  kitab aqidatul Awam.  Di sini kami hanya merasa perlu sedikit memperkenalkan kitab Aqidatul Awam. Dari  sekelumit yang  kami sajikan tentang  apa sebenarnya isi pembahasan kitab Aqidatul Awam, kami berharap  dapat memberikan informasi  “sekilas info”  isi kitab Aqidatul Awam. Sajian ini disampaikan oleh KH. Thobary Sadzily, semoga bermanfaat buat kita semua, mari kita simak apa isi kitab Aqidatul Awam….

 

50 AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH

Oleh: Thobary Syadzily

Aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah terdiri dari 50 aqidah, di mana yang 50 aqidah ini dimasukkan ke dalam 2 kelompok besar, yaitu:

1. Aqidah Ilahiyyah (عقيدة الهية) dan

2. Aqidah Nubuwwiyah (عقيدة نبوية)

Adapun Aqidah Ilahiyyah terdiri dari 41 sifat, yaitu:

a. 20 sifat yang wajib bagi Allah swt: wujud (وجود), qidam (قدم), baqa (بقاء), mukhalafah lil hawaditsi (مخالفة للحوادث), qiyamuhu bin nafsi (قيامه بالنفس), wahdaniyyat (وحدانية), qudrat (قدرة), iradat (ارادة), ilmu (علم), hayat (حياة), sama’ (سمع), bashar (بصر), kalam (كلام), kaunuhu qadiran (كونه قديرا), kaunuhu muridan (كونه مريدا), kaunuhu ‘aliman (كونه عليما), kaunuhu hayyan (كونه حيا), kaunuhu sami’an (كونه سميعا), kaunuhu bashiran (كونه بصيرا), dan kaunuhu mutakalliman (كونه متكلما).

b. 20 sifat yang mustahil bagi Allah swt: ‘adam (tidak ada), huduts (baru), fana’ (rusak), mumatsalah lil hawaditsi (menyerupai makhluk), ‘adamul qiyam bin nafsi (tidak berdiri sendiri), ta’addud (berbilang), ‘ajzu (lemah atau tidak mampu), karohah (terpaksa), jahlun (bodoh), maut, shamam (tuli), ‘ama (buta), bukmun (gagu), kaunuhu ‘ajizan, kaunuhu karihan, kaunuhu jahilan (كونه جاهلا), kaunuhu mayyitan (كونه ميتا), kaunuhu ashamma (كونه أصم), kaunuhu a’ma (كونه أعمى), dan kaunuhu abkam (كونه أبكم).

c. 1 sifat yang ja’iz bagi Allah swt.

 Aqidah Nubuwwiyah terdiri dari 9 sifat, yaitu:

a. 4 sifat yang wajib bagi para Nabi dan Rasul: siddiq (benar), tabligh (menyampaikan), Amanah, dan fathanah (cerdas).

b. 4 sifat yang mustahil bagi para Nabi dan Rasul: kidzib (bohong), kitman (menyembunyikan), khianat, dan baladah (bodoh).

c. 1 sifat yang ja’iz bagi para Nabi dan Rasul.

*****

I. DALIL-DALIL SIFAT WAJIB BAGI ALLAH SWT:

1. Dalil sifat Wujud (Maha Ada): QS Thaha ayat 14, QS Ar-Rum ayat 8, dsb.

2. Dalil sifat Qidam (Maha Dahulu): QS Al-Hadid ayat 3.

3. Dalil sifat Baqa (Maha Kekal): QS Ar-Rahman ayat 27, QS Al-Qashash ayat 88.

4. Dalil sifat Mukhalafah lil Hawaditsi (Maha Berbeda dengan Makhluk): QS Asy-Syura ayat 11, QS Al-Ikhlas ayat 4.

5. Dalil sifat Qiyamuhu bin Nafsi (Maha Berdiri Sendiri): QS Thaha ayat 111, QS Fathir ayat 15.

6. Dalil sifat Wahdaniyyat (Maha Tunggal / Esa): QS Az-Zumar ayat 4, QS Al-Baqarah ayat 163, QS Al-Anbiya’ ayat 22, QS Al-Mukminun ayat 91, dan QS Al-Isra’ ayat 42-43.

7. Dalil sifat Qudrat (Maha Kuasa): QS An-Nur ayat 45, QS Fathir ayat 44.

8. Dalil sifat Iradat (Maha Berkehendak): QS An-Nahl ayat 40, QS Al-Qashash ayat 68, QS Ali Imran ayat 26, QS Asy-Syura ayat 49-50.

9. Dalil sifat Ilmu (Maha Mengetahui): QS Al-Mujadalah ayat 7, QS At-Thalaq ayat 12, QS Al-An’am ayat 59, dan QS Qaf ayat 16.

10. Dalil sifat Hayat (Maha Hidup): QS Al-Furqan ayat 58, QS Ghafir ayat 65, dan QS Thaha 111.

11 & 12. Dalil sifat Sama’ (Maha Mendengar) dan Bashar (Maha Melihat): QS Al-Mujadalah ayat 1, QS Thaha ayat 43-46.

13. Dalil sifat Kalam (Maha Berfirman): QS An-Nisa ayat 164, QS Al-A’raf ayat 143, dan QS Asy-Syura ayat 51.

Dua puluh sifat yang wajib bagi Allah tersebut di atas dibagi kepada 4 bagian, yaitu:

1. Sifat Nafsiyyah. Artinya: Sifat yang tidak bisa difahami Dzat Allah tanpa adanya sifat. Sifat Nafsiyyah ini hanya satu sifat, yaitu: sifat wujud.

2. Sifat Salbiyyah. Artinya: Sifat yang tidak pantas adanya di Dzat Allah swt. Sifat Salbiyyah ini jumlahnya ada lima sifat, yaitu: Qidam, Baqa, Mukhalafah lil Hawaditsi, Qiyamuhu bin Nafsi, dan Wahdaniyyah.

3. Sifat Ma’ani. Artinya: Sifat yang tetap dan pantas di Dzat Allah dengan kesempurnaan-Nya. Sifat Ma’ani ini jumlahnya ada tujuh sifat, yaitu: Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama’, Bashar, dan Kalam.

4. Sifat Ma’nawiyyah. Artinya: Sifat yang merupakan cabang dari sifat Ma’ani. Sifat Ma’nawyyah ini jumlahnya ada tujuh sifat, yaitu: Kaunuhu Qadiran, Kaunuhu Muridan, Kaunuhu ‘Aliman, Kaunuhu Hayyan, Kaunuhu Sami’an, Kaunuhu Bashiran, dan Kaunuhu Mutakalliman.

*****

II. DALIL-DALIL SIFAT JA’IZ BAGI ALLAH

a. QS Al-Qashash ayat 68

b. QS Al-Imran ayat 26

c. QS Al-Baqarah ayat 284

CATATAN PENTING:

Pokok-pokok Ilmu Tauhid (مبادئ علم التوحيد):

1. Definisi Ilmu Tauhid (حده):

Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat. Sifat yang wajib bagi Allah ada 20 sifat dan sifat yang mustahil ada 20 sifat serta sifat yang ja’iz ada 1 sifat. Begitupula sifat yang wajib bagi para rasul ada 4 sifat (sidiq. tabligh, amanah, dan fathanah) dan sifat yang mustahil ada 4 sifat (kidzb / bohong, kitman / menyembunyikan, khianat, dan bodoh) serta sifat yang ja’iz ada 1 sifat. 50 sifat ini dinamakan “Aqidatul Khomsin / عقيدة الخمسين “. Artinya: Lima puluh Aqidah.

2. Objek atau Sasaran Ilmu Tauhid (موضوعه): Dzat Allah dan sifat-sifat Allah.

3. Pelopor atau Pencipta Ilmu Tauhid (واضعاه): Imam Abul Hasan Al-Asy’ari (260 H – 330 H / 873 M – 947 M ) dan Imam Abul Manshur Al-Mathuridi ( 238 – 333 H / 852 – 944 M ).

4. Hukum Mempelajari Ilmu Tauhid (حكمه): Wajib ‘ain dengan dalil ijmali (global) dan wajib kifayah dengan dalil tafshili.

5. Nama Ilmu Tauhid (اسمه): Ilmu Tauhid, Ilmu Ushuluddin, Ilmu Kalam dan Ilmu ‘Aqa’id.

6. Hubungan Ilmu Tauhid dengan Ilmu-ilmu lain (نسبته): Asal untuk ilmu-ilmu agama dan cabang untuk ilmu selainnya.

7. Masalah-masalah Ilmu Tauhid (مسائله): Sifat-sifat wajib, mustahil, dan ja’iz bagi Allah swt dan para Rasul-Nya.

8. Pengambilan Ilmu Tauhid (استمداده): Diambil dari Al-Qur’an, Al-Hadits, dan akal yang sehat.

9. Faedah Ilmu Tauhid (فائدته): Supaya sah melakukan amal-amal sholeh di dunia.

10. Puncak Mempelajari Ilmu Tauhid (غايته): Memperoleh kebahagian, baik di dunia maupun akherat dan mendapat ridha dari Allah swt serta mendapat tempat di surga.

Wallahu a’lam…..

675 comments

  1. Nah… Aqidatul Awam inilah kitab akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah yang mantab, semoga kitab tersebut benar-benar aman dari serangan Virus Wahabi, amin….

  2. Mantab, terimakasih atas dimuatnya tentang isi kitab Aqidatul Awam, semoga bermanfaat menjadikan kita memperoleh gambaran apa isi kitab tersebut. Thank’s Ummati, jazakallohu khoiron katsiro.

  3. Ahsan Ummati, ana bersyukur ada website yg sudah mulai memperkenalkan kitab Aqidatul Awam, semoga kitab Akidah Ahlussunnah Waljama’ah ini dikenal masyarakat muslim, sehingga mereka tahu apa itu isi kitab yang bersih dari kontaminasi faham Wahabi yg menyesatkan akidah Ummat Islam.

    Ummati Bravo, syukron….

  4. Afif Fatkhurrohman

    Jazakumullahu ahsanal jaza’

  5. salam buat admin dan sesepuh
    makasih atas pencerahannya mengenai kitab ini, kitab yang penting bagi newbie membentengi diri dari Sa-Wah

  6. Syukron Ummati telah memuat artikel di atas,

    Dalam sebuah Majelis Maulid Agung Shubuh Gabungan di kediaman Al-Habib Ali bin Abdurrahman As-segaf di Tebet, Jakarta Selatan taon 2010. Habib Ali membagi-bagikan secara gratis kitab Aqidatul Awwam kepada jama’ah yang hadir. Tujuan beliau adalah untuk membentengi Ahlussunnah wal Jama’ah dari serangan2 Aqidah yang semakin hari semakin menyesatkan…..

  7. Abu Umar Abdillah

    Emang Sifat 20, apa yang ngajari Rosul….???
    Lucu-lucu….

  8. @abu umar abdillah
    Kalo Tauhid Trinitas siapa ngajari ?
    apakah Ibnu Tai-miyah atau Ibnu Bedul Wahab atau Bin Baz atau Al Bani.
    jawab dong biar ane tau ?

  9. sifat 20 itu untuk mempermudah saja….( ngikutin gaya wahabi )
    beda sama trinitas tauhid tiga malah mempersulit memahami tauhid, karena saling bertentangan, dan saling kontradiksi…..

  10. Abu Umar Abdillah

    Jawab tuh pertanyaan, jangan mengalihkan dengan menanyakan ke yang lain.

  11. Abu Umar Abdillah

    Apakah inti ajaran tauhid hanya:
    Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat.?
    iblis itu lebih paham tauhid yang ummati maksud kalao seperti itu.
    Iblis pernah bertemu dengan Allah SWT, dan paham betul.

  12. mamo cemani gombong

    sok tau dia ……@jafar

  13. Abu Umar Abdillah

    Iblis tidak mau sujud kepada Nabi Adam, sesuai yang diperintahkan Allah kepada Iblis. Dalam Surah Al-Kahfi : 50 (Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim). Bukan hanya tidak mau sujud kepada Nabi Adam, Iblis takabur dan mengoreksi perintah Allah SWT. Dalam Qur’an Surah Al-Israa’ : 61 (Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu semua kepada Adam”, lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: “Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”).Dan Dalam Qur’an Surah Al-Israa’ : 62 (Dia (iblis) berkata: “Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil.” )
    Apakah itu tidak jelas, bahwa iblis bertemu langsung dengan Allah SWT

  14. yah ngomongin ngajarin rosul siapa, urusin dulu perkara tinitasnya darimana? katanya anti hasanah maju kena mundur kena tuh udah wahabi yang lurus lurus aja segala bikin macem macem malu kemakan omongan

  15. Abu Umar Abdillah murid lulusan dari gemblengan Iblis makanya dia sangat mengenal gurunya itu. Ha ha ha….

  16. Abu Umar Abdillah@

    Sifat 20 itu dalilnya jelas dan kokoh, intinya adalah tidak membagi tauhid.
    Beda lho, Tauhid itu hanya satu yaitu laa ilaha illallah…. Jadi jangan dibagi-bagi lagi akhirnya terjerus dalam bid’ah dholalah.

  17. Abu Umar Abdillah

    @jafar, @Mamo yang Ngapak, @Jabir
    Ente semua lihat di Qur’an Aja ya.. Dah jelas tuh.. Bahwa Iblis bertemu dengan Allah SWT langsung.

  18. Abu Umar Abdillah

    MAAF DIDELETE!!!

    ISI KOMENTNYA SAMA DENGAN KOMENT NO 18 diatas!

    ADMIN UMMATI PRESS

  19. Abu Umar Abdillah

    Iblis Aja ngerti Syariah

    red : lho kok? Yang benar aja, masa Iblis ngerti syariah?; ust : iya, jelas iblis ngerti syariah; red : tapi…;ust : tapi apa?; red : kayaknya provokatif amat ya; ust : ah enggak juga, memang begitu kok; red : kalo iblis ngerti syariah, lalu kenapa dia kerjanya menyesatkan manusia?; ust : justru itulah, udah ngerti syariah, eh malah menyesatkan manusia, jadilah dia namanya iblis; red : masuk neraka?; ust : iya; red : tapi apa landasannya, kok dibilang iblis ngerti syariah?; ust : landasannya?; red : iya, landasannya apa? Kan pak ustadz biasa melandasai semua pendapat pake dalil; ust : landasannya ada terselip di dalam mushaf Quran; red : ada di Quran? surat apa? ayat yang keberapa?; ust : hmm, coba buka surat Al-Araf; red : Al-Araf…… hmm ayatnya?; ust : ayat 12; red : disini tertulis ALLAH berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud di waktu Aku menyuruhmu?”; Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”.; ust : jelas kan, iblis aja mengakui adanya ALLAH, bahkan mengaku langsung bahwa dirinya adalah ciptaaan ALLAH; red : iya juga ya, tapi kenapa dia malah dikutuk dan masuk neraka?; ust : ya karena mengimani ALLAH dalam arti mengakui keberadaan ALLAH saja tidak cukup, iblis seharusnya taat pada perintah ALLAH; red : ternyata dia tidak taat?; ust : ya begitulah, iblis malah membangkang dan merasa diri besar; red : padahal dia udah mengakui ALLAH sebagai tuhan, ya; ust : tul sek; red : tul sek?; ust : betul sekali maksudnya; red : Ooo, terus, kaitannya dengan ibils ngerti syariah?; ust : nah gini ceritanya, setelah iblis dikutuk ALLAH dan dipastikan masuk neraka, maka iblis bertekad cari pengikut; red : hihihi…nggak enak kali ya di neraka sendirian?; ust : hehehe, beda sih rasanya digebukin sendirian ame digebukin tapi berdua, jadi ada teman senasib dan sepenanggungan; red : lalu lalu?; ust : lalu iblis cari teman dan pengikut agar bisa masuk neraka; red : caranya?; ust : ya cara sesuai prosedur, gimana caranya agar para teman ibilis ini bisa memenuhi syarat masuk neraka.; red : misalnya; ust :misalnya, teman dan pengikut iblis harus dibikin agar mengerjakan dosa yang sekiranya menggiringnya masuk neraka; red : jadi tugas iblis adalah menggiring dan mengarahkan ke arah dosa?; ust : betul, tapi gimana caranya agar bisa dipastikan bahwa kerjaan iblis itu sudah right on the track, iblis punya SOP; red : SOP? apaan tuh? SOP kambing atau SOP kaki?; ust : Standar Operation Procedure; red : makanan apaan tuh, ustadz?; ust : makanan melulu ente, SOP itu sebuah aturan dalam bekerja, biasanya ada di setiap perusahaan. Kalau dalam militer namanya PROTAP.; red : apaan lagi tuh?; ust : Prosedur tetap; red : oke, jadi iblis pake SOP dan PROTAP; ust : buat iblis, ini bukan proyek main-main. jadi harus serius dan profesional. harus kerja rapi dan pake SOP segala; red : soale ini urusan hidup dan mati buat iblis, ya ustadz?; ust : he eh, lebih dari urusan hidup dan mati, urusannya neraka sorga nih. makanya iblis harus memastikan semua projeknya berjalan di atas rancangan yang benar; red : percuma kerja capek-capek kalau melenceng dari arah sebenarnya; ust : nah begitu lah, jadi agar bisa pasti pekerjaannya sukses, iblis harus bisa membedakan mana hak dan mana batil, mana halal dan mana haram.; red : wah canggih juga si iblis itu; ust : kudu, maka iblis harus mengerti mana yang ibadah yang wajib bagi umat Islam, dan tugasnya bagaimana agar manusia tidak mengerjakan yang wajib.; red : bener juga ya, kalau iblis nggak tahu mana yang wajib mana yang haram, bisa jadi malah kebalik ya ustadz; ust : itu namanya iblis bego, bukannya menggiring dari wajib ke haram, tapi malah sebaliknya, dari haram ke wajib; red : hehehe iblis o-on ; ust : makanya, jadi iblis aja kudu ngerti syariah, dia bisa bedakan mana wajib dan mana haram; red : iblis bukannya nggiring orang dari rajin shalat jadi nggak rajin, eh malah ngajak orang yang tukang mabok jadi sadar,wkwkwkwk iblis geblek; ust : itu namanya iblis nggak ngarti SOP, keluar dari prosedur; red : jadi bener juga kata ustadz, jadi iblis aja harus ngerti syariah; ust : apalagi jadi orang islam; red : oh kesono maksudnya; ust : lha emang iya; red : jadi kita sebagai muslim harus ngerti syariah, gitu ya ustadz?; ust : ho.oh; red : dan kalau ada manusia nggak ngerti syariah, berarti lebih goblok dari iblis, gitu?; ust : yup; red : wah seru juga ya; ust : karena itulah iblis selalu menang, sebab dia lebih tahu hukum dan prosedur, walau digunakan untuk kejahatan; red : bener juga ya ustadz, jadi maling aja musti ngerti hukum; ust : itu namanya maling cerdas; red : terus gimana belajarnya si iblis itu biar ngerti syariah; ust : eee jangan salah sangka, jelek-jelek si iblis itu ngerti isi Quran; red : oy ha?; ust : pokoknya setiap kali ada ayat Quran turun dari langit, dia berupaya memalingkan orang dari memahami dan mengenal ayat itu. Agar bisa pasti orang tidak mengikuti isi ayat Quran itu, maka si Iblis kudu ngerti apa isi Quran; red : biar orang nggak ngejalanin Quran, gitu kan?; ust : pinterrr; red : Jadi kalau ada orang Islam kagak ngarti isi Quran?; ust : nah tebak sendiri lah; red : lebih bloon dari iblis, gitu kan?; ust : ho-oh; red : wah repot juga nih jadi manusia, musti ngerti syariah, musti ngerti Quran; ust : hidup itu kan untuk mengabdi kepada ALLAH, terus kalau kita nggak tahu perintah ALLAH itu apa aja, gimana bisa dibilang mengabdi?; red : bener juga apa yang ustadz bilang, gimana ngabdinya kalo kagak paham perintahnya; ust : ibarat seorang juragan punya pembantu bolot,; red : bolot? budeg maksudnya?; ust : yup, saking bolotnya ampe-ape tuh pembantu kagak paham apa yang diperintahin ame juragannya.; red : gimana mo paham, denger aja kagak, abis dia pembantu bolot sih; ust : disuruh nyapu malah pergi ke pasar, disuruh nyiapin makanan, malah dia nyapu halaman; red : pecat aja jangan jadi pembantu; ust : nah begitu juga dengan kita, ngaku jadi muslim, tapi perintah ALLAH yang mana yang haram yang mana yang halal, kita kagak tahu. Sama aja ame orang bolot.; red : tapi ada yang bilang meski kita kagak tahu halal-haram, tapi yang penting kan hatinya, ustadz; ust : ya ga bisa gitu dong, masak naik motor nggak pake helm lalu ditangkap polisi lalu kita bikin alasan,”Pak polisi, saya ini dalam hati mau taat lho pak, mau pake helm sih niatnya”; red : ustadz bisa aja bikin perumpamaan; ust : Nah, tuh polisi ngejawab,”Pokoknya saudara terbukti melanggar peraturan lalin, yaitu tidak pakai helm. Masalah niatnya mau pake atau tidak, itu bukan urusan saya”.; red : hehehe, polisi mah enggak lihat yang di dalam hati ya pak ustadz; ust : iya, pokoknya ada yang melanggar, ya ditilang; red : kalau alasannya tidak tahu, gimana ustadz?; ust : tetap aja ditilang, semua orang yang naik kendaraan bermotor di jalan raya dianggap sudah tahu peraturan lalu lintas, jadi kalau melanggar ya ditilang; red : jadi sebagai muslim, tahu apa nggak tahu halal haram, tetap aja dianggap tahu, begitu maksudnya kan?; ust : iya, obat tidak tahu adalah bertanya, nanya kepada ulama. Juga belajar agama, belajar ilmu syariah, jadi tahu mana halal mana haram

  20. Abu Umar Abdullah@

    Tulisan opo iki? Ora jelas babar blas. Cuma judulnya yg tampak jelas, bahwa Iblis Ngerti Syari’ah. Jiaha ha ha ha…. pantesan Iblis kalian jadikan Mahaguru kalian.

    Afwan, Nte kepergok sekarang, saya pun jadi maklum kenapa Nte-nte pada benci Dzikir Jama’ah. benci Maulid Nabi Saw, Benci Rotib Al-Haddad, benci kalau adayg baca Surat Yaasin, benci orang baca kalimat Tauhid (TAHLIL), ternyata kalian pengagum Ilmu Iblis rupanya ya?

  21. Abu Umar Abdillah

    MAAF DIDELETE!!!

    ISI KOMENT SAMADENGAN KOMENT DI NO 18 DI ATAS!

    ADMIN UMMATI PRESS

  22. Abu Umar Abdillah

    Kafir Quraisy Juga Mengenal Allah dan Rajin Ibadah

    Kaum muslimin, semoga Allah meneguhkan kita di atas Islam yang haq. Sesungguhnya salah satu penyebab utama kemunduran dan kelemahan umat Islam pada masa sekarang ini adalah karena mereka tidak memahami hakikat kejahiliyahan yang menimpa bangsa Arab di masa silam. Mereka menyangka bahwasanya kaum kafir Quraisy jahiliyah adalah orang-orang yang tidak beribadah kepada Allah sama sekali. Atau lebih parah lagi mereka mengira bahwasanya kaum kafir Quraisy adalah orang-orang yang tidak beriman tentang adanya Allah [?!] Duhai, tidakkah mereka memperhatikan ayat-ayat Al-Qur’an dan lembaran sejarah yang tercatat rapi dalam kitab-kitab hadits ?

    Kaum Kafir Quraisy Betul-Betul Mengenal Allah

    Janganlah terkejut akan hal ini, cobalah simak firman Allah ta’ala,

    Dalil pertama, Allah ta’ala berfirman,

    ???? ???? ???????????? ???? ?????????? ??????????? ???? ???? ???????? ????????? ?????????????? ?????? ???????? ???????? ???? ?????????? ?????????? ?????????? ???? ???????? ?????? ????????? ????????? ?????????????? ??????? ?????? ??????? ??????????

    “Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (QS. Yunus [10]: 31)

    Dalil kedua, firman Allah ta’ala,

    ???????? ???????????? ???? ?????????? ???????????? ??????? ???????? ???????????

    “Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab: “Allah”, maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)?” (QS. az-Zukhruf : 87)

    Dalil ketiga, firman Allah ta’ala,

    ?????? ???????????? ???? ??????? ???? ?????????? ????? ????????? ???? ????????? ???? ?????? ????????? ???????????? ??????? ???? ????????? ??????? ???? ???????????? ??? ???????????

    “Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, Katakanlah: “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).” (QS. al-’Ankabut: 63)

    Dalil keempat, firman Allah ta’ala,

    ???? ???? ??????? ???????????? ????? ??????? ?????????? ???????? ?????????????? ????????? ????????? ???????? ???? ??????? ???????? ??? ????????????

    “Atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi ? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).” (QS. an-Naml: 62)

    Perhatikanlah! Dalam ayat-ayat di atas terlihat bahwasanya orang-orang musyrik itu mengenal Allah, mereka mengakui sifat-sifat rububiyyah-Nya yaitu Allah adalah pencipta, pemberi rezeki, yang menghidupkan dan mematikan, serta penguasa alam semesta. Namun, pengakuan ini tidak mencukupi mereka untuk dikatakan muslim dan selamat. Kenapa? Karena mereka mengakui dan beriman pada sifat-sifat rububiyah Allah saja, namun mereka menyekutukan Allah dalam masalah ibadah. Oleh karena itu, Allah katakan terhadap mereka,

    ????? ???????? ???????????? ????????? ?????? ?????? ???????????

    “Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).” (QS. Yusuf : 106)

    Ibnu Abbas mengatakan, “Di antara keimanan orang-orang musyrik: Jika dikatakan kepada mereka, ‘Siapa yang menciptakan langit, bumi, dan gunung?’ Mereka akan menjawab, ‘Allah’. Sedangkan mereka dalam keadaan berbuat syirik kepada-Nya.”

    ‘Ikrimah mengatakan,”Jika kamu menanyakan kepada orang-orang musyrik: siapa yang menciptakan langit dan bumi? Mereka akan menjawab: Allah. Demikianlah keimanan mereka kepada Allah, namun mereka menyembah selain-Nya juga.” (Lihat Al-Mukhtashor Al-Mufid, 10-11)

    Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah menjelaskan bahwa kaum musyrikin pada masa itu mengakui Allah subhanahuwata’ala adalah pencipta, pemberi rezki serta pengatur urusan hamba-hamba-Nya. Mereka meyakini di tangan Allah lah terletak kekuasaan segala urusan, dan tidak ada seorangpun diantara kaum musyrikin itu yang mengingkari hal ini (lihat Syarh Kitab Kasyfu Syubuhaat) Dan janganlah anda terkejut apabila ternyata mereka pun termasuk ahli ibadah yang mempersembahkan berbagai bentuk ibadah kepada Allah ta’ala.

    Kafir Quraisy Rajin Beribadah

    Anda tidak perlu merasa heran, karena inilah realita. Syaikh Muhammad At Tamimi rahimahullah menceritakan bahwasanya kaum musyrikin yang dihadapi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang rajin beribadah. Mereka juga menunaikan ibadah haji, bersedekah dan bahkan banyak berdzikir kepada Allah. Di antara dalil yang menunjukkan bahwa orang-orang musyrik juga berhaji dan melakukan thowaf adalah dalil berikut.

    Dan telah menceritakan kepadaku Abbas bin Abdul ‘Azhim Al Anbari telah menceritakan kepada kami An Nadlr bin Muhammad Al Yamami telah menceritakan kepada kami Ikrimah bin Ammar telah menceritakan kepada kami Abu Zumail dari Ibnu Abbas ia berkata; Dulu orang-orang musyrik mengatakan; “LABBAIKA LAA SYARIIKA LAKA (Aku memenuhi panggilanMu wahai Dzat yang tiada sekutu bagiMu). Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    ?????????? ???? ???? ???????????? ?????? ???????? ???? ???? ?????????? ????? ??????

    “Celakalah kalian, cukuplah ucapan itu dan jangan diteruskan.” Tapi mereka meneruskan ucapan mereka; ILLAA SYARIIKAN HUWA LAKA TAMLIKUHU WAMAA MALAKA (kecuali sekutu bagi-Mu yang memang Kau kuasai dan ia tidak menguasai).” Mereka mengatakan ini sedang mereka berthawaf di Baitullah. (HR. Muslim no. 1185)

    Mengomentari pernyataan Syaikh Muhammad At Tamimi di atas, Syaikh Shalih Al-Fauzan mengatakan bahwa kaum musyrikin Quraisy yang didakwahi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah kaum yang beribadah kepada Allah, akan tetapi ibadah tersebut tidak bermanfaat bagi mereka karena ibadah yang mereka lakukan itu tercampuri dengan syirik akbar. Sama saja apakah sesuatu yang diibadahi disamping Allah itu berupa patung, orang shalih, Nabi, atau bahkan malaikat. Dan sama saja apakah tujuan pelakunya adalah demi mengangkat sosok-sosok tersebut sebagai sekutu Allah atau bukan, karena hakikat perbuatan mereka adalah syirik. Demikian pula apabila niatnya hanya sekedar menjadikan sosok-sosok itu sebagai perantara ibadah dan penambah kedekatan diri kepada Allah. Maka hal itu pun dihukumi syirik (lihat Syarh Kitab Kasyfu Syubuhaat, Syaikh Shalih Al-Fauzan)

    Dua Pelajaran Berharga

    Dari sepenggal kisah di atas maka ada dua buah pelajaran berharga yang bisa dipetik. Pertama; pengakuan seseorang bahwa hanya Allah lah pencipta, pemberi rezki dan pengatur segala urusan tidaklah cukup untuk membuat dirinya termasuk dalam golongan pemeluk agama Islam. Sehingga sekedar mengakui bahwasanya Allah adalah satu-satunya pencipta, penguasa dan pengatur belum bisa menjamin terjaganya darah dan hartanya. Bahkan sekedar meyakini hal itu belum bisa menyelamatkan dirinya dari siksaan Allah.

    Kedua; apabila peribadatan kepada Allah disusupi dengan kesyirikan maka hal itu akan menghancurkan ibadah tersebut. Oleh sebab itu ibadah tidak dianggap sah apabila tidak dilandasi dengan tauhid/ikhlas (lihat Syarh Kitab Kasyfu Syubuhaat, Syaikh Shalih Al-Fauzan)

    Dengan demikian sungguh keliru anggapan sebagian orang yang mengatakan bahwasanya tauhid itu cukup dengan mengakui Allah sebagai satu-satunya pencipta dan pemelihara alam semesta. Dan dengan modal anggapan yang terlanjur salah ini maka merekapun bersusah payah untuk mengajak manusia mengenali bukti-bukti alam tentang keberadaan dan keesaan wujud-Nya dan justru mengabaikan hakikat tauhid yang sebenarnya. Atau yang mengatakan bahwa selama orang itu masih mengucapkan syahadat maka tidak ada sesuatupun yang bisa membatalkan keislamannya. Atau yang membenarkan berbagai macam praktek kesyirikan dengan dalih hal itu dia lakukan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Atau yang mengatakan bahwa para wali yang sudah meninggal itu sekedar perantara untuk bisa mendekatkan diri mereka yang penuh dosa kepada Allah yang Maha Suci. Lihatlah kebanyakan praktek kesyirikan yang merebak di tengah-tengah masyarakat Islam sekarang ini, maka niscaya alasan-alasan semacam ini -yang rapuh serapuh sarang laba-laba- yang mereka lontarkan demi melapangkan jalan mereka untuk melestarikan tradisi dan ritual-ritual syirik.

    ‘Kita ‘Kan Tidak Sebodoh Kafir Quraisy’

    Barangkali masih ada orang yang bersikeras mengatakan,“Jangan samakan kami dengan kaum kafir Qurasiy. Sebab kami ini beragama Islam, kami cinta Islam, kami cinta Nabi, dan kami senantiasa meyakini Allah lah penguasa jagad raya ini, tidak sebagaimana mereka yang bodoh dan dungu itu!” Allahu akbar, hendaknya kita tidak terburu-buru menilai orang lain bodoh dan dungu sementara kita belum memahami keadaan mereka. Saudaraku, cermatilah firman Allah ta’ala,

    ???? ?????? ????????? ?????? ?????? ???? ???????? ??????????? (84) ???????????? ??????? ???? ??????? ???????????? (85) ???? ???? ????? ????????????? ????????? ??????? ????????? ?????????? (86) ???????????? ??????? ???? ??????? ?????????? (87) ???? ???? ???????? ????????? ????? ?????? ?????? ??????? ????? ??????? ???????? ???? ???????? ??????????? (88) ???????????? ??????? ???? ???????? ??????????? (89)

    “Katakanlah; ‘Milik siapakah bumi beserta seluruh isinya, jika kalian mengetahui ?’ Maka niscaya mereka akan menjawab, ‘Milik Allah’. Katakanlah,’Lalu tidakkah kalian mengambil pelajaran ?’ Dan tanyakanlah; ‘Siapakah Rabb penguasa langit yang tujuh dan pemilik Arsy yang agung ?’ Niscaya mereka menjawab,’Semuanya adalah milik Allah’ Katakanlah,’Tidakkah kalian mau bertakwa’ Dan tanyakanlah,’Siapakah Dzat yang di tangannya berada kekuasaan atas segala sesuatu, Dia lah yang Maha melindungi dan tidak ada yang sanggup melindungi diri dari azab-Nya, jika kalian mengetahui ?’ Maka pastilah mereka menjawab, ‘Semuanya adalah kuasa Allah’ Katakanlah,’Lantas dari jalan manakah kalian ditipu?.’” (QS. Al-Mu’minuun: 84-89)

    Nah, ayat-ayat di atas demikian gamblang menceritakan kepada kita tentang realita yang terjadi pada kaum musyrikin Quraisy dahulu. Meyakini tauhid rububiyah tanpa disertai dengan tauhid uluhiyah tidak ada artinya. Maka sungguh mengherankan apabila ternyata masih ada orang-orang yang mengaku Islam, rajin shalat, rajin puasa, rajin naik haji akan tetapi mereka justru berdoa kepada Husain, Badawi, Abdul Qadir Al-Jailani. Maka sebenarnya apa yang mereka lakukan itu sama dengan perilaku kaum musyrikin Quraisy yang berdoa kepada Laata, ‘Uzza dan Manat. Mereka pun sama-sama meyakini bahwa sosok yang mereka minta adalah sekedar pemberi syafaat dan perantara menuju Allah. Dan mereka juga sama-sama meyakini bahwa sosok yang mereka jadikan perantara itu bukanlah pencipta, penguasa jagad raya dan pemeliharanya. Sungguh persis kesyirikan hari ini dengan masa silam. Sebagian orang mungkin berkomentar, “Akan tetapi mereka ini ‘kan kaum muslimin” Syaikh Shalih Al-Fauzan menjawab,“Maka kalau dengan perilaku seperti itu mereka masih layak disebut muslim, lantas mengapa orang-orang kafir Quraisy tidak kita sebut sebagai muslim juga ?! Orang yang berpendapat semacam itu tidak memiliki pemahaman ilmu tauhid dan tidak punya ilmu sedikitpun, karena sesungguhnya dia sendiri tidak mengerti hakikat tauhid”

  23. @kang jabir, kayaknya AUA sedang terganggu syarafnya, omongannya ngalantur (org tidur ngomong sendiri (ngigau))?????

  24. Mas Admin, maaf nih boleh usul, komen-komen dobel berkepanjangan dari @Abu, sebaiknya dihapus aja ya.
    @mas Abu, isi dari komen mas Abu apa sih intinya?
    klo mengenai tauhid 3, kaum musyrik Mekkah yang dianggap ber”tauhid” , itu kan sudah sering mas Abu lontarkan di forum ini, di artikel sebelumnya ).
    Nah sekarang, dalam artikel yang dipaparkan oleh mas Admin di atas, apakah ada hal yang mas Abu ingin bantah? Jika ada, silakan didiskusikan.

  25. @ abu umar abdillah
    jawaban sifat 20 baca, fahami dan resapkan atikel Aqidatul Awam diatas. dalil-dalilnya sudah lengkap dan tertera.

  26. Mas Abu emang pernah bertemu Iblis ya, ko tahu sih? … :)

  27. Abu Umar Abdillah :
    Emang Sifat 20, apa yang ngajari Rosul….???
    Lucu-lucu….

    bukan hal yang aneh lagi bagi kaum SaWah senantiasa berkata seperti itu. karena boleh jadi dalam otak mereka yang disebut dalil mestilah firman Allah dan Sabda Rasulullah serta tiga generasi terbaik setelah Beliau. sembari mengacuhkan dalil-dalil lainnya yang telah disebutkan oleh para ulama Ushul. kalau sekiranya ada ZHAHIR perbuatan sahabat yang bertentangan dengan Rasul biasanya mereka akan mengatakan: “Kalau masih ada contoh dari Rasul, buat apa memegang pendapat sahabat???”
    namun sekiranya ada pendapat-pendapat ulama yang ZHAHIRnya bertentangan dengan generasi terbaik, mereka akan mengeluarkan jurus pamungkasnya, “Lau Kana Khairan La sabaquna ilaihi.”
    lain halnya jika yang berbeda dengan generasi terbaik adalah ulama-ulama mereka, dengan berbagaimacam alasan mereka akan menyatakan itu mashlahat mursalah lah, tidak merubah inti lah dan seribu alasan lainnya.
    ketika disebutkan kepada mereka sebuah dalil berupa hadits (Kasusnya Donpay ketika membahas hadits tanduk setan), biasanya mereka akan menanyakan bagaimana kualitas haditsnya? sedangkan ketika mereka mengeluarkan hadits, tidak jarang mereka tidak mencantumkan kualitas haditsnya.
    mereka berlagak paham seluk beluk ilmu hadits, padahal??? NATO
    maaf jika bahasanya kurang sopan dan salam buat para sesepuh Ummati

  28. bahr@

    Ya, itulah Wahabi, maklum gurunya syetan, ya begitulah jadinya. Tidak konsisten, tidak istiqomah, sehingga timbul kontradiksi dalam pendapat dan pemikiran mereka. Dan anehnya lagi, mereka tidak sadar (tidak merasa) kalau mereka itu kontradiktif. Mkalumlah mereka itu kaum lemah akal dan suka sekali menghina akalnya sendiri.

    ITULAH WAHABI (SALFY WAHABI)…..

  29. Paling-paling @Abu Umar yang COPAS artikel di atas gak paham dg yg diCOPASnya itu. Seandainya dia paham dg yg diCopasnya pastilah akan diringkas untuk diambil intinya, lalu dikirim sebagai koment. Seperti inilah kelakuan kaum Wahabi, seperti burung beo saja yg tak paham dg yg diomongkannya sendiri.

  30. setuju dengan bahr… coba kita kutip…” ….dengan berbagai macam alasan mereka akan menyatakan itu mashlahat mursalah lah, tidak merubah inti lah ….”

    1. untuk mashlahat mursalah….silakan tampilkan dalilnya donk…. bukankah setiap bid’ah itu sesat…. berarti ada pengecualian donk…mannaa… dalilnyaa….

    2. untuk tauhid 3 trinitas, wahabi bilang tidak merubah inti ? yang bener? bukannya malah jungkir balik artinya? orang musyrik malah disebut bertauhid ( rububiyah ), eh… orang bertauhid ( saudara muslimnya sendiri ) malah dibilang musyrik ( ilahiyah ) gara2 muslimin mencontoh Nabi SAAW dan sahabat bertabarruk dan bertawassul…..

  31. mamo cemani gombong

    memahami kata “MENGENAL “saja mereka belum tau ……..
    apa iya ” MENGENALNYA” iblis kepada Alloh itu SAMA DENGAN mengenalnya kafir Quraisy kepada Alloh ……?????
    ingat AWAL BERAGAMA ADALAH MENGENAL ALLOH ……

  32. mamo cemani gombong

    SENGTUJUUUUUH…….bro @bahr

  33. semoga abu umar dompay dan all wahabi pada sadar jika manhaj wahabi salah kaprah dan jungkir balik , semoga mereka mau menggunakan akal sehatnya untuk menemukan kebenaran, amin.

  34. Salim dulu ah buat para sesepuh…
    saya menulis komentar seperti di atas karena sedikit banyaknya saya pernah merasakan berada dalam lingkungan orang-orang SaWah, bahkan saya dulunya adalah salah satu dari mereka dalam kurun waktu yang dapat dibilang tidak sebentar (6-7 tahun).
    alhamdulillah, setelah masuk satu pesantren di bilangan ciputat, akhirnya Allah memberikan saya petunjuk bahwa apa yang saya lakukan itu adalah tidak benar.
    untuk semua teman-teman Wahabi (terutama yang suka menanyakan kualitas hadits, seperti Donpay) saya bertanya kepada kalian:
    1. apa sih yang disebut hadits Shahih itu?
    2. apakah jika kalian mengemukakan kualitas sebuah hadits, kalian terlebih dahulu menakhrijnya atau hanya copy paste saja?
    3. sekiranya kalian memang benar-benar menakhrij, siapa ulama yang kalian jadikan sebagai sandaran dalam menyimpulkan kredibilitas seorang perawi?
    Untuk Donpay:
    coba anda takhrij kembali (kalau sekiranya adna mampu) mengenai hadits fitnah Iraq yang anda koar-koarkan, manakala hadits-hadits lainnya berbicara mengenai fitnah Nejd

  35. @Dianth,
    Pertanyaan 2 malaikat di alam kubur (man rabbuka/siapa rabbmu?) maka ini tidak menunjukkan bahwasanya mereka (orang-orang musyrik) tidak mengakui rububiyyah Allah.

    Para ulama menjelaskan bahwa kalimat rabb disini maksudnya adalah ilah, karena sangat eratnya hubungan antara rububiyyah dengan uluhiyyah, dimana pengakuan terhadap rububiyyah sesuatu mengharuskan dia untuk menyembah sesuatu tersebut, dan sebaliknya orang yang menyembah sesuatu menunjukkan bahwa dia meyakini rububiyyahnya.

    Oleh karena itu para ulama mengatakan bahwa Rabb dan Ilah di dalam bahasa arab termasuk 2 kata yang jika bersatu maka berpisah, dan jika berpisah maka bersatu, maksudnya jika berada dalam satu tempat maka memiliki makna yang berlainan, dan jika tidak berada dalam satu tempat maka dia memiliki makna yang satu. (Lihat At-Tamhid Syarh Kitabit Tauhid, Syeikh Shalih Alu Syeikh hal: 415-416)

  36. @Dianth,
    Contoh yang lain:
    Pertama: Faqir dan Miskin, menurut sebagian ulama, faqir adalah orang yang tidak memiliki penghasilan sama sekali, dan miskin adalah orang yang memiliki penghasilan tapi tidak mencukupi kebutuhan pokoknya.

    Kalau disebutkan “faqir” dalam sebuah ayat atau hadist: saja maka masuk di dalamnya “miskin”, sebagaimana dalam hadist:

    “Apabila mereka menaatimu untuk shalat maka beritahulah bahwasanya Allah mewajibkan mereka untuk bershadaqah dari harta mereka (zakat), diambil dari orang kaya mereka dan diberikan kepada fuqara mereka.” (HR. Al-Bukhary dan Muslim)

    Dan kalau disebutkan miskin saja maka masuk di dalamnya faqir.
    Akan tetapi kalau disebutkan keduanya sekaligus maka maknanya berlainan, sebagaimana dalam firman Allah:

    “Sesungguhnya shadaqah (zakat) diperuntukkan bagi orang-orang fakir dan orang-orang miskin….”

    Kedua: Islam dan Iman, Islam berkaitan dengan perkara-perkara yang dhahir (seperti syahadat, shalat, zakat, puasa, haji )sedangkan iman berkaitan dengan perkara -perkara yang bathin (beriman kepada Allah, malaikat, para rasul dll)

    Kalau disebutkan dalam ayat atau hadist islam saja maka masuk di dalamnya iman, dan kalau disebutkan iman saja maka masuk di dalamnya islam. Akan tetapi kalau disebutkan keduanya sekaligus maka maknanya berlainan.

    Demikian pula kalimat rabb dan ilah, rabb adalah yang mencipta, memelihara, memberi rezeki , sedangkan ilah adalah yang disembah.

  37. @Dianth,
    Kalau disebutkan dalam ayat atau hadist rabb saja maka masuk di dalamnya makna ilah, sebagaimana dalam pertanyaan:
    Man rabbuka? Jadi maknanya: Siapakah rabbmu dan sesembahanmu?

    Diantaranya dalilnya, hadist ‘Ady bin Hatim radhiyallahu ‘anhu beliau berkata:

    “Aku mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan salib emas tergantung di leherku, maka aku mendengar beliau membaca ayat:

    “Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai rabb-rabb selain Allah.”

    Maka aku berkata: Wahai Rasulullah, mereka (orang-orang nashara) tidak menyembah mereka! Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    “Iya,akan tetapi para alim dan rahib tersebut menghalalkan bagi mereka (para pengikut) apa yang Allah haramkan kemudian mereka menghalalkan dan mengharamkan apa yang Allah halalkan kemudian mereka juga ikut mengharamkan, maka inilah ibadah mereka.” (HR. At-Tirmidzy 5/278, Al-Baihaqy 10/116 dan Ath-Thabrany di Al-Mu’jamul Kabir 17/92 , dan dihasankan Syeikh Al-Albany)

    Dalam hadist ini Ady bin Hatim memahami bahwa menjadikan para alim dan rahib sebagai rabb maksudnya adalah menjadikan mereka sebagai ilah/sesembahan mereka.

    Wallahu a’lam.

    Ustadz Abdullah Roy, Lc.

    Sumber: tanyajawabagamaislam.blogspot.com

  38. fasalu ahlazzikri in kuntum la ta’lamun….
    baca : “pengantar ilmu mustholahul hadist”, karangan Ustad Abdulhakim bin amir Abdat–hafizahullah.

  39. HUBUNGAN BIDAH DAN MASLAHAT MURSALAH

    Oleh
    Muhammad bin Husain Al-Jizani

    A. Kesamaan Antara Bidah Dan Mashlahat Mursalah

    [1]. Kedua-dua (baik bidah ataupun maslahat mursalah) mrpk bagian dari hal-hal yg belum pernah terjadi pada masa nabi apalagi maslahat mursalah-. Kejadian seperti ini umum berupa bidah-bidah dan ini sangat sedikit- pada zaman Nabi, seperti dalam kisah tiga orang yg berta tentang ibadah Nabi Shallallahu aihi wa sallam.

    [2]. Sesungguh masing-masing bidah ‚biasanya- dan maslahat mursalah kedua luput dari dalil yg spesifik, krn dalil-dalil umum yg muthlaq-lah yg paling mungkin untuk dijadikan sebagai dalil kedua hal itu.

    B. Sisi Perbedaan Antara Bidah Dengan Mashlahat Mursalah

    [1]. Bidah mempunyai cirri khusus yaitu bahwa bidah tdk terjadi, kecuali dalam hal-hal yg sifat ibadah (taabbudiyyah) dan hal-hal yg digolongkan ibadah dalam masalah agama. Berbeda dgn mashlahat mursalah, krn mashlahat mursalah ialah hal-hal yg dipahami makan (tujuannya) secara akal, dan seandai disodorkan pada akal tentu akal akan menerimanya, ia juga sama sekali tdk ada hubungan dgn taabbud (masalah yg sifat ibadah) atau dgn hal-hal yg sejalan dgn taabud dalam syariat.

    [2]. Bidah mempunyai cirri khusus yaitu mrpk sesuatu yg dimaksud sejak awal oleh pelakunya. Mereka –biasanya- taqarrub kpd Allah dgn mengamalkan bidah itu dan mereka tdk berpaling darinya. Sangat jauh kemungkinan –bagi ahli bidah- untuk menghilangkan amalannya, krn mereka menganggap bidah itu menang di atas segala yg menentangnya. Sedangkan mashlahat musrshalah mrpk maksud yg kedua bukan yg pertama dan masuk dalam cakupan sarana pendukung (wasail), krn sebenar mashlahat murshalah ini disyariatkan sebagai sarana pendukung dalam merealisasikan tujuan syariat-syariat yg ada. Sebagai bukti hal itu, mashlahat murshalah bisa gugur bila berhadapan dgn mafsadah (kerusakan) yg lebih besar. Maka sangat tdk mungkin untuk mendatangkan bidah melalui jalur mashlahat mursalah.

    [3]. Bidah juga mempunyai ciri khusus yaitu bahwa keberadaan membawa hal yg memberatkan mukallafun (orang-orang yg dibebani untuk melaksanakan syariat) dan menambah kesusahan mereka. Sedangkan mashlahat murshalah sesungguh mendatangkan kemudahan dan menghilangkan kesulitan mukallafun atau membantu dalam menjaga hal-hal yg sangat penting bagi mereka.

    [4]. Bidah juga mempunyai kekhususan bahwa keberadaan bertentangan dgn maqashidusysyariiah dan meruntuhkannya. Berbeda dgn mashlahat murshalah yg –agar diakui keberadaan secara syariat- hrs masuk di dalam maqashidusysyariah dan membantu pelaksanaannya. Jika tdk , maka ia tdk diakui.

    [5]. Mashlahat murshalah juga memiliki ciri khusus, yaitu tdk pernah ada pada masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dikrnkan tdk ada faktor pendorong utnuk melakukan atau sekalipun faktor itu ada, tapi ada hal yg menghalanginya. Sedangkan bidah yg tdk ada pada zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebenar memiliki faktor pendorong dan tuntunan yg banyak, dan tdk ada yg menghalanginya. (Ini berarti bidah itu tdk benar, -pent).

    Jadi mashlahat murshalah itu jika dipengaruhi syaratnya, maka sangat bertentangan dan bersebarangan dgn bidah, sehingga tdk mungkin bidah bisa masuk melalui jalan mashlahat murshalah, krn jika hal ini terjadi gugurlah keabasahan maslahat tersebut dan tdk dinamakan mashlahat mursalah, tapi dinamakan mashlahat mulghah (yg dibatalkan) atau mafsadah (yg dirusak).

    [Disalin dari kitab Qawaaid Marifat Al-Bida, Penyusun Muhammad bin Husain Al-Jizani, edisi Indonesia Kaidah Memahami Bidah, Pustaka Azzam]

  40. “sebaliknya orang yang menyembah sesuatu menunjukkan bahwa dia meyakini rububiyyahnya”.

    seharusnya anda sadar bahwa kaum musyrikin Arab yang menyembah berhala meyakini berhalanya sedikit atau banyak, besar atau kecil memiliki sifat-sifat rubbubiyah.

    Kata menyembah sudah menunjukkan, karena menyembah ataupun ibadah adalah sebuah perbuatan khusus yang ditujukan kepada sesuatu yang diyakininya sebagai Rabb atau mempunyai sifat-sifat rubbubiyah dan bergantung padanya.

  41. apakah orang-orang musyrik / kafir / non muslim bisa menjawab pertanyaan 2 malaikat tersebut?

  42. lihat artikel ana di bawah Bro ttg hubungan dan perbedaan bidah dan mashlahat mursalat..pahami dengan akal…agar subhatnya hilang:)
    syukron…

  43. tetap saja perbedaan ini hanyalah perbedaan istilah bila dilihat dari satu sisi, tetapi keduanya sama bila dilihat secara menyeluruh. Illah tiada lain adalah Rabb yang disembah.

  44. keterangan anda ini juga menunjukkan bahwa Illah dan Rabb adalah sama. Maka kemusyrikan itu adalah menyembah Rabb yang lain selain Allah.

  45. jadi wahabi ga punya dalil ya untuk maslahat mursalah, atau menggunakan pendapat dan pemahaman Muhammad bin Husain Al-Jizani sebagai dalil pengganti hadits Nabi SAAW ??

    apakah yang membuat2 maslahat mursalah akan mendapat pahala?

  46. donpay :
    fasalu ahlazzikri in kuntum la ta’lamun….
    baca : “pengantar ilmu mustholahul hadist”, karangan Ustad Abdulhakim bin amir Abdat–hafizahullah.

    akhi… kan anda senantiasa menyebutkan (ketika membahas hadits tanduk setan) mana yang shahih.
    nah, saya tanya kepada anda apakah hadits yang anda sebut mengenai fitnah Iraq itu kualitasnya shahih atau tidak?
    mengenai saran anda agar saya membaca pengantar Ilmu Mustholahul hadits karya Istadz Abdul Hakim bin Amir Abdat, insya Allah jika nanti dah pulang ke Indonesia akan saya cari buku tersebut. karena saya baru mendengar judul buku tersebut.

    saya sangat heran melihat Anda yang senantiasa meminta dalil hadits, namun ketika diberikan haditsnya malah mempertanyakan kualitasnya (seolah-olah anda adalah pakar hadits) dan andapun malah membantah dengan menyebutkan hadits riwayat al-Thabrani tanpa menyebutkan kualitasnya.
    makanya jika anda merasa mampu menilai (menakhrij) hadits, saya TANTANG anda menakhrij hadits tersebut!!!

  47. Oleh karena itu para ulama mengatakan bahwa Rabb dan Ilah di dalam bahasa arab termasuk 2 kata yang jika bersatu maka berpisah, dan jika berpisah maka bersatu, maksudnya jika berada dalam satu tempat maka memiliki makna yang berlainan, dan jika tidak berada dalam satu tempat maka dia memiliki makna yang satu. (Lihat At-Tamhid Syarh Kitabit Tauhid, Syeikh Shalih Alu Syeikh hal: 415-416)

  48. Mengatakan bahwa kaum musyrikin telah mengenal Allah dan bertauhid rubbubiyah yaitu mengesakan Allah atas sifat-sifat rubbubiyahnya adalah kesimpulan yang tidak sesuai kenyataan.

    Apalagi mengatakan tidak perlu untuk mengenalkan manusia kepada Allah, atau membahas sifat-sifat Allah, karena menganggap manusia secara fitrah telah mengakui dan mengenal Allah.

    Entah mengapa kaum wahabi bisa berpikiran seperti ini dengan hanya mengambil beberapa ayat Al Quran, tetapi tidak melihat masalah ini secara keseluruhan.

    Kalaulah dibanyak ayat kaum musyrikin itu mengakui Allah sebagai pencipta, pemberi rezeki dan sebagainya, apakah mereka dapat disebut telah mengenal Allah dengan sebenar-benarnya penegenalan? atau hanya hal-hal itu yang mereka tahu? bahkan pengetahuan mereka dan pengenalan mereka terhadap Allah hanya sedikit dan banyak salahnya.

    -Bukankah mereka menganggap Allah mempunyai anak?

    Surah Al Baqarah ayat 116:

    “Mereka berkata, “Allah mempunyai seorang anak”. Maha Suci Allah! Bahkan, segala yang berada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah. Seluruhnya tunduk kepada-Nya.”

    Berarti mereka belum mengenal Allah dengan sebenar-benarnya.

    -Bukankah mereka meragukan Allah mampu membangkitkan orang yang mati

    surat Ya Sin (36): 78

    Dan dia (manusia durhaka) membuat perumpamaan bagi kami dan dia lupa kepada kejadiannya. Dia berkata,”Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?” …….

    Berarti mereka tidak mengetahui arti Maha pencipta dengan sebenar-benarnya. Apa artinya mengakui Allah sebagai pencipta tapi meragukan Allah mampu membangkitkan manusia lagi?

    – perhatikanlah sebab-sebab turunnya surat Al Ikhlas, bukankah mereka menanyakan tentang Allah kepada nabi.

    ……..Terangkanlah kepada kami macam Tuhan yang engkau sembeh itu. Apakah Dia dari emas atau perak?”, lalu Allah menurunkan surah ini.
    (HR. Dahhak)

    – Coba anda tanya orang yang beragama nasrani, bukankah mereka juga akan menjawab Allah. tapi apakah mereka telah mengenal Allah dengan sebenar-benarnya?

    Maka sunnguh ajaib pendapat ulama wahabi tentang orang musyrik yang mengenal Allah, tentulah mereka itu tidak mengenal Allah dengan sebenarnya dan tidak pantas disebut bertauhid Rubbubiyah. Bagaimana bisa disebut bertauhid rubbubiyah bila mereka salah mengenalNya dengan sifat-sifatNya?

    Maka Allah telah mengutus Rasul untuk mengenalkan Allah yang sebenarnya, bukan Allah menurut pemikiran kaum musyrikin, dengan demikian mereka akan menyembah Allah dan bertauhid kepada Allah.

  49. Astaghfirullah al-Azhim….
    buat bang Admin, tolong delete saja komentar saya BAGIAN JUDUL_JUDUL KITAB ILMU HADITS yang biasa saya gunakan.
    makasih bang Admin

  50. intinya bid’ah adalah perkaran baru yang berkaitan dengan ibadah.
    Contoh :
    – maulid”an”
    – yasin”an”
    – tahlil”an”
    – Tawasul yang bid’ah
    – ziarah kubur yang bid’ah
    – tabarruk, ngalap berkah dengan kuburan orang saleh

    perhatikan, bentuknya ibadah sifatnya baru dan mengharapkan pahala.
    namun kalo bid’ah secara bahasa : mobil, komputer, speker…dll
    Wallahu ‘alam.

  51. dianth@

    Mas Dianth, itulah sebabnya mereka itu oleh anak-anak ASWAJA sering disebut burung beo karena tak tahu maksud yg diomongkannya sendiri. Kelihatannya memang ada benarnya kalau kaum wahabi itu disebut burung beo, Istilah yg paling kontradiktif dari kaum Wahabi/salafy adalah istilah TAUHID RUBUBIYYAH yg dilabelkan kepada kaum Musyrik. Bagaimana bisa kata TAUHID disandingkan kepada musyrik padahal keduanya istilah yg bertolak belakang. Inilah kekonyolan yg parah dari kaum SA-WAH. Afwan….

  52. Kalau demikian bukankah sering disebutkan kata Illah bagi kaum musyrikin itu tidak berada dalam satu tempat dengan kata Rabb? Artinya kaum musyrikin itu menganggap Illahnya juga Rabb dong…..?

  53. Yah, begitulah mas Aryo, seharusnya mereka juga belajar dengan ulama aswaja jangan dengan ulama wahabi aja yang kesimpulannya sering kontradiktif dengan penjelasannya.

  54. TAUHID RUBUBIYAH MENGHARUSKAN ADANYA TAUHID ULUHIYAH

    Oleh
    Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah bin Fauzan

    Hal ini berarti siapa yang mengakui tauhid rububiyah untuk Allah, dengan mengimani tidak ada pencipta, pemberi rizki dan pengatur alam kecuali Allah, maka ia harus mengakui bahwa tidak ada yang berhak menerima ibadah dengan segala macamnya kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala . Dan itulah tauhid uluhiyah.

    Tauhid uluhiyah, yaitu tauhid ibadah, karena ilah maknanya adalah ma’bud (yang disembah). Maka tidak ada yang diseru dalam do’a kecuali Allah, tidak ada yang dimintai pertolongan kecuali Dia, tidak ada yang boleh dijadikan tempat bergantung kecuali Dia, tidak boleh menyembelih kurban atau bernadzar kecuali untukNya, dan tidak boleh mengarahkan seluruh ibadah kecuali untukNya dan karenaNya semata.

    Jadi, tauhid rububiyah adalah bukti wajibnya tauhid uluhiyah . Karena itu seringkali Allah membantah orang yang mengingkari tauhid uluhiyah dengan tauhid rububiyah yang mereka akui dan yakini. Seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

    “Artinya : Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” [Al-Baqarah : 21-22]

    Allah memerintahkan mereka bertauhid uluhiyah, yaitu menyem-bahNya dan beribadah kepadaNya. Dia menunjukkan dalil kepada mereka dengan tauhid rububiyah, yaitu penciptaanNya terhadap manusia dari yang pertama hingga yang terakhir, penciptaan langit dan bumi serta seisinya, penurunan hujan, penumbuhan tumbuh-tumbuhan, pengeluaran buah-buahan yang menjadi rizki bagi para hamba. Maka sangat tidak pantas bagi mereka jika menyekutukan Allah dengan yang lainNya; dari benda-benda atau pun orang-orang yang mereka sendiri mengetahui bahwa ia tidak bisa berbuat sesuatu pun dari hal-hal tersebut di atas dan lainnya.

    Maka jalan fitri untuk menetapkan tauhid uluhiyah adalah berdasarkan tauhid rububiyah. Karena manusia pertama kalinya sangat bergantung kepada asal kejadiannya, sumber kemanfaatan dan kemadharatannya. Setelah itu berpindah kepada cara-cara ber-taqarrub kepadaNya, cara-cara yang bisa membuat ridhaNya dan yang menguatkan hubungan antara dirinya dengan Tuhannya. Maka tauhid rububiyah adalah pintu gerbang dari tauhid uluhiyah. Karena itu Allah ber-hujjah atas orang-orang musyrik dengan cara ini. Dia juga memerintahkan RasulNya untuk ber-hujjah atas mereka seperti itu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    “Artinya : Katakanlah: ‘Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?’ Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak ingat?” Katakanlah: “Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya `Arsy yang besar?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertakwa?” Katakanlah: “Siapakah yang di tanganNya berada keku-asaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)Nya, jika kamu mengeta-hui?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “(Kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?” [Al-Mu'minun : 84-89]

    “Artinya : (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; …” [Al-An'am : 102]

    Dia berdalil dengan tauhid rububiyah-Nya atas hakNya untuk disembah. Tauhid uluhiyah inilah yang menjadi tujuan dari pencipta-an manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    “Artinya : Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu.” [Adz-Dzariyat : 56]

    Arti ” Ya’buduun ” adalah mentauhidkanKu dalam ibadah. Seorang hamba tidaklah menjadi muwahhid hanya dengan mengakui tauhid rububiyah semata, tetapi ia harus mengakui tauhid uluhiyah serta mengamalkannya. Kalau tidak, maka sesungguhnya orang musyrik pun mengakui tauhid rububiyah, tetapi hal ini tidak membuat mereka masuk dalam Islam, bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerangi mereka. Padahal mereka mengakui bahwa Allah-lah Sang Pencipta, Pemberi rizki, Yang menghidupkan dan Yang mematikan. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

    “Artinya : Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: ‘Siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab: ‘Allah’, …” [Az-Zukhruf : 87]

    “Artinya : Dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka: ‘Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?’, niscaya mereka akan menjawab: ‘Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Ma-ha Mengetahui’.” [Az-Zukhruf : 9]

    “Artinya : Katakanlah, ‘Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?’ Maka mereka akan menjawab: “Allah”. [Yunus : 31]

    Hal semacam ini banyak sekali dikemukakan dalam Al-Qur’an. Maka barangsiapa mengira bahwa tauhid itu hanya meyakini wujud Allah, atau meyakini bahwa Allah adalah Al-Khaliq yang mengatur alam, maka sesungguhnya orang tersebut belumlah mengetahui hakikat tauhid yang dibawa oleh para rasul. Karena sesungguhnya ia hanya mengakui sesuatu yang diharuskan, dan meninggalkan sesuatu yang mengharuskan; atau berhenti hanya sampai pada dalil tetapi ia meninggalkan isi dan inti dari dalil tersebut.

    Di antara kekhususan ilahiyah adalah kesempurnaanNya yang mutlak dalam segala segi, tidak ada cela atau kekurangan sedikit pun. Ini mengharuskan semua ibadah mesti tertuju kepadaNya; pengagungan, penghormatan, rasa takut, do’a, pengharapan, taubat, tawakkal, minta pertolongan dan penghambaan dengan rasa cinta yang paling dalam, semua itu wajib secara akal, syara’ dan fitrah agar ditujukan khusus kepada Allah semata. Juga secara akal, syara’ dan fitrah, tidak mungkin hal itu boleh ditujukan kepada selainNya.

    [Disalin dari kitab At-Tauhid Lish Shaffil Awwal Al-Ali, Edisi Indonesia Kitab Tauhid 1, Penulis Syaikh Dr Shalih bin Fauzan bin Abdullah bin Fauzan, Penerjemah Agus Hasan Bashori Lc, Penerbit Darul Haq

  55. kang donpay dari kesimpulannya ustadz anda mengatakan bahwa kata robb itu sama dengan kata ilah. ini gimana kesimpulan teh?
    di satu waktu katanya rab ama ilah berbeda disatu kesempatan lagi rabb itu maknanya ilah.
    kang cari guru tuh yang bener atuh jadi kesimpulannya ngak mencla mencle.

  56. donpay miskin pemahaman dia gak faham komentarnya sendiri sampai mengambil kesimpulan yang salah parah.

  57. itulah donpay begitu juga abu Umar ga faham dengan komentarnya sendiri kontradiktif

  58. wah parah donpay taqlid buta sama ustadz-ustadz wahabi yang gak paham dengan tulisannya sendiri, kacau kacau kaum muda lemah akal dijadikan panutan.

  59. Anda tidak memahami pembahasan saya.

    justru dari pembahasan ana, penyebab kaum musyrikin Arab itu tidak bertauhid ulluhiyah menurut istilah ulama ente adalah karena mereka tidak bertauhid rubbubiyah.

    “Hal semacam ini banyak sekali dikemukakan dalam Al-Qur’an. Maka barangsiapa mengira bahwa tauhid itu hanya meyakini wujud Allah, atau meyakini bahwa Allah adalah Al-Khaliq yang mengatur alam, maka sesungguhnya orang tersebut belumlah mengetahui hakikat tauhid yang dibawa oleh para rasul. Karena sesungguhnya ia hanya mengakui sesuatu yang diharuskan, dan meninggalkan sesuatu yang mengharuskan; atau berhenti hanya sampai pada dalil tetapi ia meninggalkan isi dan inti dari dalil tersebut”.

    mengapa mereka belum mengetahui hakikat tauhid (ulluhiyah) dan meninggalkan sesuatu yang mengharuskan (tauhid ulluhiyah)? Karena mereka tidaklah bertauhid rubbubiyah.

    “meyakini wujud Allah, atau meyakini bahwa Allah adalah Al-Khaliq yang mengatur alam”

    Mereka, kaum musyrikin itu tidak memahami wujud Allah yang sebenarnya, juga tidak memahami makna Al khaliq yang sesungguhnya. Banyak ayat-ayat lain yang memberikan gambaran bahwa mereka mempunyai gambaran yang salah tentang Allah, seperti Allah mempunyai anak, atau meragukan Allah (khaliq) sanggup membuat kebangkitan kembali dan mengingkari hari pembalasan (akhirat).

    “Maka jalan fitri untuk menetapkan tauhid uluhiyah adalah berdasarkan tauhid rububiyah. Karena manusia pertama kalinya sangat bergantung kepada asal kejadiannya, sumber kemanfaatan dan kemadharatannya. Setelah itu berpindah kepada cara-cara ber-taqarrub kepadaNya, cara-cara yang bisa membuat ridhaNya dan yang menguatkan hubungan antara dirinya dengan Tuhannya”

    inilah adalah fitrah, menurut ulama ente, kalau tidak sesuai fitrahnya maka tentu ada yang salah. Dan kesalahan itu tentulah bersumber dari awalnya…. yaitu pemahamannya akan sifat-sifat Rubbubiyah Allah.

    Kalau tauhid rubbubiyah tidak menyebabkan tauhid ulluhiyah lalu apa yang menyebabkan tauhid ulluhiyah ?

    Kalau ada yang tidak bertauhid Ulluhiyah, maka sesuai fitrahnya, pastilah orang tersebut tidak bertauhid rubbubiyah….. kalau tidak demikian apa sebabnya?

  60. makasih sebelumnya buat bang Admin…
    Akhi Donpay…(donpay ntu kependekan dari down payment bukan sih???:-))
    kelompok SaWah kan senantiasa membangga-banggakan kemampuan hadits mereka dan mereka juga memiliki ulama-ulama yang bergelar Muhaddits Hadza al-‘Ashr, Syaikh al-Islam dan gelaran-gelaran lainnya.
    satu pemintaan saja akhi donpay,dari saya buat anda, COBA SEBUTKAN KUALITAS HADITS FITNAH IRAQ yang anda koar-koarkan! boleh dari COPY-PASTE, lebih baik lagi hasil usaha anda sendiri.

  61. intinya pembagian tauhid menjadi tiga itu tidak bid’ah…setuju bro semua di ummati?

  62. abu umar kesiangan nt , semua juga udah tahu jika Iblis menolak perintah Allah SWT untuk sujud… , terus apa maksudnya nt nyebut-nyebut iblis terus….. kangen ya sama iblis…?

  63. lihat artikel yang dikirim Jafar Bro…
    di artikelnya abou fateh yg tidk ilmiah…

  64. Mas Syahid, di tunggu loh ulasannya, biar kami semua dapat menambah ilmu . Salam

  65. @ donpay
    jangan-jangan anda belum menemukan di website-website langganan anda mengenai pembahasan hadits tersebut???
    maaf sekiranya nanti saya dianggap berburuk sangka. soalnya sepanjang saya mengikuti blog ini saya sering mendapati anda hanya mengCOPY-PASTE saja dari website-website kelompok anda.
    jikalau anda akan menganggap saya sebagai orang yang adiluhung, silahkan saja (maaf sekiranya nanti lagi-lagi saya dianggap berburuk sangka). saya berbuat seperti ini semata-mata karena miris melihat anda berkoar-koar mengenai kualitas hadits, namun ketika ditanya balik hanya menganjurkan membaca buku ilmu hadits, itu pun yang disusun oleh ulama anda. seolah-olah hanya anda beserta kelompok anda dan ulama-ulama anda sajalah yang paham dan mengerti ilmu hadits.

  66. baca lagiy,
    “Jadi, tauhid rububiyah adalah bukti wajibnya tauhid uluhiyah . Karena itu seringkali Allah membantah orang yang mengingkari tauhid uluhiyah dengan tauhid rububiyah yang mereka akui dan yakini. Seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

    “Artinya : Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” [Al-Baqarah : 21-22]

    Allah memerintahkan mereka bertauhid uluhiyah, yaitu menyem-bahNya dan beribadah kepadaNya. Dia menunjukkan dalil kepada mereka dengan tauhid rububiyah, yaitu penciptaanNya terhadap manusia dari yang pertama hingga yang terakhir, penciptaan langit dan bumi serta seisinya, penurunan hujan, penumbuhan tumbuh-tumbuhan, pengeluaran buah-buahan yang menjadi rizki bagi para hamba. Maka sangat tidak pantas bagi mereka jika menyekutukan Allah dengan yang lainNya; dari benda-benda atau pun orang-orang yang mereka sendiri mengetahui bahwa ia tidak bisa berbuat sesuatu pun dari hal-hal tersebut di atas dan lainnya.”

  67. intinya pembagian tauhid menjadi tiga itu bid’ah dolalah … di ummati semua setuju kecuali kaum muda lemah akal . ?

  68. setuju bagaimana….. wong kesimpulan tauhidnya sudah salah kaprah. Maka kenalilah Allah dan sifat-sifatNya dengan sebenarnya. baca dan pahamilah sifat 20.

  69. betul sekali Mas Ahmadsyahid, pembagian tauhid 3 itu bidah dholalah.

  70. biar mudah difahami oleh kaum muda lemah akal (wahabi)

    kata Ilah dan Robb itu seperti kata Faqir dan Miskin seperti kata Hak dan Kewajiban berbeda Namun tidak bisa dipisahkan.

    tidak mungkin ada orang yang bertauhid Rububiyah saja tanpa Tauhid Uluhiyah
    tidak mungkin hanya Faqir saja yang diberi tanpa memberi Miskin
    tidak mungkin hanya Hak saja tanpa dibarengi dengan kewajiban

    jadi kesimpulan bahwa ada sebagian orang yang hanya bertauhid Rububiyah saja adalah kerancuan dalam berfikir , akibat lemah akal dalam memahami ayat-ayat al-qur`an dan Hadist Rosul SAW .

  71. loh kok saya yang disuruh baca lagi….?

    “Allah memerintahkan mereka bertauhid uluhiyah, yaitu menyem-bahNya dan beribadah kepadaNya. Dia menunjukkan dalil kepada mereka dengan tauhid rububiyah, yaitu penciptaanNya terhadap manusia dari yang pertama hingga yang terakhir, penciptaan langit dan bumi serta seisinya, penurunan hujan, penumbuhan tumbuh-tumbuhan, pengeluaran buah-buahan yang menjadi rizki bagi para hamba”

    Mengapa Allah menunjukkan dalil? agar mereka mengetahui siapa Allah dan apa sifat-sifat rubbubiyah Allah sehingga timbul kesadarannya hanya Allah yang berhak disebut Rabb, sehinnga dengan mereka meniadakan Rabb selain Allah, otomatis mereka akan mentauhidkan Allah bahwa tiada Ilah selain Allah.

    Pahami mas…..

    saya justru ingin bertanya dulu kepada anda, apakah kaum musyrikin yang menganggap Allah punya anak, meragukan Allah mampu membangkitkan orang mati, dapat disebut bertauhid rubbubiyah?

  72. abu umar mungkin sudah tua wajar jika beliau lemah akal wong kaum muda nya aja akalnya lemah.

  73. emang maulidan dll itu ibadah, dan memang mendapatkan pahala,… emang kalo kata wahabi bukan ibadah ya? ga dapet pahala? kalo sholat ke masjid naik mobil dapet pahala ga ? kalau khotbah pake speker dapet pahala, juga ibadah, bersihkan mesjid pake sapu dapet pahala, juga ibadah… semuanya itu ibadah, berpahala, dalam fikih hukumnya sunnah… dikerjakan berpahala, ditinggalkan tidak apa2….

    saya tanya dalilnya / haditsnya maslahat mursalah kok ga dijawab ya? jangan2 gada dalilnya / haditnya…. lagian siapa sih Muhammad bin Husain Al-Jizani , mujtahid aja bukan kok bisa2 nya wahabi taklid….

  74. donpay :
    lihat artikel yang dikirim Jafar Bro…
    di artikelnya abou fateh yg tidk ilmiah…

    Lho??? saya kan bertanya kepada anda wahai saudaraku!
    saya tidak mempermasalahkan bro Ja’far karena beliau tidak mempertanyakan kualitas hadits. dalam artikel tersebut, sedangkan anda senantiasa menanyakan apakah haditsnya Shahih, Dha’if, atau Maudhu?
    atau jangan-jangan menurut anda, pembagian hadits itu hanya terbatas pada Shahih, Hasan, dan Dha’if saja???
    jikalau benar dugaan saya (mohon maaf jika dianggap berburuk sangka, takut nanti dibawain dalil …) betapa dangkalnya pemahaman anda akan ilmu hadits dan membuktikan satu ungkapan: TONG KOSONG NYARING BUNYINYA….

  75. mantab mas syahid…
    tidak mungkin orang musyrik itu bertauhid ( rububiyah )
    tidak mungkin orang bertauhid ( muslim ) itu musyrik ( ilahiah )

    kalo diperhatiin, emang bener tauhid tiga mirip trinitas ya…

    Tuhan itu satu tapi tiga… tiga tapi satu….

    Kata wahabi begini :
    Tauhid itu satu tapi tiga… tiga tapi satu…

    Kalo cuma satu doang, tauhid rububiyah doang ya belum bertauhid donk, harus bertauhid ilahiayah juga.. berarti musyrik ( belum bertauhid )
    Eh ternyata yang jelas2 tuhannya banyak / rabb nya banyak, musyrikin Quraisy, malah dibilang ummat bertauhid….

  76. jadi menurut wahabi musyrikin / kafir / non muslim bisa menjawab pertanyaan malaikat ga ” man rabbuka ? “

  77. jadi intinya maulidan itu untuk mempermudah ( ngikutin gaya wahabi kalo ditanya tauhid tiga )…. yaitu mempermudah kita mengenal sejarah perjuangan Nabi SAAW, meresapi akhlak beliau, mendengar tausiah, dll yang semuanya MEMANG ibadah dan berpahala

    jadi intinya yasinan itu untuk mempermudah …. yaitu mempermudah penyebutan rangkaian kegiatan 2 amal sholeh seperti pengajian, ceramah, mendo’akan almarhum, dll yang semuanya MEMANG ibadah dan berpahala

  78. Tauhid Rububiyah berkaitan dengan Mencipta, Memberi rizki …disinilah kaum musyrikin mengakuinya …
    sedangkan Surat Al Ikhlas tentang Tahid Asma Wa Sifat, yang menjelaskan tentang Nama dan sifat Allah dan menafikan dari sifat tercela ….

  79. koq jadi hak dan kewajiban?
    kagal nyambung dehhh…hehehehe…
    kalo dia terpisah atau menyendiri hak saja, maka apakah hak diartikan kewajiban?
    blajar bhs indonesia dulu Mas …

  80. bilang nya jangan tauhid rububiyah donk bro… jangan ada embel2 tauhid di depannya donk…. dimana2 tauhid itu mengesakan, berlawanan dengan musyrik yang menyekutukan, bilangnya begini aja… musyrikin itu mengakui rububiyah Allah….

    jadi tatabahasa aja wahabi sedikit ilmunya, masih kalah jauh lah sama Imam Syafi’ie yang jagonya bahasa arab di zamannya….

    tolong ente jujur aja mengakui kesalahan di atas… dan di revisi tuh seluruh buku2 wahabi ……

  81. TIdak bisa 100%.
    makanya “man rabbuka?” disitu karena menyendiri diartikan ” man rabbuka wa ilahaka?”
    karena kenyataannya “ilah” nya atau (sesembahan yang hak) mereka aja sdh salah maka mereka tidak bisa menjawab …

  82. @Ummati,
    yang tidak setuju dengan pembagian tauhid menjadi 3 maka mereka akan berhadapan dengan para Ulama :
    – al Imam Abu Hanifah (w. 150 H),
    – Ibnu Mandah (182 H),
    – Ibnu Jarir (310 H),
    – ath Thohawi (w. 321 H),
    – Ibnu Hibban (354 H),
    – Ibnu Baththoh (387 H),
    – Al Qurthubi (671 H).

    sedangkan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir 1115 H.

    lihat kitab “al-Mukhtashorul Mufid fi bayani Dalail Aqsami Tauhid, Syaikh Prof. Dr. Abdurrozaq bin Abdul Muhsin Al Abbad -Hafizahullah.

  83. yah… yang kayak gini mau ijtihad, istinbat dll ngalahin Imam Mujtahid, memahami komentar Mas Syahid aja ga bisa…..

    Kan udah dibilangin kalo itu dua hal berbeda yang tidak bisa dipisahkan, maksudnya begini nih :

    Misalnya dalam jual beli … kalo pembeli sudah melaksanakan kewajibannya ( memberi uang ) maka dia berhak mendapatkan barang yang dibelinya….
    Kalo penjual tidak memberi barangnya, ada dua hal yang harus dilakukan :
    1. Pembeli mendapatkan haknya
    2. Penjual melaksanakan kewajibannya
    Dua hal diatas adalah dua hal yang hakikatnya sama, kalau poin satu yang terjadi, sama aja melaksanakan poin dua dan sebaliknya….
    Kalo kedua poin tersebut tidak terjadi, maka berarti si penjual itulah adalah penipunya…. omong doang, kayak musyrikin quraisy

    Seorang yang mengaku Allah sebagai Rabbnya akan menjadikan Allah sebagai Ilahnya…
    Misalnya Allah SWT sudah mengatur alam, menciptakan manusia, mengatur rezeki dll sifat rububiyah Allah yang hanya Allah saja yang memiliki ( tauhid rububiyah ), maka seharusnya manusia juga menjadikan Allah sebagai Ilah ( tauhid Ilahiyah )
    Kalo musyrikin Quraisy sangat menyimpang :
    1. mereka meyakini hal lain selain Allah juga memiliki sifat rububiyah sehingga mereka musyrik dalam rububiyah ( ga bisa disebut bertauhid rububiyah )
    2. walaupun mereka mengaku Allah sebagai rabb ( pengatur alam ) selain rabb-2 yang lainnya, tetapi mereka malah menjadikan rabb-2 selain Allah sebagai Ilah, kalo mau konsisten, harusnya mereka menjadikan Allah juga donk sebagai ilah… berarti pengakuan mereka bohong, dusta, karena sebenarnya mereka ga mengenal Allah SWT.

    Kaum muslimin semuanya udah tahu kalo muysrikin itu pembohong dan dusta, ga bisa dibohongin, cuman wahabi doang yang bisa dibohongin sama musyrikin….. kasiaaan dech wahabi,,,,,

  84. mbah redhy abu jamal

    @syekh donpay

    Seorang yg mendalam dalam ilmu tauhid tidak mengobral ucapannya tentang tauhid. Apa syekh sudah mengalami kebahagiaan hakiki?

  85. dan yang nentukan kapan tiga kapan satu, mereka, tanpa dasar yang jelas,,,
    kalo muslim kan udah jelas satu, eh masih dibilang tiga
    kalo musyrik udah jelas tiga ( lebih dari satu ).. eh malah dibilang satu ( bertauhid )
    kalo muslim yang melakukan / memulai dibilang bid’ah
    kalo musyrik yang melakukan / memulai dibilang maslahat …
    dst….

    dan dasar hal2 tsb itu …… gada dasarnya ….

  86. definisi siapa nih….Syeikh Shalih Alu Syeikh ? beliau itu ahli agama atau ahli bahasa ? kayaknya ga ahli dua2nya deh… levelnya masih dibawah para Imam Mujtahid lah… terlebih Imam Syafi’ie, yang memang terkenal ahli bahasa arab….

  87. abah zahra@

    Siiippp Abah Zahra, sangat jelas keterangannya. Syukron, barokallohu fik.

  88. Akhi bahr, mantabbb. Ana izin nyimak, he he he….
    Lanjuttt….

  89. Donpay, donpay… sering amat Nte ngomong kaya gini ya?
    Yang penting itu dalil pembagian TAUHID TIGA itu lho, mana? Mana dalilnya kok dari dulu nggak pernah Nte sebutkan? Kalau gak ada hadits yg shohih, bolehlah Nte sebut atsar Sahabat. Atau kalau nggak ada juga bolehlah Nte sebutkan Qoul Tabi’in. Gitiu aja, jadi jangan muter2 terus nanti malah semakin buruk citra Nte sebagai icon Wahabi yg bodoh tapi baru ngalami puber dalam beragama, oke donpay?

  90. Terimakasih usulannya Mas Jafar….

  91. salim buat bro Juman…^_^
    saudaraku Donpay…
    mengapa anda jarang sekali menjawab pertanyaan saya, bahkan TANTANGAN saya pun anda biarkan begitu saja?
    apakah anda merasa pertanyaan dan TANTANGAN saya tidak bermutu? atau jangan-jangan anda menganggap saya sebagai pendatang baru yang MAJHUL AL-HAL? sehingga anda merasa tidak perlu menjawab itu semua…
    buat para sesepuh lainnya, mungkin para sesepuh akan menganggap saya terlalu bernafsu menanyakan hal yang sama kepada Donpay (maaf sekiranya saya berburuk sangka). Tidaklah saya berbuat demikian melainkan karena saya merasa belum mampu bertanya kepada orang-orang SaWah dalam masalah-masalah lainnya.
    disamping itu karena saya sering membaca kelompok-kelompok SaWah senantiasa berkoar-koar mengenai hadits dan ilmunya, seolah-olah hanya mereka saja yang paham dan mengerti.
    maaf sekiranya newbie ini dianggap lancang oleh para sesepuh.
    BUAT DONPAY: SAYA TUNGGU JAWABANMU WAHAI SAUDARAKU!!!

  92. coba ente sebutkan siapa diantara 7 ulama tersebut yang mengharamkan bahkan sampai menganggap musyrik, tauhidnya ga sempurna, orang-2 yang bertawassul dan bertabarruk ? karena pembagian tauhid tiga menganggap bertawassul dan bertabarruk adalah amalan musyrik…. atau malah justru ulama2 tersebut melakukan amalan tawassul dan tabarruk ?

  93. bahr@

    Akhi Bahr, sudah kami delete, silahkan lanjutkan…. syukron.

  94. bahr@

    Tenang aja Mas Bahr, di sini kelihatannya tidak ada sesepuh kok, semuanya sama. Semuanya menggambarkan Wahabi VS Islam, jadi tidak ada juniornya sami mawon duduk sama tinggi berdiri sama rendah, ehj kebolak-balik ya? Ya begitulah maksudnya kita sama, benar nggak All ASWAJA…???

  95. Maaf Mas-mas semuanya…. Ana ikut nyimak, kajiannya mantab dan sangat ilmiyah.

    Oh ya, Mas Donpay sebaiknya minum obat pusing dulu biar tidak makin keder, he he he….

  96. he he he donpay masih bingung ya…. ? penjelasan abah zahra sudah begitu Gamblang masa masih gak mudeng…? coba tanya sama abu umar abdillah rupanya beliau sudah Faham dan mengakui kekeliruan Tauhidnya semoga donpay bisa mengikuti jejak abu umar abdillah Taubat dari Aqidah yang Bid`ah, dan kembali ke pangkuan Aqidah Ulama Nusantara ASWAJA , amien ya Robbal alamin.

  97. pripun kabare Mbah sehat-sehat mawon toh…?

  98. Abah Zahra, emang idenya itu niru Trinitas, sebab ajaran Tauhid Tiga itu titipan Mr Hempher kepada Syaikh Ibnu Abdul Wahab. lilaht sejarah di balik kelahiran kelahiran ajaran Wahabi, Klik http://www.ummatipress.com/2011/01/31/fakta-wahabi-peran-hempher-dan-campur-tangan-inggris-di-balik-kelahiran-wahabisme/

  99. Akh donpay,akh abu umar@antum masuk ke situs ini bagai masuk ke sarang macan,walau pun hujjah nt shahih,hanya celaan dan kritik pedas yg nt terima,namun bersabarlah saudaraku ,tetaplahdiatas tauhid yg lurus,tauhid rububiyah,uluhiyah,dan asma washifat yg kita pelajari adalah benteng tauhid kita dari serangan orang2 yg berpaham jahmiyah,mu’tazilah,kuburiyyin,pluralis,liberalis,komunis,dan aliran2 sesat lainnya ih,hanya celaan dan kritik pedas yg nt terima,namun bersabarlah saudaraku ,tetaplahdiatas tauhid yg lurus,tauhid rububiyah,uluhiyah,dan asma washifat yg kita pelajari adalah benteng tauhid kita dari serangan orang2 yg berpaham jahmiyah,mu’tazilah,kuburiyyin,pluralis,liberalis,komunis,dan aliran2 sesat lainnya

  100. jadi kesimpulan yang saya dapat dalam diskusi ini ternyata apa yang dipegang wahabi dalam beragama sangat rapuh… sebagaimana kita ketahui, agama ini dapat dikelompokkan dalam tiga bagian, iman, islam, dan ihsan…
    1. dalam bagian iman atau aqidah, wahabi mengandalkan pembagian tauhid menjadi tiga, yang ternyata tidak ada dalilnya sama sekali, kalo definisinya wahabi memang comot ayat sana, comot ayat sini, tetapi kalau disatukan maka pemahaman ayat versi wahabi saling bertentangan satu sama lain
    2. dalam bagian islam atau syariah, mereka ga konsisten, katanya segala yang baru dalam beragama bid’ah, eh ternyata wahabi bikin pengecualian, namanya maslahat mursalah, ditanya dalilnya sampe sekarang belum dijawab
    3. dalam bagian ihsan atau akhlak, nah ini yang parah, mereka menolak tasawuf, jadi deh mereka bermasalah akhlaknya, … tau sendiri kan track record wahabi dalam masalah akhlak. yang ujungnya sombong, sombong ga mau belajar, ga mau menerima kesalahan, ngeyel terus, dst…. maka sebenarnya mereka itu menantang Nabi SAAW secara langsung loh… karena Nabi SAAW dibangkitkan / diutus adalah untuk menjadikan akhlak manusia menjadi lebih mulia

  101. Donpay@

    donpay, ide pengembangan Tauhid Tiga itu dasarnya adalah ajaran Trinitas, sebab ajaran Tauhid Tiga itu titipan Mr Hempher kepada Syaikh Ibnu Abdul Wahab agar dikembangkan di tengah Ummat Islam setelah hampir punah sepeninggalnya Ibnu Taymiyah. Tujuan Mr Hempher kenapa harus dikembangkannya ajaran Tauhid Tiga adalah agar Ummat Islam berantem karena dg ajaran ini Wahabi akan memusyrikkan orang Islam, di sisi lain orang-orang musyrik/kafir akan disebut BARTAUHID RUBUBIYYAH. Akhirnya dalam perjalanan sejarah terbukti sekarang Wahabi memusyrikkan kaum muslimin berdasar ajaran TAUHID TIGA.

    Silahkan baca sejarahnya di balik kelahiran ajaran Wahabi, Klik http://www.ummatipress.com/2011/01/31/fakta-wahabi-peran-hempher-dan-campur-tangan-inggris-di-balik-kelahiran-wahabisme/

  102. sirawing

    hujjah shahih mana yang telah disampaikan….? semuanya kacau balau dan kontradiktif sama dengan kacau balau dan kontradiktifnya pembagian Tauhid tiga versi Wahabi yang jelas jelas Bid`ah Dolalah , kenapa anda tidak ikut Tobat akh sirawing….?

  103. donpay@

    Hei donpay, bangun, bangun!!! Jangan ngigau di tengah siang bolong hoiiii….!!!!

    Coba COPAS aja apa kata para Ulama tsb, oke donpay? Apa pun kata mereka kalau tidak ada dasar Al-Qur’an /Hadits Shahih bisa ditolak, bukankah begitu Donpay?

    Coba baca Para Ulama Al-Azhar Mesir menolak ajaran TAUHID TIGA (TRINITAS), silahkan Klik

  104. abah zahra
    sekedar sharing bah, Mashdar atau rujukan dalam Islam menurut Ahlu Sunnah Wal-jama`ah dikelompokkan dalam dua Hal :
    pertama disebut Rujukan (mashdar) Pokok
    kedua Rujukan Tambahan (ikutan)

    yang pokok ada dua yaitu Qur`an dan Hadist Nabi SAW

    yang Tambahan (ikutan) ada sembilan : 1. Ijma` 2. Qiyas 3. Istihsan 4. mashlahah mursalah 5. saddu Dara`i 6. al-Urf 7. Madzhab Sahabat 8. syareat orang sebelum Nabi Muhammad SAW diutus dengan berbagai Khilaf didalamnya 9. al-Istish-hab.

    sementara Wahabi : hanya menggunakan Ijma` menurut kelompok mereka saja 2. tidak menggunakan Qiyas 3. menolak istihsan 4. Salah memahami dan menempatkan maslahah mursalah.

    wajar saja jika faham wahabi kacau balau dan penuh dengan kontradiksi dan membahayakan Islam secara umum.

  105. makasih Mas Syahid… nambah lagi ilmu saya he.he..
    emang aneh ya…kenapa mereka beragama itu comot sana setengah, comot sini separo, kenapa ga mengambil semuanya ?

  106. syahid syahid,kemana aja nt ,baru nongol lagi,kirain ana nt pengantin baru,baru plng bulan madu.

  107. he he he sirawing bukannya Tobat dari Aqidah Bid`ah malah ngomong ngalor ngidul , sama ana nt perhatian sama aqidah sendiri malah gak peduli meskipun Bid`ah dan salah kaprah , tapi gak apa apa syukron atas atensinya.

  108. Banyak perkara baru/bid’ah yang dilakukan wahabi dia tak sadar kentutnya sendiri dan anehnya dia menuduh orang lain kentut.sekarang dia lagi kebingungan dengan tauhidnya malu untuk mengakuinya, nasi dianggap sudah menjadi bu2r saudaranya ternyata tidak sebodoh yang ia duga lagi2 egonya membuat dia menjadi seperti ini.apakah harus seperti iblis yang terlanjur merasa lebih mulia wahabi oh saudaraku..

  109. Sekarang Para Wahabiyyun mulai ketar-ketir atas semaraknya da’wah ASWAJA di Internet. Ajaran Wahabi ditelanjangi oleh anak-anak ASWAJA di dunia Maya sehingga bid’ah-bid’ah dan syubhat Salafy Wahabi semakin jelas kelihatan. Semoga yg belum parah terinfeksi Virus Wahabi segera sembuh dan bertobat kembali kepada Allah Swt dg cara mengikuti ajaran Ahlussunnah Waljama’ah yg asli.

  110. mamo cemani gombong

    @ syaikh Donpay …….Rabb adalah sesuatu yang menciptakan, mengatur, melindungi, memberi rizqi, menguasai, memelihara, dsb. Sifat-sifat seperti ini disebut juga rububiyyah.

    Sedangkan Ilah adalah sesuatu yang disembah, diseru dalam doa, ditaati, dipatuhi, dsb. Sifat-sifat seperti ini disebut uluhiyyah.

    Rububiyyah dan uluhiyyah tak dapat dipisahkan. Ketika sesuatu itu disembah, dijadikan ilah, dilekatkan padanya sifat uluhiyyah, maka pada saat yang sama, sesuatu itu dilekatkan pula sifat rububiyyah. he…he…kalau ngeyel denda seratus ribu ….salam

  111. mamo cemani gombong

    kaum muda lemah aqal sekarang banyak juga …….kasian mereka mengenal Alloh aja belum udah banyak omong ………….apa yaqin di hati mereka meyakini ” HIDUP DAN MATINYA ” di tangan Alloh swt spt dalam surat iftitah ….????? salam

  112. @Sirawing,
    Maksud nt to Ahmadsyahid “pengantin baru” beneran pa pengantin barunya ala Wahabi? G bakalan dah Aswaja jadi pengantin baru gaya Wahabi, amit2.
    @ Ahmadsyahid,
    Tolong jelasin dong rujukan terapan yg 9 tuh, terutama dari no 3 s/d 9, syukron.

  113. Abu Umar Abdillah

    Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du, Tidak diragukan lagi bahwa isra’ mi’raj termasuk tanda-tanda kebesaran Allah yang menunjukkan kebenaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan keagungan kedudukan beliau di sisiNya, juga menujukkan kekua-saan Allah yang Mahaagung dan ketinggianNya di atas semua makhlukNya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

    “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Al-Isra': 1).

    Telah diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam secara mutawatir, bahwa beliau naik ke langit, lalu dibukakan baginya pintu-pintu langit sehingga mencapai langit yang ketujuh, kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala berbicara kepadanya dan mewajibkan shalat yang lima waktu kepadanya. Pertama-tama Allah Subhanahu Wa Ta’ala mewajibkannya lima puluh kali shalat, namun Nabi kita a tidak langsung turun ke bumi, tapi beliau kembali kepadaNya dan minta diringankan, sampai akhir-nya hanya lima kali saja tapi pahalanya sama dengan lima puluh kali, karena suatu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Puji dan syukur bagi Allah atas semua ni’matNya.

    Tentang kepastian terjadinya malam isra’ mi’raj ini tidak disebutkan dalam hadits-hadits shahih, tidak ada yang menyebutkan bahwa itu pada bulan Rajab dan tidak pula pada bulan lainnya. Semua yang memastikannya tidak benar berasal dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Demikian menurut para ahli ilmu. Allah mempunyai hikmah tertentu dengan menjadikan manusia lupa akan kepastian tanggal kejadiannya. Kendatipun kepastiannya diketahui, kaum muslimin tidak boleh mengkhususkannya dengan suatu ibadah dan tidak boleh merayakannya, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya Radhiyallahu ‘anhum tidak pernah merayakannya dan tidak pernah mengkhususkannya. Jika perayaannya disyari’atkan, tentu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menerangkannya kepada umat ini, baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan. Dan jika itu disyari’atkan, tentu sudah diketahui dan dikenal serta dinukilkan dari para sahabat beliau kepada kita, karena mereka senantiasa menyampaikan segala sesuatu dari Nabi mereka yang dibutuhkan umat ini, dan mereka tidak pernah berlebih-lebihan dalam menjalankan agama ini, bahkan merekalah orang-orang yang lebih dahulu melaksanakan setiap kebaikan. Jika perayaan malam tersebut disyari’atkan, tentulah merekalah manusia pertama yang melaksanakannya.

    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia yang paling loyal terhadap sesama manusia, beliau telah menyampaikan risalah dengan sangat jelas dan telah menunaikan amanat dengan sempurna. Seandainya memuliakan malam tersebut dan merayakannya termasuk agama Allah, tentulah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melengahkannya tidak menyembunyikannya. Namun karena kenyataannya tidak demikian, maka diketahui bahwa merayakannya dan memuliakannya sama sekali tidak termasuk ajaran Islam, dan tanpa itu Allah telah menyatakan bahwa Dia telah menyempurnakan untuk umat ini agamanya dan telah menyempurnakan nikmatNya serta mengingkari orang yang mensyari’atkan sesuatu dalam agama ini yang tidak diizin-kanNya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berfirman, “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu.” (Al-Ma’idah: 3). Kemudian dalam ayat lain disebutkan, “Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyari’atkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu akan memperoleh adzab yang amat pedih.” (Asy-Syura:21).

    Telah diriwayatkan pula dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits-hadits shahih peringatan terhadap bid’ah dan menjelaskan bahwa bid’ah-bid’ah itu sesat. Hal ini sebagai peringatan bagi umatnya tentang bahayanya yang besar dan agar mereka menjauhkan diri dari melaku-kannya, di antaranya adalah yang disebutkan dalam Ash-Shahihain, dari Aisyah i, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bahwa beliau bersabda,

    ???? ???????? ???? ????????? ????? ??? ?????? ?????? ?????? ?????
    “Barangsiapa membuat sesuatu yang baru dalam urusan kami (dalam Islam) yang tidak terdapat (tuntunan) padanya, maka ia tertolak.”[1] Dalam riwayat Muslim disebutkan,

    ???? ?????? ??????? ?????? ???????? ????????? ?????? ?????
    “Barangsiapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan maka ia tertolak.”[2] Dalam kitab Shahih Muslim disebutkan, dari Jabir -rodhiallaahu’anhu-, ia mengatakan, bahwa dalam salah satu khutbah Jum’at Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

    ?????? ?????? ??????? ?????? ??????????? ??????? ????? ???????? ???????? ????? ????????? a ??????? ??????????? ?????????????? ??????? ???????? ?????????
    “Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah,sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam , seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan dan setiap hal baru adalah sesat.[3]
    An-Nasa’i menambahkan pada riwayat ini dengan ungkapan,

    ??????? ????????? ??? ????????
    “Dan setiap yang sesat itu (tempatnya) di neraka.”[4]
    Dalam As-Sunan disebutkan, dari Irbadh bin Sariyah -rodhiallaahu’anhu-, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengimami kami shalat Shubuh, kemudian beliau berbalik menghadap kami, lalu beliau menasehati kami dengan nasehat yang sangat mendalam sehingga membuat air mata menetes dan hati bergetar. Kami mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, tampaknya ini seperti nasehat perpisahan, maka berwasiatlah kepada kami. Beliau pun bersabda,

    ???????????? ????????? ????? ??????????? ???????????? ?????? ????? ??????? ??????????? ????????? ???? ?????? ???????? ????? ??????? ??????????? ????????? ???????????? ??????????? ????????? ???????????? ?????????????? ???????????????? ?????????? ????????? ?????????????? ???????????? ????????????? ??????????? ??????? ????? ?????????? ???????? ??????? ???????? ?????????
    ‘Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, taat dan patuh, walaupun yang memimpin adalah seorang budak hitam. Sesungguhnya siapa di antara kalian yang masih hidup setelah aku tiada, akan melihat banyak perselisihan, maka hendaklah kalian memegang teguh sunnahku dan sunnah Khulafa’ur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah itu dengan geraham, dan hendaklah kalian menjauhi perkara-perakara yang baru, karena setiap perkara baru itu adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat’.”[5]

    Telah disebutkan pula riwayat dari para sahabat beliau dan para salaf shalih setelah mereka, tentang peringatan terhadap bid’ah. Semua ini karena bid’ah itu merupakan penambahan dalam agama dan syari’at yang tidak diizinkan Allah serta merupakan tasyabbuh dengan musuh-musuh Allah dari kalangan Yahudi dan Nashrani dalam penambahan ritual mereka dan bid’ah mereka yang tidak diizinkan Allah, dan karena melaksanakannya merupakan pengurangan terhadap agama Islam serta tuduhan akan ketidaksempurnaannya. Tentunya dalam hal ini terkandung kerusakan yang besar, kemungkaran yang keji dan bantahan terhadap firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala , “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu.” (Al-Ma’idah: 3). Serta penentangan yang nyata terha-dap hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memperingatkan perbuatan bid’ah dan peringatan untuk menjauhinya.

    Mudah-mudahan dalil-dalil yang kami kemukakan tadi sudah cukup dan memuaskan bagi setiap pencari kebenaran untuk mengingkari bid’ah ini, yakni bid’ah perayaan malam isra’ mi’raj, dan mewaspadainya, bahwa perayaan ini sama sekali tidak termasuk ajaran agama Islam. Kemudian dari itu, karena Allah telah mewajibkan untuk loyal terhadap kaum muslimin, menerangkan apa-apa yang disyari’atkan Allah kepada mereka dalam agama ini serta larangan menyembunyikan ilmu, maka saya merasa perlu untuk memperingatkan saudara-saudara saya kaum muslimin terhadap bid’ah ini yang sudah menyebar ke berbagai pelosok, sampai-sampai dikira oleh sebagian orang bahwa perayaan ini termasuk agama. Hanya Allah-lah tempat meminta, semoga Allah memperbaiki kondisi semua kaum muslimin dan menganugerahi mereka pemahaman dalam masalah agama. Dan semoga Allah menunjuki kita dan mereka semua untuk senantiasa berpegang teguh dengan kebenaran dan konsisten padanya serta meninggalkan segala sesuatu yang menyelisihinya. Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas itu. Shalawat, salam dan berkah semoga dilimpahkan kepada hamba dan utusanNya, Nabi kita, Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

  114. Abu Umar Abdillah@

    Oke, sudah saya baca COPAS antum, dan yg paling penting di situ antum mengatakan; “Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah,sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam , seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan dan setiap hal baru adalah sesat”.

    Pertanyaan saya masih simple, dan belum ada yg dijawab dg benar oleh kaum Wahabi Indonesia. Mungkin antum mampu menjawab dg benar. Pertanyaan saya “TUNTUNAN SIAPAKAH PEMBAGIAN TAUHID TIGA (TRINITAS)? Mohon disertakan dalilnya yg jelas dan shahih, sebab masalah TAUHID adalah HAL POKOK dalam Islam. Apa arti ibadah kalian jika Aqidah antum aqidah TRINITAS?

  115. Abu Umar Abdillah

    Pembagian Tauhid Jadi Tiga yaitu Tauhid Uluhiyyah, Tauhid Rububiyyah, Tauhid Asma Wa Sifat.
    Bukankah pembagian itu tidak mengurangi atau menambahkan hakekat tauhid itu sendiri? pembagian tersebut untuk memahami tentang tauhid, tidak ada yang ditambah maupun dikurangi dalilnya, dan juga bukan untuk membuat tauhid baru.
    Seperti halnya dalam mempelajari Islam secara kaffah, Dalam mempelajari ilmu islam kita mengenal tentang bab fiqih, bab akhlak, dll.. Apakah zaman Rosullulloh SAW, membaginya seperti itu? Apakah itu disebut bid’ah? Apakah itu juga merusak pemahaman umat?
    Pada Kitab Hadist, misalkan Shahih Bukhory, terbagi menjadi beberapa bab. Apakah itu di sebut bid’ah? Apakah itu juga merusak pemahaman umat?

  116. @Donpay,
    Nt belajar tata bahasa arab dimana?
    Tuh nt nulis “man robbuka wa ilahAka”
    Seharusnya kan man robbuka wa ilahUKa,
    Padahal kan nt belagu seolah- olah muhaddits.

  117. Abu Umar Abdillah@

    Buktinya pemahaman kalian jadi rusak kan? Kalian anggap orang-orang musyrik sebagai bertauhid rububiyyah, jelas-jelas udah musyrik kok bertauhid? Padahal musyrik itu adalah lawan dari Tauhid. Bagaimana antum masih merasa tidak rusak dalam pemahaman agama ini?

  118. Abu Umar Abdillah

    Apakah inti ajaran tauhid hanya:
    Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat.?

  119. Kalau ya, emagnya kenapa? adakah yang salah menurut mas@Abu?

  120. Itulah yg disebut ilmu untuk mengenal Allah Swt, dg demikian kita akan mentauhidkan-NYA dan tidak membagi-baginya lagi.

    Koreksi ya, itu bukan 50 sifat tetapi 50 aqidah, di mana 50 aqidah ini dimasukkan ke dalam 2 kelompok besar, yaitu:

    1. Aqidah Ilahiyyah (????? ?????) dan

    2. Aqidah Nubuwwiyah (????? ?????)

    lebih jelasnya lihat artikel ringkasan isi-isi kitab AQIDATUL AWAM di atas. Kalau ingin paham benar-benar silahkan berguru kepada guru yang mengerti soal ini. Nah, dengan tahu ilmu ini antum akan benar dalam mentauhid-kan Allah dan mendudukkan Nabi’Rasul-NYA dalam posisi yg benar. Sehingga tidak mungkin Nabi Saw dijadikan Tuhan sebagaimana selama ini Wahabi menuduh kaum Muslimin menyembah Nabi Saw gara-gara menghormati/mengagungkan Nabi Saw. Antara Allah Swt dan Nabi saw punya posisinya sendiri-sendiri, tidak akan Ummat Islam menukar posisi keduanya.

    Adapun tuduhan Wahabi yg menganggap kaum Muslimin menyembah Nabi Saw, itu akibat khayalan orang-orang jahil yg sok berilmu, paham Mas Abu Abdullah?

  121. Mamba'ul Ilmi Zulfitri

    @Abu Umar Abdillah
    Memang demikian inti ajaran Tauhid, memang yg anda pelajari apa?

    Apakah ajaran Tauhid itu mengatakan umat Musyrik berTauhid?
    Apakah ajaran Tauhid itu mengkafirkan umat Islam yg jelas berTauhid?
    Apakah ajaran Tauhid itu mereka-reka Dzat Allah, dengan mengatakan Allah punya tangan-kaki-wajah dan sifat-sifat lain layaknya manusia??

    Kalau memang demikian, maka apakah ini berasal dari Rasulullah SAW?
    Sejak kapan Rasulullah mengajarkan demikian?
    Bukankah Tauhid trinitas yg sesat itu hanyalah Tauhid buatan ajaran Dul Wahhab?

  122. wahabi ga punya istilah bid”ah hasanah dan terjebak pahamnya yang anti bid’ah segala bid’ah akhirnya bid’ahnya dianggap bukan bid’ah/maksain.ibarat orang yang anti khianat meskipun mengkhianati jalan setan kejalan baik yang namanya khianat ya khianat haram hukumnya semua orang tau tapi ada yang dia ga tau.kayanya dia malu mau ngomong bid,ah hasanah walaupun hasanahnya dipertanyakan.mungkin butuh waktu untuk mengakui,pelan-pelan aja kita paham ko’

  123. Abu Umar Abdillah

    iblis itu lebih paham tauhid yang ummati maksud kalao seperti itu…
    Iblis pernah bertemu dengan Allah SWT, dan paham betul tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat. Iblis berdoa langsung sama Allah SWT, ga pake tawasul (ente minta ke orang mati/kuburan), Iblis berdoa tidak kekuburan tuh. Lebih bodoh siapa coba.

    Dalam Qur’an Surah Shaad 79-80 (79. Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.” 80. Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh)

  124. Abu Umar Abdillah

    Dalam Qur’an Surah Shaad 79-80 (79. Iblis berkata: “Ya Rabbku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.” 80. Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh)

  125. Abu Umar Abdillah

    Definisi Aqidah Menurut Bahasa
    Kata “aqidah” diambil dari kata al-‘aqdu, yakni ikatan dan tarikan yang kuat. Ia juga berarti pemantapan, penetapan, kait-mengait, tempel-menempel, dan penguatan.Perjanjian dan penegasan sumpah juga disebut ‘aqdu. Jual-beli pun disebut ‘aqdu, karena ada keterikatan antara penjual dan pembeli dengan ‘aqdu (transaksi) yang mengikat. Termasuk juga sebutan ‘aqdu untuk kedua ujung baju, karena keduanya saling terikat. Juga termasuk sebutan ‘aqdu untuk ikatan kain sarung, karena diikat dengan mantap.
    Definisi Aqidah Menurut Istilah Umum
    Istilah “aqidah” di dalam istilah umum dipakai untuk menyebut keputusan pikiran yang mantap, benar maupun salah.Jika keputusan pikiran yang mantap itu benar, maka itulah yang disebut aqidah yang benar, seperti keyakinan umat Islam tentang ke-Esa-an Allah. Dan jika salah, maka itulah yang disebut aqidah yang batil, seperti keyakinan umat Nashrani bahwa Allah adalah salah satu dari tiga oknum tuhan (trinitas).Istilah “aqidah” juga digunakan untuk menyebut kepercayaan yang mantap dan keputusan tegas yang tidak bisa dihinggapi kebimbangan. Yaitu apa-apa yang dipercayai oleh seseorang, diikat kuat oleh sanubarinya, dan dijadikannya sebagai madzhab atau agama yang dianutnya, tanpa melihat benar atau tidaknya.
    Aqidah Islam.
    Yaitu, kepercayaan yang mantap kepada Allah, para Malaikat-Nya, kitab-kitab suci-Nya, para Rasul-Nya, hari Akhir, qadar yang baik dan yang buruk, serta seluruh muatan Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah berupa pokok-pokok agama, perintah-perintah dan berita-beritanya, serta apa saja yang disepakati oleh generasi Salafush Shalih (ijma’), dan kepasrahan total kepada Allah Ta’ala dalam hal keputusan hukum, perintah, takdir, maupun syara’, serta ketundukan kepada Rasulullah r dengan cara mematuhinya, menerima keputusan hukumnya dan mengikutinya.
    Topik-Topik Ilmu Aqidah.
    Dengan pengertian menurut Ahli Sunnah wal Jama’ah di atas, maka “aqidah” adalah sebutan bagi sebuah disiplin ilmu yang dipelajari dan meliputi aspek-aspek tauhid, iman, Islam, perkara-perkara ghaib, nubuwwat (kenabian), takdir, berita (kisah-kisah), pokok-pokok hukum yang qath’iy (pasti), dan masalah-masalah aqidah yang disepakati oleh generasi Salafush Shalih, wala’ (loyalitas) dan bara’ (berlepas diri), serta hal-hal yang wajib dilakukan terhadap para sahabat dan ummul mukminin (istri-istri Rasulullah r).Dan termasuk di dalamnya adalah penolakan terhadap orang-orang kafir, para Ahli bid’ah, orang-orang yang suka mengikuti hawa nafsu, dan seluruh agama, golongan, ataupun madzhab yang merusak, aliran yang sesat, serta sikap terhadap mereka, dan pokok-pokok bahasan aqidah lainnya.
    Nama-Nama Ilmu Aqidah
    Pertama: Nama-Nama Ilmu Aqidah Menurut Ahli Sunnah wal Jama’ah
    Ilmu aqidah menurut Ahli Sunnah wal Jama’ah memiliki beberapa nama dan sebutan yang menunjukkan pengertian yang sama. Antara lain:
    Aqidah, I’tiqad, dan Aqo’id.
    Maka disebut Aqidah Salaf, Aqidah Ahli Sunnah wal Jama’ah, dan Aqidah Ahli Hadis.
    Kitab-kitab yang menyebutkan nama ini adalah :
    1) Syarh Ushul I’tiqad Ahli Sunnah wal Jama’ah karya Al-Lalika’iy (wafat:418 H)
    2) Aqidah As-Salaf Ashab Al-Hadits karya Ash-Shobuni (wafat:449 H)
    3) Al-I’tiqad karya Al-Baihaqi (wafat:458 H).

  126. Abu Umar Abdillah

    Berlanjut ummati, afwan

  127. Abu Umar Abdillah

    Tauhid.
    Kata “tauhid” adalah bentuk mashdar dari kata wahhada – yuwahhidu – tauhiid. Artinya: menjadikan sesuatu menjadi satu. Jadi “tauhid” menurut bahasa adalah memutuskan bahwa sesuatu itu satu. Menurut istilah, “tauhid” berarti meng-Esa-kan Allah dan menunggalkan-Nya sebagai satu-satunya Dzat pemilik rububiyah, uluhiyah, asma’, dan sifat.Ilmu Aqidah disebut Tauhid karena tauhid adalah pembahasan utamanya, sebagai bentuk generalisasi.
    Kitab-kitab aqidah yang menyebut nama ini adalah kitab :
    1) At-Tauhid min Shahih Al-Bukhari yang terdapat di dalam Al-Jami’ Ash-Shahih karya Imam Bukhari (wafat: 256 H)
    2) I’tiqad At-Tauhid karya Abu Abdillah Muhammad Khafif (wafat: 371 H)
    3) At-Tauhid wa Ma’rifat Asma’ Allah wa Shifatihi ‘Ala Al-Ittifaq wa At-Tafarrud karya Ibnu Mandah (wafat: 395 H)
    4) At-Tauhid karya Imam Muhammad bin Abdul Wahhab (wafat: 1206 H).
    5) At-Tauhid karya Ibnu Khuzaimah.

  128. mbah redhy abu jamal

    Alhmdulillah mas

  129. mbah redhy abu jamal

    Mas, kalau dah terdesak kok komen dari wahabi menjadi ngawur ya….kata2 asyariyun,liberalis, jil, kuburiyun dll menjadi senjata pamungkas. Tampak kegenitannya nih he he he

  130. mbah redhy abu jamal

    All wahabiyun……

    Ayo beda ndak antara pemahaman tentang tauhid dengan hakikat tauhid itu sendiri. Karena muter2nya diskusi ini bisa diselesaikan jika kalian bisa menerangkan pertanyaan ane ini.
    Selama yang ane ketahui dan pahami, seseorang yg benar2 alim dan arif itu ucapannya baik lisannya langsung atau tulisannya (kitab karyanya) menyejukkan dan mencerahkan hati umat sehingga kesadaran mengenal Tuhan tumbuh

  131. mbah redhy abu jamal

    Spesial syekh donpay……

    Sudah hampir sepuluh pertanyaan ane diforum ummati ini tidak ente jawab sama sekali.

  132. mamo cemani gombong

    DODOL …….MBAH ……….SYEKH DONPAY MASIH GOGLING….

  133. Abu Umar Abdillah@

    Nte PENGIDOLA IBLIS yg gak mau tawassul rupanya, silahkan contoh itu Iblis, he he he….

    Kami ASWAJA mencontoh Rasul Saw yg mengajarkan Tawassul kepada Ummat Islam.

  134. Abu Umar Abdillah@

    Begitulah Fitnah Wahabi seperti kalian ini, menuduh orang bertawassul dg meminta kepada orang mati. Anda pikir Allah Swt akan ridla kepada kalian atas tuduhan full fitnah ini? Imam Syafi’i bertawassul dg Abu Hanifah setelah wafatnya setiap hari, kenapa Nte tidak sebut musyrik juga kepada Imam Syafi’i? Atau menurut Nte Imam Syafi’i musyrik juga, jawab yg tegas wWahai orang Wahabi yg tolol dan DUNGU!!!

  135. Abu Umar Abdillah

    Maaf, ente jangan berbohong atas nama Imam Syafi’i, nanti berbalik lho bohongnya.
    Adalah tidak mungkin, Imam syafi’i yang memiliki aqidah yang lurus bertawasul kepada orang yang telah meninggal.
    Kapan ketemu Imam Syafi’i dengan Abu Hanifah?

  136. Coba cross chek dengan kutipan dari salah satu akhi ASWAJA berikut:

  137. Abu Umar Abdillah@

    Biasalah kaum Sawah, kalau yg berkata bukan Wahabi dianggap bohong walaupun fakta. Semua orang yg wara kan tahu sifat dan sikap Wahabi yg dungu itu, afwan…

    Kisah Tawassul/tabarruk ini ada kitab Tarikh Baghdad, karya al Imam al Hafizh Abu Bakr Ahmad bin Ali; yang lebih dikenal dengan al Khathib al Baghdadi (w 463 H), ulama ini juga kebanggaan para Wahabiyyun kalau Nte tahu, oke.

    Khatib Albaghdadi menulis dalam kitab tsb: Aku mendengar Imam asy Syafi’i berkata: Sesungguhnya saya benar-benar melakukan tabarruk (mencari berkah) kepada Imam Abu Hanifah, aku mendatangi makamnya setiap hari untuk ziarah, jika ada suatu masalah yang menimpaku maka aku shalat dua raka’at dan aku mendatangi makam Imam Abu Hanifah, aku meminta kepada Allah agar terselesaikan urusanku di samping makam beliau, hingga tidak jauh setelah itu maka keinginanku telah dikabulkan”.

  138. Shollu ‘ala nabi muhammad

  139. ============================

    Maaf koment ini didelete!!!
    Koment berupa COPAS artikel yang terlalu panjang kami kategorikan sebagai SPAM!!!
    Silahkan kirim lagi dg cara diringkas dari apa yang menjadi pokok pembahasan artikel tsb. Caranya baca dulu koment tsb, lalu tulis menurut pemahaman antum dari hasil membaca artikel tsb. Silahkan mencoba lagi

    Diharap untuk selanjutnya tidak kirim koment COPAS lagi yg terlalu panjang, harap maklum. Terima kasih atas perhatiannya.

    Demikianlah NOTES PERINGATAN UMMATI PRESS bagi yang hobby kirim koment COPAS ARTIKEL yang terlalu panjang.

    ADMIN UMMATI PRESS

  140. mbah redhy abu jamal

    Kang Mamo

    Sampek mendelik melototi mbah gogle yo ga bakal ketemu jawabannya he he he.

  141. ============================

    Maaf koment ini didelete!!!
    Koment berupa COPAS artikel yang terlalu panjang kami kategorikan sebagai SPAM!!!
    Silahkan kirim lagi dg cara diringkas dari apa yang menjadi pokok pembahasan artikel tsb. Caranya baca dulu koment tsb, lalu tulis menurut pemahaman antum dari hasil membaca artikel tsb. Silahkan mencoba lagi

    Diharap untuk selanjutnya tidak kirim koment COPAS lagi yg terlalu panjang, harap maklum. Terima kasih atas perhatiannya.

    Demikianlah NOTES PERINGATAN UMMATI PRESS bagi yang hobby kirim koment COPAS ARTIKEL yang terlalu panjang.

    ADMIN UMMATI PRESS

  142. Abu Umar Abdillah

    Mengenai sanad riwayat tersebut Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albaany menyatakan: Ini adalah riwayat yang lemah bahkan batil. Karena sesungguhnya perawi yang bernama Umar bin Ishaq bin Ibrahim tidaklah dikenal. Tidak ada penyebutan tentangnya sedikitpun dalam kitab-kitab tentang perawi. Bisa jadi yang dimaksud adalah Amr (dengan fathah pada ain) bin Ishaq bin Ibrohim bin Humaid bin as-Sakn Abu Muhammad at-Tuunisi. Al-Khotib (al-Baghdady) menyebutkan biografinya dan menyatakan bahwa ia adalah Bukhary (berasal dari Bukhara) datang ke Baghdad dalam rangka menunaikan haji pada tahun 341H. Tetapi (al-Khotib) tidaklah menyebutkan jarh(celaan), tidak pula tadiil (pujian) sehingga dalam kondisi ini ia adalah majhuulul haal (keadaanya tidak dikenal). (Tetapi) kemungkinan (bahwa ia adalah Amr) jauh, karena tahun kematian syaikhnya : Ali bin Maymun pada tahun 247 H menurut kebanyakan pendapat. Sehingga jarak kematian antara keduanya adalah sekitar 100 tahun, sehingga jauhlah kemungkinan bahwa keduanya pernah bertemu ( Lihat Silsilah al-Ahaadits Adh-Dhaifah juz 1 halaman 99).

  143. Abu Umar Abdillah

    Imam Syafi’i dilahirkan di daerah Gaza (Syam) dan tumbuh besar di tanah suci Mekkah (sebagaimana dijelaskan Adz-Dzahaby dan al-Imam AnNawawi dalam Tahdzib Asma Wal Lughot (1/49)). Beliau mempelajari fiqh awalnya di Mekkah dari Muslim bin Kholid Az-Zanji dan Imam-imam Mekkah yang lain seperti Sufyan bin Uyainah dan Fudhail bin Iyaadl. Kemudian beliau pindah ke Madinah menuntut ilmu pada Imam Maalik.

    Selanjutnya beliau pindah ke Yaman untuk berguru pada Muthorrif bin Maazin, Hisyam bin Yusuf al-Qodhy, dan beberapa ulama lain. Dari Yaman beliau menuju Iraq (Baghdad) untuk bermulaazamah (fokus menuntut ilmu) pada ahli fiqh Iraq yaitu Muhammad bin al-Hasan. Beliau mengambil ilmu juga pada Ismail bin Ulyah, Abdul Wahhab ats-Tsaqofy, dan beberapa Ulama yang lain. Setelah beberapa lama di Iraq, beliau kemudian pindah ke Mesir, dan di Mesir inilah pendapat-pendapat baru (qoul qodiim) Imam Asy-Syafii sering dijadikan rujukan (Lihat Siyaar Alaamin Nubalaa pada bagian yang mengisahkan biografi Imam Asy-Syafii).

  144. Abu Umar Abdillah

    Admin ummati, ane komen kok ga ada yang keluar ya.. Afwan sebelumnya.

  145. Abu Umar Abdillah

    ente kaya bertanya siapakah namamu? trus djawab Apalah arti sebuah nama. Ente ini seperti orang filsafat. Kenapa ente ga tanya sekalian Kenapa ente dilahirkan di dijalan depan ibumu bukan jalan belakang?

  146. ciri khas orang Sa-Wah : gampang men-judge orang laen…..dan merasa paling benerrrr…
    Justru komeng2 spt ini yg menjatuhkan MANHAJ SALAFI WAHABI yang antum bangga-banggain…..Istighfar bang……..

  147. He…he…he…sama kallleeeee….bukan ente aje yg komengnye sering ketelen, yg laen juga sering ngalamin begonoan……

    kesian bang Abu Umar, copasannye ilang. Udeh bang…tinggal copas lagi aje, ape susehnye sih….

  148. Lalu Cerita Nte ini aoa kaitannya dg kisah tawassul/tabarruk Imam Syafi’i dg Arwah Abu Hanifah yg ditulis oleh AlBaghdadi? Nte pikir AlBaghdadi pembohong gitu Ya?

  149. Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albaany itu siapa ya? Apakah dia itu seorang Muhaddits? Seandainya dia seorang Muhaddits berapa hapalan haditsnya? Seandainya dia seorang Muhaddits siapa saja guru2nya dalam bidang hadits? Seandainya dia benar Muhaddits siapa saja Ulama2 yg bukan Wahabi yg mengakuinya sebagai Muhaddits?

    Silahkan kenali Albani klik

  150. Apakah dalam cerita di atas dikatakan Imam Syafi’i ketemu Abu Hanifah? Baca dulu yg benar, di situ tidak dikatakan Imam Syafi’i bertemu Abu Hanifah. Gemana Nte ini, gak paham kalimat kok koment ngalor ngidul? Di situ Imam syafi’i ziarah ke makam Abu Hanifah jadi Abu Hanifah sudah wafat. Karena sudah wafat maka hanya bisa bertemu dg makamnya, Nte dodol amat ya? He he he… afwan.

  151. Koment banyak COPAS gak muncul aja protess, koment saya gak ada yg COPASAN pun banyak gak muncul saya diam aja? Ikuti tuh sarannya Bang Nur, gitu aja repot?

    Lagian Nte kan sudah tahu blog ini gak dimoderasi? Nte kirim koment langsung muncul, tapi kalau ada satu atau dua koment gak muncul itu namanya kecelakaan. Masalah begini aja Nte gak bisa mikir sendiri lalu Nte pakai apa pikiran/akal Nte? Pikiran Nte Pensiun ya?

  152. Abu Umar Abdillah

    imam syafi’i tidak mungkin bertawasul sama kuburanatau orang meninggal. Kalao ada yang mengatakan imam syafi’i bertawasul sama kuburan atau orang meninggal adalah dusta. Tidak ada dalil yang membolehkan bertawasul pada kuburan atau orang meninggal.

  153. Abu umar@shahih,namun rasa2 nya diskusi dng mereka tdk ada faedahnya.karena ketika mereka sdh tdk bisa lagi berhujjah dng dalil dan riwayat yg shahih,yg keluar adalah riwayat2 yg dhaif bahkan dusta,oleh karenanya menurut ana tinggalin saja,dan doakan supaya mendapat hidayah.

  154. @ Admin
    Mohon izin mengetikkan artikel, “ MENGISLAMKAN “ ARAB SAUDI, di kolom komentar.
    tulisan ini ditulis oleh : Muhammadun A.S. pada harian Lampung Pos tanggal 1 Juli 2011.

    “ MENGISLAMKAN “ ARAB SAUDI
    Bagi umat Islam Indonesia, Arab Saudi merupakan sombol dalam keberagamaan. Kala salat, umat Islam menghadap ke Kakbah, Mekah. Setiap tahun umat Islam Indonesia berduyun-duyun menjalani ritual ibadah haji. Nabi Muhammad dimakamkan di Madinah. Masih banyak tempat suci dikeramatkan umat Islam Indonesia. Dari sinilah, kesadaran bangsa Indonesia ihwal Arab Saudi tercetak dalam kesadaran teologis sehingga melihat Arab Saudi serbasuci, bersih dan menyejukkan.

    Kesadaran teologis sangat paradoks dengan kondisi terkini. Setidaknya bisa dilihat dari fakta kasus tenaga kerja wanita(TKW) asal Indonesia selalu bernasip tragis kala bekerja di Arab Saudi. Bukan kemuliaan dan keagungan yg didapatkan dari Tanah Suci, tetapi kekerasan, pemerkosaan bahkan kematian. Nasib Ruyati tragis melengkapi beragam kasus yg terjadi sebelumnya. Dari kasusini, kesadaran teologis kita ihwal Arab Saudi bisa terjungkal: ternyata Arab Saudi sama sekali tak ada hubungan dengan watak suci yg melekat selama ini.

    Jalan kebajikan yg kita lihat dari Tanah Suci kini harus kita letakkan secara poporsional. Dalam arti, secara politik Arab Saudi bukanlah negara suci yg setipa gerak warga negara sesuai dgn ajaran kebajikan para Nabi. Bahkan jalan politik yg ditempuh Arab Saudi masa kini lebih dekat jalan politik yg didekte Amerika Serikat. Terbukti berbagai kebijakan politik AS yg terkait di Timur Tengah selalu mendapatkan sekutu Arab Saudi. Secara politik Arab Saudi sangat jauh dari harapan peta politik negeri Arab lainnya.

    Dalam konteks hubungannya dgn Indonesia, masyarakat Arab Saudi ternyata masih tertinggal jauh nalar peradabannya. Mereka ibarat kaum berbarian dan kaum pagan begitu angkuh serta menganggap para pembantu laiknya budak yg bisa digunakan dan dipekerjakan sesuka hatinya. Jalan pikir demikian merupakan warisan kaum pagan barbarian yg dulu begitu bangga dgn ketidakmampuannya dlm membaca. Kini kaum neopagan itu lahir dari perilaku majikan yg menyiksa para TKW yg sedang bekerja.

    Warisan paganistik barbarian begitu mengakar dlm tradisi bermasyarakat Arab sehingga masih banyak melihat TKW sebagai budak. Ini terlebih masih bercokolnya ajaran agama yg kala itu masih melgitimasi adanya budak(raqobah). Budak saat itu memang belum sepenuhnya dihapuskan, tetapi usaha para guru bijak yg dipimpin Nabi Muhammad sudah memberikan naluri pencerahan agar tak ada budak dlm tradisi Arab. Perbudakan harus dihapuskan karena tdk sesuai dgn perikemanusiaan dan perikemanusiaan Manusia mempunyai hak dan martabat yg otonom, tdk bisa diatur semena-mena oleh manusia lain.

    Kini saatnya Arab Saudi diislamkan lagi Bukan berarti Arab Saudi sudah lagi memeluk agama Islam. Tetapi prakti jalan hidup yg dilakukan Arab Saudi saat ini merupakan wujud kehidupan kaum pagan barbarian kala Nabi Muhammad belum melakukan revolusi di Arab Saudi. Taat nilai kehidupan yg ditancapkan Nabi Muhammad sudah tdk lagi menancap kuat dlm kesadaran hidup masyarakat Arab. Pola berpikir masyarakat Arab begitu konservatif, bahkan praktek hukum yg dijalankan sekarang masih miskin pembaruan. Terlebih penguasa Arab sekarang yg dikenal pragmatis dan begitu dekat dgn politik AS.

    Mengislamkan Arab Saudi bukanlah mengganti pemerintahan dan agama yg telah dipeluk. Tetapi saatnya dunia internasional, khususnya masyarakat muslim dunia, untuk mengkritik dam memberikan masukan kontributf bagi bangsa Arab agar bisa berpikir secara modern dan penuh kearifan. Saatnya masyarakat Islam dunia menggelorakan semangat pembaruan agar nalar pencerahan bisa bertiup dlm samudera kehidupan warga Arab Saudi. Alinasi masyarakay Islam dunia mempunyai basis gerak yg cukup signifikan, terlebih dgn ritual haji sbagai pertemuan agung masyarakat Islam.

    Indonesia yg mempunyai hubungan belateral dgn Arab Saudi mempunyai tugas penting dlm menciptakan iklim pembaruan dunia Islam sehingga bisa masuk dlm jantung kehidupan Arab Saudi. Terlebih Indonesia berpenduduk muslim terbesar dunia Indonesia juga dekenal sbagai gudangnya ulama dan organisasi sosial keagamaannya juga berperan penting dlm percaturan global. Indonesia seharusnya bisa meningkatkan daya tawarnya sehingga Arab Saudi bisa “diislamkan” lagi.

    Kebajikan yg ditanam para nabi harus kembali ditegakkan di Tanah Suci. Saatnya para TKW mendapatkan hak dan martabatnya yg layak, sesuai dgn visi keadilan dan kemasusiaan.

  155. @ admin dan para pengunjung blog ummati, mohon maaf jika dlm mengetikkan arikel diatas banyak salah , terutama judulnya ” Mengislankan” yg benar adalah “MengiIslamkan”.
    sekali lagi mohon maaf atas banyaknya kesalahan pengetikkan, tapi mudah2an pengunjung dapat mengerti dari maksud yang sebenarnya.

  156. Tidak ada kaitan antara syirik dan tawassul dg orang2 shalih yg sudah meninggal. Orang-orang shalih adalah orang2 yg dicintai Allah Swt, dan ketika ada hamba Allah bedo’a kepa-NYA seraya menyebut Nama orang2 yg dicintai-NYA maka Maka Allah Swt akan ridla. Dan tidak ada yang lebih disayangi oleh Allah Swt di jagad raya ini kecuali orang-orang shaleh lebih-lebih Rasulullah saw baik ketika masih hidup atau setelah wafatnya.

    Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab (perintis sekte Wahabi), dalam risalahnya merasa perlu bertabayyun atau klarifikasi atas tuduhan beberapa orang yang ngatakan bahwa ia mengharamkan tawassul. Ia menuliskan “Sesungguhnya Sulaiman bin Suhaim telah berdusta terhadapku tentang banyak hal yang tidak pernah aku katakan, bahkan tidak pernah terlintas dibenakku. Di antaranya aku dianggap mengkafirkan orang-orang yang bertawassul melalui orang shaleh, aku juga dituduh mengkafirkan al-Bushiri karena mengatakan ‘wahai makhluk yang paling mulia’, aku juga difitnah membakar kitab dalailul khairat. semua itu hanya bisa aku jawab Maha Suci Engkau Ya Allah semua ini adalah dusta Besar.”

    Malahan dalam al-Fatwa al-Kubra, Syaikh Abdul Wahab menjawab ketika ditanya tentang tawassul, beliau dengan tegas menjawab “ Tidak mengapa bertawassul dengan orang-orang Shaleh … asalkan mereka yang berdoa dengan jelas memohon seperti: “aku memohon kepada-Mu dengan Nabi-Mu” atau “Dengan nama Rasul-Mu aku memohon agar…” atau “aku memohon kepada-Mu ya Allah, dengan hamba-hamba-Mu yang sholeh, semoga… ” bahkan ketika mereka berdoa’a di atas kuburpun tidak ada masalah”

  157. Abu Umar Abdillah :
    Mengenai sanad riwayat tersebut Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albaany menyatakan: Ini adalah riwayat yang lemah bahkan batil. Karena sesungguhnya perawi yang bernama Umar bin Ishaq bin Ibrahim tidaklah dikenal. Tidak ada penyebutan tentangnya sedikitpun dalam kitab-kitab tentang perawi. Bisa jadi yang dimaksud adalah Amr (dengan fathah pada ain) bin Ishaq bin Ibrohim bin Humaid bin as-Sakn Abu Muhammad at-Tuunisi. Al-Khotib (al-Baghdady) menyebutkan biografinya dan menyatakan bahwa ia adalah Bukhary (berasal dari Bukhara) datang ke Baghdad dalam rangka menunaikan haji pada tahun 341H. Tetapi (al-Khotib) tidaklah menyebutkan jarh(celaan), tidak pula tadiil (pujian) sehingga dalam kondisi ini ia adalah majhuulul haal (keadaanya tidak dikenal). (Tetapi) kemungkinan (bahwa ia adalah Amr) jauh, karena tahun kematian syaikhnya : Ali bin Maymun pada tahun 247 H menurut kebanyakan pendapat. Sehingga jarak kematian antara keduanya adalah sekitar 100 tahun, sehingga jauhlah kemungkinan bahwa keduanya pernah bertemu ( Lihat Silsilah al-Ahaadits Adh-Dhaifah juz 1 halaman 99).

    maaf Abu Umar Abdillah saudaraku, agaknya anda mengCOPY-PASTE dari link berikut ini:
    http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/06/14/bantahan-20-kedustaan-kisah-tabarruk-imam-asy-syafi%E2%80%99i-terhadap-makam-imam-abu-hanifah/
    maaf sekiranya saya salah, namun sudahkah anda membaca komentar Abdul Fattah Abu Ghuddah ketika mentahqiq kitab al-Raf’u wa al-Takmil fi al-Jarh wa al-Ta’dil karya Muhammad Abdul Hayy al-Luknawi, halaman 5:
    Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah menyatakan: “Bahwa diamnya para ulama Jarh wa Ta’dil mengenai seorang perawi (maksudnya tidak menjarh) dan perawi tersebut tidak meriwayatkan hadits yang munkar, maka hal tersebut dianggap Tautsiq bagi perawi itu.”
    Boleh jadi anda wahai Abu Umar Abdillah akan menolak keterangan ini dengan mengatakan bahwa Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah merupakan orang yang dicela oleh Syaikh Albani anda. tapi itulah kenyataannya.
    Sampaikan salam saya kepada teman anda Donpay, saya tunggu jawaban pertanyaan saya sebelumnya mengenai kualitas hadits fitnah Iraq.

  158. sirawing, silahkan baca tulisan abah asra di bawah ini. kalau selama ini antum sebagai wahabi maka antum termasuk yg harus di-islamkan kembali. jadi jangan justru ngajak lari dari hidayah- NYA.

  159. Bang Admin, sekiranya komentar saya terhadap saudara Abu Umar Abdillah dobel, tolong delete saja. soalnya saya coba komentar tidak tampil-tampil.
    makasih bang admin

  160. Abah Asra, Tanah Suci jadi tercemar gara-gara ditangani orang-orang Wahabi. Mereka memang harus di-Islamkan kembali, saya setuju.

  161. @ Ummati
    kami maklum, pengelolaan blog semacam ummmati press ini adalah semata-mata dakwah Lillahi Taala, untuk membantengi umat dari pemahaman yg mendangkalkan ajaran Islam yang Sejati yg tujuannya untuk menghancurkan Islam dari dalam supaya Islam lemah dan umat dan negara2 Muslim bisa dijajah oleh negara barat dan sekutunya Israel Yahudi.
    Kami para pengunjung Blog Ummati Press merasa terbantu dengan adanya blog Anti Wahabi semacam Ummati ini, untuk mencegah meluasnya virus ajaran sesat wahabi dikeluarga sendiri dan masyrakat luas yg terjerumuskan oleh ajaran sesat ini.

  162. Muhammad Sancabachtiar

    @ Bahr
    Akhi Bahr, sepertinya anda sangat faham dengan ‘dapur’ nya wahabi. Saya harap anda selalu eksis dalam blog tercinta ini. Comment akhi Bahr tentang wahabi bikin betah berlama-lama gelar tiker disini..! salam kenal

  163. Akhi Bahr, maaf jika kami tidak bisa memberikan follow-up yg cepat atas “pesanan” antum. Sebab memang kami tidak setiap saat “Menjaga” gawang Ummati. Maklum kewajiban mencari nafkah dan harus meninggalkan PC terkadang seharian full tidak sempat “Menangani” Blog ini.

    Dan pesanan antum untuk mendelete koment doble sudah kami laksanakan. Silahkan dilanjut diskusinya semoga bermanfaat buat semua pengunjung blog Ummati Press.

  164. Abah Asra, no problem, sudah kami perbaiki tulisannya. Thank’s ya?

  165. AJARAN WAHIDIYAH

    LILLAH: segala amal perbuatan apa saja, asal bukan perbuatan yg tidak diridloi ALLOH SWT, melaksanakannya supaya disertai niat ibadah mengabdi pada Alloh SWT,
    BILLAH: Senantiasa menyadari dan merasa bahwa segala sesuatu termasuk gerak gerik lahir batin adalah Alloh yg menciptakan dan menghendaki.
    LIRROSUL: Disamping menerapkan LILLAH, niat mengikuti tuntunan Rosul SAW, asal bukan perbuatan yg tidak diridloi Alloh SWT.
    BIRROSUL: Disamping penerapan BILLAH diatas, supaya juga menyadari dan merasa bahwa segala sesuatu termasuk gerak geriknya lahir batin (yg diridloi Alloh SWT adalah sebab jasa Rosululloh SAW.

    (sholawat wahidiyah dan ajarannya baca lebih lanjut http://www.wahidiyah.org(supaya disebarluaskan pda masyarakat luas tanpa pandang bulu))

  166. Abu Umar Abdillah

    Wahai akhi Asy-‘Ariyah yang ngaku ASWAJA
    Iblis itu lebih paham tauhid yang ummati maksud kalao seperti itu…
    Iblis pernah bertemu dengan Allah SWT, dan paham betul tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat. Iblis berdoa langsung sama Allah SWT, ga pake tawasul (ente minta ke orang mati/kuburan), Iblis berdoa tidak kekuburan tuh. Lebih bodoh siapa coba.

    Dalam Qur’an Surah Shaad 79-80 (79. Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.” 80. Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh)

  167. Abu Umar Abdillah

    mana mungkin imam Syafi’i berdoa kekuburan Abu Hanifah setiap hari? sedangkan beliau mencari ilmu ke berbagai wilayah.
    Negeri-negeri lain yang beliau singgahi banyak kuburan para Nabi, para Sahabat Nabi, tabiin dan orang-orang yang jauh lebih utama dari Abu Hanifah, maka mengapa beliau mengkhususkan pada kuburan Abu Hanifah?
    Padahal beliau tidaklah pernah mengambil ilmu langsung dari Abu Hanifah. Bagaimana bisa mengambil ilmu, jika tahun kematian Abu Hanifah bertepatan dengan tahun kelahiran beliau?

  168. Abu Umar Abdillah

    Al-Imam Abu Hanifah berkata:
    tidak sepantasnya bagi seseorang untuk berdoa kepada Allah kecuali denganNya, dan doa yang diijinkan dan diperintahkan adalah apa yang bisa diambil faidah dari firman Allah: Hanya milik Allah asmaa-ul husna,, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (Lihat Ad-Durrul Mukhtaar min Haasyiyatil Mukhtaar(6/396-397))

  169. Abu Umar Abdillah :
    Wahai akhi Asy-’Ariyah yang ngaku ASWAJA
    Iblis itu lebih paham tauhid yang ummati maksud kalao seperti itu…
    Iblis pernah bertemu dengan Allah SWT, dan paham betul tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat. Iblis berdoa langsung sama Allah SWT, ga pake tawasul (ente minta ke orang mati/kuburan), Iblis berdoa tidak kekuburan tuh. Lebih bodoh siapa coba.
    Dalam Qur’an Surah Shaad 79-80 (79. Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.” 80. Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh)

    Wahai saudara-saudaraku Salafi yang mengaku-aku ASWAJA
    Iblis itu lebih paham tauhid yang ummati maksud kalau seperti itu…(agaknya ada kemiripan dengan kelompok yang mengaku-aku paling bertauhid)
    Iblis pernah bertemu dengan Allah SWT, dan paham betul tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat. (agaknya ada kemiripan juga dengan kelompok yang mengaku-aku lebih mengenal Allah dan paling sesuai seluruh tindakannya dengan Rasulullah)
    Iblis berdoa langsung sama Allah SWT, ga pake tawasul ente minta ke orang mati/kuburan, Iblis berdoa tidak kekuburan tuh. (Koq bisa ada kemiripan dengan kelompok yang mengaku-aku jika berdoa tidak perlu pakai perantara, anti ke kuburan dan ga pake tawassul)
    Lebih bodoh siapa coba. (lha mending bodoh tapi tidak ikut Iblis daripada pintar tapi ikut…ah gak enak saya nyebutnya)
    maaf Saudaraku, hanya untuk refreshing saja biar tidak tegang…(mudah-mudahan tidak dibawakan dalil oleh kelompok yang gemar berdalil)

  170. Abu Umar Abdillah@

    Abu Umar, jadi menurut Nte AlBaghdadi bercerita bohong? Jawab dong biar bisa kita diskusikan. Ingat saya hanya mengutip kitab AlBaghdadi, oke?

    Mengenai kesibukan Imam Syafi’i menuntut Ilmu itu benar di waktu mudanya, sementara berdo’a kepada Allah Swt di makam Imam Abu Hanifah dilakukan setelah usia tuanya. Masa begitu saja Nte gak mudeng?

  171. mbah redhy abu jamal

    Ealah cuman seperti ini to balasan komen dari wahabiyun, byuh byuh byuh kok selalu alasan yg diulang2. Dari mana ente menyimpulkan ane seperti orang filsafat?

    Ternyata ente cuman ahli dongeng dan sekedar baca buku doang plus main copas ya.

  172. mbah redhy abu jamal

    Apa karena nt ga nemukan di gogle untuk dicopas trus menuduh ane kayak orang filsafat he he he he.

  173. Pantas yg jadi idolamu itu IBLIS, lha Iblis kalian anggap lebih berilmu ketimbang hamba-hamba Allah yg shalih. Makanya Nte berdo’a dg sombong seperti Iblis. Padahal Allah Swt memerintah hamba-NYA untuk bertawassul.

    Cape juga teman-teman ngomong sama murid Iblis seperti Nte.

  174. abu umar mungkin benar jika Iblis mengerti Ilmu Aqidah Ahlu Sunnah Wal-jama`ah seperti artikel diatas yang admin Ummati Posting , dan saya yakin jika Iblis tidak mau menampakkan kebenaran Aqidatul awam sebagai Aqidah shahihah (akida yang benar dan lurus) oleh karena itu Iblis menampakkan Aqidah trinitas Wahabi sebagai kebenaran mutlak , saya kasihan sama abu umar dia tertipu oleh Iblis yang menampakkan Aqidah Bid`ah sebagai kebenaran.

    semoga yang lainnya bisa terhindar dari Aqidah yang Iblis promosikan.

  175. irhash

    silahkan baca Al-madkhol lidirosatil as-Syari`ah al-Islamiyyah karya Dr. Abdul Karim Zaidan.

  176. abu umar abdilah

    pembagian Tauhid menjadi tiga baru dikenal pada abad ke 7 Hijriyah , tidak ada seorang pun dari Salaf As-shalih yang mengajarkan Aqidah pembagian Tauhid seperti ini, jika Salafushalih saja tidak ada yang mengajarkan pemahaman Tauhid seperti ini maka tidak lain hal ini adalah Bid`ah , diakui atau mau diingkari silahkan tokh Wahabi kan Gak konsisten sudah biasa.

  177. @Abu Umar

    Kalau mau mencontohkan pengenalan atau makrifat kepada Allah, jangan Iblis yang dijadikan contoh. Hoi pengikut wahabi….. sadar ndak sih siapa nabimu?

    Rasulullah adalah contoh kita, panutan kita dalam bermakrifat dan mengenal Allah, karena beliaulah yang mengajarkan kita ilmu tauhid.

    Hoiiii pengikut wahabi, coba ente lihat-lihat lagi sejarah dan kenyataan…. KENYATAAN, bukan cuman argumentasi dan omong kosong asal ucap ayat ini itu tapi tidak memahami secara keseluruhan.

    dari dakwah zaman nabi Adam sampai nabi Isa, selalu terjadi distorsi, percampuran dan dusta-dusta yang disisipkan oleh para pengikut Iblis, agar manusia tidak mengenal Allah, tuhan mereka yang sebenarnya, sehingga mereka menganggap tuhan mereka adalah para dewa, ada pula yang menyembah para dewi, menyembah api, dsb. Ada juga manusia yang masih mengenal Allah, tetapi pengenalan mereka terhadap Allah sudah bercampur khurafat dan khayalan-khayalan serta dusta-dusta, maka mereka tidak akan mengenal Allah yang sebenarnya.

    Oleh karena itulah, para nabi berdakwah mengenalkan Allah yang sebenarnya….. .. Hoiiiiii pengikut wahabi, udah paham belum ….???

    Makanya hanya orang bodoh yang tidak melihat kenyataan dan mengatakan tidak perlu ilmu tauhid tentang mengenal Allah dan sifat-sifat Allah, juga tentang Rasul dan sifat-sifat Rasul, juga rukun iman lainnya……

    Iblis itu mahluk terlaknat, dia terhijab pada Allah, karena memandang dirinya sendiri sehingga menolak perintah Allah, Iblis itu karena sombong terhalang ‘melihat’ Allah, sebagai pencipta dan berkehendak (Iradat).

    Makanya belajar makrifat kepada baginda Rasul, sehingga kita selalu dapat ‘melihat’ Allah.

    “Anta’budallah ka annaka taraah, fa’illam takun taraah, fa’innahu yaraak.”

    “Engkau mengabdi kepada Allah seperti engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”

    Bagaimana kita bisa menyembah dan beribadah kepada Allah dengan ibadah yang bernilai, khusu dan mencapai taraf ihsan bila kita tidak mengenal Allah dengan pengenalan yang sebenarnya?

    Agar kita dapat mencapai taraf ihsan, kita harus tahu dan selalu berzikir kepadaNya, itulah ajaran Rasul.

    Maka ikutilah dan belajarlah ama Rasul, jangan ikuti dan belajar ama Iblis.

    Ya Allah, jadikanlah kami selalu mengikuti petunjuk Rasulullah, dan hindarkanlah kami dari tipu daya Iblis, dan matikanlah kami semua dalam keadaan Khusnul khotimah, Allahumma sholi ‘ala Sayidina Muhammad, wa ‘ala alihi wa shohbihi ajmain. Alhamdulillahirobbil ‘Alamin.

  178. sabar sudaraku wahabi perlu pelan-pelan memahami ini kasian jangan sampai ia salah alamat memahami ini.mungkin kita tau yang ia khawatirkan tapi sayang ia tidak tau yang kita jalankan ia masih terlalu lugu untuk menafsirkan semua ini.pelan pelan aja

  179. sekali lagi sabarlah saudaraku,wahabi perlu pelan pelan memahaminya

  180. 1. Wujud

    Allah wajib bersifat wujud yang artinya Allah itu pasti ada kalau tidak ada mana mungkin ada alam dan mahluk termasuk langit, arsy dan arah, sedangkan langit, arsy dan arah itu ada, karena wujudnya Allah.

    2. Qidam
    Qidam artinya lebih dahulu ada dari segala makhluk. berarti lebih dahulu ada daripada langit, arsy dan arah. Berarti langit, arsy dan arah itu baru pernah tidak ada, dan Allah ada tanpa langit, arsy dan arah.

    3. Baqa
    Allah itu bersifat Baqa atau kekal, yang artinya Allah swt tidak akan mengalami kebinasaan rusak atau berubah untuk selama-lamanya. Sedangkan langit, arsy dan arah akan binasa.

    4. Mukholafatu Lil Hawadist, artinya Allah itu tidak sama dengan makhluk dan Allah mustahil sama dengan makhluk ( mumatsalatu lil hawadist). langit, arsy dan arah ciptaan Allah, begitu juga segala mahluk yang bertempat langit dan segala mahluk yang mesti ada dengan arah tertentu, semua itu ciptaan Allah.

    5. Qiyamuhu Binafsihi, artinya Allah itu bersifat berdiri sendiri tidak membutuhkan kepada yang lain dan Allah mustahil bersifat Ihtiyaju Bighoiri (membutuhkan). Artinya Allah tidak membutuhkan langit, arsy dan arah untuk eksis, justru langit, arsy dan arah butuh kepada Allah.

    6. Wahdaniyah, artinya Esa atau tunggal atau satu, Zat Allah itu esa, berarti Allah itu tidak terdiri dari bagian-bagian dan susunan-susunan serta anggota-anggota tubuh.

    7. Qudrah atau Qodrat yang artinya Allah itu Maha Kuasa atas segalanya. Kekuasaan Allah itu meliputi alam semesta, langit, arsy dan arah beserta isinya dan semuanya tidak luput dari pengawasan dan kekuasaan Allah.

    Dari 7 sifat ini saja telah membuktikan Allah tidak bertempat dan berarah.

    Silahkan kalau ada yang mau kritik dan protes.

  181. Ibn Hajar al-Haitami menuliskan:

    ????? ????????? ?????? ???????? ????????????????? ???? ???? ???????? ????????? ????????????? ???? ????? ??????? ??????? ???? ????????? ??? ????????? ???????? ??????????? ???????????? ????????.

    “Apa yang tersebar di kalangan orang-orang bodoh yang menisbatkan dirinya kepada madzhab Hanbali bahwa beliau telah menetapkan adanya tempat dan arah bagi Allah, maka sungguh hal tersebut adalah merupakan kedustaan dan kebohongan besar atasnya” (Lihat Ibn Hajar al-Haitami dalam al-Fatawa al-Haditsiyyah, h. 144)

    makanya mari kita pelajari kembali akidah 50, terutama sifat 20 yang dirumuskan oleh para ulama arif billah dan makrifat kepada Allah, agar kita bisa mengenal Allah dengan sebenarnya bukan mengenal Allah asal terjemah dan tafsirkan secara zhahir dan dangkal.

  182. Wahabi itu dalam beragama ibarat remaja yg sedang mengalami puebrtas. Makanya over acting dan petantang petenteng tapi lugu. Saya juga sebenarnya kasihan, mereka petantang petenteng bawa dalil tapi tidak ngerti maksudnya, makanya banyak yg ngatain mereka itu seperti burung BEO.

    Yang diposting Ummati itu adalah ILMU TAUHID, dengan ilmu itu kita bisa mentauhidkan Allah swt dg benar karena dg ilmu itu kita jadi KENAL siapa Allah dan Siapa Nabi-NYA.

    Sedangkan TAUHID tiga jelas bukan ilmu melainkan TAUHID itu sendiri yg dibagi-bagi. Ini sangat jelas bid’ahnya dan tidak akan membawa manfaat bagi mereka yg mempelajarinya. Kecuali mereka hanya akan menjadi orang-orang yg fasih MEMUSYRIKKAN KAUM YANG SUDAH BERTAUHID. DAN FASIH MENGANGGAP BERTAUHID RUBUBIYYAH KEPADA ORANG_ORANG YG JELAS2 DILABELI MUSYRIK oleh Allah dan Rasul-NYA.

    Dan seperti itulah Wahabi, na’udzubillah.

  183. mamo cemani gombong

    yang protes hanya wahabi …..

  184. Assalmualaikum, salam kenal semuanya

    saya pencari ilmu, sungguh senag saya membaca blog ini, terimakasih ya ummati

    salam kenal mas dianth dan mas mamo cemani gombong saya senag penjelasan antum sungguh ilmu tauhid anda membuat saya semakin yakin kalo FAHAM WAHABI PERLU DILURUSKAN………. teruskan perjuangan antum oh ya masih ada blog2 ASWAJA Assyairiya dapat serangan dari kaum WAHABISM tapi penjelasannya belum segamblang jenengan mohon mereka dibantu

    salam

  185. RECOMMENDED BLOG

  186. Assalamualaikum,

    salam kenal mas dianth, sangat mencerahkan penjelasannya. baru tahu kalo wahabi membagi tauhid menjadi 3, kaya nasrainya versi paulus, dan memalsu kitab2 salafusoleh persis paulus…………..

    saya tercerahkan dengan blog ini lanjutkan perjuangan ya ummati, saya haya orang awam pencari ilmu, dan sadarkan kaum wahabi serta mohon bantuan koment di blog2 sebelah yang membahas wahabi biar imbang

  187. +Maslahah al-mursalah yang salah difahami

    Pendahuluan
    Maksud dari disyare`atkannya hukum-hukum dalam Islam adalah : untuk tercapainya kemaslahatan bagi ummat manusia baik dengan memberikan manfaat maupun menolak madarat , dan kemaslahatan dari segi syare`at ada tiga macam
    1. kemaslahatan yang dianggap oleh syare`at sebagai kemaslahatan sehingga ditetapkanlah hukum-hukum untuk mencapainya seperti maslahat untuk menjaga nyawa ditetapkanlah hukum Kishosh , maslahat untuk menjaga harta ditetapkanlah hukum potong tangan.
    2. kemaslahatan yang tidak dianggap oleh syare`at sebagai kemaslahatan seperti menyerah kepada musuh , karena kemaslahatan seperti ini akan menggugurkan kemaslahatn lebih besar yaitu menjaga negara dari penjajahan.
    3. kemaslahatan yang dibiarkan oleh syare`at tidak ada dalil yang melarang atau menetapkannya sebagai kemaslahatan.
    Sehingga maslahah al-mursalah yang dimaksud adalah : kemaslahatan-kemaslahatan yang tidak ada perintah maupun larangan untuk dilaksanakan maupun ditinggalkan.
    Setiap kejadian yang tidak ada Nashnya tidak ada Ijma` Qiyas maupun Is-tihsan namun didalamnya ada kemaslahatan bagi manusia maka seorang Mujtahid dibolehkan untuk menetapkan hukum yang sesuai demi tercapainya kemaslahatan bagi Ummat manusia. Seperti mengumpulkan qur`an dalam satu Mush-haf , pembuatan penjara dll.

    Sebagian orang keliru memahami persoalan ini sehingga mengatakan jika pembagian tauhid versi wahabi adalah al-maslahah al-mursalah padahal pembagian Tauhid versi wahabi bukan maslahah al-mursalah sebagaimana yang mereka klaim karena berbagai alasan
    1. al-maslahah al-mursalah hanya berbicara seputar Fiqh dimana fiqh hanya berkutat soal af`al mukallafin (perbuatan mukallaf ) sementara pembagian Tauhid adalah masalah I`tiqod makallafin ( keyakinan mukallaf)
    2. al-maslahah al-mursalah tidak berdiri tegak diatas dalil spesifik bahkan tanpa dalilpun dibolehkan , sementara pembagian Tauhid adalah masalah I`tiqod yang harus berdiri tegak diatas dalil yang qoth`i.
    3. al-maslahah al-mursalah menjadikan Fiqh Islam selalu lentur dan sesuai dengan perkembangan zaman dia tidak berhenti didepan kemaslahatan yang tidak ada dalilnya dari Syare`at, sementara pembagian Tauhid adalah masalah I`tiqod / keyakinan yang harus berhenti ketika tidak ada dalilnya dari Syare`at , dia tidak boleh berkembang dan fleksibel sebagaimana Fiqh.

  188. abah zahra likes this

  189. Jabir like this aidhon, thank’s Mas Ahmad Syahid.

  190. I also like this coment, syukron Mas Syahid. I am Juman from ASWAJA COMIUNITY. Pemahaman Wahabi tentang Islam memang sangat perlu untuk diluruskan. Pemahaman mereka yg menyimpang sangat membahayakan aqidah dan syari’at pemuda-pemuda muslim yg jadi incaran missionaris Wahabi.

    Thank’s you all….

  191. Seperti yg dijelaskan oleh Akhi Dianth inilah yg disebut ilmu mengenal Allah Swt, dg demikian kita akan bertauhid dg benar.

    Sedangkan TAUHID TIGA (TRINITAS) itu adalah tauhid yg dihancurkan/dibagi-bagi, apanya yg mau ditegakkan Wahabi? Mereka itu penghancur TAUHID kok ngaku-ngaku sebagai penegak TAUHID?

    Ilmunya untuk menegakkan TAUHID kagak punya kok mau menegakkan Tauhid, yang terjadi malah menghancurkan TAUHID, itulah Wahabi.

  192. Alhamdulillah Mas Syahid, penjelasannya semakin membuat jelas permasalahannya.

  193. mereka protes, karena tidak sesuai pemahamannya, makanya mereka anti terhadap ajaran asy ariyah, padahal mereka dulu juga tentu belajar akidah 50, terutama sifat 20. Salam Mas Mamo

  194. Wa alaikum salam mas, Salam kenal.

    InsyaAllah semua aswaja di situs ini satu perjuangan untuk membela akidah yang shahih.

  195. Mas juman, pemahaman tauhid mereka telah menjadikan pemahaman agama dan tafsir Al Quran menjadi jungkir balik. akhirnya memang pemahaman tauhid kaum muslimin yang diyakini selama ini bisa ikut jungkir balik. Na ‘udzubillah.

  196. mbah redhy abu jamal

    Makin jelas dengan uraian mas Syahid. Tp apa para syekh al wahaby al ngeyeli masih ngeyel ya he he he

  197. kita mentauhidkan alloh = bahwa kita menyadari dan merasa disetiap waktu, tempat, situasi, kondisi, bahwa SEMUANYA yg ada dan akan ada adalah karena Alloh. (BILLAH, lihat ajaran wwahidiyah)

  198. mengenai takhrij, sudah dapat antum lihat di buku “Meluruskan Sejarah Wahhabi” karya Ust Yusuf As Sidawi, disitu disimpulkan oleh Ahli Hadist Abad ini, Syaikh Albani bahwa fitnah nejed itu ada di Iraq . didukung dengan hadist-hadist lain.
    hendaknya kita menyerahkan takhrij dan pemahaman hadist kepada ahlinya.
    Naam.

  199. Donpay mengatakan:
    mengenai takhrij, sudah dapat antum lihat di buku “Meluruskan Sejarah Wahhabi” karya Ust Yusuf As Sidawi, disitu disimpulkan oleh Ahli Hadist Abad ini, Syaikh Albani bahwa fitnah nejed itu ada di Iraq . didukung dengan hadist-hadist lain.
    hendaknya kita menyerahkan takhrij dan pemahaman hadist kepada ahlinya.
    Naam.

    Saudaraku Donpay, akhirnya ketemu juga penjelasan mengenai hadits fitnah Iraq (Walaupun penjelasan itu anda kutip dari kalangan anda sendiri) ^-^”. mengenai buku tersebut, Insya Allah setelah pulang ke Indonesia baru akan saya cari (Maklum TKI), jadi saya minta semoga saudaraku Donpay mau berbagi pengetahuan mengenai takhrij hadits fitnah Iraq menurut kesimpulan Muhaddits Abad ini sebagaimana dinukil oleh Ustadz Yusuf al-Sidawi.
    Pertanyaan saya adalah:
    1. Dari mana anda bisa yakin bahwa hadits fitnah Najd dijelaskan oleh Hadits fitnah Iraq dan bukan sebaiknya bahwa hadits fitnah Iraq yang dijelaskan oleh hadits fitnah Najd? (kalau anda katakan dari buku tersebut, kenapa tidak anda kemukakan saja di sini, biar jelas siapa yang benar dalam memahami hadits tersebut, kelompok yang mengaku-aku pengikut Salaf al-Shalih ataukah kelompok ASWAJA)
    2. Tahukah anda dengan istilah hadits Syadz dan Munkar?

  200. Tok…tok..tok…assalamu ‘alaykum…
    pada kemane orang-orang SaWah yeehhh…..????

    (ohhh… lagi pade ke rumah Mbah Google…)

  201. @Assalamu alaikum Mas Ahmad Syahid.
    Penjelasan di atas, sangat jelas dan saya merasa penjelasan Mas dalam berbagai topik selalu mencerahkan dan bertutur kata yang sangat santun. Cuma suatu ketika saya merasa penasaran waktu di Blok Abu Hanan Assundawi. Dikatakan dalam komentar Mas “blank comment”, karena dinilai tidak patut. Seorang pengunjung meminta Admin (Abu Hanan) untuk memuat saja. Tetapi Admin tetap bilang komentar Mas tidak layak dimuat krna tidak mendidik. Hingga saat ini saya tidak percaya. Mungkin Mas dapat menghilangkan rasa penasaran saya? Trims

  202. Wahabi mengatakan :
    kalimat rabb dan ilah, rabb adalah yang mencipta, memelihara, memberi rezeki , sedangkan ilah adalah yang disembah.
    Kalau disebutkan dalam ayat atau hadist rabb saja maka masuk di dalamnya makna ilah, begitu juga sebaliknya jika disebut Ilah saja maka masuk didalamnya makna Robb .

    aswaja mengatakan :
    jika begitu kenapa justru kalian pisahkan lafadz robb dan lafadz Ilah……? Bukankah keduanya akan selalu bergandengan….seperti yang kalian nyatakan sendiri….?

    Wahabi mengatakan :
    Kedua lafadz itu dipisahkan karena ada sebagian orang yang hanya berTauhid Rububiyah saja seperti Musyrikin quresy yang hanya bertauhid Rububiyah

    Aswaja mengatakan :
    Kalo begitu berarti kalian tidak konsisten dengan pernyataan kalian sendiri yang menyatakan ” Kalau disebutkan dalam ayat atau hadist rabb saja maka masuk di dalamnya makna ilah, begitu juga sebaliknya jika disebut Ilah saja maka masuk didalamnya makna Robb” .

    Wahabi katakan :
    Ya karena Musyrikin quresy itu hanya bertauhid Rububiyah saja

    Aswaja mengatakan :berarti menurut kalian Inkonsistensi dan kontradiksi dalam sebuah faham itu tidak apa-apa….? Padahal tidak mungkin didalam Islam didalam al-qur`an ada kontradiksi dan Inkonsistensi….?

    Wahabi mengatakan :
    Ya karena kenyataannya kafir quersy seperti itu

    Aswaja katakan : wah parah inkonsistensi dan Kontradiksi sebuah faham kok dibilang gak apa – apa ? padahal Allah katakan ” sungguh Allah tidak akan mengingkari janjinya ” (wajibnya konsisten) dan Allah katakan ” seandainya Qur`an ini bukan dari sisi Allah Niscaya kalian dapati kontradiksi didalamnya” (bukti dan jaminan faham yang shahih tidak kontradiktif )

    Wahabi katakan : tapi nyatanya Kafir quresy itu Musyrik seseorang dikatakan musyrik jika ia menyembah Allah dan juga menyembah selainnya.

    Aswaja katakan : lantas kenapa kalian juga mengatakan jika musyrikin Quresy yang baru saja kalian cap sebagai Kafir dan Musyrik adalah Ummat bertauhid Rububiyah……?

    Wahabi katakan : jika pengakuan mereka terhadap Rubbubiyah Alloh ini tidak disebut Tauhid Rubbubiyah, lantas haruskah disebut kufur atau syirik?

    Aswaja mengatakan : kenapa kalian enggan menyatakan jika mereka itu Kafir dan Musyrik…? Bukankah Allah dan Rosulnya menyebut mereka Kafir lihat surat al-kafirun dan Musyrik sungguh orang2 musyrik itu Najas maka mereka itu tidak boleh memasuki masjidil haram…..? sebenarnya siapa sih yang kalian ikuti…..?

    Wahabi mengatakan : jika mereka kufur, berarti mereka sama sekali tidak mengakui Alloh sebagai Rabb. dan jika mereka syirik, berarti mereka mengangkat sesuatu yang lain sebagai Rabb di samping Alloh.

    Aswaja mengatakan : itukan logika dan akal-akalan kalian yang Fasid , sebab Allah pun sudah menyatakan jika mereka itu Kafir dan Musyrik , dan logika kalian itu Fasid ( rusak berat ). Kontradiksi kalian bilang gak apa apa , tidak konsisten kalian anggap tidak masalah bahkan yang sudah Allah Nash Kafir Musyrikpun masih kalian bela sebagai Ummat yang Bertauhid astagfirullahal A`dzim1000x

    Wahabi mengatakan : iya tapi perkataan : “orang yang mengakui Illah maka sama saja dia mengakui Illahnya adalah Rabb”, adalah pemaksaan tanpa dalil. ini sangat bertentangan dengan bacaan talbiyah kaum musyrikin yang jelas2 mereka mengakui sekutu Alloh itu tidak punya apa-apa.

    Aswaja mengatakan : lho saya jadi meragukan kesehatan Akal kalian bukankah kalian sendiri mengatakan : ” Kalau disebutkan dalam ayat atau hadist rabb saja maka masuk di dalamnya makna ilah, begitu juga sebaliknya jika disebut Ilah saja maka masuk didalamnya makna Robb . kok sekarang jadi lain…..? weleh weleh diskusi panjang lebar ternyata akalnya gak waras , bolak balik gak karuan ciri kuat faham sesat.

    Adapun pernyataan Talbiyah yang mereka kumandangkan sama sekali tidak menunjukkan jika mereka itu ber-Tauhid meskipun hanya Tauhid Rububiyah karena Rububiyah dan Uluhiyah tidak bisa dipisahkan hanya orang-orang yang tidak waras yang memisahkan keduanya , sebab seseorang hanya bisa dikatakan bertauhid jika pernyataan lisannya dibarengi dengan pembenaran didalam Hatinya yang dibuktikan dengan perbuatannya , sementara Kafir quresy LISANNYA tidak pernah mengucapkan dua kalimah syahadat HATINYA tidak pernah membenarkan apa yang diucapkan Lisannya dalam talbiyah, Hal itu dibuktikan dengan perbuatannya yang masih menyembah Lata dan Uzza sambil menganggungkan Hubal sebagai pengatur alam semesta sebagaimana mereka nyatakan ” U`lu Hubal ” maha tinggi Hubal dalam perang Uhud jadi Talbiyah mereka adalah dusta semata tokh hati dan perbuatan mereka menjadi bukti yang tak terbantahkan jika LISAN mereka BERDUSTA.

    Wahabi mengatakan : tetapi Ibnu Abbas Mujahid dan lainnya menyatakan : termasuk keimanan Kafir qureys bla bla bla….dst

    Aswaja mengatakan : pernyataan Ibnu Abbas Mujahid dan lainya , harus difahami dengan baik dan benar , dan tinggal kalian pilih apakah kalian akan mengikuti Qur`an yang menyatakan mereka Kafir dan Musyrik atau kalian akan mengikuti pernyataan Ibnu Abbas Mujahid dan lainnya yang kalian sendiripun belum Fahami maksudnya….?

    Wahabi mengatakan : Ibnu Abbas dan Mujahid tidak diragukan keilmuan dan ke wara`annya mereka lebih faham Qur`an ketimbang kita.

    Aswaja mengatakan : tidak ada sedikitpun keraguan akan keilmuan dan kewara`an keduanya , keduanya lebih memahami qur`an ketimbang kita itu sangat jelas , hanya saja sudah benarkah pemahaman kita terhadap pernyataan keduanya itu….? Lagi pula Ibnu Abbas tidak mengatakan jika Kafir Quresy yang jelas musyrik adalah Ummat yang ber-Tauhid lantas kenapa kalian katakan jika kafir quresy itu Ber Tauhid ……?

    Selanjutnya wahabi ngilang entah akan muncul lagi dengan nama lain dan kengeyelan yang sama atau tidak wallahu A`lam.

  203. mbah redhy abu jamal

    Mas Syahid, ya begitulah sifat syekh wahabiyun al ngeyeli al copasi al kaburi

  204. Bravo kang ahmadsyahid lanjutkan…………………..

    oh ya kang tolong dibantu koment di blog2 lain yang terus2 menggaungkan bid’ah sesama muslim

  205. (KOREKSI) Kita mentauhidkan alloh = kita niatkan sholat kita, puasa kita, semuanya hanya untuk Alloh SWT (yg diridloiNya)(LILLAH), dan dlm mengerjakannya, kita merasa dan sadar bahwa Alloh SWT lah yg menghendaki dan menciptakan segala sesuatu(termasuk gerakan kita)(BILLAH).
    LILLAH Dan BILLAH (dlm istilah wahidiyah) adalah realisasi dari ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLOOH. (KOREKSI) Kita mentauhidkan alloh = kita niatkan sholat kita, puasa kita, semuanya hanya untuk Alloh SWT (yg diridloiNya)(LILLAH), dan dlm mengerjakannya, kita merasa dan sadar bahwa Alloh SWT lah yg menghendaki dan menciptakan segala sesuatu(termasuk gerakan kita)(BILLAH).
    LILLAH Dan BILLAH (dlm istilah wahidiyah) adalah realisasi dari ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLOOH.

  206. @ahmadsyahid,
    Terimakasih kang penjelasannya, termasuk kitab yg akang kasihtau sama ana, yg begitu terang benderang, laksana matahari disiang bolong tanpa tiding aling2, dengan demikian para wahabi skak matt yah, buktinya gak ada lagi yg berani nongol.

  207. wa alaikum salam wr.wb
    kejadiannya sudah sangat lama mas bima ya , waktu itu abu hannan menerjemahkan beberapa teks arab yang kemudian saya coba koreksi dan ingatkan , bukannya klarifikasi abu hannan malah mengatakan jika kekeliruan itu disengaja , saya bilang kalo seperti itu antum bisa menyesatkan banyak pengunjung yang tidak semuanya faham bahasa arab , ketika itu abu hannan menjawab ya anda kan faham bahasa arab tanpa saya betulkan anda pasti faham , saya bilang apakah pengunjung blog anda itu cuma saya , ? dan anda tahu dari mana jika saya bisa bahasa arab seolah anda peramal dan ahli nujum tokh kita belum pernah kenal sebelumnya ? akhirnya terjadi perdebatan dimana komentar saya selanjutnya tidak ditampilkan. ya begitulah kira2 ceritanya mas bima

  208. mamo cemani gombong

    abu hanan Asu ndawi curang dalam blognya …….

  209. saya usul ke UMMATI: bagaimana kalo koment atau tanya jawab yang bermmutu dibikin buku dan ditampilkan juga artikelnya, sehingga orang awam dan pencari ilmu atau murid yang baru lulus SMA yang mempunyai semangat mencari ilmu bisa membaca buku tsb.

    say kasian para mahasiswa baru yg memilki ghiroh atau semangat yang kuat untuk belajar agama dikampus dicekoki paham WAHABI.

    makasih perhatiannya

  210. usulan yang bagus saya juga ikut mendukung gagasan supernova semoga admin berkenan.

  211. mungkin ini kelura dari topik tapik dari apa yang saya rasakan.

    dari blog ini saya banyak belajar ilmu agama terutama mengenai tauhid sekaligus penyelwengan wahabi (menurut pemahaman saya), dari sini pula saya belajar baca kitab klasik (kitab kuning) tapi ga tahu dimana caranya dan pasti butuh waktu yang lama, setelah gogling ternyata ada metode AMSILATI untuk belajar membaca dan berbahasa arab secara tapat dan cepat (kalo cepat relatif). hasil dari belajar metode ini seorang murid butuh waktu 5-6 bulan sudah mampu membaca kitab gundul. semoga Allah meridohi keinginan ini…amien

    kalo belajar di LIPIA tidak mungkin karena jarak dan waktu serta biaya
    LIPIA = KATANYA SUMBER PENYEBARAN WAHABI???

    mungkin dengan metode AMSILATI sebagai jalan untuk mengetahui isi kitab klasik salafussoleh bukan dari terjemahan2 yang da banyak diputar balikkan.

    semoga bermanfaat

  212. Usulan super nova bagus, dalam bentuk ebook atau bisa didownload juga bagus tuh.

    Salam buat mas syahid, ulasannya membuat para wahabiyun tidak berani nongol.

  213. mbah redhy abu jamal

    Saya dukung deh usulan bagus dari Super Nova

  214. mamo cemani gombong

    ikutan ndukung ….

  215. ngiring ngadukung … !

  216. Saya juga banyak megunduh ebook anti wahabi dan artikel2 yg ada di ummati.
    untuk di copy dan dibagikan ke jamaah masjid tempat saya tinggal yg udah terpengaruh ajaran sesat wahabi(itu bisa dilihat dari cara shalatnya). banyak yg berhasil dan sadar kembali ke ASWAJA tapi bagi yg hati dan pikirannya beku tidak berhasil.

  217. wah abah asra bagus tuh kaya mas mamo berani menegakkan kebenaran faham dan aqidah aswaja dilingkungannya, jazakumullah ahsanal jaza.

  218. Bagi pengikut wahabi yang masih berkeyakinan bahwa Kaum musyrikin itu tidak menyekutukan Allah dalam hal Rubbubiyah, maka cukuplah firman Allah yang menjelaskan hakikat penyembahan mereka terhadap berhala-berhalanya.

    Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. (QS. Maryam :81)

    “Dan orang-orang yang mengambil pelindung SELAIN ALLAH (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya” (QS. Az Zumar : 3).

    adapun alasan mereka menyembah berhala sebagai perantara syafaat atau sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah, telah dijelaskan hakikat keyakinannya yang sesungguhnya.

    “Bahkan mereka mengambil pemberi syafaat SELAIN ALLAH. Katakanlah: “Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?”
    Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”. (QS. Az Zumar : 43-44).

    Mengambil pelindung dan pemberi syafaat SELAIN ALLAH, jelas syirik dalam Rubbubiyah.

    tinggal ditanya saja : Kenapa lebih percaya pada perkataan kaum musyrikin daripada perkataan Allah yang mengetahui hakikat keyakinan mereka yang sesungguhnya ?

    Salam buat all aswaja.

  219. sip abah…. saya juga akan ikuti jejak abah.

  220. ah biarlah para wahabi salafi pada ngoceh sendiri… kita aswaja,,, lanjut….

  221. Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullahu menjawab:
    Tidak boleh membangun pada kubur, baik dengan cor ataupun yang lain, demikian pula menulisinya. Karena terdapat riwayat yang shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang larangan membangun di atas kuburan dan menulisinya. Al-Imam Muslim telah meriwayatkan dari hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

    ????? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ????????? ???? ????????? ????????? ?????? ???????? ???????? ?????? ??????? ????????

    “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kuburan dikapur, diduduki, dan dibangun.”
    Al-Imam At-Tirmidzi dan yang lain meriwayatkan dengan sanad yang shahih dengan tambahan lafadz:

    ?????? ???????? ????????

    “dan ditulisi.”

    Karena hal itu termasuk salah satu bentuk sikap berlebihan sehingga harus dilarang. Juga karena penulisan bisa menghantarkan kepada dampak yang parah berupa sikap berlebihan dan larangan-larangan syar’i lainnya. Yang diperbolehkan hanyalah mengembalikan tanah (galian) kubur tersebut dan ditinggikan sekitar satu jengkal sehingga diketahui bahwa itu adalah kuburan. Inilah yang sunnah dalam masalah kuburan dan ini yang dilakukan oleh Rasulullah n serta para sahabatnya radhiyallahu ‘anhum.

    Tidak boleh pula menjadikan kuburan sebagai masjid (yaitu tempat untuk shalat atau shalat menghadapnya, pent.). Tidak boleh pula mengerudunginya atau membuat kubah di atasnya, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

    ?????? ????? ??????????? ????????????? ?????????? ???????? ??????????????? ?????????

    “Allah melaknat Yahudi dan Nasrani karena mereka menjadikan kubur nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah.” (Muttafaqun ‘alaih)

    Juga berdasarkan hadits yang diriwayatkan Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya dari sahabat Jundub bin Abdillah Al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda lima hari sebelum meninggalnya:

    ????? ????? ???? ??????????? ????????? ????? ???????? ????????????? ????????? ?????? ?????? ?????????? ???? ???????? ????????? ???????????? ????? ?????? ?????????? ????? ??????? ???? ????? ?????????? ??????? ????????????? ???????? ??????????????? ??????????????? ?????????? ????? ????? ??????????? ??????????? ?????????? ???????? ??????????? ???? ??????

    “Sesungguhnya Allah telah menjadikan aku sebagai kekasih-Nya sebagaimana menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya. Seandainya aku mau menjadikan seseorang dari umatku sebagai kekasihku tentu aku akan menjadikan Abu Bakr sebagai kekasihku. Ketahuilah bahwa orang-orang sebelum kalian telah menjadikan kubur nabi-nabi dan orang shalih mereka sebagai tempat ibadah. Ketahuilah, janganlah kalian menjadikan kubur-kubur sebagai masjid karena sesungguhnya aku melarang kalian dari perbuatan itu.”

    Dan hadits-hadits yang semakna dengan ini banyak.
    Aku memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memberikan taufiq-Nya kepada muslimin agar berpegang teguh dengan Sunnah Nabi mereka dan tegar di atasnya, serta berhati-hati dari segala yang menyelisihinya. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Maha Dekat.

    (Mukhtarat min Kitab Majmu’ Fatawa Wa Maqalat Mutanawwi’ah, hal. 228-229)

  222. wahabi nih kalo naro komentar se enaknya aja cocokin dong dengan judul artikelnya, jangan sembarangan taro.

  223. Eh ternyata beberapa hari kemudian wahabinya datang lagi dengan nick dan kengeyelan yang sama dia mengatakan pesoalan yang sebenarnya sudah dibahas
    Wahabi : Kafir quresy itu mengenal Allah dan Rajin Ibadah banyak ayat dan hadist yang menunjukkan hal itu , berarti mereka itu “iman” kepada Allah dan tentu saja ber Tauhid meskipun hanya Tauhid Rububiyah
    Aswaja : Yahudi dan Nasrani juga mengenal Allah dan Rajin Ibadah apakah itu juga berarti Yahudi dan Nasrani juga ” Iman ” kepada Allah dan ber-Tauhid meskipun dengan Tauhid Rububiyah….?
    Wahabi : wah anda ini parah ngelantur yang kita bicarakan bukan Yahudi dan Nasroni tetapi Kafir quresy yang berhubungan langsung dengan Rosulallah
    Aswaja : lho yang ngelantur itu anda atau saya ….? Bukankah anda sendiri yang mengatakan jika kafir quresy mengenal ALLAH dan Rajin Ibadah sehingga kemudian anda samakan Kafir quresy itu dengan muslimin ahli Tauhid anda telah mengambil premis yang salah sehingga kesimpulan anda pun salah Kaprah, kenapa Yahudi dan nasroni tidak sekalian kalian cap sebagai ummat yang ber “iman” dan ber –Tauhid bukankah mereka juga mengenal Allah dan rajin ibadah..?
    Wahabi : silahkan anda renungkan cermati dan fahami ayat-ayat berikut cermatilah firman Allah ta’ala,
    ???? ?????? ????????? ?????? ?????? ???? ???????? ??????????? (84) ???????????? ??????? ???? ??????? ???????????? (85) ???? ???? ????? ????????????? ????????? ??????? ????????? ?????????? (86) ???????????? ??????? ???? ??????? ?????????? (87) ???? ???? ???????? ????????? ????? ?????? ?????? ??????? ????? ??????? ???????? ???? ???????? ??????????? (88) ???????????? ??????? ???? ???????? ??????????? (89)
    “Katakanlah; ‘Milik siapakah bumi beserta seluruh isinya, jika kalian mengetahui ?’ Maka niscaya mereka akan menjawab, ‘Milik Allah’. Katakanlah,’Lalu tidakkah kalian mengambil pelajaran ?’ Dan tanyakanlah; ‘Siapakah Rabb penguasa langit yang tujuh dan pemilik Arsy yang agung ?’ Niscaya mereka menjawab,’Semuanya adalah milik Allah’ Katakanlah,’Tidakkah kalian mau bertakwa’ Dan tanyakanlah,’Siapakah Dzat yang di tangannya berada kekuasaan atas segala sesuatu, Dia lah yang Maha melindungi dan tidak ada yang sanggup melindungi diri dari azab-Nya, jika kalian mengetahui ?’ Maka pastilah mereka menjawab, ‘Semuanya adalah kuasa Allah’ Katakanlah,’Lantas dari jalan manakah kalian ditipu?.’” (QS. Al-Mu’minuun: 84-89)
    Nah, ayat-ayat di atas demikian gamblang menceritakan kepada kita tentang realita yang terjadi pada kaum musyrikin Quraisy dahulu. Meyakini tauhid rububiyah tanpa disertai dengan tauhid uluhiyah tidak ada artinya. Maka sungguh mengherankan apabila ternyata masih ada orang-orang yang mengaku Islam, rajin shalat, rajin puasa, rajin naik haji akan tetapi mereka justru berdoa kepada Husain, Badawi, Abdul Qadir Al-Jailani. Maka sebenarnya apa yang mereka lakukan itu sama dengan perilaku kaum musyrikin Quraisy yang berdoa kepada Laata, ‘Uzza dan Manat. Mereka pun sama-sama meyakini bahwa sosok yang mereka minta adalah sekedar pemberi syafaat dan perantara menuju Allah. Dan mereka juga sama-sama meyakini bahwa sosok yang mereka jadikan perantara itu bukanlah pencipta, penguasa jagad raya dan pemeliharanya. Sungguh persis kesyirikan hari ini dengan masa silam. Sebagian orang mungkin berkomentar, “Akan tetapi mereka ini ‘kan kaum muslimin” Syaikh Shalih Al-Fauzan menjawab,“Maka kalau dengan perilaku seperti itu mereka masih layak disebut muslim, lantas mengapa orang-orang kafir Quraisy tidak kita sebut sebagai muslim juga ?! Orang yang berpendapat semacam itu tidak memiliki pemahaman ilmu tauhid dan tidak punya ilmu sedikitpun, karena sesungguhnya dia sendiri tidak mengerti hakikat tauhid” (lihat Syarh Kitab Kasyfu Syubuhaat, Syaikh Shalih Al-Fauzan).

    Aswaja : astaghfirullah betapa dangkalnya anda memahami ayat-ayat suci al-qur`an sehingga anda dan syeikh anda berani mengkafirkan Ummat yang bertauhid dan men-tauhidkan Ummat yang jelas Kafir dan Musyrik , inikah agenda yang kalian sembunyikan dari pembagian Tauhid Bathil kalian , kalian ingin mengkafirkan muslimin mu`minin yang ber Tawassul bertabarruk dan ber Istighotsah……? Bertobatlah kalian dari aqidah sesat tanpa dasar ini , Bagaimana mungkin kalian bisa mengkafirkan pelaku Tawassul …? Sementara Rosulallah pun ber –tawassul ? bagaimana mungkin kalian bisa mengkafirkan pelaku Istighotsah…? sementara Sayidina Bilal ibn Harist al-muzani ber Istighostah ? bagaimana mungkin kalian bisa mengkafirkan pelaku Tabarruk sementara Sayidatina A`isyah pun ber –tabarruk ..? bagaimana mungkin kalian bisa mengkafirkan pelaku Nida sementara secara Umum Sahabat melakukan Nida .., jika demikian pernyataan kalian Bahwa ” Tawassul Tabarruk Nida dan Istighostah adalah perbuatan Syirik kepada Allah ” berarti kalianpun telah mengkafirkan Ummul mu`minin A`isyah Ra , sahabat Rosulallah secara umum juga kalian Kafirkan Rosulallah SAW yang ber Tawassul dengan Hak para Nabi yang jelas telah wafat , ajaran Islam apa ini sampe – sampe Sahabat dan Rosulpun kalian Kafirkan , sadarkah kalian jika agenda tersembunyi dari pembagian Tauhid ini tidak lain kecuali penghancuran Islam…? tidak akan tersisa seorang Muslim pun dimuka bumi ini jika seperti ini kalian memahami Nash – Nash al-qur`an.

    Wahabi : tidak seperti itu , coba baca lagi tulisan syekh soleh Fauzan dan anda salah mengambil kesimpulan.

    Aswaja : jika tidak seperti itu coba anda jelaskan yang benar seperti apa ….? Lagipula syeikh anda soleh Fauzan tidak mengambil utuh rangkaian ayat dalam surat Al-Mu’minuun dia hanya membahas ayat 84-89 kenapa syeikh anda berhenti dan tidak melanjutkan pada ayat berikutnya …? Ayat 90 Coba perhatikan : ???? ????????????? ?????????? ??????????? ???????????? yang artinya bahkan Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka (kafir quresy) benar-benar orang-orang yang berdusta , kenapa sholeh Fauzan berhenti pada ayat 89….? Kenapa soleh Fauzan tidak menyebut ayat ke 90 pada surat yang sama ….?

  224. Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullahu menjawab:..
    Tidak boleh membangun pada kubur, baik dengan cor ataupun yang lain, demikian pula menulisinya. Karena terdapat riwayat yang shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang larangan membangun di atas kuburan dan menulisinya. Al-Imam Muslim telah meriwayatkan dari hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

    ????? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ????????? ???? ????????? ????????? ?????? ???????? ???????? ?????? ??????? ????????

    “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kuburan dikapur, diduduki, dan dibangun.”
    Al-Imam At-Tirmidzi dan yang lain meriwayatkan dengan sanad yang shahih dengan tambahan lafadz:

    ?????? ???????? ????????

    “dan ditulisi.”

    Karena hal itu termasuk salah satu bentuk sikap berlebihan sehingga harus dilarang. Juga karena penulisan bisa menghantarkan kepada dampak yang parah berupa sikap berlebihan dan larangan-larangan syar’i lainnya. Yang diperbolehkan hanyalah mengembalikan tanah (galian) kubur tersebut dan ditinggikan sekitar satu jengkal sehingga diketahui bahwa itu adalah kuburan. Inilah yang sunnah dalam masalah kuburan dan ini yang dilakukan oleh Rasulullah n serta para sahabatnya radhiyallahu ‘anhum.

    Tidak boleh pula menjadikan kuburan sebagai masjid (yaitu tempat untuk shalat atau shalat menghadapnya, pent.). Tidak boleh pula mengerudunginya atau membuat kubah di atasnya, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

    ?????? ????? ??????????? ????????????? ?????????? ???????? ??????????????? ?????????

    “Allah melaknat Yahudi dan Nasrani karena mereka menjadikan kubur nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah.” (Muttafaqun ‘alaih)

    Juga berdasarkan hadits yang diriwayatkan Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya dari sahabat Jundub bin Abdillah Al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda lima hari sebelum meninggalnya:

    ????? ????? ???? ??????????? ????????? ????? ???????? ????????????? ????????? ?????? ?????? ?????????? ???? ???????? ????????? ???????????? ????? ?????? ?????????? ????? ??????? ???? ????? ?????????? ??????? ????????????? ???????? ??????????????? ??????????????? ?????????? ????? ????? ??????????? ??????????? ?????????? ???????? ??????????? ???? ??????

    “Sesungguhnya Allah telah menjadikan aku sebagai kekasih-Nya sebagaimana menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya. Seandainya aku mau menjadikan seseorang dari umatku sebagai kekasihku tentu aku akan menjadikan Abu Bakr sebagai kekasihku. Ketahuilah bahwa orang-orang sebelum kalian telah menjadikan kubur nabi-nabi dan orang shalih mereka sebagai tempat ibadah. Ketahuilah, janganlah kalian menjadikan kubur-kubur sebagai masjid karena sesungguhnya aku melarang kalian dari perbuatan itu.”

    Dan hadits-hadits yang semakna dengan ini banyak.
    Aku memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memberikan taufiq-Nya kepada muslimin agar berpegang teguh dengan Sunnah Nabi mereka dan tegar di atasnya, serta berhati-hati dari segala yang menyelisihinya. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Maha Dekat.

    (Mukhtarat min Kitab Majmu’ Fatawa Wa Maqalat Mutanawwi’ah, hal. 228-229)

  225. maaf admin.. ke doble.. didelete saja..
    afwan.. itu artikel wahabi..

  226. Bima AsSyafi'i

    @Mas Ahmad Syahid,
    Trims atas penjelasannya, dengan demikian rasa penasaran saya sdh terjawab. Memang saya yakin, ga mungkin Mas berkomentar “yang kurang pantas” seperti tuduhan Abu Hanan. Semoga Allah selalu melapangkan hati dan meluaskan ilmu kepada Mas, serta bersabar dalam dakwah Aswaja. Amin.

  227. artikel yang sangat ilmiah…naam

  228. @Hermawan,
    artikel yang ilmiah…Naam

  229. donpay masa Aqidah (trinitas wahabi) dibangun diatas al-maslahah al-mursalah yang bener aja pay…? aqidah menurut ulama aswaja harus berdiri diatas dalil yang qoth`iutsubut wa qoth`iudalalah lah wahabi aqidahnya aja Bid`ah .

    hermawan artikel wahabi kok di taro disini sampah kok dicopas

  230. sampeyan iki kagak paham – paham…
    apkah kafir quraisy sebelum islam mengakui adanya Allah??
    trus kenapa kafir quraisy tidak mengucapkan laa ilaha illallah??

    Naam

  231. dalilnya apa sifat 20 ?
    kenapa ente membatasi ?

  232. @Ummati,
    btw, itu foto sapa ya yang ada di artikel?

  233. Mohon Do’a untuk Al maghfurlah KH. Zainuddin MZ yang pada pagi hari tadi (5 Juli 2011) telah meninggal dunia. Ane baru saja pulang ta’ziyah dari kediaman beliau di bilangan Jakarta Selatan dan menyaksikan langsung betapa Ummat ini begitu kehilangan sosok Ulama yang Sabar dan Tawadhu seperti beliau. Sepintas ane lihat wajah sejuk tersenyum dari wajah beliau yang seperti tenang dan damai meskipun dikelilingi kerumunan orang yang ingin melihat terakhir kalinya wajah beliau. Untuk antum juga ketahui bahwa beliau merupakan satu dari sekian banyak tokoh Ulama yang ikut mendirikan FAHMI TAMAMI (Forum Silaturrahim Ta’mir Masjid dan Musholla Indonesia) yang salah satu tujuannya adalah merekatkan kembali ukhuwah Islamiyah yang saat ini mulai terlihat renggang akibat maraknya “aliran2 Islam Exclusive” yang memerangi peribadahan Ahlussunnah wal Jama’ah bahkan mengkafirkan. Dan usaha merekatkan ukhuwah Islamiyah tersebut dimulai dari merekatkan silaturrahim di Masjid2 dan Musholla melalui wadah oraganisasi FAHMI TAMAMI. Mari kita teruskan perjuangan beliau untuk “membentengi” Aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah dari “serangan” aqidah-aqidah yang sesat menyesatkan.

  234. menurut donpay saya ini gak paham-paham apa ….? bisa diperjelas…?

  235. supernova di blog yang mana ya…? soalnya blog2 wahabi kebanyakan tertutup

  236. @donpay
    foto menurut wahabi haram ya ?

  237. @ahmadsyahid said:
    “Aswaja : jika tidak seperti itu coba anda jelaskan yang benar seperti apa ….? Lagipula syeikh anda soleh Fauzan tidak mengambil utuh rangkaian ayat dalam surat Al-Mu’minuun dia hanya membahas ayat 84-89 kenapa syeikh anda berhenti dan tidak melanjutkan pada ayat berikutnya …? Ayat 90 Coba perhatikan : ???? ????????????? ?????????? ??????????? ???????????? yang artinya bahkan Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka (kafir quresy) benar-benar orang-orang yang berdusta , kenapa sholeh Fauzan berhenti pada ayat 89….? Kenapa soleh Fauzan tidak menyebut ayat ke 90 pada surat yang sama ….?”

    mohon dijawab para pembela WAHBISM biar dong saya

    jaga adab diskusi: jika benar dari salah satu pihak katakan benar, dmkn jg sebaliknya, itulah salafussoleh ajarkan, bukan motong/menghilangkan dalil2 (exp: hadis bukhori dicuil2 susuai kepentingan ideologi albani yang lain dianggap tidak soheh) untuk kepentingan nafsu belaka. monggo dilanjut

  238. LAFATEHA SENT 3X BUAT KH. ZAINUDIN MZ

  239. donpay@

    Di atas Itu adalah foto Pasukan Barisan Serbaguna – Ansor – NU, Masa belum tahu Syaikh Donpay? Di akhir zaman nanti pasukan tersebut akan dikirim ke Arab Saudi dan bergabung dg Pasukan Bendera Hitam untuk membebaskan Dua Kota Suci Ummat Islam (Makkah n Madinah) dari cengkraman kebatilan yg merajalela di sana. Antum mau mau bergabung? Kalau mau gabung mestinya tobat dulu dari Wahabisme, he he he…..

  240. Mengenai usulan teman-teman agar Ummati Press membuat EBOOK dari artikel-artikel di Ummati sedang dalam proses perencanaan. Insyaallah setelah lebaran sudah mulai bisa di download gratis. Insyaallah nantinya akan kami bikin ebooknya bersumber dari blog-blog lain dg lebih dulu meminta izin kepada pemilik blog tsb. Terimakasih atas usulan teman-teman semuanya.

    Kami berencana membuat ebook tsb berdasar tema-tema tertentu supaya isinya lebih komprehensif yang mana satu tema akan dibahas dalam satu ebook yang lengkap.

    Demikian, harap bersabar menunggu proses. Insyaallah Ummati Press akan memasuki babak baru yg lebih oke buat teman-teman ASWAJA maupun Wahabi.

    Semoga bermanfaat buat semua pengunjung yang ikhlas, amin….

  241. abdi ge ngiring ngarojong ah

  242. mamo cemani gombong

    Alhamdulillah mas Syahid ada beberapa yang tobat walaupun nggak terus terang mungkin karena malu ya tetap kita hormati ……..

  243. mamo cemani gombong

    tolok ukurnya sebagian dari mereka udah ikut yasinan dan isra miraj ( rajaban ) …..Alhamdulillah ….

  244. boleh juga..maco sihhh….
    emang kota Mekkah dan Madinah kenapa koq dibebasin?bukannya sudah ada jaminan keamanan Kang?

  245. dalilnya sudah ada tuh disebutkan di artikelnya… baca aja dan cari di Al Quran.

    Tidak ada tuh yang batas-batasi, sifat 20 hanya sebagian sifat Allah, yang menurut para ulama mesti diketahui oleh kaum muslimin untuk menjaga akidah dan membentengi iman kita terhadap paham-paham yang salah tentang Allah, misalnya paham tajsim.

    Dengan memahami sifat 20, kita bisa membedakan tuhan yang sebenarnya dengan ‘tuhan-tuhan’ ciptaan manusia.

  246. iya..makanya ana nanya lagi…seperti di atas? ajib pls..

  247. dari sunnah ada dalilnya?

  248. Semoga Allah membalas semua amal ibadah dan perjuangan KH. Zainudin MZ, dan semoga kita semua mampu mengikuti jejak perjuangan beliau.

    saya jadi terkenang pada waktu masih sekolah dulu… sering mendengar ceramah beliau setiap habis subuh di Radio.

    Semoga ada penerus dakwah beliau.

  249. Apaan ente tanya sunnah segala?

    kalau menurut ente dari sifat 20 itu ada yang tidak sesuai sunnah silahkan ente paparkan….

  250. eh… bukannya ente yang enggak paham. coba deh ana tanya…. kaum musyrikin itu syirik pada rubbubiyah atau tidak ?

  251. lihat tafsir Ibnu katsir aw Al Qurtubi aw Ibnu Jarir Ath Thobari..
    kalo ASWAJA tafsirnya pake apa ya?
    wallahu ‘alam…

  252. ada hadistnya tuh…

    coba aja ente cari, Imam Mahdi akan berperang dengan penguasa jazirah Arab.

  253. tafsir Ibnu katsir aw Al Qurtubi aw Ibnu Jarir Ath Thobari, di pakai sebagai alat dan dipahami sesuai paham wahabi…. padahal ndak ada tuh Al Qurtubi dan Thobari membagi dan memisahkan tauhid jadi 3, dan tidak pula mereka mengatakan bahwa kaum Quraisy bertauhid Rubbubiyah.

  254. —– Forwarded Message —–
    From: Jundi WS
    To: jurnalperempuan
    Sent: Tuesday, July 5, 2011 5:44 PM
    Subject: [Jurnal Perempuan] “pemberontakan perempuan Arab”

    Trik Pria Dewasa Agar Menjadi Anak Susu (Husus
    SALAFI/WAHABI)

    *Ultimatum – Biarkan Kami Mengendarai Atau Kami Akan Menyusui Supir Kami*

    Wanita Arab Saudi telah sejak lama dirugikan dengan perlunya seorang
    laki-laki untuk melakukan segala sesuatu, tidak dapat satu ruangan dengan
    lawan jenis kecuali ada hubungan darah dan mereka tidak dapat membawa mobil
    mereka sendiri. Sekarang sebuah kelompok wanita Arab Saudi sudah lelah
    dengan hal ini dan mengancam untuk memberlakukan fatwa mengenai menyusui
    pria dewasa kecuali mereka diizinkan untuk menyetir.

    *Fatwa Terbaru Mengenai Menyusui Pria Dewasa*

    Fatwa terbaru yang dikeluarkan oleh Sheikh Abdul Mohsin Bin Nasser Al
    Obaikan, anggota dari Cendekiawan Arab Saudi, penasehat raja dan konsultan
    di kementrian hukum menyebabkan sebuah kontroversi. Sheikh Abdul Mohsin Bin
    Nasser Al Obaikan mengatakan bahwa cara untuk menghindari pelanggaran
    terhadap hukum Arab yang tegas mengenai kontak antara wanita dan pria adalah
    dengan mengganti status dari pria yang sering melakukan hubungan dengan sang
    wanita, dari yang tidak berhubungan darah menjadi hubungan ibu dan anak.
    Nampaknya Islam menganggap bawah hubungan menyusui setara dengan hubungan
    darah.

    Sheikh Abdul Mohsin Bin Nasser Al Obaikan mengatakan bahwa supir dapat
    berinterakasi dengan bebas dengan seluruh anggota keluarga majikannya tanpa
    melanggar hukum Saudi Arabia jika mereka disusui oleh wanita yang
    memperkerjakan mereka.

    Sheikh Abdul Mohsin Bin Nasser Al Obaikan mengatakan “Seorang perempuan
    dapat menyusui pria dewasa sehingga ia menjadi anaknya. Dengan demikian ia
    dapat berinterkasi dengan seluruh wanita dalam rumah majikannya tanpa
    melanggar hukum Islam.”

    *Bagaimana Cara Untuk Disusui*

    Sheikh Abdul Mohsin Bin Nasser Al Obaikan mengatakan “Sang pria harus minum
    susu ASI, tetapi tidak langsung dari payudara sang wanita. Ia harus
    meminumnya dan dengan demikian ia menjadi anggota keluarga, dengan demikian
    ia dapat melakukan interaksi termasuk interaksi fisik dengan wanita tanpa
    melanggar hukum Islam.”

    Tetapi salah satu petinggi agama Saudi lainnya, Sheikh Abi Ishaq Al Huwaini
    tidak setuju dengan fatwa itu, ia mengatakan bahwa pria harus menyedot
    langsung susu dari payudara, dan bukan dari gelas.

    *Kampanye Wanita Mengemudi*

    Sekarang sekelompok wanita Saudi telah memulai kampanye agar wanita
    diizinkan untuk mengendarai mobil. Dengan berdasarkan fatwa terbaru dari
    Abdul Mohsin Bin Nasser Al Obaikan, kampanye ini mempunyai slogan “ Izinkan
    kami mengemudi atau kami akan menyusui orang asing.” Amal Zahid, seorang
    anggota dari kampanye ini mengatakan “kampanye kami akan berfokus terhadap
    hak wanita untuk mengemudi.”

    *Konyol dan Aneh*

    Kampanye ini terdengar seperti ultimatum. Izinkan wanita Saudi mengemudi
    atau izinkan mereka menyusui orang asing. Fatima Al Shammary mengatakan “
    Fatwa ini menjadi topik yang cukup panas dikalangan wanita. Apakah ini
    satu-satunya cara yang kami dapat lakukan? Memberikan payudara kami kepada
    supir? Wanita lainnya mengatakan “Apakah Islam mengizinkan kami untuk
    menyusui pria yang tidak kami kenal tetapi melarang kami untuk mengendarai
    mobil kami sendiri?

    Suzan Al Mashhadi, seorang penulis menanyakan “ Apakah wanita dapat menyusui
    sang supir tanpa kehadiran suaminya atau harus dengan kehadiran suaminya?
    Dan pertanyaan susulan “Siapa yang akan melindungi sang istri ketika sang
    suami masuk kedalam rumah dan melihat sang istri sedang menyusui sang
    supir?”

    Banyak orang menganggap ini sebagai hal yang konyol. Seorang wanita
    mengatakan “Saya sudah tidak menyusui anak saya sendiri. Bagaimana saya bisa
    menyusui pria asing? Omong kosong apa ini?

    *Bagaimana cara menggunakan fatwa dengan cara yang lain?*

    Seorang wanita Saudi mengusulkan bahwa fatwa terbaru mengenai menyusui ini
    dapat juga digunakan dengan cara lain. Suami dapat disusui oleh pembantu
    rumah tangga mereka yang wanita sehingga mereka dapat berinteraksi dengan
    pembantu wanita mereka.

    *Pikirkanlah ini*

    Hukum Saudi Arabia mengenai interaksi antara wanita dan pria seharusnya
    diterapkan dengan ketat. Tetapi apakah ini juga harus terjadi pada pembantu
    dan majikannya? Bagaimana cara bagi anggota keluarga untuk tidak terlibat
    kontak dengan pembantunya yang biasanya bukan berasal dari anggota keluarga
    yang sedarah? Bagaimana dengan supir yang disewa? Bagaimana bisa supir dapat
    tidak melanggar hukum ini ketika mereka sedang menyupir dengan anggota
    wanita dari majikannya? Dapatkah kampanye yang terdengar seperti ancaman ini
    membuat wanita di Saudi Arabia dapat mengendarai mobilnya sendiri? Dan
    haruskan pria Saudi memulai kampanye juga mengenai menyusui langsung dari
    pembantu wanitanya? Bukankan keseluruhan hal ini konyol dan aneh?

  255. ana nanya ama AS koq ente nanya balik..atu atu dong…

  256. udah deh… kalau ente masih percaya sama bahwa kaum musyrikin Quraisy itu bertauhid rubbubiyah, ente jawab komentar ana di nomor 232. Saya tunggu nih.

  257. Nih saya tuliskan lagi bukti bahwa mereka syirik dalam Rubbubiyah :

    Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. (QS. Maryam :81)

    “Dan orang-orang yang mengambil pelindung SELAIN ALLAH (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya” (QS. Az Zumar : 3).

    adapun alasan mereka menyembah berhala sebagai perantara syafaat atau sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah, telah dijelaskan hakikat keyakinannya yang sesungguhnya.

    “Bahkan mereka mengambil pemberi syafaat SELAIN ALLAH. Katakanlah: “Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?”
    Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”. (QS. Az Zumar : 43-44).

    Mengambil pelindung dan pemberi syafaat SELAIN ALLAH, jelas syirik dalam Rubbubiyah.

  258. udah khatam brapa kali baca tafsir mereka?:)

  259. loh, tidak perlu khatam kok untuk tahu bahwa Al Qurtubi dan Thobari tidak membagi tauhid menjadi 3 dan tidak perlu khatam untuk tahu bahwa mereka tidak mengatakan bahwa kaum Quraisy bertauhid rubbubiyah.

    Kalau ente memang sudah khatam, tunjukkan saja buktinya kalau mereka membagi tauhid menjadi 3 ala wahabi dan mengatakan kaum musyrikin BERTAUHID RUBBUBIYAH.

  260. Ente dipihak Imam Mahdi atau Penguasa Arab?

  261. yah tentu Imam Mahdi dong mas…. jangan-jangan ente ikut penguasa Arab ya….. wah sebelum perang kita kenalan dulu mas.

  262. jawab dulu pertanyaan ana..koq malah suruh jawab pertanyaan antum…heheehhe…atu atu Mas…

  263. Maaf…

    Saya harap dan semoga kita semua ataupun keturunan kita bersama Imam Mahdi.

  264. Ok saya jawab ya…. tapi beri juga komentar atas tulisan saya.

    apkah kafir quraisy sebelum islam mengakui adanya Allah??
    Kalau kaum kafir itu jelas tidak mengakui akan adanya Allah
    Kalau kaum musyrikin itu mengakui adanya Allah
    trus kenapa kafir quraisy tidak mengucapkan laa ilaha illallah??
    Kafir Quraisy tidak mengucapkan syahadat karena mereka kafir dan mengingkari Allah sebagai Rabb dan Illah.
    Musyrikin Quraisy tidak mau mengucapkan syahadat karena mereka tidak mau menyembah satu tuhan saja yaitu Allah dan mereka mengingkari kerasulan Nabi Muhammad SAW.

  265. donpay kalo diladenin ngilang kaya jin enggak ya…?

  266. titik komanya mana ya?tolong diperjelas yang jawabannya yang mana?

  267. ah… banyak ngelesnya….. udah jelas kok jawabannya, malah saya pisahkan yang kafir sejati dengan yang musyrik. tinggal diperhatiian… gitu aja kok repot.

  268. Markojan Aswaja

    pembagian tauhid menjadi 3 yaitu rububiah, ulluhiyah dan asma’ wa sifat. itu berbeda dengan trinitas, trinitas itu jelas-jelas menyekutukan Allah SWT. sedangkan tauhid dibagi menjadi 3, tidak mengurangi hakekat tauhid itu sendiri. Jadi tauhid yang benar itu harus mencakup ke3-nya itu. kalau cuma rububiah saja bukan tauhid yang benar.
    jadi harus ada ulluhiyah dan asma’ wa sifat juga.
    Afwan, itu yang ane tahu,,

  269. jawaban ente nomor 1 dan 2 koq kotradiktif ?

  270. Mas, kalau Rubbubiyah dan Ulluhiyah hanya sekedar istilah saja tidak mengapa, tapi mengatakan bahwa orang yang bertauhid rubbubiyah tidak mesti bertauhid Ulluhiyah dari mana dasarnya? mengatakan musyrikin Quraisy bertauhid rubbubiyah tapi tidak bertauhid ulluhiyah dari mana dasarnya?
    Coba anda baca dulu koment-koment disini.

  271. ndak ada tuh yang kontradiktif…. perasaan sono mungkin…..

  272. aswaja tidak sepakat dengan pembagian Tauhid , sebab pembagian Tauhid itu Bid`ah dolalah penganutnya akan menyamakan muslim ahli Tauhid dengan kafir quresy yang jelas Musyrik.

  273. kaum musyrikin jika kepepet hingga hampir tenggelam di lautan, berdoa kepada sapa?

  274. kalau mereka ingat pada Allah, ya mereka berdoa kepada Allah. kenapa memangnya?

  275. kenapa antum menjawab kaum musyrikin tidak mengakui adanya Allah?

  276. jawab dulu Mas Pertanyaan Ane tuh diatas…koq yang jawab Akhi Dianth yahdihullah…

  277. Anda ini aneh…. saya tidak mengatakan bahwa kaum Quraisy tidak mengakui adanya Allah. yang tidak mengakui itu kaum kafir sejati seperti atheis, penganut agama diluar agama samawi, mereka tidak mengakui adanya Allah… saya rasa sebagian orang Quraisy berkeyakinan seperti itu.
    Adapun kaum musyrikin Quraisy mengakui adanya Allah, tetapi bercampur keyakinannya dengan mengakui tuhan-tuhan lain selain Allah. mereka bisa juga disebut kafir karena mengingkari Al Quran dan kerasulan para nabi yang diutus beserta dakwahnya.

  278. Markojan Aswaja

    pembagian tauhid menjadi 3 yaitu rububiah, ulluhiyah dan asma’ wa sifat. itu berbeda dengan trinitas, trinitas itu jelas-jelas menyekutukan Allah SWT. sedangkan tauhid dibagi menjadi 3, tidak mengurangi hakekat tauhid itu sendiri. Jadi tauhid yang benar itu harus mencakup ke3-nya itu. kalau cuma rububiah saja bukan tauhid yang benar.
    jadi harus ada ulluhiyah dan asma’ wa sifat juga.
    Afwan, itu yang ane tahu,,.

  279. susah bicara dengan orang fanatik buta dan tidak mau memahami agamanya.
    sudahlah mas… kalau cuman ngulang-ngulang tidak usah komentar aja.

  280. titik kesamaan trinitas wahabi dengan trinitas kristen dimana tiga oknum berbeda yang bisa bersatu tetapi juga dapat dipisah.

    sementara Robb Ilah dan aswa wa-sifatullah berbeda tapi merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

    Keberadaan pembagian tauhid tiga adalah hal baru dalam agama sehingga pembagian Tauhid itu Bid`ah dan dia menjadi bid`ah sesat karena banyak menabrak ayat qur`an dan hadist rosul , pembagian tauhid tiga juga menyebabkan kemusyrikan yang nyata disamping penganutnya akan menghukumi muslim ahli tauhid dengan kafir quresy yang jelas musyrik.

  281. Markojan Aswaja

    Dasarnya sudah jelas didalam Qur’an, Iblis itu berhadapan langsung dengan Allah SWT, dan yakin betul akan Rububiyah Allah SWT. Tapi iblis tidak bertauhid ulluhiyah dikarenakan membangkang dan mengoreksi perintah Allah SWT.
    Dalam Qur’an Surah Shaad 79-80 (79. Iblis berkata: “Ya Rabbku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.” 80. Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh)

  282. mbah redhy abu jamal

    Ikut simak aja dulu ah.

  283. Markojan Aswaja

    pembagian tauhid menjadi 3 itu jelas untuk membedakan mana yang kafir dan mana yang tidak. Pada Kafir Quraisy mereka mengakui adanya Allah SWT (rububiyah) tetapi mereka menolak menyembah Allah SWT (ulluhiyah), dikarenakan mereka hanya mengakui rububiyah Allah saja mereka disebut kafir, Sama halnya iblis, dia hanya mengakui rububiyah Allah SWT. makanya iblis masuk neraka KEKAL.
    Jadi barang siapa hanya mengakui rububiyah Allah saja, mereka dijamin masuk neraka KEKAL.
    Jadi pembagian tauhid itu intinya tidak membagi tauhid itu sendiri. tidak seperti trinitas yang antum maksud. jelas berbeda sekali.
    Afwan.. itu penjelasan yang ane tahu.

  284. markojan untuk membedakan yang kafir dengan yang muslim tidak perlu membuat Bid`ah garis tegas pembeda antara muslim dan kafir sangat jelas , lagipula kafir quresy dan Iblis itu sudah jelas Kafir tidak ada yang menyangkal hal itu , kecuali wahabi yang masih mengatakan jika Iblis dan kafir quresy adalah bertauhid Rububiyah, disini pula lah kesamaan aqidah wahabi dengan kristen dimana setiap satu dari tiga oknum itu bisa dipisah berdiri sendiri , padahal Robb,ilah asma dan sifatnya tidak bisa dipisahkan.

    kalo sekedar ingin membedakan kafir dan bukan kenapa harus bikin Bid`ah pembagian tauhid….? ikuti saja sunnah dan ijma` ummah gampang kok…?

  285. mbah redhy abu jamal

    @syekh markojan aswaja

    Klu syekh ngeyel dengan tauhid dibagi 3 itu dengan alasan untuk memudahkan memahami, seharusnya syekh juga konsisten dengan logika yg demikian.

    Tetapi nyatanya kan tidak. Buktinya syekh antipati thdp tasawuf, padahal dalam tasawuf kan isinya istilah2 yg dipergunakan untuk memudahkan dalam mendiagnosis penyakit hati dan sekaligus mengobati. Tentunya untuk mengobati dibutuhkan ahlinya, yakni mursyid kamil.

    Apa kalau syekh sakit jantung, akan syekh bawa ke ahli ruqyah? Kan tidak to syekh………

    Memang kalau ditilik, pada jaman sahabat dan tabiin, istilah tasawuf belum serumit sekarang karena konsisi sosial umat Islam masih bagus-bagusnya. Penyakit hati belum kronis, lha sekarang syekh lihat sendiri….padahal pada abad ke 3 H aja penyakit umat dah hebat.

  286. mbah redhy abu jamal

    Syekh markojan aswaja……

    Samakah antara pemahaman tentang air dengan hakikat air itu sendiri? Tentu TIDAK dan sekali lagi TIDAK.
    Sebabnya adalah kalau pemahaman tentang air meski benar tetap tergantung pada pihak yg memahami air tersebut. Misalnya, pemahaman petani mengenai air tentu akan sangat jauh berbeda dengan pemahaman ahli fisikokimia.

    Untuk memahami hakikat air yg sejati tentu kita harus larut menjadi air bukan? NAH, BEGITU PULA DALAM TAUHID SYEKH. PEMAHAMAN KITA TENTANG TAUHID BISA BEDA TETAPI UNTUK MASUK KEDALAM HAKIKAT TAUHID KITA HARUS LEBUR DALAM TAUHID ITU SENDIRI.

    BAGAIMANA CARANYA SYEKH……….SALAH SATUNYA KITA HARUS MEMATIKAN KE’AKU’AN DIRI KITA. SYEKH MARKOJAN SUDAH MAMPUKAH…………………

  287. mbah redhy abu jamal

    Syekh markojan

    Kenapa anda mendahului kehendak Allah syekh? Bukankah dengan mudah Allah mengubah seseorang dengan KehendakNya. Wahai syekh, Iblis masuk neraka kekal karena kesombongannya menentang perintah Allah sujud kepada Adam karena merasa lebih mulia

  288. Markojan Aswaja

    @ mbah redhy abu jamal
    Afwan yang sabar, Dien islam itu bukanlah filsafat. Pembagian tersebut tidak membagi tauhid itu sendiri. Orang yang mengakui rububiyah Allah SWT saja disebut kafir dan masuk neraka KEKAL.
    Jadi inti tauhid adalah Rububiyah, Ulluhiyah, Asma’ Wa Sifat.
    Bukan Trinitas ya.. Trinitas itu jelas2 menyekutukan Allah SWT.

    Mudah2an orang awam paham dengan penjelasan ini.
    Afwan sebelumnya.

  289. Markojan Aswaja

    @ mbah redhy abu jamal
    Afwan yang sabar, Dien islam itu bukanlah filsafat. Pembagian tersebut tidak membagi tauhid itu sendiri. Orang yang mengakui rububiyah Allah SWT saja disebut kafir dan masuk neraka KEKAL. Dalil-dalil di Qur’an dan As-Sunnah sudah jelas.
    Jadi inti tauhid adalah Rububiyah, Ulluhiyah, Asma’ Wa Sifat.
    Bukan Trinitas ya.. Trinitas itu jelas2 menyekutukan Allah SWT.

    Mudah2an orang awam paham dengan penjelasan ini.
    Afwan sebelumnya.

  290. kalo kafir quraisy mengakui adanya Allah itu namanya apa dong?kalo mereka mengakui adanya Allah apakah mereka disebut muslim?

  291. @mbah redhy abu jamal said:
    “Untuk memahami hakikat air yg sejati tentu kita harus larut menjadi air bukan? NAH, BEGITU PULA DALAM TAUHID SYEKH. PEMAHAMAN KITA TENTANG TAUHID BISA BEDA TETAPI UNTUK MASUK KEDALAM HAKIKAT TAUHID KITA HARUS LEBUR DALAM TAUHID ITU SENDIRI.

    BAGAIMANA CARANYA SYEKH……….SALAH SATUNYA KITA HARUS MEMATIKAN KE’AKU’AN DIRI KITA. SYEKH MARKOJAN SUDAH MAMPUKAH…………………”

    @mbah raj saya suka koment antum, jadi ingat orang yang amalkan dzikir dan hentikan detak jantung (tp tidak) serta mampu menahan hal duniawi (tanpa makan dan minum) berhari2 dengan rasa nikmat tiada tara (ekstasi) untuk mendekatkan diri pada zat Allah yang Maha Agung

    lanjut saya nyimak aja

  292. maaf edit dikit admin:
    @mbah redhy abu jamal said:
    “Untuk memahami hakikat air yg sejati tentu kita harus larut menjadi air bukan? NAH, BEGITU PULA DALAM TAUHID SYEKH. PEMAHAMAN KITA TENTANG TAUHID BISA BEDA TETAPI UNTUK MASUK KEDALAM HAKIKAT TAUHID KITA HARUS LEBUR DALAM TAUHID ITU SENDIRI.

    BAGAIMANA CARANYA SYEKH……….SALAH SATUNYA KITA HARUS MEMATIKAN KE’AKU’AN DIRI KITA. SYEKH MARKOJAN SUDAH MAMPUKAH…………………”

    @mbah raj saya suka koment antum, jadi ingat orang yang amalkan dzikir dan hentikan detak jantung (tp tidak MATI) serta mampu menahan hal duniawi (tanpa makan dan minum) berhari2 dengan rasa nikmat tiada tara (ekstasi) untuk mendekatkan diri pada zat Allah yang Maha Agung

    lanjut saya nyimak aja

  293. markojan yang ngaku aswaja
    Pembagian tersebut tidak membagi tauhid itu

    ahmad syahid : lalu yang dibagi apanya…? lantas kenapa dipisahkan….?

    markojan :Orang yang mengakui rububiyah Allah SWT saja disebut kafir dan masuk neraka KEKAL.

    ahmad syahid : tidak ada orang yang hanya mengakui rububiyah allah saja , sebab pengakuan atas rububiyah allah melazimkan pengakuan atas uluhiyah allah, dan kalo menurut ” hayalan” markojan ada yang hanya mengakui Rububiyah Allah saja (pemisahan robb dengan ilah) dalam arti hanya mengakui allah sebagai pencipta dan pengatur bukan untuk disembah jelas itu adalah kekufuran, dan ingat agama Islam bukan agama hayalan.

    disinipulalah kesamaan Bid`ah pembagian Tauhid dengan trinitas kristen ” memisahkan tiga hal (oknum)”

  294. kalo Imam Mahdi nya Wahhabi gimana?ente mau ikut?
    bukankah di akhir jaman islam asing dan akan kembali ke kedua kota tsb seperti kembalinya ular ke dalam sarangnya…bukankah dari dulu hingga saat ini ulama yang ada di Madinah , kota Rasulullah adalah Wahhabi spt tuduhan antum jamian? lihatlah Syaikh yang mengajar di Madinah saat ini : Syaikh Abdulmuhsin Al Abbad, Syaikh Abdurrozaq, dll?adakah dari kalangan antum?

  295. Naam Akh..menuduh saudaranya sendiri dengan trinitas merupakan pekerjaan yang tidak berakhlak, meskipun tulisannya lembut dan perkataannya enak seperti air dan angin sepoi sepoi…

  296. mengakui bagaimana dulu? kalau hanya mengakui saja seperti perkataan mereka, tapi mengingkari nabi Muhammad dan risalah yang dibawanya, juga menyembah tuhan-tuhan lain ya tidak disebut muslim dong. mereka disebut musyrik atau kafir.

    udah deh, ente sebenarnya mau ngomong apa sih ?

  297. Mas markojan, Iblis itu memang awalnya mengakui Rubbubiyah Allah, tetapi sewaktu dia diperintah Allah untuk sujud, timbul sombongnya dan terhijab memandang akan sifat Rubbubiyah Allah, yang memulyakan, sehingga menganggap bahwa dirinya lebih baik daripada adam karena diciptakan dari api. padahal kemulyaan dan menciptakan itu tergantung pada Allah bukan pada api atau tanah.
    Karena kelengahannya itulah dia berani membangkang dan mengkoreksi perintah Allah.
    Kalau pada saat itu dia sadar akan sifat Allah yang Maha memulyakan dan maha berkehendak, tentulah dia dia tidak berani membangkang atau mengkoreksi perintah Allah.

    Artinya tauhid Ulluhiyah tidak bisa dipisahkan dari tauhid Rubbubiyah.

  298. Imam Mahdi wahabi ? yang benar aja.

    Imam Mahdi itu dari kalangan ahlul bait.

    “bukankah dari dulu hingga saat ini ulama yang ada di Madinah , kota Rasulullah adalah Wahhabi spt tuduhan antum jamian?”

    dari dulu itu ulama yang ada di madinah adalah Ahlussunah wal jamaah bukan wahabi. Sekarangpun Alhamdulillah, masih ada ulama Ahlussunah di sana.

  299. menyamakan Muslimin ahli Tauhid dengan Musyrikin yang jelas kafir adalah perbuatan yang sesat dan tentu menyalahi sunnah.

    membagi Tauhid dengan pemisahan mirip trinitas kristen adalah Bid`ah dolalah.

  300. @Markojan

    Kaum musyrikin itu syirik dalam Rubbubiyah, mangkanya menyembah selain Allah.

    Kalau manusi itu sudah benar pemahaman dan kesadarannya akan sifat-sifat Rubbubiyah Allah, pastilah dia bertauhid dan menyembah Allah semata-mata.

  301. @Donpay n Markojan

    Siapakah yang tidak berakhlak dengan menyamakan kaum muslimin dengan kaum musyrikin Quraisy ?

    Siapakah yang tidak berakhlak dengan mengatakan kaum muslimin sebagai musyrikin yang lebih parah kemusyrikannya daripada kaum musyrikin Quraisy?

  302. antum yang mengatakan demikian …

  303. bukan ana yang mengatakannya….

    Coba ente cek situs-situs wahabi yang bicara tentang kemusyrikan. … tidak lupa dia mengatakan bahwa kemusyrikan zaman sekarang lebih parah daripada kemusyrikan pada zaman Rasulullah

  304. antum khan cuma taqlid sama Syaikh Al Azhar…sekarang lebih alim mana Syaikh Wahhabi (Bin Baz, Utsaimin, ALbani, Abdurrozaq) dengan Syaikh dari Al Azhar tsb menurut antum?

  305. oh ya kang emang banyak yang tertutup ya! betapa egonya mereka, tapi apakah memeng bener mereka merasa paling soleh dalam pemahaman islam?

  306. berarti antum bacanya kurang paham … tolong dicek lagi, biar ngak asal nuduh gituw …

  307. aduh kang…. ini bukan masalah taklid kang…

    Mas syahid dan kawan-kawan aswaja tidak asal taklid.

    tapi masalah ini adalah masalah bidah dholalah.

    Pembagian tauhid ini adalah wacana baru, tidak ada dizaman salaf, dan setelah diteliti, ternyata tidak benar dan tidak ada dalilnya. Malah menimbulkan kesalahan pemahaman tauhid, Ulama Al azhar telah menjelaskannya dan bukankah kita disini telah berdiskusi panjang lebar, dan ternyata pembagian tauhid ini memang tidak ada dasarnya.

  308. wah saya nggak paham ya…..

    jadi bisa ente jelaskan maksudnya bahwa kemusyrikan zaman sekarang lebih parah daripada kemusyrikan pada zaman Rasulullah….. dan siapa tertuduh musyrik itu?

  309. bin baz , albani, ustaimin, abdurrozak adalah orang-orang keblinger .

    membandingkan Ulama Aswaja (azhar asyarif) dengan syeikh wahabi tentu adalah sebuah penghinaan.

    donpay segeralah bertobat dari ajaran Wahabi.

  310. KEBLINGER itu apa ya?gunakan kata yang baik…

  311. udah deh mas…..

    diskusi panjang lebar disini, antum dan kelompok antum
    -tidak bisa membuktikan bahwa tauhid dibagi 3 itu benar dan ada dalilnya yang shahih
    -tidak bisa membuktikan bahwa kaum musyrikin itu bertauhid rubbubiyah

    tapi antum tetap ngeyel…. itu namanya KEBLINGER

  312. ini kang Diant clamitan aja..yang ditanya AS koq dia selalu jawab…ente itu sama atao nggak sihhh aslinya sama AS…:)

  313. Markojan Aswaja

    @ mbah redhy abu jamal
    @ super nova
    Masyaallah..
    Apakah memahami Allah SWT juga harus melebur dengan Allah SWT? Subhanallah, dengan apa yang kalian sebutkan itu.
    Apakah mempelajari kesyirikan antum juga melebur ke kesyirikan?
    Apakah membelajari Air, antum harus melebur menjadi air? Apakah bisa?
    Itulah perkataan orang-orang filsafat. Mengedepankan akal dari pada kebenaran.
    Afwan sebelumnya..

  314. karena antum setuju bahwa kafir quraisy mengakui adanya Allah walaupun mrk belum muslim berarti antum setuju dong kalo kafir quraisy mengakui adanya Tuhan Allah? pengakuan itu namnanya apa dalam bahasa arab?

  315. pengakuan ya pengakuan…. bahasa arabnya ya ikrar.

    apa ente mau masukkan artinya dengan iman? kalau itu keyakinan.

  316. itu hanya ungkapan saja mas…. jangan diambil zhahirnya.
    kalau mau paham maknanya ya tanyakan pada ahlinya.

  317. hehhe…antum kurang gaul berarti…coba cek, ulama madinah saat ini mengakui pembagian tauhid menjadi 3 nggak kalo emang itu disebut Wahhabi?

  318. Markojan Aswaja

    Afwan.. akhi dianth, orang kafir dalam surah Yunus: 22==>
    22. Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): “Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur.”
    Sedangkan zaman sekarang, susah senang ya mintanya ke kuburan.
    Afwan ya akhi..

  319. eh emangnya ente ada gaul sama ulama madinah? ulama madinah yang aswaja tentu saja beda ama ulama wahabi.

  320. tunggu dulu mas….

    kita perhatikan dulu orang yang pergi ke kuburan itu ngapain?

    kalau dia berdoa ama penghuni kubur dengan keyakinan bahwa penghuni kubur itulah yang mengabulkan keinginannya … ya jelas musyrik.

    kalau dia berdoa disamping atau di depan kubur kepada Allah agar Allah mengabulkan doanya ya tidak syirik dong.

  321. saya dan mas syahid sama-sama aswaja.

  322. Markojan Aswaja

    Afwan akhi dianth..
    sekiranya akhi berkomen “isi adalah kosong”, “kosong adalah isi” itulah ungkapan yang akhi maksud.
    Tidak masuk akal.
    Mudah-mudahan orang awam yang membaca ini mendapat pencerahan..

  323. eh mana ada saya katakan “isi adalah kosong”, “kosong adalah isi”. wah ente jangan nambah-nambah dong.

    Mudah-mudahan orang awam yang membaca ini mendapat pencerahan.. yaitu jangan sukan nambah-nambah dan artikan perkataan orang lain dengan buruk sangka.

  324. Markojan Aswaja

    Afwan akhi dianth..
    ungkapan yang akhi maksud itu; contoh:
    untuk memahami air, berarti agar lebih paham harus melebur menjadi air.
    Lihatlah dengan seksama.. itu sama artinya kita tidak mungkin melebur menjadi air (isi adalah kosong). agar lebih paham air itu apa, harus melebur menjadi air. (kosong adalah isi).
    Bukan begitukah akhi..
    Subhanallah dengan apa yang akhi maksudkan itu..

  325. Markojan Aswaja

    afwan akhi dianth, penjelasan ane diatas cukup jelas, dalilnya kuat, dari Qur’an Surah Yunus ayat 22.
    Intinya kita berdoa hanya kepada Allah SWT semata, kalau bisa berdoa di masjid apa di rumah ngapain mesti di kuburan? kalau alasannya untuk mendoakan si mayit, cukup dirumah atau di masjid sudah bisa. Rasullullah SAW bersabda: Jangan jadikan rumahmu seperti kuburan. Bukankah sudah jelas akhi..
    Afwan pemahaman ane hanya seperti ini.

  326. Sekarang sebutkan ulama aswaja madinah mana khususnya yang mengajar di Masjid Nabawi Masjid Rasulullah yang tidak mengakui pembagian tauhid menjadi tiga?

  327. @ Markojan Aswaja
    ungkapan2 dari @mbah raj tsb pasti ada maknanya, monggo @mbah raj di babar, biar akhi @Markojan Aswaja dan saya lebih faham ilmu hakikat dan kalam, setahu saya banyak ungkapan2 dari Al Quran mempunyai rahasia didalamnya dan ternyata terbukti secara ilmiah (baik secara ilmu quantum fisika). dalam ayat pertama surat AlBaqoroh pun terdapat rahasia yang sangat dalam. monggo dilanjut

  328. surah Yunus: 22==>
    22. Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): “Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur.”

    ayat ini tidak bisa dijadikan dalil untuk melarang berdo`a disisi makam/kuburan,janganlah kalian (markojan dan all wahabi ) melarang sesuatu yang Allah dan Rosulnyapun tidak melarangnya.

  329. Markojan Aswaja

    Akhi Nova
    Penafsiran Qur’an dan Sunnah harus sesuai dengan pemahaman Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in dan ijma para salafus sholeh. Jangan ditafsirkan menurut akal manusia yang lemah.

  330. Copas dari artikel di atas
    “Kemudian seorang komentator ASWAJA bernama Jafar menimpali seraya memperingatkan bahwa jangan-jangan Aqidatul Awam juga sudah terinfeksi virus Wahabi. Hal ini karena adanya komentar COPAS dari Donpay (Abahna Jibril?) tentang bab AqidatulAwam yg berbeda dengan yang ada di tangan Mas Jafar. Inilah kata Mas Jafar: “Syeikh Al-Baijuri sendiri menyusun kitab Tijanuddarori, yang membahas manengenai tauhid berdasarkan madzhab Imam Asyari, begitupun kitab Aqidatul Awam dan Jauharuttauhid. Saat ini saya memegang kitab Jauharuuttauhid yang dikutip oleh @Donpay, tapi di halaman yang dimaksud oleh COPAS-an @Donpay, hal 97, berisi pembahasan mengenai sifat Baqo. Nah, kitab Jauharuttauhid yang dimaksud oleh @Donpay, itu terbitan mana ya?” Demikian Mas Jafar bertanya dengan heran

    Akhirnya muncul Akhi Taymiyyah yang menegaskan dengan sedikit bergurau: “Hue hue hue… donpay baca buku palsu.”

    APA BENAR ADA PEMALSUAN

    MONGGO DILANJUT…………………

  331. @ahmadsyahid
    apakah benar ASWAJA dan antum serta kita semua tidak mengikuti seperti akhi @Markojan Aswaja bahwa Penafsiran Qur’an dan Sunnah harus sesuai dengan pemahaman Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in dan ijma para salafus sholeh????????

    ijma (kesepakatan) para salafus sholeh yang mana ya akh menurut @Markojan Aswaja????

  332. Lho, Wahabi ternyata masih ngeyel aja to, ha ha ha ha…. Sudah Allah Swt takdirkan Wahabi seperti itu. Eh, ada yang lucu dari @ donpay yg menanyakan: “sekarang lebih alim mana Syaikh Wahhabi (Bin Baz, Utsaimin, ALbani, Abdurrozaq) dengan Syaikh dari Al Azhar tsb menurut antum?”

    Pertanyaan yg sangat lucu bukan?

    Yang lebih lucu lagi saya dengar langsung dari pengikut Wahabi yg mengatakan Syaikh bin Baz hapal KUTUBUSSYITTAH. Ha ha ha… ana ngakak deh dengar parnyataan teman Wahabi itu. Sejak akapan ada cerita Syaik Wahabi yang bahlul kok hapal KUTUBUSYSYITTAH? Hapal judulnya doang kali? Anak-anak kecil juga banyak yg hapal kalau judul doang?

    Orang-orang Wahabi yang ngeyelan emang aneh dan lucu-lucu, tidak punya Syaik-Syaikh yg hebat dan handal, eh ngarang cerita deh biar hebat. Toh banyak yang gak tahu kalau itu bohong, ya kan?

  333. kemudian kalo kafir Quraisy mengakui adanya TUhan Allah, bukankah kafir quraisy juga mengakui Tuhan Allah yang menciptakan mereka dan memberikan rizki kepada mereka seperti saat mereka kepepet di lautan kemudian mereka berdoa kepada Tuhan Allah? apakah ente membenarkan hal ini?

  334. kenapa mereka ASWAJA yang berdoa disamping kubur berkeyakinan doanya dikabulkan?bisa diperjelas?

  335. Dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya…(Qoff:16) .Allah menguasai setiap batasan. Pelan 2 ya he.he entar di sangka ngaku tuhan lagi

  336. Markojan, semua juga tahu Wahabi paling pintar bikin slogan atau jargon atau motto, semua yg bukan Wahabi tahu itu. Salah satu slogan yg populer adalah: “Mengikuti pemahaman Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in dan ijma para salafus sholeh.” Faktanya bagaimana Bang Markojan? Sudah benar2 ikut pemahaman mereka atau hanya sebatas SLOGAN atau JARGON DOANG?

  337. Rosulallah bersabda : “Aku diperintah untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Tuhan (Ilâh) yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwa saya adalah utusan Allah. Jika mereka melakukan itu maka terpelihara dariku darah-darah mereka dan harta-harta mereka kecuali karena hak”. (HR al-Bukhari).

    Wahabi Intrupsi nanti dulu ya Rosul belum tentu mereka yang besyahadat itu , bertauhid Rububiyah dan Uluhiyah juga aswa Wasifatullah , sebab kafir quresy yang engkau perangipun mengenal dan mengakui Tauhid Rububiyah dan mereka ingkar terhadap Tauhid Uluhiyah , nanti dulu ya Rosul biar saya cek dulu mereka tauhid nya sudah benar tidak .

    Ya Rosulallah anda itu salah ternyata mereka yang mengucapkan dua kalimah syahadat itu 90 persen lebih masih persis sama dengan Kafir quresy , bahkan lebih buruk dari kafir quresy , tenang dulu ya Rosul jangan buru-buru mengatakan seperti itu bisa berbahaya, semestinya engkau katakan ya Rosul bahwa Tauhid itu ada tiga rububiyah uluhiyah asma wa sifat , sebab masih banyak yang seperti kafir quresy Cuma ber-Tauhid Rububiyah doang.

    (astagfirullahal a`dzim Rosul pun diintrupsi dan disalahkan seolah wahabiyun itu lebih faham Tauhid ketimbang sang Rosul.)

    kemudian Rosul bersabda : “Aku sungguh tidak merisaukan syirik menimpa kalian setelah aku wafat, yang kurisaukan adalah keluasan dunia yang membuat kalian saling hantam memperebutkannya” (Shahih Bukhari)

    yah Rosulallah Bid`ah duniakan gak apa – apa kenapa mesti engkau risaukan….? Apa rosul lupa pernah mengatakan ” kalian lebih mengetahui urusan dunia” tenang aja ya Rosul urusan dunia serahkan aja sama kami , kami mampu kok mengundang dan membayar ribuan pasukan AS ke negeri kami demi membantai mereka yang ngaku muslimin padahal mereka itu masih sama persis kaya kafir Quresy seperti Palestina yang dibantai Israel, ya tentunya juga demi naiknya harga minyak.

    Seperti inilah kenyataan wahabi salafi meng intrupsi , menyalahkan , mengajari membangkang terhadap sang Rosulallah SAW, seperti inikah yang dinamakan sesuai dengan pemahaman sahabat…..?

  338. Begitulah kelakuan Syaikh Wahabi dalam mengakali hukum menurut hawa nafsunya, dan itulah panutan paling jelek di muka bumi.

  339. SSSTTTT… donpay syaikh, jangan ngeyel, emang nggak ada yg membagi tauhid jadi tiga kecuali Wahabiyyun. Tidak ada di tafsir mana pun, sadarilah itu.

  340. Syaikh MARKOJAN yg gak mudeng makanya ngeyel. Kalu mudeng pasti manggut-manggut, he he he ….

  341. @Donpay

    -ulama ahlussunah itu tidak sama akidahnya ama wahabi, saya tidak perlu sebutkan ulama madinah, ente cari saja sendiri.

    -Masalah berdoa dekat makam orang saleh itu memangnya ada larangan, kalau tak ada larangan kenapa dikatakan musyrik? ini bodoh namanya.
    Masalah orang itu percaya kalau dekat makam doa lebih terkabul atau tidak tak ada hubungannya ama syirik. Dan kami semua aswaja percaya kalau makam orang-orang saleh memiliki keberkahan.

    – ente katakan : kemudian kalo kafir Quraisy mengakui adanya TUhan Allah, bukankah kafir quraisy juga mengakui Tuhan Allah yang menciptakan mereka dan memberikan rizki kepada mereka seperti saat mereka kepepet di lautan kemudian mereka berdoa kepada Tuhan Allah? apakah ente membenarkan hal ini?

    memangnya kenapa, memangnya mereka disebut beriman atau bertauhid rubbubiyah?

    Mujahid, murid Ibnu Abbas berkata: “Keimanan mereka adalah perkataan mereka : Allah pencipta kami dan Yang memberi rizki kepada kami dan mematikan kami. Inilah keimanan (mereka) bersama kesyirikan mereka dengan beribadah kepada selain Allah” (Tafsir At-Thobari 13/374)

    Mujahid hanya mengatakan ‘keimanan mereka’ dan tidak mengatakan sebagai orang beriman, apalagi bertauhid. Artinya keimanan mereka ini hanya pada sebagian sifat-sifat rubbubiyah Allah saja dan itupun juga bercampur dengan keimanan akan sifat-sifat rubbubiyah berhala-berhala mereka.

    – Markojan

    ungkapan mbah rhedy itu mesti anda pahami menurut orang yang mengatakannya bukan menurut pemahaman ente sendiri dan bawa-bawa qiyas ke ungkapan lain. belum tentu sama men.
    coba deh artikan dengan prasangka baik : kita harus lebur ke dalam tauhid itu artinya kita mengamalkan tauhid yang kita yakini yaitu mengesakan Allah dan selalu mengingat Allah salam segala keadaan, nah dalam perjalanan mengamalkan tauhid itu kita akan menjalani ujian-ujian, namun dengan proses itulah kita akan memahami apa itu hakikat tauhid.

    – kata ente : Intinya kita berdoa hanya kepada Allah SWT semata, kalau bisa berdoa di masjid apa di rumah ngapain mesti di kuburan? kalau alasannya untuk mendoakan si mayit, cukup dirumah atau di masjid sudah bisa. Rasullullah SAW bersabda: Jangan jadikan rumahmu seperti kuburan. Bukankah sudah jelas akhi..
    Afwan pemahaman ane hanya seperti ini.

    Kalaulah alasan ente benar maka tidak ada alasan pula yang mengatakan mereka musyrik.

  342. @Donpay n Markojan

    saya berdiskusi panjang lebar hanya bolak balik ke situ saja.

    kalian membela keimanan musyrikin Quraisy dan kami membela keimanan kaum muslimin.

    daripada semakain tak karuan, kita kembali saja ke pokok persoalan.

    Antum berdua dan all wahabi berkeyakinan bahwa musyrikin Quraisy bertauhid rubbubiyah tapi tidak bertauhid ulluhiyah, itu artinya kalian memisahkannya. Dan kami panjang lebar disini tidak menemukan adanya dalil shahih keyakinan antum tersebut, malah bertentangan dengan perkataan Allah yang mengatakan mereka musyrik dan kafir.

    Bila kalian mau melanjutkan diskusi ini jawab dan bantah dulu dalil yang mengatakan bahwa kaum Quraisy itu menurut Allah adalah musyrik dalam tauhid Rubbubiyah.

    pengikut wahabi yang masih berkeyakinan bahwa Kaum musyrikin itu tidak menyekutukan Allah dalam hal Rubbubiyah, maka cukuplah firman Allah yang menjelaskan hakikat penyembahan mereka terhadap berhala-berhalanya.

    Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. (QS. Maryam :81)

    “Dan orang-orang yang mengambil pelindung SELAIN ALLAH (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya” (QS. Az Zumar : 3).

    adapun alasan mereka menyembah berhala sebagai perantara syafaat atau sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah, telah dijelaskan hakikat keyakinannya yang sesungguhnya.

    “Bahkan mereka mengambil pemberi syafaat SELAIN ALLAH. Katakanlah: “Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?”
    Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”. (QS. Az Zumar : 43-44).

    Selain Allah itu artinya mereka telah menjadikan tandingan atau menjadikan tuhan mereka sama dengan Allah. Sebagai pelindung artinya ada pelindung lain yang mampu melindungi mereka secara independen lepas dari kekuasaan Allah. Pemberi syafaat artinya ada pemberi syafaat bagi mereka secara independen tanpa campur tangan Allah. Ini semua artinya mereka telah menjadikan berhala mereka Rabb bagi mereka yang melindungi mereka dan memberikan syafaat bagi mereka , lain dan berbeda dari perlindungan Allah dan syafaat Allah dan mereka menjadikan perlindungan dan syafaat berhala mereka setara dengan perlindungan dan syafaat dari Allah. Ini semua adalah syirik dalam Rubbubiyah.

    Inilah makna SELAIN ALLAH. Kalau tidak demikian tentu bukan selain Allah, tetapi sebagai perantara perlindungan dan syafaat Allah. Yang mengatakan perantara itu kaum musyrikin, tetapi Allah telah menjelaskan dengan mengatakan isi hati dan keyakinan mereka yang sebenarnya akan Illah-Illah mereka yaitu sebagai pelindung dan pemberi syafaat selain Allah.

    Mengambil pelindung dan pemberi syafaat SELAIN ALLAH, jelas syirik dalam Rubbubiyah.

    Itu dalil dari saya, kalau mau lanjut bahas dulu firman Allah ini, kalau tidak berarti kalian hanya putar-putar seperti penggilingan saja.

  343. BRAVO MAS DIANTH…………..GAMBLANG SEKALI

  344. mbah redhy abu jamal

    Syekh Markojan

    Mana komen ane yg menyebut Islam itu filsafat? Maaf syekh, ane gak punya dasar pendidikan ilmu filsafat. Jadi mana mungkin ane komen menyebut Islam itu filsafat?

    Wah, kalau syekh mengganggap ane berfilsafat itu bikin ane senyum-senyum lho he he he he

  345. ‘AJARAN WAHIDIYAH’
    LILLAH: segala perbuatan daniati ibadah pd Alloh SWT, kecuali yg dilarang, kecuali yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,(segi syariat)
    BILLAH : segala perbuatan disadari dirasakan bahwa yang menciptakan, menghendaki SEGALA sesuatu termasuk gerakan kita adalah Alloh SWT.(segi hakikat)
    LIRROSUL: segala perbuatan diniati mengikuti Rosuulalloh SAW, kecuali yg dilarang/ yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,(segi syariat)
    BIRROSUL : segala gerak perbuatan di sadari bahwa mendapat jasa dari Rosuulalloh SAW,jasa iman,islam,hal penciptaan dll, kecuali yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,(segi hakikat)
    http://WWW.WAHIDIYAH.ORG
    (Ajaran wahidiyah diatas adalah realisasi dari syahadatain)
    (PENTING : supaya disebarluaskan tanpa pandang bulu)

  346. mbah redhy abu jamal

    Syekh Markojan

    Waduh, siapa juga yg mengatakan kita harus melebur dengan Allah? Yo ndak bisa to syekh. Jangan genit kayak para akademisi yg sebagian terjebak filsafat dalam memahami tasawuf.

    Syekh, maksud ane tadi bukan kita harus melebur tetapi hanya menekankan bahwa antara pemahaman dengan hakikat itu TIDAK sama. Tolong dipahami dengan benar komen ane tadi. Pernyataan ane itu sekedar mengingatkan janganlah pemahaman iu kita jadikan tuhan sehingga ummat ini tidak bertempur sendiri.

    Apa syekh tidak menyadari bahwa munculnya berbagai aliran dalam Islam itu sebenarnya wujud nyata dari menuhankan pemahaman. Sebenarnya beda pemahaman itu tidak menjadi persoalan asalkan tidak saling menghakimi seseorang.
    Apa syekh tidak menyadari bahwa kata-kata negatif seperti ahli bid’ah, sesat, kafir, syirik dan sejenisnya itu membuat hati menjadi kotor, gelap dan menjadi sumber penyakit?

    Sekarang ane bertanya kepada syekh: APA SIH MAKNA DARI RUBUBIYAH, ULUHIYAH DAN AHADIYAH?

    Kalau sdh syekh jawab, coba nanti kita bandingkan dengan pemahaman yg saya ketahui dan pahami.

    Syekh, siapa bilang untuk memahami Allah hrs melebur dengan Allah? Syekh, kemampuan manusia memahami Allah secara total tidak mungkin. Yg paling maksimal adalah memahami Allah melalui Asma dan Sifatnya, Jelasnya kalau memahami Hakikat Allah, tidaklah mungkin karena sdh menjadi sifat dan watak makhluk itu rendah, hina dan faqir.

    Syekh, jangankan kita memahami Allah Yang Maha Besar dan Agung, lha wong syekh sendiri tidak mampu memahami dan mengenal ane secara total, bukan begitu syekh?

    Makanya syekh, ma’rifat seseorang kepada Allah itu tidak terus meningkat dan meningkat lagi.

    Makanya syekh, ane menjadi maklum kalau dalam menanggapi komen ane diatas syekh hanya melihat dzohirnya sekilas sehingga salah mengapresiasi. Nah inilah yg kadang menjadi fitnah ditengah ummat.

    Sedikit cerita wahai syekh……..
    Cerita ini asli terjadi, bukan karangan ane. Didaerah saya dulu ada seorang kyai sepuh yg sangat menguasai ilmu tauhid. Pokoknya mengaji ilmu tauhid, kyai ini menjadi rujukan utama, pokoknya top abis deh. Namun demikian pada usia tuanya beliau ini gelisah karena menginginkan ketemu guru mursyid kamil tidak kunjung tiba. Beliau selalu berdoa memohon pertolongan Allah agar diberi kesempatan bertemu mursyid kamil dan menjadi muridnya. Akhirnya setelah istiqamah berdoa, Allah mengabulkan dan melalui suatu pertemuan yg tidak terduga, beliau bertemu guru mursyid kamil dan berbaiat menjadi muridnya.

    Cobalah renungkan cerita tersebut syekh semoga membawa hikmah dan manfaat.

  347. mbah redhy abu jamal

    Mas Dianth dan Mas Syahid

    Paling-paling muter2nya sekitar tawasul yg selalu dihukumi syirik ya…….

  348. diskusi dengan wahabi serasa diskusi dengan …… yang banyak bawa kitab cuma bisa bawa tapi gak paham, saya orang NU ahli syahadat yang biasa meminta kekuburan para wali apakah saya Musyrik….?

  349. wong nu

    selamat mas antum cinta terhadap aulia meskipun aulia tersebut sudah meninggal gak apa apa kok boleh , sama saya juga orang NU.

  350. @Donpay

    -ulama ahlussunah itu tidak sama akidahnya ama wahabi, saya tidak perlu sebutkan ulama madinah, ente cari saja sendiri.

    -Masalah berdoa dekat makam orang saleh itu memangnya ada larangan, kalau tak ada larangan kenapa dikatakan musyrik? ini bodoh namanya.
    Masalah orang itu percaya kalau dekat makam doa lebih terkabul atau tidak tak ada hubungannya ama syirik. Dan kami semua aswaja percaya kalau makam orang-orang saleh memiliki keberkahan.

    – ente katakan : kemudian kalo kafir Quraisy mengakui adanya TUhan Allah, bukankah kafir quraisy juga mengakui Tuhan Allah yang menciptakan mereka dan memberikan rizki kepada mereka seperti saat mereka kepepet di lautan kemudian mereka berdoa kepada Tuhan Allah? apakah ente membenarkan hal ini?

    memangnya kenapa, memangnya mereka disebut beriman atau bertauhid rubbubiyah?

    Mujahid, murid Ibnu Abbas berkata: “Keimanan mereka adalah perkataan mereka : Allah pencipta kami dan Yang memberi rizki kepada kami dan mematikan kami. Inilah keimanan (mereka) bersama kesyirikan mereka dengan beribadah kepada selain Allah” (Tafsir At-Thobari 13/374)

    Mujahid hanya mengatakan ‘keimanan mereka’ dan tidak mengatakan sebagai orang beriman, apalagi bertauhid. Artinya keimanan mereka ini hanya pada sebagian sifat-sifat rubbubiyah Allah saja dan itupun juga bercampur dengan keimanan akan sifat-sifat rubbubiyah berhala-berhala mereka.

    – Markojan

    ungkapan mbah rhedy itu mesti anda pahami menurut orang yang mengatakannya bukan menurut pemahaman ente sendiri dan bawa-bawa qiyas ke ungkapan lain. belum tentu sama men.
    coba deh artikan dengan prasangka baik : kita harus lebur ke dalam tauhid itu artinya kita mengamalkan tauhid yang kita yakini yaitu mengesakan Allah dan selalu mengingat Allah salam segala keadaan, nah dalam perjalanan mengamalkan tauhid itu kita akan menjalani ujian-ujian, namun dengan proses itulah kita akan memahami apa itu hakikat tauhid.

    – kata ente : Intinya kita berdoa hanya kepada Allah SWT semata, kalau bisa berdoa di masjid apa di rumah ngapain mesti di kuburan? kalau alasannya untuk mendoakan si mayit, cukup dirumah atau di masjid sudah bisa. Rasullullah SAW bersabda: Jangan jadikan rumahmu seperti kuburan. Bukankah sudah jelas akhi..
    Afwan pemahaman ane hanya seperti ini.

    Kalaulah alasan ente benar maka tidak ada alasan pula yang mengatakan mereka musyrik.

  351. Mantab ini Mas Ahamad Syahid, insyaallah di lain Waktu akan kami posting sebagai artikel. Penjelasan yg agak nyindir kaum Wahabi Ini sangat mudah dimengerti oleh siapapun kecuali orang-orang yang terkunci hatinya. Syukron Mas Syahid.

  352. Syukron Mas Dianth, sangat jelas dan gamblang. Insyaallah akan memberi kefahaman bagi mereka yang ikhlas dalam mencari kebenaran.

  353. Wahabi hobbynya COPAS dan asal njeplak di mana aja, sesuaikan dong koment COPAS-nya dg artikel postingan, oke?

    Jangan ditiru ini kelakuan Wahabi asal njeplak seperti gasangan tikus, he he he… afwan.

  354. @ mbah raj

    apakah orang2 wahabi tidak mengenal ilmu hakekat?

    syukron mbah penjelsannya…..

  355. amalkan yang sunnah sunnah saja,,,khan masih banyak sunnah yang belum dilakukan spt : memanjang kan jenggot, memendekkan celana diatas mata kaki dll seabrek sunnah Nabi yang mulai…kalo sudah ada Ulama yang memperingati amalan tersebut, kenapa tidak meninggalkannya untuk kehati-hatian….”yang halal telah jelas dan yang haram telah jelas, dan diantara keduanya ada yang subhat, barang siapa yang meninggalkan subhat maka dia telah memelihar kehormatan dan agamnay..” aw kama qola…
    kalo masih nekat yaa….”innallah la yaghfiru ayusyroka bihi, wa yaghfiru ma duna zalika liman yasya”….dosa sirik jika pelakunya sudah mengetahui dalil yang melarangnya maka dikhwatirkan akan kekal dalam neraka..nauzubillah…kerjakan yang sunnah dan tinggalkan bid’ah ASWAJA:)

  356. antum sendiri tau nggak makna tauhid rububiyah?
    antum sendiri sudah mengakui kalo kafir Quraisy mengakui adanya Allah sebagi pencipta dan pemberi rizki, kalo begitu apakah itu berarti tauhid rububiyah?
    iya aja knapa sih ,, gituw aja repot?

  357. donpay… ente ga jelas… kalo menurut wahabi tawassul itu hukumnya apa sih ? subhat apa haram ? yang nyebar subhat itu sebenarnya wahabi…. amalan yang jelas2 sunnah dibiikin “remeng” jadi subhat…. ujung2nya jadi syirik…..

  358. Allah aja bilang kalo kafir Quraisy itu berdusta…. ya saya ikut Allah aja deh….

  359. lagian kenapa wahabi masiiiiih aja menyebut kata2 tauhid rububiyah….. aneh ya… ga ngerti bahasa apa ya wahabi itu…
    anggaplah kafir / musyrik quraisy itu bener2 mengakui Allah sebagai pemelihara alam, dst, tetapi mereka kan masih punya rabb lainnya, ya namanya musyrik rububiyah donk jangan dibilang tauhid rububiyah… makna nya bertolak belakang atuh…..

  360. Bin Bazz hapal Kutubussittah? wah…. ternyata wahabi juga pandai berdusta atas nama syekhnya loh….

  361. ya jelas tauhid rububiyah lahh…orang kafir quraisy itu tidak mengakui berhala-berhala mereka yang menciptakan dan memberi rizki koq? berhala-berhala mereka khan hanya dijadikan perantara ibadah kepada Allah?bukankah itu mengesakan Allah dalam mencipta dan memberi rizki/tauhid rububiyah (namun mrk belum muslim)?
    pls comment DIant dan Abah Zahra

  362. Rubbubiyah kok hanya mengakui menciptakan dan memberi rezeki?

    lagi pula kaum musyrikin itu tidak percaya Allah mampu membangkitkan kembali tulang belulang. Mengakui pencipta kok tanggung-tanggung.

    Berhala-berhala itu dijadikan perantara ibadah kata kaum musyrikin, tapi Allah telah mengatakan bahwa mereka menjadikan berhalanya sebagai pelindung dan pemberi syafaat. Allah Maha tahu isi hati dan keyakinan manusia.
    Bukankah kaum musyrikin itu disebut berdusta? bukankah disebut berpaling? ya berdusta dengan apa yang dikatakannya, ya berpaling dari apa yang diakuinya.

    Bila mereka berkeyakinan bahwa berhala-berhala mereka memberikan perlindungan dan syafaat selain Allah, maka itu artinya mereka mengakui bahwa berhala-berhala mereka dapat memberi manfaat dan mudharat.

    Sekarang tinggal saya tanya, ente lebih percaya pada perkataan Allah atau perkataan kaum musyrikin?

  363. ternyata wahabi lebih dengerin orang2 musyrik dibanding dengerin Allah…..
    1. a. orang musyrik bilang mengakui Allah sebagai pencipta….
    b. Allah bilang orang musyrik itu berdusta….

    ternyata wahabi lebih memilih percaya sama orang musyrik… dimana-mana wahabi koar2 mengenai poin a terus… ga pernah wahabi koar2 mengenai poin b….

    kalo saya lebih milih poin b donk… pasti selamat… yang ngomong Allah donk…

    2. a. menurut pemahaman wahabi, dengan hanya mengaku Allah sebagai pencipta bisa dibilang bertauhid rububiyah
    b. menurut Allah, orang musyrik itu ya tetep musyrik dalam rububiyah karena memiliki rabb-rabb lain selain Allah…..
    lagian kalo emang mengakui Allah sebagai rabb, kenapa mereka ga beribadah juga kepada Allah? kenapa hanya beribadah kepada rabb selain Allah?
    karena ya itu tadi… ternyata mereka itu berbohong… dan Allah udah tahu kalo mereka berbohong…

    ternyata wahabi lebih memilih pemahamannya sendiri dibanding keterangan dari Allah… dimana-mana wahabi koar2 mengenai poin a terus… ga pernah wahabi koar2 mengenai poin b….

    kalo saya lebih milih poin b donk… pasti selamat… yang ngomong Allah donk…

    silakan pilih mana ayo….

  364. ikut Allah aja… betul mas. ngapain percaya ama kaum musyrikin. Aneh juga pemikiran mereka.

  365. mungkin mereka udah terlanjur malu mas, istilah itu udah terlanjur dipasarkan…. seharusnya sebagai produsen yang bertanggungjawab istilah itu harus ditarik karena mengandung racun dan terbukti sebagai penipuan.

  366. wah donpay gak tahu mana Sunnah mana Bid`ah , wahabi kok senenngnya ngarang ya…?

    do`a disisi kuburan dibilang Musyrik… dalilnya gak nyambung
    Tawassul dengan yang sudah meninggal Musyrik… Dalilnya gak ada
    gimana sih wahabi neh… ngomong sunnah gak ngerti sunnah…. ngomong Bid`ah gak ngerti Bid`ah lha wong tauhidnya dia aja Bid`ah gak ngerasa tapi ngakunya paling ngikuti Rosulallah… donpay belajarnya yang bener dong….jangan dibolak balik.

  367. kalo saya pribadi sih mendingan malu… tobat diam2….banyak ibadah… berhenti berdebat… daripada terus koar-koar… malah malu-maluin….. he..he…

    gatau sih kalo wahabi mah…. milih “malu-maluin” kali….

  368. betul abah, lebih baik tobat dan kembali memahami agama sesuai yang diajarkan ulama muktabar, bukan ulama yang ilmunya tanggung.

  369. wah donpay gak tahu mana Sunnah mana Bid`ah , wahabi kok senenngnya ngarang ya…?

    do`a disisi kuburan dibilang Musyrik… dalilnya gak nyambung
    Tawassul dengan yang sudah meninggal Musyrik… Dalilnya gak ada
    gimana sih wahabi neh… ngomong sunnah gak ngerti sunnah…. ngomong Bid`ah gak ngerti Bid`ah lha wong tauhidnya dia aja Bid`ah gak ngerasa tapi ngakunya paling ngikuti Rosulallah… donpay belajarnya yang bener dong….jangan dibolak balik.

    bisa donpay buktikan jika meminta kepada Aulia yang sudah meninggal adalah kemusyrikan…..? bisakah donpay menampilkan dalilnya….? jangan ngarang terus ya….? ini hukum agama jangan main-main.

  370. Kalau itu sudah terbukti sebagai produk gagal kenapa tidak segera ditarik dari pasar ya? Saya heran kenapa mereka kelhatannya tidak ingin memasarkan produk-produk yang bermutu yang sesuai dg standar Allah dan Rasul-NYA?

    Apa iya karena terlanjur malu gara-gara ketahuan produknya cacat sehingga tetap ngotot mempromosikannya sebagai produk berkwalitas yg sesuai standar Al-Qur’an dan Al-Sunnah? Kasihan lho kalau benar demikian, semoga mereka tidak menunda kesempatan bertobat sehingga kesempatan itu hilang ditelan sang Maut. Amin…..

  371. mudah-mudahan kecurigaan saya tidak benar mas juman. saya curiga jangan-jangan memang terus dipasarkan agar umat islam menjadi sakit pemahaman agamanya. coba deh kita perhatikan…. yang memasarkannya selalu mempromosikan keimanan dan ketauhidan kaum musyrikin, tidak lupa juga menjelek-jelekkan ijtihad ulama yang muktabar terutama asy ariyah. anehkan?

  372. donpay@

    Kalau mencermati dari koment-koment antum itu ibaratnya sudah terbukti sebagai produk gagal, kenapa tidak segera ditarik dari pasar ya? Saya heran kenapa Wahabi kelihatannya tidak ingin memasarkan produk-produk yang bermutu yang sesuai dg standar Allah dan Rasul-NYA?

    Apa iya karena terlanjur malu gara-gara ketahuan produknya cacat sehingga tetap ngotot mempromosikannya sebagai produk berkwalitas yg sesuai standar Al-Qur’an dan Al-Sunnah? Saya kasihan lho kalau benar demikian, semoga antum dan orang-orang seperti antum tidak menunda kesempatan bertobat sehingga kesempatan itu hilang ditelan sang Maut. Amin…..

  373. @Akhi Donpay
    Coba deh cermati perkataan Abah Zahra di bawah ini dengan hari jernih …
    “ternyata wahabi lebih dengerin orang2 musyrik dibanding dengerin Allah…..
    1. a. orang musyrik bilang mengakui Allah sebagai pencipta….
    b. Allah bilang orang musyrik itu berdusta….

    ternyata wahabi lebih memilih percaya sama orang musyrik… dimana-mana wahabi koar2 mengenai poin a terus… ga pernah wahabi koar2 mengenai poin b….

    kalo saya lebih milih poin b donk… pasti selamat… yang ngomong Allah donk…”

    Bagaimana menurut Akhi Donpay ?

  374. Syukron pencerahannye kang Ahmad Syahid, Abah Zahra dan Dianth. Mudah2an niat kite dalam diskusi ini akan membawa keberkahan dalam ilmu dan membuka mata hati mereka yang masih tertutup.

    >>> silahkan di lanjut, ane asik memantau….

  375. lanjut lanjut lanjut ini santri lagi nyimak

  376. mamo cemani gombong

    orang bodoh kalau bikin komen jadi tambah keliatan bodohnya ………

  377. @mamo cemani gombong

    saya emang kurang pinter kang makanya saya ga koment

    lanjut lanjut lanjut

  378. saya yakin yang dimaksud mas mamo bukan supernova

  379. Afwan Ustadz2 di Ummati & Bang Admin,

    Melihat perkembangan dan antusiasme di Blog ini dan untuk mempererat tali silaturrahim serta ukhuwah Islamiyah, pegimane kalo kite sekali-kali bikin KOPDAR untuk saling kenal secara langsung, agar kite kagak hanya bertegur sapa dalam dunia maya. Terutama kite juga pengen kenal langsung nih ame yang punye Blog cerdas ini. Supaya kedepannye Blog ini akan semakin solid untuk menghadang “serangan” dari kaum SaWah….

    barakallahu fik

  380. mamo cemani gombong

    tapi itu tidak diajarkan Rosul , itu bid’ah dholalah , kalau hal itu baik sahabat tabiin tabiut tabiin udah nglaksanakan @ajam ……….ketauan ya nt Jam

  381. @ahmadsyahid

    oh bukan saya ya…!

    @donpay
    blog wahabi atau SAWAH adakah yang terbuka diskusinya seperti di blog ummati ini? kalo ada sebutkan satu2 atau semua juga ga papa alamat blognya, biar penghuni Ummati ini bersilahturahmi dan berbagi ilmu kalam islam……..

    jangan bohong ga ada ya kang donpay!!!!!!

    lanjut lanjut lanjut

  382. mbah redhy abu jamal

    Bang Nur

    Wah ini ide bagus banget dan ane setuju. Beberapa bulan lalu ada teman ummati sms ane usul seperti usulan bang nur

  383. @Donpay,
    Donpay/Abahna Jibril, ni Abahna Jibril tu = Abu Jibril yg terlibat teroris apa bukan? Jangan di salah fahami ya, ini mah cuma bertanya, … uke

  384. ikut ikut ikut ………. biar ketularan jadi pengikut salafusoleh

  385. @Dianth wa Ahmadsyahid,

    tidak syak lagiy bahwa ente telah mentakwil ayat-ayat Allah.
    berikut bantahan terhadap perkataan ente yang mentakwil dan tidak mengakui bahwa kafir quraisy mengakui tauhid rububiyah. tobatlah ente jamian.

    PERKATAAN SAHABAT DAN PARA TABIIN :

    Ibnu Jarir At-Thobari -Imamnya para ahli tafsir- dalam tafsirnya (Jaami’ul Bayaan ‘an takwiil Aayi Al-Qur’aan tatkala menafsirkan surat Yusuf ayat 106), beliau berkata :

    ((Perkataan tentang penafsiran firman Allah “Dan tidaklah kebanyakan mereka beriman kepada Allah kecuali mereka berbuat kesyirikan” (QS Yusuf : 106)
    Allah berkata : Dan tidaklah kebanyakan mereka –yaitu yang telah disifati oleh Allah dengan firmanNya ??????????? ???? ????? ??? ????????????? ????????? ?????????? ????????? ?????? ??????? ??????????? “Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling dari padanya” (QS Yusuf : 105)- mengakui bahwasanya Allah pencipta mereka, pemberi rizki kepada mereka, dan pencipta segala sesuatu melainkan mereka berbuat kesyirikian kepada Allah dalam peribadatan mereka kepada patung-patung dan arca-arca dan menjadikan selain Allah sebagai tandingan bagi Allah dan persangkaan mereka bahwasanya Allah memiliki anak. Maha tinggi Allah dari apa yang mereka ucapkan.
    Dan para ahli tafsir berpendapat seperti pendapat kami ini)) (Tafsir At-Thobari 13/372)
    Setelah itu Imam Ibnu Jarir At-Thobari menyebutkan perkataan para ahli tafsir dari kalangan para sahabat dan para tabi’in tentang tafsiran ayat ini. Beliau kemudian meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu Abbas –radhiallahu ‘anhumaa-, beliau berkata :

    “Termasuk keimanan mereka adalah jika dikatakan kepada mereka : Siapakah yang menciptakan langit?, siapakah yang menciptakan bumi?, siapakah yang menciptakan gunung?, mereka menjawab : Allah. Namun mereka berbuat kesyirikan” (Tafsir At-Tobari 13/373)

    Ibnu Jarir juga meriwayatkan dengan sanadnya dari Ikrimah –rahimahullah- beliau berkata

    “Termasuk kemimanan mereka adalah jika dikatakan kepada mereka : Siapakah yang menciptakan langit?, mereka menjawab : Allah. Jika mereka ditanya : Siapakah yang menciptakan kalian?, mereka menjawab : Allah. Padahal mereka berbuat kesyirikan kepada Allah” (Tafsir At-Thobari 13/373)
    Ikrimah juga berkata :

    “Itulah firman Allah “Jika engkau bertanya kepada mereka, siapakah yang menciptakan langit dan bumi?, maka mereka akan berkata : Allah” (QS Luqmaan : 25 dan Az-Zumar : 38). Maka jika mereka ditanya tentang Allah dan sifatNya maka mereka mensifati Allah dengan sifat-sifat yang bukan merupakan sifat-sifat Allah, dan mereka menjadikan bagi Allah anak, dan mereka berbuat kesyirikan kepada Allah” (Tafsir At-Thobari 13/373-374)

    Ibnu Jarir At-Thobari juga meriwayatkan dengan sanadnya dengan beberapa jalan dari Mujahid -rahimahullah-, diantaranya beliau berkata :

    “Keimanan mereka adalah perkataan mereka : Allah pencipta kami dan Yang memberi rizki kepada kami dan mematikan kami. Inilah keimanan (mereka) bersama keyirikan mereka dengan beribadah kepada selain Allah” (Tafsir At-Thobari 13/374)

    Ibnu Jarir At-Thobari juga meriwayatkan dengan sanadnya dari Qotaadah –rahimahullah-, beliau berkata :

    “Keimanan mereka ini, (yaitu) tidaklah engkau bertemu dengan seorangpun dari mereka kecuali ia mengabarkan kepadamu bahwasanya Allah adalah Robnya, dan Dialah yang telah menciptakannya dan memberi rizki kepadanya. Padahal dia berbuat kesyirikan dalam ibadahnya” (Tafsir At-Thobari 13/375)

    Ibnu Jarir At-Thobari juga meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdurrahman bin Zaid bin Aslam rahimahullah, beliau berkata :

    “Tidak seorangpun yang menyembah selain Allah –bersama penyembahannya terhadap Allah- kecuali ia beriman kepada Allah dan mengetahui bahwasanya Allah adalah Robnya, dan Allah adalah penciptanya dan pemberi rizkinya, dan dia berbuat kesyirikan kepada Allah. Tidakkah engkau lihat bagaimana peraktaan Nabi Ibrahim :
    ????? ?????????????? ??? ???????? ??????????? (??)???????? ???????????? ???????????? (??)??????????? ??????? ??? ???? ????? ????????????? (??)

    Ibrahim berkata: “Maka Apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah, kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?, karena Sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan semesta alam (QS As-Syu’aroo 75-77)
    Nabi Ibrahim telah mengetahui bahwasanya mereka menyembah (juga) Allah bersama dengan penyembahan mereka kepada salain Allah. Tidak seorangpun yang berbuat syirik kepada Allah kecuali ia beriman kepadaNya. Tidakkah engkau lihat bagaimana orang-orang Arab bertalbiah?, mereka berkata : “Kami memenuhi panggilanmu Ya Allah, kami memenuhi panggilanmu, tidak ada syarikat bagiMu, kecuali syarikat milikMu yang Engkau menguasainya dan dia tidak memiliki apa-apa”. Kaum musyrikin Arab dahulu mengucapkan talbiah ini” (Tafsir At-Thobari 13/376)

    Jangan main takwil lagiy yaaa…

  386. diskusi yg bermanfaat.

    donpay yg mulia, tolong di komentari pernyataan abah zahra #359,saya sangat ingin tau tanggapannya…terimakasih.

  387. kutipan “….Tidak seorangpun yang berbuat syirik kepada Allah kecuali ia beriman kepadaNya.(Tafsir At-Thobari 13/376)….”
    Mereka musyrikin quraisy, beriman kepada Allah sebagai rabb, sebagaimana pengakuan mereka, tetapi mereka malah beribadah kepada rabb-rabb yang lain, karena menganggap rabb2 tersebut juga mempunyai sifat-sifat rububiyah. Maka mereka itu termasuk golongan musyrik rububiyah, karena rabb nya banyak… jadi tidak bisa dibilang bertauhid rububiyah….

    Kemudian datang Nabi SAAW bawa risalah, menyeru kepada mereka, tinggalkan rabb2 yang lain, beribadahlah pada rabb yang sebenarnya, satu-satunya rabb, yaitu Allah…. anehnya mereka tetep ngeyel, masih pake alasan, bilang kalo mereka menyembah rabb2 tersebut juga dalam rangka beribadah kepada Allah… malah mereka memusuhi Nabi SAAW, kenapa?

    kalo mereka mengakui Allah sebagai rabb, bukankah seharusnya mereka menyambut dakwah Nabi SAAW?

    Allah memberi keterangan kepada kita atas fenomena tersebut… bahwa sesungguhnya pengakuan2 mereka itu adalah dusta…

    Sebenarnya Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. Al-Mukminun ayat 90.

  388. boleh dong ikutan …. :D

  389. COPAS DARI KOMPAS
    Judul Buku : Sejarah Berdarah Sekte
    Salafi Wahabi Penulis : Syaikh Idahram
    Penerbit : Pustaka Pesantren, Yogyakarta
    Cetakan : I, 2011 Tebal : 280 Halaman
    Peresensi : Imam S Arizal*)

    Keyakinan bahwa hanya ada kebenaran tunggal akan menjadi bencana bagi kehidupan beragama. Setidaknya hal itulah yang terekam dari perjalanan sejarah sekte salafi wahabi. Sejarah gerakan ini dipenuhi dengan darah umat islam. Banyak sekali tragedi-tragedi kemanusiaan, kekerasan dan bahkan pembunuhan yang mewarnai perjalanan dan pengembangan gerakan wahabi. Pun demikian, tak jarang Tuhan dijadikan alat legeitimasi untuk melangsungkan misi gerakan wahabi.

    Wahabi adalah gerakan pembaharuan dan pemurnian Islam yang dipelopori oleh Muhammad bin Abdul Wahab bin Sulaiman at-Tamimi (1115-1206 H / 1703-1792 M) dari Najd, Semenanjung Arabia. Istilah Wahabi telah dikenal semasa Ibn Abdul Wahab hidup, tapi bukan atas inisiatif dirinya melainkan berasal dari lawan-lawannya. Ini berarti, istilah Wahabi merupakan bagian dari rangkaian stigma terhadap gerakannya.

    Kaum Wahabi mengklaim sebagai muslim yang berkiblat pada ajaran Islam yang pure, murni. Mereka sering juga menamakan diri sebagai muwahiddun, yang berarti pendukung ajaran yang memurnikan keesaan Allah (tauhid). Tetapi, mereka juga menyatakan bahwa mereka bukanlah sebuah mazhab atau kelompok aliran Islam baru, tetapi hanya mengikuti seruan (dakwah) untuk mengimplementasikan ajaran Islam yang (paling) benar.

    Tujuan awal aliran Wahabi adalah mengembalikan umat kepada ajaran Islam yang murni seperti yang termuat dalam Alquran dan sunah. Karenanya, tauhid merupakan tema pokok dalam doktrin Wahabi. John L Esposito menegemukakan bahwa Abdul Wahhab memandang tauhid sebagai agama Islam itu sendiri.

    Dengan semangat puritannya, Abdul Wahhab hendak membebaskan Islam dari semua perusakan yang diyakininya telah menggerogoti Islam seperti tasawuf, tawasul, rasionalisme, ajaran Syiah dan berbagai praktik inovasi bidah. Wahabisme memperlihatkan kebencian yang luar biasa terhadap semua bentuk intelektualisme, mistisisme, dan sektarianisme.‘Abd al-Wahhab sendiri gemar membuat daftar panjang keyakinan dan perbuatan yang dinilainya munafik, yang bila diyakini atau diamalkan akan segera mengantarkan seorang muslim berstatus kafir.

    Sejak kelahirannya, aliran wahabi sangat lekat dengan tradisi kekerasan. Bersama Dinasti Saud, kaum wahabi berusaha menundukkan suku-suku di Jazirah Arab di bawah bendera Wahabi/Saudi. Menyamun, menyerang, dan menjarah suku tetangga adalah praktik yang luas dilakukan suku-suku Badui di Jazirah Arab sepanjang sejarahnya. Setiap suku yang belum masuk wahabi diberi dua tawaran jelas: masuk wahabi atau diperangi sebagai orang-orang musyrik dan kafir (hlm. 119).

    Dalam doktrinnya, setiap muslim yang tidak mempunyai pemahaman dan praktik agama Islam yang persis seperti wahabi dianggap murtad dan karenanya memerangi mereka diperbolehkan, atau bahkan diwajibkan. Razia, penggerebekan dan perampokan pun dilakukan. Dengan demikian, predikat muslim hanya merujuk secara eksklusif kepada para pengikut wahabi, seperti kata “muslim” yang digunakan dalam buku Unwan al-Majd fi Tarikh al-Najd, salah satu buku sejarah resmi wahabisme.

    Gerakan wahabi telah melakukan keganasan dan kekejaman di kota Karbala (1216 H/1802 M) dengan pembunuhan yang tidak mengenal batas perikemanusiaan. Mereka telah membunuh puluhan ribu orang Islam, selama kurun waktu 12 tahun ketika mereka menyerang dan menduduki kota Karbala serta kawasan sekitarnya, termasuk Najaf.

    Pada tahun 1803 M, kaum wahabi menyerang dan memberangus kota Thaif. Di kota itu mereka membunuh sibuan penduduk sipil, termasuk wanita dan anak-anak yatim. Bahkan, menurut Muhammad Muhsin al-Amin, mereka turut menyembelih bayi yang masih di pangkuan ibunya dan wanita-wanita hamil, sehingga tiada seorang pun yang terlepas dari kekejaman wahabi (hlm. 77).

    Setelah mereka merampas, merusak segala yang ada, membunuh orang-orang tak berdosa, dan melakukan keganasan yang tidak terkira terhadap umat islam, mereka melanjutkan kebrutalannya menuju Makkah. Ibnu Bisyr dalam kitabnya Unwan al-Majd fi Tarikh Najd, menguraikan bahwa pada bulan Muharram 1220 H/1805 M, wahabi di Makkah membunuh ribuan umat islam yang sedang menunaikan ibadah haji. Dalam cacatan lain disebutkan, pembunuhan bukan hanya terjadi pada jamaah haji, melainkan juga pada masyarakat sipil.

    Aksi kekerasan wahabi tidak berhenti sampai disitu. Pada tahun 1341 H/1921 M tentara wahabi membantai seribu orang lebih rombongan jamaah haji asal Yaman yang sedang menuju Makkah tanpa sebab yang jelas. Tahun 1408 H/1986 M mereka juga menyerang jamaah haji asal Iran. Peristiwa itu menewaskan 329 orang dan ribuan lainnya luka-luka (hlm. 99-100).

    Selain membunuh masyarakat sipil, tentara wahabi juga melakukan pembakaran terhadap perpustakaan-perpustakaan Islam. Di antara kasus pembakaran buku-buku yang paling fenomenal adalah pembakaran buku-buku yang terdapat di Perpustakaan Arab (Maktabah Arabiyah) di Makkah al-Mukarramah. Perpurkaan ini termasuk perpustakaan yang paling berharga dan paling bernilai historis. Bagaimana tidak, sedikitnya ada 60.000 buku-buku langka dan sekitar 40.000 masih berupa manuskrip yang sebagiaannya adalah hasil diktean dari Nabi Muhammad kepada para sahabatnya, sebagian lagi dari Khulafaur Rasyidin, dan para sahabat Nabi yang lainnya. Semua buku-buku tersebut dibumi-hanguskan oleh para tentara wahabi.

    Itulah sebagian kecil dari sisi gelap perjalanan sekte wahabi yang termuat dalam buku ini. Karya Syaikh Idahram ini cukup kritis dan merupakan suatu karya ilmiah penting bagi bangsa Indonesia. Bahkan dalam pengantarnya, Prof. Dr. KH. Said Agil Siraj, memuji karya besar ini. menurutnya, belum ditemukan karya setajam ini sebelumnya dalam mengkritisi Gerakan Salafi Wahabi.

    Imam S Arizal, Peneliti Jurusan Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikitan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

  390. Donpay pindah sini aja biar enak

    Gini lho donpay yah
    1. ente menuduh saya dan mas dianth telah mentakwil ayat-ayat qur`an yang ente sodorkan , padahal saya dan mas dianth tidak sedikitpun mentakwilnya , karena memang ayat2 yang nt bawakan tidak membutuhkan Takwil, jadi tuduhan ente meleset jauh.
    2. tidak ada seorang Ulama pun yang melarang Takwil , Cuma kaum Musyabihah saja yang melarang Takwil, bukankah Ibnu Abbas Rosul doakan supaya mengerti takwil….? Inilah salah satu dalil jika takwil itu Masyru` kenapa justru ente melarang sesuatu yang Rosulallah pun mendoakannya untuk ibnu Abbas….?
    3. ayat ayat suci al-qur`an yang nt bawakan sama sekali tidak ada satupun yang menyebutkan bahwa Kafir quresy adalah Ummat yang bertauhid , justru ayat2 tersebut secara gamblang menceritakan Kemusyrikan mereka.
    4. pernyataan para aimmah Tafsir yang ente sebutkan tidak ada satupun yang menyebut Kafir Quresy adalah Ummat ber-Tauhid , yang beliau katakan adalah ” termasuk keimanan mereka ” coba donpay cermati kata kata ” termasuk ” keimanan mereka ” artinya Bahwa Kafir Quresy mengenal tahu dan mengakui keberadaan Allah sebagai Robb , bukan ” Ketauhidan mereka ” sangat Jauh pengertian kata mengenal , tahu dan mengakui dengan kata ” ber-Iman dan ber-Tauhid. Lihat saja penjelasan para aimmah ” termasuk ke-imanan mereka ” bukan ” mereka ber-Iman ” bukan pula ” mereka ber-Tauhid”

    donpay kenapa sih nt ngotot mengatakan jika Kafir quresy itu Ummat Ber-Tauhid ….? Kalo boleh saya menduga, hal itu donpay lakukan untuk membela Bid`ah pembagian Tauhid yang ingin memisahkan kata Robb dengan kata Ilah iyakan …? Donpay Ilah dan Robb itu selalu bergandengan jika disatu ayat disebut Robb saja maka disitu masuk makna Ilah begitu juga sebaliknya, semoga donpay mengerti.

  391. apakah ada ahli tafsir memahami seperti persangkaan antum?

  392. @Donpay

    Mas, anda tahu ndak apa artinya takwil?

    Sebenarnya kalau kalian mau jujur, kalianlah yang melakukan takwil.

    Bukankah sudah jelas kaum musyrikin Arab itu musyrik, kok kalian takwil menjadi bertauhid rubbubiyah?

    Kalau kaum musyrikin itu mengakui Allah sebagai pencipta dan pemberi rezeki atau secara umum mengakui Allah sebagai Rabb maka tidaklah bisa disebut bertauhid kecuali hanya mengakui Allah SATU-SATUNYA RABB, atau SATU-SATUNYA YANG MEMILIKI SIFAT-SIFAT RUBBUBIYAH, dan tidak ada satupun mahluk yang memiliki sifat-sifat rubbubiyah.

    KENYATAANNYA, Allah telah mengatakan mereka mengambil pelindung selain Allah, dan mengambil pemberi syafaat selain Allah. Itu kan sudah jelas bahwa mereka menyembah berhala tersebut karena berkeyakinan bahwa berhala tersebut memiliki sifat-sifat rubbubiyah yaitu melindungi dan memberi syafaat diluar kekuasaan Allah.

    sekarang saya mau tanya dimana saya mentakwilnya?

    Lihat tafsir yang anda kutip : Ibnu Jarir At-Thobari –
    …..”melainkan mereka berbuat kesyirikian kepada Allah dalam peribadatan mereka kepada patung-patung dan arca-arca dan menjadikan selain Allah sebagai tandingan bagi Allah dan persangkaan mereka bahwasanya Allah memiliki anak….”

    At thobari jelas mengatakan mereka telah syirik dengan menyembah berhala (syirik dalam ulluhiyah) dan menjadikan selain Allah sebagai tandingan bagi Allah (syirik dalam rubbubiyah)…. tandingan disini bukan tandingan sesembahan tapi tandingan dalam rubbubiyah, karena menyembah selain Allah sudah disebut lebih dahulu…. dan kalau maksudnya mereka membuat tandingan sesembahan pun pastilah itu bisa terjadi karena mereka menganggap berhala mereka setara sebagai Rabb.

    Sungguh para Imam itu telah menjelaskan hakikat perkataan dan pengakuan/keimanan kaum musyrikin itu telah bercampur dengan keyakinan/keimanan kepada berhalanya. Mengapa justru kalian yang mentakwil tafsir para Imam seakan-akan para ahli tafsir mengakui bahwa mereka bertauhid rubbubiyah.Padahal sudah jelas musyrik itu berarti mensyerikatkan Allah sebagai Rabb dan Illah. Kalau mereka menyembah Illah selain Allah, itu artinya mereka telah neganggap selain Allah adlah Rabb dan menyembah atau beribadah itu adalah perbuatan untuk menunjukkan keyakinan kepada sesuatu sebagai Rabb (Allah telah katakan mereka mengambil pelindung dan syafaat selain Allah…. bisakah anda tafsirkan apa maksud selain Allah?)

  393. Adakah ahli tafsir yang mengatakan mereka bertauhid rubbubiyah?

  394. Cah Ndeso Poll

    @ abah;
    Pernyataan nomor 1a dan 2a
    1. a. orang musyrik bilang mengakui Allah sebagai pencipta….
    2. a. menurut pemahaman wahabi, dengan hanya mengaku Allah sebagai pencipta bisa dibilang bertauhid rububiyah…

    Janganlah terkejut akan hal ini, cobalah simak firman Allah ta’ala,
    Dalil pertama, Allah ta’ala berfirman,

    ???? ???? ???????????? ???? ?????????? ??????????? ???? ???? ???????? ????????? ?????????????? ?????? ???????? ???????? ???? ?????????? ?????????? ?????????? ???? ???????? ?????? ????????? ????????? ?????????????? ??????? ?????? ??????? ??????????

    “Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (QS. Yunus [10]: 31)

    Dalil kedua, firman Allah ta’ala,

    ???????? ???????????? ???? ?????????? ???????????? ??????? ???????? ???????????

    “Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab: “Allah”, maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)?” (QS. az-Zukhruf : 87)

    Dalil ketiga, firman Allah ta’ala,

    ?????? ???????????? ???? ??????? ???? ?????????? ????? ????????? ???? ????????? ???? ?????? ????????? ???????????? ??????? ???? ????????? ??????? ???? ???????????? ??? ???????????

    “Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, Katakanlah: “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).” (QS. al-’Ankabut: 63)
    Itu perkataan orang kafir yang diabadikan dalam firman Allah lho dalam Qur’an , bukan wahabi.. sudah jelas kan?

  395. Cah Ndeso Poll

    @ dianth
    Saya kira sudah jelas..
    Orang2 yang hanya mengakui Rububiyah Allah SAJA, jelas-jelas Kafir dan masuk neraka kelal (orang2 Quraisy dan Iblis hanya mengakui Rububiyah Allah saja, jadi jelas mereka KAFIR dan masuk neraka kekal).
    Jadi Inti ajaran Tauhid harus mencakup Rububiyah, Uluhiyah dan Asma Wa Sifat.
    Kalau hanya mengakui salah satunya, Jelas telah KAFIR.
    Dalil di Qur’an dan Sunnah telah Jelas.

  396. Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. (QS. Maryam :81)

    “Dan orang-orang yang mengambil pelindung SELAIN ALLAH (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya” (QS. Az Zumar : 3).

    adapun alasan mereka menyembah berhala sebagai perantara syafaat atau sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah, telah dijelaskan hakikat keyakinannya yang sesungguhnya.

    “Bahkan mereka mengambil pemberi syafaat SELAIN ALLAH. Katakanlah: “Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?”
    Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”. (QS. Az Zumar : 43-44).

    Allah juga berfirman mereka telah mengambil pelindung dan pemberi syafaat selain Allah, bukan kami loh…. sudah jelaskan ?

  397. Kenyataannya yang orang yang mengakui tauhid rubbubiyah pastilah mengakui tauhid ulluhiyah, dan orang yang bertauhid Ulluhiyah pastilah bertauhid rubbubiyah, tidak ada orang yang memiliki salah satu saja. Dalil Qur an dan hadist sudah jelas bahwa mengakui sebagai Illah pastilah karena mengakuinya sebagai Rabb.

  398. Pernyataan nomor 1a dan 2a
    1. a. orang musyrik bilang mengakui Allah sebagai pencipta….
    2. a. menurut pemahaman wahabi, dengan hanya mengaku Allah sebagai pencipta bisa dibilang bertauhid rububiyah…

    Janganlah terkejut akan hal ini, cobalah simak firman Allah ta’ala,
    Dalil pertama, Allah ta’ala berfirman,

    ???? ???? ???????????? ???? ?????????? ??????????? ???? ???? ???????? ????????? ?????????????? ?????? ???????? ???????? ???? ?????????? ?????????? ?????????? ???? ???????? ?????? ????????? ????????? ?????????????? ??????? ?????? ??????? ??????????

    “Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (QS. Yunus [10]: 31)

    Dalil kedua, firman Allah ta’ala,

    ???????? ???????????? ???? ?????????? ???????????? ??????? ???????? ???????????

    “Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab: “Allah”, maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)?” (QS. az-Zukhruf : 87)

    Dalil ketiga, firman Allah ta’ala,

    ?????? ???????????? ???? ??????? ???? ?????????? ????? ????????? ???? ????????? ???? ?????? ????????? ???????????? ??????? ???? ????????? ??????? ???? ???????????? ??? ???????????

    “Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, Katakanlah: “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).” (QS. al-’Ankabut: 63)
    Itu perkataan orang kafir yang diabadikan dalam firman Allah lho dalam Qur’an , bukan perkataan wahabi.. sudah jelas kan?

  399. tolong bawakan perkataan ahli tafsir jika memang kesimpulanpersangkaan antum demikian…
    apakah ada isyarat dari aimmah mengenai persangkaan antum?
    jangan hanya takwil-takwilan semata Mas apalagi mentakwil perkataan aimmah lagiy …
    “…hatuu burhanakum in kuntum sodiqin?

  400. itulah perkataan orang yang menurut akal dan hawa nafsunya. Tanpa didasari untuk mencari kebenaran.

  401. Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. (QS. Maryam :81)

    “Dan orang-orang yang mengambil pelindung SELAIN ALLAH (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya” (QS. Az Zumar : 3).

    adapun alasan mereka menyembah berhala sebagai perantara syafaat atau sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah, telah dijelaskan hakikat keyakinannya yang sesungguhnya.

    “Bahkan mereka mengambil pemberi syafaat SELAIN ALLAH. Katakanlah: “Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?”
    Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”. (QS. Az Zumar : 43-44).

    Allah juga berfirman mereka telah mengambil pelindung dan pemberi syafaat selain Allah, bukan kami loh yang mengatakannya tapi Allah…. sudah jelaskan ?

  402. @ cah ndeso ;
    Pernyataan nomor
    2. a. menurut pemahaman wahabi, dengan hanya mengaku Allah sebagai pencipta bisa dibilang bertauhid rububiyah…
    cah ndeso bisa disebutkan sumbernya ….?

  403. he..he… saya udah ngerti… donpay juga udah ngerti…. masalah sebenarnya adalah wahabi itu menyamakan arti kata ” iman” dengan “tauhid”… jadi di fikiran wahabi itu yang namanya mengakui ya pasti beriman, yang namanya beriman ya pasti bertauhid… ngawur ga??

    jadi menurut wahabi, pengakuan musyrikin quraisy itu menunjukkan bahwa mereka beriman kepada Allah sebagai rabb… nah otomatis bertauhid… ini salah kaprah… karena ternyata mereka masih beriman pada rabb-rabb yang lainnya, makanya mereka itu musyrik, bukan bertauhid.

    Tidak seorangpun yang berbuat syirik kepada Allah kecuali ia beriman kepadaNya.(Tafsir At-Thobari 13/376)

    beriman itu belum tentu bertauhid, tauhid atau musyrik itu masalah bilangan rabb yang diimani, kalo rabbnya yang diimani hanya satu/tunggal, namanya tauhid, kalo rabb yang diimani lebih dari satu namanya musyrik

    jadi mereka memang beriman kepada Allah sebagai rabb…. tetapi beriman juga kepada rabb yang lain… makanya musyrik rububiyah

    kalau bertauhid rububiyah itu mereka beriman hanya kepada Allah, sebagai rabb

  404. Mas Syahid benar, seharusnya merekalah yang dikatakan melakukan takwil, karena sudah jelas disebut musyrikin tapi malah disebut bertauhid rubbubiyah… ngaco.

    @Donpay

    Mas, anda tahu ndak apa artinya takwil?

    Sebenarnya kalau kalian mau jujur, kalianlah yang melakukan takwil.

    Bukankah sudah jelas kaum musyrikin Arab itu musyrik, kok kalian takwil menjadi bertauhid rubbubiyah?

    Kalau kaum musyrikin itu mengakui Allah sebagai pencipta dan pemberi rezeki atau secara umum mengakui Allah sebagai Rabb maka tidaklah bisa disebut bertauhid kecuali hanya mengakui Allah SATU-SATUNYA RABB, atau SATU-SATUNYA YANG MEMILIKI SIFAT-SIFAT RUBBUBIYAH, dan tidak ada satupun mahluk yang memiliki sifat-sifat rubbubiyah.

    KENYATAANNYA, Allah telah mengatakan mereka mengambil pelindung selain Allah, dan mengambil pemberi syafaat selain Allah. Itu kan sudah jelas bahwa mereka menyembah berhala tersebut karena berkeyakinan bahwa berhala tersebut memiliki sifat-sifat rubbubiyah yaitu melindungi dan memberi syafaat diluar kekuasaan Allah.

    sekarang saya mau tanya dimana saya mentakwilnya?

    Lihat tafsir yang anda kutip : Ibnu Jarir At-Thobari –
    …..”melainkan mereka berbuat kesyirikian kepada Allah dalam peribadatan mereka kepada patung-patung dan arca-arca dan menjadikan selain Allah sebagai tandingan bagi Allah dan persangkaan mereka bahwasanya Allah memiliki anak….”

    At thobari jelas mengatakan mereka telah syirik dengan menyembah berhala (syirik dalam ulluhiyah) dan menjadikan selain Allah sebagai tandingan bagi Allah (syirik dalam rubbubiyah)…. tandingan disini bukan tandingan sesembahan tapi tandingan dalam rubbubiyah, karena menyembah selain Allah sudah disebut lebih dahulu…. dan kalau maksudnya mereka membuat tandingan sesembahan pun pastilah itu bisa terjadi karena mereka menganggap berhala mereka setara sebagai Rabb.

    Sungguh para Imam itu telah menjelaskan hakikat perkataan dan pengakuan/keimanan kaum musyrikin itu telah bercampur dengan keyakinan/keimanan kepada berhalanya. Mengapa justru kalian yang mentakwil tafsir para Imam seakan-akan para ahli tafsir mengakui bahwa mereka bertauhid rubbubiyah.Padahal sudah jelas musyrik itu berarti mensyerikatkan Allah sebagai Rabb dan Illah. Kalau mereka menyembah Illah selain Allah, itu artinya mereka telah neganggap selain Allah adlah Rabb dan menyembah atau beribadah itu adalah perbuatan untuk menunjukkan keyakinan kepada sesuatu sebagai Rabb (Allah telah katakan mereka mengambil pelindung dan syafaat selain Allah…. bisakah anda tafsirkan apa maksud selain Allah?)

  405. Benar abah, mereka tidak mengerti bahasa agama rupanya….

  406. Akhi Dianth berkata : “mudah-mudahan kecurigaan saya tidak benar mas juman. saya curiga jangan-jangan memang terus dipasarkan agar umat islam menjadi sakit pemahaman agamanya. coba deh kita perhatikan…. yang memasarkannya selalu mempromosikan keimanan dan ketauhidan kaum musyrikin, tidak lupa juga menjelek-jelekkan ijtihad ulama yang muktabar terutama asy ariyah. anehkan?”
    Idih ngeriiii ich !! Mudah-mudahan ga benar yach?! Biasanya ya beginikan kerjaan pihak yang ga senang sama Islam.
    @Akhi Super Nova. Saya setuju dengan Mas Ahmad Syahid, bahwa bukan Antum yang dimaksud Mas Mamo.
    @Ban Nur, kalau terjadi kopi darat, saya yang berada di Beijing hanya mampu berdoa semoga jalinan silaturrahmi Aswaja terwujud. Amin

  407. Untuk orang-orang yang mencari kebenaran tanpa mengandalkan hawa nafsunya.
    Cobalah cermati, lihat dalilnya kuat apa tidak, pemahamannya ngawur apa tidak, saya kira sudah jelas, mana penyataan yang mengedepankan hawa nasfunya, dan mana yang mengedepankan dalil dan pemahaman tanpa mengandalkan akal.
    Sebagai contoh orang2 yang ngaku ASWAJA (@dianth) bilang untuk mempelajari tauhid kita harus lebur ke dalam tauhid itu artinya kita mengamalkan tauhid yang kita yakini yaitu mengesakan Allah dan selalu mengingat Allah dalam segala keadaan, nah dalam perjalanan mengamalkan tauhid itu kita akan menjalani ujian-ujian, namun dengan proses itulah kita akan memahami apa itu hakikat tauhid. Masyaallah.. Gimana untuk mempelajari Syirik itu apa? coba bayangkan.. Artinya bakal seperti ini.. untuk mempelajari syirik kita harus lebur ke dalam syirik itu artinya kita mengamalkan syirik yang kita yakini yaitu menyekutukan Allah dan tiadak pernah mengingat Allah dalam segala keadaan, nah dalam perjalanan mengamalkan syirik itu kita akan menjalani ujian-ujian, namun dengan proses itulah kita akan memahami apa itu hakikat syirik.
    Cobalah lihat..
    BUKANKAH ITU MENGEDEPANKAN AKAL

  408. Bagi saya sudah jelas, orang yang suka memusyrikkan kaum muslimin tanpa dalil adalah orang yang menurut akal dan hawa nafsunya. Tanpa didasari untuk mencari kebenaran.

  409. Bodohnya….memangnya setiap ungkapan mesti di buat Qiyas yang sama kepada kebalikannya?

    Inilah jelas yang namanya MENGEDEPANKAN AKAL (akal yang tak sehat dan asal main logika) DAN BURUK SANGKA.

    Sekarang kalau perkataan saya itu salah… tunjukkan DIMANA LETAK SALAHNYA?

    Apakah salah kalau “mengesakan Allah dan selalu mengingat Allah dalam segala keadaan”.

  410. Orang-orang beriman tauhidnya pasti benar. Tauhid meliputi rububiyah, ulluhiyah dan Asma Wa Sifat. Jadi apabila orang hanya menjalankan salah satunya, tanpa dibarengi dengan yang lain. Pasti akan celakan yaitu tergolong dalam orang2 kafir dan masuk neraka kekal. Sudah Jelas dalilnya di dalam Qur’an dan Sunnah.

  411. @Dianth,
    kalo emang ente berpegang kepada Salaf, maka tunjukkan perkataan Imam mengenai persangkaan antum?
    mana …mana..mana perkataan aimmah nya?
    ana nggak butuh penjelasan-penjelasan ente yang itu takwilan …

    kalo emang ente nggak bisa membawakan perkataan imam,, maka sudah pasti ente hanya mentakwil untuk membenarkan pemikiran ente?
    udah kehabisan dalil apa ente?

  412. @donpay menulis :
    “berhala-berhala mereka kan hanya dijadikan perantara ibadah kepada Allah”

    Kalau gitu berarti tawasul boleh dong ?
    cuma bedanya orang kafir tawasulnya ke Berhala2, orang muslim dalam berdo’a kepada Allah bertawasul dgn menyebutkan kekasisNya yaitu para nabi da para wali.

  413. Sekarang saya mau tanya gimana kalau mempelajari Syirik?

  414. donpay , inikan soal pemahaman terhadap Nash dan penjelasan Ulama Tafsir , nt bawa Nash yang sudah dijelas kan oleh Ulama Ahli Tafsir , tapi NT masih saja salah dalam memahaminya.
    gini aja donpay kita diskusi soal apa itu Tauhid dan apa itu syirk jangan dulu ke tafsir kejauhan,

    tauhid adalah peng esa-an syirk adalah penyekutu-an
    lawan dari kata Tauhid adalah syirk begitu juga sebaliknya.
    tidak mungkin ada orang yang ber Tauhid sekaligus dia Juga Musyrik, meng esa-kan juga menyekutukan dari sisi logika dan bahasa saja sudah tidak bisa diterima apalagi secara Syar`i , coba buka hati dan fikiran Tauhid = peng-esaan Syirk = penyekutuan , tentu tidak bisa disatukan.sangat sederhana kan….?

  415. Biar saya kasi pandangan yang lebih jelas biar pintar dan kelihatan kurang pintarnya.

    untuk mempelajari tauhid kita harus lebur ke dalam tauhid itu artinya kita mengamalkan tauhid yang kita yakini yaitu mengesakan Allah dan selalu mengingat Allah dalam segala keadaan, nah dalam perjalanan mengamalkan tauhid itu kita akan menjalani ujian-ujian, namun dengan proses itulah kita akan memahami apa itu hakikat tauhid

    dengan MENGETAHUI HAKIKAT TAUHID, maka pastilah kita JUGA AKAN TAHU HAKIKAT KEMUSYRIKAN.

    Bila kita tahu apa itu beriman tentulah kita akan tahu dengan sendirinya apa itu kafir. Ngerti ora son?

  416. Jadi kesimpulanya dua-duanya dalilnya dari Allah SWT. Jelaskan. Mau pilih yang mana coba? dua-duanya datang dari Allah SWT.

  417. bagaimana kita mempelajari syirik… ya tentu saja dengan mempelajari makna tauhid, kalau kita telah memahami makna tauhid ya pastilah kita tahu makna syirik.

    Mas… logika itu dipakai dengan benar bukan asal dipakai.

  418. Apa itu benar? emang yakin tuh? bukankah lebih afdolnya juga mempelajri syirik juga, kenapa kok dikatakan syirik? Bukankah harus dipelajari dulu.

  419. email saya orisinil lho mas Admin …. :) , klo tidak aral melintang dan lokasi dekat dekat dengan tempat tinggal, Insya Allah saya ingin sekali menambah silaturrahim dengan rekan-rakan dan ustadz-ustadz Aswaja melalui KOPDAR, ,,,,, trims mas Admin.

  420. atau gini aja, gimana kalo mempelajari Iblis? harus melebur jdi IBLIS kah?

  421. Syukron Katsiron Bang Admin,
    Ane dan teman2 akan tunggu e-mail dari Bang Admin dan mohon pencerahannye tentang KOPDAR agar Blog ini semakin barokah…

  422. orang yang bertauhid rubbubiyah pastilah bertauhid ulluhiyah, dan orang yang bertauhid Ulluhiyah pastilah bertauhid rubbubiyah, tidak ada orang yang memiliki salah satu saja. Dalil Qur an dan hadist sudah jelas bahwa mengakui sebagai Illah pastilah mengakuinya sebagai Rabb.

  423. Abah Zahra,
    ente ini pura-pura bloon yaaa….???
    bertauhid Rububiyah itu belum menjadi muslim, ngerti ngak ente?
    jangan memutarbalikkan fakta kaya Dianth dan AHmadsyahid…
    ato emang memutarbalikkan fakta alias “TAKWIL” sudah menjadi manhaj kalian yaa?
    takutlah kalian kepada Allah…jangan seperti islam liberal, menafsirkan ayat seenake dewe…

  424. Ini namanya berpikir dengan logika dan akal yang kebablasan. tidak ada tuh kita disuruh mempelajari Iblis….. yang ada kita menjadikan Iblis sebagai pelajaran.

    maaf mas…. bicaranya semakin melantur.

  425. Itukan menurut logika dan akal ente. pantas aja pemahaman agamanya begitu.. logika dan akalnya juga udah begini.

  426. @Cah Ndeso Poll,

    Bener-bener ndeso cara berfikir ente….he..he..he…baru masuk ajaran Wahabi yeh…???

  427. pelajaran kan berarti mempelajari, atau gini aja gimana kalau mempelajari Syetan? harus melebur jadi Syetan kah?

  428. Tuh karena wahabi itu benar menurut pemahaman saya, dan orang sufi itu salah, tuh lihat komen-komen diatas, ga bisa dijawab kan? cuma diputar balik saja. ITULAH PEMAHAMAN SUFIYAH.
    pelajaran kan berarti mempelajari, atau gini aja gimana kalau mempelajari Syetan? harus melebur jadi Syetan kah?

  429. betul mas dua-duanya datang dari Allah.

    yang satu menjelaskan perkataan kaum musyrikin yang mengakui sifat-sifat Rubbubiyah Allah sebagai pencipta dan pengatur alam.

    Yang satunya Allah mengatakan bahwa mereka percaya akan sifat-sifat rubbubiyah berhalanya yaitu sebagai pelindung dan pemberi syafaat.

    Jadi kita ikuti kebenaran yang telah tampak bahwa Kaum musyrikin Quraisy telah syirik dalam Rubbubiyah dan Ulluhiyah. Oleh karena itulah mereka disebut kaum musyrikin dan tidak disebut bertauhid rubbubiyah.

  430. syeikh donpay , syirik itu apa sih….?

  431. tidak perlu mas melebur jadi syetan… kan hanya mempelajari. kecuali kalau ente mau menjadi syetan atau mengetahu hakikat syetan…. ente lebur dulu jadi syetan.

  432. tuh dah dijawab sama dianth pake pemahaman sufiyah, sekarang syetan itu apa sih?

  433. kamu kan mengatakan begitu harus melebur? gimana sih? jawab kok malah diingkari.. Atau jangan2 ga bisa jawab ya..

  434. atau jangan2 pemahaman kamu penuh dengan pengingkaran ya?

  435. Bukannya kalian yang menafsirkan ayat seenake dewe…. udah jelas Allah sebutkan mereka musyrik dalam rubbubiyah maupun ulluhiyah… kok ngotot disebut bertauhid rubbubiyah.

  436. seenaknya dhewe dimana to? sudah jelas di Qur’an dan Sunnah, sesuai pemahaman shahabat, tabiin, tabiut tabiin.

  437. ana udah tahu kok mas cuma ana pingin nyentil yang lainnya kok. afwan

  438. bukankah itu menurut logika kamu sendiri tuh yang bilang sejak awal tentang air, harus melebur jadi air, tauhid ya harus melebur jadi tauhid. bukankah itu perkataanmu tadi? itukan akal-akalanmu sendiri (sufiyah ya begitu masa melebur menjadi satu sama Allah SWT? susah dinalar dan ga mungkin)

  439. bodohnya… kan udah jelas melebur ke tauhid itu adalah ungkapan.

    ente aja tidak paham beda makna kata mempelajari dengan kata hakikat.

    ente katakan saya penuh dengan pengingkaran? bukannya sudah saya jelaskan dengan sebaiknya perkataan… tapi ente yang coba mengingkari penjalasan ana dan ngotot bahwa yang benar adalah penjelasan dan logika ente.

    Apakah hati anda sudah membatu mas? sehingga tidak mau menerima penjelasan orang yang berbeda pemahaman, walaupun sebuah kebenaran?

    ingat mas perkataan, perbuatan dan hati kita dipertanggungjawabkan.

    saya sudah jelaskan dan sekarang tinggal hati anda yang memahaminya bukan hawa nafsu dan fanatik akan akal ente sendiri.

  440. biar enggak ngebulet , menurut cah ndeso dan donpay Syirik itu apa….? Tauhid itu apa…? Iman itu apa ….? dan kufur itu apa…?

    kita samakan dulu persepsi supaya ada titik temu… silahkan dijawab…?

  441. Mana ada shahabat, tabiin, tabiut tabiin yang memahami dan mengatakan kaum musyrikin Arab itu bertauhid rubbubiyah. Mereka hanya mengatakan bahwa kaum musyrikin Arab itu mengakui sifat-sifat rubbubiyah Allah, mangkanya disebut oleh ahli tafsir ‘termasuk keimanan mereka’ dan mereka tidak mengatakan sebagai ORANG BERIMAN apalagi BERTAUHID.

  442. itulah pemahaman sufi, intinya di hati. kalau mengingkari Qur’an dan Sunnah ya tidak apa2 ya kalau begitu. Kan yang penting di HATI.
    Ga masuk nalar, aneh bin ajaib.
    mengingkari pendapatnya sendiri.

  443. segala sesuatu anda coba pahami sendiri dengan prasangka jelek dan dibawa ke pemahaman zhahir padahal sudah jelas itu adalah ungkapan. ini namanya akal-akalan kaum wahabi untuk menjelekkan kaum muslimin lainnya.

  444. @cah ndeso

    “itulah pemahaman sufi, intinya di hati. kalau mengingkari Qur’an dan Sunnah ya tidak apa2 ya kalau begitu. Kan yang penting di HATI.
    Ga masuk nalar, aneh bin ajaib.
    mengingkari pendapatnya sendiri”

    Ini namanya asal main tuduh dan tebar fitnah… kalau tidak mau mengerti penjelasan orang ya udah…. tapi jangan main tuduh seenaknya…. beginikah ahlak orang yang katanya mengikuti salaf? jauhlah jauh…..

  445. Cah Ndeso Poll@

    Kalau pertanyaan Nte sudah salah bagaimana menjawabnya? Terkadang lebih sulit menjawab pertanyaan orang bodoh, sebab orang bodoh itu membuat pertanyaan yg salah.

    Nah, kalau pertanyaan sudah salah jawabnya adalah diam. Ketahuilah, Imam Syafi’i hanya bisa dikalahkan oleh orang bodoh. Apalagi orang-orang Wahabi yg rata-rata bodoh karena tidak menghargai akal. Pekerjaan kalian gemar menyerang orang-orang yg menggunkan akal. Jadinya kalian selalu dalam kebodohan, sehingga membuat qiyas/analogi secara serampangan seperti yang Nte pertontonkan di atas.

  446. mana apa?

    sekarang cukup ente artikan sendiri firman Allah dan anda pahami ‘selain Allah’ sudah cukup. kalau anda minta tunjukkan perkataan Imam, justru saya tidak melihat ente bisa bawakan perkataan imam bahwa kaum musyrikin itu bertauhid rubbubiyah atau terbagi 3 kecuali takwilan ulama wahabi.

    kalo emang ente berpegang kepada Salaf, maka tunjukkan perkataan Imam mengenai tauhid harus dibagi 3?
    mana …mana..mana perkataan aimmah nya?
    ana nggak butuh penjelasan-penjelasan ulama wahabi yang itu takwilan …

    kalo emang ente nggak bisa membawakan perkataan imam,, maka sudah pasti ente hanya mentakwil untuk membenarkan pemikiran ente bahwa kaum musyrikin bertauhid?
    udah kehabisan dalil apa donpay?

  447. he he he mas mas, udah kelihatan pemahaman ente yang salah kok ngotot. ndak malu mas?

  448. shoddaqta ya akhi … Mereka (musyrikin mekkah) disebut kaum musyrik (menyekutukan,mengakui BANYAK TUHAN,politheis) karena bukan kaum bertauhid (mengakui hanya ada SATU TUHAN, monotheis).
    Yang sederhana kok dibikin ruwet sama wahabi. Tanya Kenapa?

  449. @Dianth dan AHmadsyahid,

    berikut tafsir setelah Imam At Thobari mengenai pengakuan musyrikun mengenai Rububiyah Allah.
    Masihkan kalian tidak mengakuinya, wahai kaum takwil takwilan???

    Penjelasan Ibnu Katsiir (774 H)

    Beliau berkata tatkala menafsirkan firman Allah QS Al-‘Ankabuut :61:

    “Karena orang-orang musyrik –yang menyembah Allah dan juga selain Allah- mengakui bahwasanya Allah bersendirian dalam menciptakan langit dan bumi, matahari dan bula, pengaturan malam dan siang, dan mereka mengakui bahwasanya Allah adalah Maha Pencipta dan Maha Pemberi bagi hamba-hambaNya…

    Jika perkaranya demikian maka kenapa menyembah selain Allah?, kenapa bertawakal kepada selainNya?. Sebagaimana Allah Maha Esa dalam kerajaanNya maka hendaknya Allah juga Maha Esa di dalam penyembahanNya.

    Sering kali Allah menetapkan uluhiyyahNya dengan (berdalil dengan) pengakuan (kaum musyrikin) tehadap rububiyyahNya. Kaum musyrikin Arab mengakui rububiyyah Allah, sebagaimana mereka berkata dalam talbiyah mereka : “Kami memenuhi panggilanMu Ya Allah, tidak ada syarikat bagimu, kecuali syarikat milik-Mu yang Engkau memilikinya dan dia tidak memiliki apa-apa” (Tafsiir Al-Qur’aan Al-‘Adziim 10/528)

  450. @Joyo Marto,

    kalo comment yag bener….pake dalil dong….

  451. Rasulullah Saw tidak pernah berkata kepada seseorang yang masuk Islam, bahwa di sana ada dua macam Tauhid dan kamu tidak akan menjadi Muslim sebelum bertauhid dengan Tauhid Uluhiyyah.Rasulullah Saw juga tidak pernah mengisyaratkan hal tersebut meskipun hanya dengan satu kalimat.
    Allah SWT berfirman yang artinya, “Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para nabi sebagai arbab (tuhan-tuhan)” (QS Ali-Imran : 80)

    Ayat diatas menegaskan bahwa orang-orang Musyrik mengakui adanya Arbab (tuhan-tuhan) selain Allah seperti Malaikat dan para Nabi.

    Dengan demikian berarti orang-orang Musyrik tersebut tidak mengakui Tauhid Rububiyyah.

  452. Naam…Kaum takwil takwilan…

  453. makanya jangan pake akal dan mentakwil Mbah,,,jadinya sesat dehhh….

  454. emang ente udah hafal hadist semua???
    emang ente mufassir???
    kalo mau jadi mufassir kaya Imam At Thobari dan Ibnu Katsir, ngafalin hadist dulu Mas…jangan seenaknya aja ngomong….
    hehehe…lucu Yudi oe…

  455. oleh mutiara zuhud

  456. @ yudi oe,,,

    emang ente udah hafal hadist semua???
    emang ente mufassir???

    kalo mau jadi mufassir kaya Imam At Thobari dan Ibnu Katsir, ngafalin hadist dulu Mas…jangan seenaknya aja ngomong….

    hehehe…lucu Yudi oe…….
    …..

  457. justru ente yang ana minta dalilnya mana amalan bidah ente tersebut???

  458. ………..^Jika perkaranya demikian^ maka kenapa menyembah selain Allah?……………..”

    sudah jelaskan maksud Imam At Thobari bahwa ^perkaranya bukan demikian^. Coba gunakan sedikit pemikiran antum untuk menangkap pesan Imam.

    sekali lagi kami katakan bahwa mengakui rububiyyah Allah bukan berarti bertauhid rubbubiyah, kenyataannya mereka menyembah selain Allah bahkan Imam At Thobari mengatakan sering kali Allah menetapkan uluhiyyahNya dengan pengakuan tehadap rububiyyahNya. Itu artinya bahwa tahid Rubbubiyah dan tauhid Ulluhiyah tidak bisa dipisahkan.

    Hati-hati bicara ‘takwil-takwilan’ …. dari pemahaman antum and geng antum, nampaknya kalianlah yang tertuduh sebagai ‘kaum takwil-takwilan tafsir para Imam’.

    oh iya ini ada cerita buat kita semua, mungkin biar kita bisa fresh dan tidak tegang.

    ada suatu rumah sakit di Jerman, sedang terjadi transaksi otak manusia untuk digunakan sebagai riset para ahli dalam bidang cyborg. Kebetulan stok otak tersebut cuma tinggal tiga dan masing-masing otak berasal dari jepang, Amerika dan Indonesia.
    Pihak rumah sakit menawarkan harga yang berbeda-beda.
    Dokter:”otak-otak ini masih segar dan tidak terkontaminasi dan layak digunakan untuk riset anda”
    Periset:”dok dana saya tak terbatas maka saya minta otak yang paling mahal”
    Dokter:”kalo begitu saya rekomendasikan anda mengambil otak orang Indonesia!”
    Periset:”lho kok?”
    DOkter:”masalahnya otak orang Amerika dan Jepang sudah terlalu sering dipakai, sedangkan otak Indonesia JARANG DIPAKAI jadi masih orisinil!

    sekedar humor, jangan ada yang merasa tersinggung.

    Salam

  459. “….sekali lagi kami katakan bahwa mengakui rububiyyah Allah bukan berarti bertauhid rubbubiyah…”

    sangat setuju, hal tersebut juga kalo pengakuan mereka itu bener2 tulus, tetapi kenyataannya… Allah sendiri menyebut mereka berdusta….Allah sendiri menyebut mereka mempunyai rabb-rabb yang lain

    Wahabi-wahabi, mau dikemanakan ayat2 mengenai hal tersebut, ayat-ayat tentang . Allah yg menyebut musyrik Quraisy berdusta….Allah yg menyebut musyrik Quraisy mempunyai rabb-rabb yang lain????

  460. loh, berdoa sudah jelas kok ada dalilnya. aneh kalau ente tidak tahu.
    dan tidak ada larangan untuk berdoa dimanapun dan kapanpun, yang dilarang itu berdoa yang jelek dan berlebihan.

    kalau ente katakan ini amalan bidah, berarti ente telah mengharamkan sesuatu yang tidak diharamkan oleh Allah.

    saya heran pemikiran ente and the geng…. katanya syirik…. sekarang disebut amalan bidah…… syirik dan bidahkan beda mang?

  461. benar sekali abah, bahkan Imam At thobari juga turut mempertanyakan keimanan para musyrikin Quraisy tersebut.

    iika perkaranya demikian maka kenapa menyembah selain Allah?, kenapa bertawakal kepada selainNya?. Sebagaimana Allah Maha Esa dalam kerajaanNya maka hendaknya Allah juga Maha Esa di dalam penyembahanNya.

  462. Jauh amat mas di Beijing….. boleh dong sekali-sekali cerita tentang muslim di Beijing.

  463. @Donpay, ini saya kutipkan redaksi asli tafsirnya:

    ??????? ??????????? ????? ?????? ????????????? ?????????? ????????? ????????? ??????????? ???????????? ??????? ???????? ???????????
    ?
    ?????? ???????? ?????????? ??????? ??? ????? ?????? ???? ??????? ?????????????? ????????? ??????????? ?????? ????? ????????????? ????????? ????????????? ???????? ???????????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????????? ???????? ??????????? ????????? ????????? ????????? ??????????? ?????????? ???????? ?????????????? ??????????? ??????????? . ??????????? ???????? ?????????? ????????? ??????????? ?????? ????????? ????? ??????? ?????? ???????? ?????? ?????????? ???????? ??????? ?????????? ???????? ???????? ??????? ????????????? ???????? ??????????? ???????????? ?????????????? ??????? ????? ???????? ???????? ?????? ??????? ?????? ? ?????? ?????????? ????? ?????? ? ??????? ??????? ????????? ??? ?????? ?????????? ????????? ??? ????????? ?????????? ??? ???????? ???????? ?????? ????????????? ??????????????? ??????????? ?????????????? ?????? ????? ?????????????? ????????????? ???????? ????? ??????? ?????????? ??? ???????????? ????????? ??? ?????? ??? ?????? ???????? ???? ??? ????????? ????? ?????? .

    Setelah saya membaca kutipan mas Donpay yang dalam bahasa Indonesia, sepertinya, ada beberapa redaksi tafsir yang tidak diterjemahkan, dan ada juga yang ditambah. Bukankah dalam etikan penulisan, kalau mengutip, berarti kutipan utuh, tidak dikurang atau ditambah dari tulisan aslinya. Kalau ada tambahan atau pengurangan, bukan mengutip, tapi menyadur atau mengadaptasi.
    Saya tidak menyentuh substansi masalahnya, karena sudah dibahas oleh mas@dianth dan akhi aswaja yang lain, yang saya heran, mengapa mas@Donpay dengan gagahnya menuduh takwil-takwilan kepada akhina Aswaja, padahal mas Donpay, dalam mengutip tafsir pun, tidak utuh?

  464. terima kasih mas jafar atas keterangannya.

    saya rasa bila kita ingin mencari kebenaran kita harus jujur.

  465. All teman-teman ASWAJA,

    Mengenai usulan KOPDAR, intinya kami setuju. Tapi jangan buru-buru ya, tolong bagi teman-teman atau BOLO KONCO ASWAJA yang aktif koment agar menggunakan email asli seandainya ada yang menggunakan email palsu. Agar email dari kami tidak nyasar, supaya antum mendapatkan informasi dari kami selanjutnya tentang manfaat dan mudhorot dari KOPDAR. Keputusan jadi atau tidaknya KOPDAR dapat kita ambil bersama setelah kita diskusikan lewat email. Syukron.

  466. mamo cemani gombong

    syaikh donpay itu loooh sorry brooo

  467. mamo cemani gombong

    @cah ndeso poll manaaaaa dalilnya tauhid 3 ala wahabi …sertakan dong biar nggak malu2in cah ndesonya biar poll ngajinya …..

  468. mbah redhy abu jamal

    Maaf Admin, komentar saya panjang.
    ULUHIYAH

    Al Haq ( Allah swt) mengasingkan mereka bersamaNya dan sifat Uluhiyah ditajridkan (dikhususkan) bagi mereka, maka awal limpahan pengetahuan Al Haq datang melalui penyaksian-penyaksian penampakanNya dan turnNya kepada mereka pada awal Uluhiyah.
    Ke-Azalian turun pada keabadian dan kelanggenggan baqa’, sampai pada yang tiada, tiada pangkal. Setelah itu diikuti dengan sifat Penyaksi yang Menghadang penuh Perkasa; Keangkuhan tiada tara, Tampilnya paksaaan, Tingginya Kesombongan, Pemaksa kekuasaan dan Dahsyatnya pelenyapan, Agungnya kebesaran dan Agungnya keperkasaan.
    Dengan hal demikian lalu Dia dalam Maha Sendiri, Maha Besar dan Maha Luhur dengan Keagungan. Al haq Tegak, bersama Al Haq untuk Al Haq. Al Haq bersama Al Haq sebagai Hakim bagi hukum, Dia Esa dalam Kemandirian PerkasaNya, Esa, Sendiri dan segalanya bergantung kepadaNya.
    Inilah awal bukti TurunNya kepada orang yang dilimpahi Nama ini dan orang itu dihiasi Nama tersebut di hadapanNya. Hal itu dilindungi dalam penjagaan bentengNya denganNya dan bagiNya dari Asmaul HusnaNya, baik yang ditunjukkan atau belum, berupa nama-nama al Jam’u wat Tafriqah sekehendakNya menurut penampakan maupun penyembunyian yang dikehendakiNya.
    Diantaranya ada yang jelas dalam pembuktiannya dan gamblang dalam wilayah pencariannya, terlihat sebab akibat arahnya, beristirahat dalam tempat-tempatnya, disana dan disini dalam kendaraannya. Lantas sifat-sifat menjadi sirna dengan melintasi yang terkandung di dalamnya bila melewati cara berlakunya hakikat, hingga kemudian ditutupinya. Didalamnya tersembunyi, lalu dihilangkan. Padanya terhampar lalu disimpannya. Semula mendiami lalu dibinasakan. Ketika dikalahkan lalu dipaksanya. Lalu keasingan-keasingannya musnah berpisah tanpa sambung; membubung dengan susunan namun tanpa jenis aturan. Lalu meninggi dengan ekspresinya dan dengan kebagusannya melalui pemandirian hukum-hukumnya.
    Lalu pada saat seperti itulah, derajad saling membubung tinggi, kebanggaan saling memuncak; keperkasaan saling memerkasakan, lalu pada kala seperti itu, maka dimanakah ‘mana’ (arah, penjuru), tidak menempati waktu (masa) ‘mana’.
    Lalu kemanakah perginya ‘mana’ menurut kelanggenggan Azalinya? Kemanakah sesuatu yang tidak ‘mana’ bagiNya dan tidak di mana di dalamnya berada dalam Kemandirian Uluhiyah? Itulah sebagian apa yang dihamparkan Al Haq denganNya dalam Nama Al Jam’u (petikan Risalah Al Junaid)

    Ahadiyyah : Dzat Ilahi yang bila dipertimbangkan terlepas dari sifat-sifat, atau tampilan termurni Dzat Ilahi yang tidak dapat dikenali (Keesaan Tertinggi).
    Wahidiyyah : Dzat Ilahi yang telah diberi sifat-sifat dengan segala sifat kesempurnaan.
    Uluhiyah : adalah tataran tertinggi tentang ketuhanan dan diatasnya adalah Dzat yang tidak dapat diketahui. Juga dapat dikatakan uluhiyah adalah Nama bagi seluruh hakikat Wujud dan penjagaannya dalam setiap martabat masing-masing hakikat. Allah adalah Nama bagi Tuhan seluruh martabat tersebut dan hal itu tidak akan ada kecuali bagi Dzat Yang Wajib WujudNya Maha Luhur dan Maha Suci. Pancaran Uluhiyah adalah pancaran paling tinggi bagi Dzat karena ke MahameliputanNya dan UniversalitasNya pada setiap obyek pancaran di setiap Sifat dan Nama. Memurnikan sifat uluhiyah adalah menunggalkan dan memurnikan Dzat yang Maha Qadim dari segala yang baru yang diciptakanNya.
    Rububiyah : adalah merupakan Nama yang relevan dengan Nama-nama yang berkait dengan segala yang maujud. Karena itu dibawah Rububiyah adalah Nama Al Alim, As Sami’, Al Bashir, Al Qoyyum, Al Murid, Al Malik dan semisalnya, karena setiap masing-masing Nama dan Sifat tersebut menuntut apa yang menjadi kediriannya. Maka Al Alim mengharuskan adanya yang dimaklumi, Al Qodir mengharuskan adanya yang dikuasai dan lain sebagainya (Syekh Abdul Karim al Jilli)
    Juga bisa dikatakan Rububiyah adalah tataran ketuhanan yang mengandung nama-nama al Qodir, al Azis, al Ghoniy, al Qowiy, dan yang semisal dimana hak rububiyah menuntut hak ubudiyah hamba. Rububiyah adalah tataran yang paling tinggi dan ubudiyah adalah tataran paling rendah, dimana dengan ubudiyahlah hamba bisa bersambung dengan rububiyah. Sifat rububiyah milik Tuhan sedang ubudiyah milik hamba ( Imam as Syadzili)
    Ubudah : adalah kesempurnaan penghambaan (ubudiyyah) ketika sang hamba kehilangan dirinya sendiri di dalam Kehendak Tuhan. Bisa dikatakan kedekatan melalui pelaksanaan kewajiban-kewajiban, sedangkan Ibadah adalah penghambaan kepada Allah disertai kepatuhan dan cinta mutlak, maka esensi dari ibadah adalah makrifatullah (QS. Adz Dzariyat : 56)

    Tauhid Dzatiyyah : Keesaan Dzat Mutlak yang tidak dapat diketahui dan pengetahuan tentangnya adalah mustahil.
    Tauhid syuhudiyah : Kesatuan penyaksian
    Tauhid uluhiyyah : Kesatuan Ketuhanan, manusia dapat mencapai pengetahuan tentang Kesatuan Ketuhanan tetapi tidak bisa mencapai pengetahuan tentang Kesatuan Dzat. Hanya Allah yang mengenal Allah

  469. mamo cemani gombong

    betuuul @ yudi oe …..sengtuju

  470. mamo cemani gombong

    waaaaah mbah syaikh donpay bisa ketiduran bacanya ………boro2 mudeng mbah ngilleeeer iya he he he ……bercanda mbah ……

  471. mbah redhy abu jamal

    test test test admin..

    kenapa artikel tentang tawasul saya ga masuk?

  472. mbah redhy abu jamal

    All Wahabiyun dan ASWAJA (UMMATIERS)
    Semua dalil mengenai tawasul sudah dijelaskan oleh teman-teman aswaja seperti Mas Dianth, Ahmad Syahid, Bang Zon dll. Nah, ijinkan saya menambah sedikit pengamalan tawasul yang jelas rutin saya amalkan adalah dengan mengirim hadiah Al fatihah kepada, dengan tahapan:
    Pertama : Membaca Istighfar
    Kedua : Membaca kalimah syahadat
    Ketiga : Membaca Allahu Akbar
    1.Nabiyil Musthofa Sayyidina Muhammad saw
    2.Sayyidina Abu Bakar ash Shiddiq ra
    3.Sayyidina Umar bin Khaththab ra
    4.Sayyidina Utsman bin Affan ra
    5.Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw
    6.Sayyidina Hassan dan Sayyidina Husein
    7.Silsilah guru-guru saya
    8.Tambahan beberapa imam tasawuf dan para wali songo
    9.Nabi Adam, Siti Hawa seluruh nabi dan rosul, para syuhada, para sahabat, tabi’in, auliya dan seluruh mukmin dan mukminat, seluruh muslim dan muslimat
    10.Kedua orang tua dan leluhur semua
    11.Nabi Khidir as
    Catatan:
    Bacaan yg sy baca setelah tawasul hanya istighfar, shalawat dan diakhiri membaca kalimah thoyibah lalu berdoa/munajat. Tidak ada ucapan memanggil wahai syekh fulan…..aku berwasilah denganmu agar Allah mengabulkan hajatku….(TIDAK ADA, SEKALI LAGI TIDAK ADA RITUAL UCAPAN SEPERTI ITU).
    Saya, Insya Allah tidak pernah berdoa dengan tawasul ini untuk memohon hajat duniawi yg menyenangkan nafsu seperti minta rejeki, minta kenaikan pangkat, minta lepas dari cobaan, karomah dsb, apalagi dengan memanggil-manggil para auliya dalam sanad tawasul. Cukup berdoa memohon terangnya hati, tetapnya iman dan keselamatan lahir batin dunia akherat. Soal urusan kebutuhan hidup didunia saya yakin Allah yg mencukupi dan saya yakin pilihan Allah adalah yang terbaik. Ini sy lakukan dirumah sendiri, berjamaah dimasjid dan dlm waktu tertentu dimaqam auliya di tanah Jawa ini.
    Nah, all syekh wahabiyun……kalau syekh tidak percaya sama silsilah sanad ilmu dzikir dari guru saya yang bersambung hingga Rosul itu kan sama saja syekh bisa jg ragu-ragu pada silsilah periwayatan hadist. Kalau silsilah sanad dzikir saya dari guru saya saat ini, beliau dari gurunya, dari gurunya guru terus bersambung tanpa putus hingga Rosululloh. Kalau dihitung ada 38 ulama, itu mulai guru sekarang hingga Rosul saw. Saya sangat yakin sekali akan keshahihan sanad dzikir guru saya itu karena memang secara ilmu bisa dibuktikan dan secara ruhani bisa dirasakan. TIDAK MUNGKIN ulama yg mewarisi sanad dzikir yg bersambung hingga Rosul itu bohong, tidak terpercaya, meragukan dan tidak jujur serta bergelimang nafsu. Sangat berat syarat menjadi pewaris dzikir itu.
    Nah….all wahabiyun, bukankah kalau dilihat semua muslim muslimat termasuk para wahabiyun juga masuk dalam rangkaian tawasul dan sy kirimi surah Al Fatihah meski saya sebut secara global?. Lalu syekh pasti bertanya, apa dalilnya hadiah Al Fatihah sampai pada ruh Nabi, sahabat, tabiin, auliya dan para nabi, syuhada dll? (baca Kitab Ruh karya Ibnul Qayyim).
    Menurut ulama ahli hakikat yg pernah kasih penjelasan kepada saya langsung, bahwa hadiah Al Fatihah itu sampai kepada beliau-beliau itu dan saya pernah membuktikan sendiri( rahasia dulu, tdk dipublikasi).
    Mohon maaf all…….silsilah guru-guru saya belum bisa saya tulis disini karena saya saat ini tdk punya otoritas untuk itu, tetapi kalau secara pribadi mengetahui, boleh kontak sy di:
    lemahireng@gmail.com, redhyghumsan@gmail.com, 081 2340 5178, 081 252 641 070
    Sekarang pertanyaannya:
    Dari rangkaian tawasul dan doa saya di atas, manakah yg jelas-jelas menunjukkan perbuatan syirik(menyekutukan Allah)…? Padahal yg saya sebut mulai Nabi Agung Muhammad saw dan pewaris ilmu dzikir dari beliau dengan mengirimkan surah Al Fatihah. Mohon jelaskan dengan hati dan pikiran jernih, jauh dari hawa nafsu serta sekaligus ilmiyah.
    Bukankah rangkaian sanad tawasul itu bukan buatan saya sendiri atau guru saya? Rangkaian itu akan bertambah terus hingga hari kiamat karena pewarisan dzikir terus berlangsung sehingga nanti akan semakin panjang. Apa ini nt samakan dengan orang yg membuat patung lantas disembah dgn alas an untuk mendekatkan diri kpd Allah? TENTU KALAU OTAK DAN HATINYA WARAS DAN SEHAT WAL AFIAT AKAN MENGATAKAN : JAUH BERBEDA SEKALI.
    Manakah dari rangkaian doa dengan tawasul di atas itu yg jelas bertentangan Rububiyah dan Uluhiyah Allah?
    JELASNYA, rangkaian ulama pewaris ilmu dzikir itu laksana pelayan-pelayan agung yang mengirimkan suguhan kenikmatan agung dari Allah berupa cahaya iman dan islam dengan bacaan dzikir.

  473. mbah redhy abu jamal

    All Wahabiyun dan ASWAJA

    Semua dalil mengenai tawasul sudah dijelaskan oleh teman-teman aswaja seperti Mas Dianth, Ahmad Syahid, Bang Zon dll. Nah, ijinkan saya menambah sedikit pengamalan tawasul yang jelas rutin saya amalkan adalah dengan mengirim hadiah Al fatihah kepada, dengan tahapan:
    Pertama : Membaca Istighfar
    Kedua : Membaca kalimah syahadat
    Ketiga : Membaca Allahu Akbar
    1.Nabiyil Musthofa Sayyidina Muhammad saw
    2.Sayyidina Abu Bakar ash Shiddiq ra
    3.Sayyidina Umar bin Khaththab ra
    4.Sayyidina Utsman bin Affan ra
    5.Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw
    6.Sayyidina Hassan dan Sayyidina Husein
    7.Silsilah guru-guru saya
    8.Tambahan beberapa imam tasawuf dan para wali songo
    9.Nabi Adam, Siti Hawa seluruh nabi dan rosul, para syuhada, para sahabat, tabi’in, auliya dan seluruh mukmin dan mukminat, seluruh muslim dan muslimat
    10.Kedua orang tua dan leluhur semua
    11.Nabi Khidir as
    Catatan:
    Bacaan yg sy baca setelah tawasul hanya istighfar, shalawat dan diakhiri membaca kalimah thoyibah lalu berdoa/munajat. Tidak ada ucapan memanggil wahai syekh fulan…..aku berwasilah denganmu agar Allah mengabulkan hajatku….(TIDAK ADA, SEKALI LAGI TIDAK ADA RITUAL UCAPAN SEPERTI ITU).
    Saya, Insya Allah tidak pernah berdoa dengan tawasul ini untuk memohon hajat duniawi yg menyenangkan nafsu seperti minta rejeki, minta kenaikan pangkat, minta lepas dari cobaan, karomah dsb, apalagi dengan memanggil-manggil para auliya dalam sanad tawasul. Cukup berdoa memohon terangnya hati, tetapnya iman dan keselamatan lahir batin dunia akherat. Soal urusan kebutuhan hidup didunia saya yakin Allah yg mencukupi dan saya yakin pilihan Allah adalah yang terbaik. Ini sy lakukan dirumah sendiri, berjamaah dimasjid dan dlm waktu tertentu dimaqam auliya di tanah Jawa ini.
    Nah, all syekh wahabiyun……kalau syekh tidak percaya sama silsilah sanad ilmu dzikir dari guru saya yang bersambung hingga Rosul itu kan sama saja syekh bisa jg ragu-ragu pada silsilah periwayatan hadist. Kalau silsilah sanad dzikir saya dari guru saya saat ini, beliau dari gurunya, dari gurunya guru terus bersambung tanpa putus hingga Rosululloh. Kalau dihitung ada 38 ulama, itu mulai guru sekarang hingga Rosul saw. Saya sangat yakin sekali akan keshahihan sanad dzikir guru saya itu karena memang secara ilmu bisa dibuktikan dan secara ruhani bisa dirasakan. TIDAK MUNGKIN ulama yg mewarisi sanad dzikir yg bersambung hingga Rosul itu bohong, tidak terpercaya, meragukan dan tidak jujur serta bergelimang nafsu. Sangat berat syarat menjadi pewaris dzikir itu.
    Nah….all wahabiyun, bukankah kalau dilihat semua muslim muslimat termasuk para wahabiyun juga masuk dalam rangkaian tawasul dan sy kirimi surah Al Fatihah meski saya sebut secara global?. Lalu syekh pasti bertanya, apa dalilnya hadiah Al Fatihah sampai pada ruh Nabi, sahabat, tabiin, auliya dan para nabi, syuhada dll? (baca Kitab Ruh karya Ibnul Qayyim).
    Menurut ulama ahli hakikat yg pernah kasih penjelasan kepada saya langsung, bahwa hadiah Al Fatihah itu sampai kepada beliau-beliau itu dan saya pernah membuktikan sendiri( rahasia dulu, tdk dipublikasi).
    Mohon maaf all…….silsilah guru-guru saya belum bisa saya tulis disini karena saya saat ini tdk punya otoritas untuk itu, tetapi kalau secara pribadi mengetahui, boleh kontak sy di:
    lemahireng@gmail.com, redhyghumsan@gmail.com, 081 2340 5178, 081 252 641 070
    Sekarang pertanyaannya:
    Dari rangkaian tawasul dan doa saya di atas, manakah yg jelas-jelas menunjukkan perbuatan syirik(menyekutukan Allah)…? Padahal yg saya sebut mulai Nabi Agung Muhammad saw dan pewaris ilmu dzikir dari beliau dengan mengirimkan surah Al Fatihah. Mohon jelaskan dengan hati dan pikiran jernih, jauh dari hawa nafsu serta sekaligus ilmiyah.
    Bukankah rangkaian sanad tawasul itu bukan buatan saya sendiri atau guru saya? Rangkaian itu akan bertambah terus hingga hari kiamat karena pewarisan dzikir terus berlangsung sehingga nanti akan semakin panjang. Apa ini nt samakan dengan orang yg membuat patung lantas disembah dgn alas an untuk mendekatkan diri kpd Allah? TENTU KALAU OTAK DAN HATINYA WARAS DAN SEHAT WAL AFIAT AKAN MENGATAKAN : JAUH BERBEDA SEKALI.
    Manakah dari rangkaian doa dengan tawasul di atas itu yg jelas bertentangan Rububiyah dan Uluhiyah Allah?
    JELASNYA, rangkaian ulama pewaris ilmu dzikir itu laksana pelayan-pelayan agung yang mengirimkan suguhan kenikmatan agung dari Allah berupa cahaya iman dan islam dengan bacaan dzikir.

  474. +donpay dan markojan alias cah ndeso poll , setelah begitu banyak penjelasan dari kawan-kawan aswaja , tidak ada lagi alasan untuk kalian bersilat lidah , segeralah bertobat dari aqidah Bid`ah, kecuali masih ada hal-hal yang belum jelas silahkan ditanyakan semoga lewat diskusi ini kalian mendapat Hidayah kembali ke faham dan I`tiqod Ahlu Sunnah Wal-jama`ah.

  475. donpay@

    Syaikh donpay, Nte sudah mulai kalap n bertindak anarkis rupanya. Sabar syaikh, silahkan baca surat “qul huwallohu ahad” 3x, insyaallah sembuh. Ini saran serius, sebab ayat qur’an adalah mu’jizat yg bisa nyembuhin hati dan jiwa yg sakit akibat stress. Silahkan dicoba syaikh donpay, amalkan dg ikhlas ya?

  476. kalo ngaji jg ngantuk mas, nanti pikiran dan hati lo bisa cingkrang spt celana tuh. baca dari awal sampai ahir.

  477. ayo cerahkan salafi palsu alias wahabi itu. mereka memang spesialis bolak balik hujah coba simak buyut guru mereka ibnu taimiyah diahir hayatnya menulis fasal tawassul.

    dan saya taruhan 1000% klo diadakan diskusi ilmiah sekali lagi diskusi ilmiah, MEREKA SALAFI PALSU/WAHABIYUN akan KEOK DAN TKO atau mungkin MEREKA TAK AKAN BERANI DG DALIH KEBENARAN TDK USAH DIPERDEBATKAN. ITULAH AKAL BULUS MEREKA. sy pernah putar ulang debat nu vs wahabi ttg buku MANTAN KYAI NU MENGGUGAT di PASCA SARJANA IAIN SUNAN AMPEL. ee ternyata salafi palsu bener2 pikiranya memang KONYOL tak bisa argumen dan bisa dikatakan kaya anak sd vs kuliahan. padahal dai NU adalah dai2 muda . dan yg konyol KATANYA MANTAN KYAI NU TERNYATA HANYA BOHONG. JANGANKAN KYAI NU ANGGOTA NU AJA TDK.

    ITUPUN DILANJUTKAN DG MENULIS BUKU PUTIH KYAI NU yg menulis afrokhi dan ternyata afrokhi itu juga SALAFI PALSU. BUKAN ORANG NU APALAGI KYAI NU.

    ITULAH KEGEMARAN MEREKA MEMALSU ATAU MENISBAHKAN SESUATU ATAU BISA DIKATAKAN FITNAH WAHABI kpd yg tdk sejalan dg NAFSU MEREKA.

  478. EMANG ABU UMAR INI KAYA JUMUD DAN JAHIL YA . KAMU TAHU DARI MANA KOK ROSUL TDK NGAJARI. AYO BUKTIKAN JAWAB TUH ABU UMAR PERTANYAAN ABAH ASRA.

    100% BLOON

  479. MUNGKIN IBLIS TEMANNYA ABU UMAR KALI

  480. AYO KAMU MAU OMONG APA ABU UMAR, SYEH ANDA ITU PEMBANTAI SEBAGIAN AHLUL BAIT. BACA DONG SEJARAH BERDIRINYA KLAN SAUD.

    APAKAH PEMBANTAI ITU SESAT ATO ? SYEH ANDA ITU TERMASUK MURID SYEH MUHAMMAD MAJMUI NAMA PALSU MR,HEMMPER ORIENTALIS ITU.

    JG BANYAK HUJAH. ISLAM ITU RAHMAH BGMN MUNGKIN ISLAM KOK PEMBANTAI SPT SYEH ANDA. ITU YG KAU KATAKAN BENAR MENURUT QUR.AN DAN SUNNAH

    YG MEMBAWA RISALAH ITU NABI MUHAMMAD SAW. BGMN MUNGKIN SYEH ANDA MEMBANTAI AHLUL BAIT NABI.

    KITA BERSYKUR DIN NEGARA KITA INI ANDA TDK MAYORITAS DAN MUDAH2HAN TDK TERJADI KARENA MUNGKIN SALAFI WAHABI INI JUGA AKAN BANTAI SEMUA YG TK SESUAI SALAFI PALSU

  481. mamo cemani gombong

    MBAAAAH ilmu mereka nggak bakalan nyampai mbah orang ngajinya pakai buku , mending buku ulama muktabar eeeee malah bukunya wahabi………..mbaca doang nggak punya guru yang bersanad sampai ke Rosullulloh …..mereka paling banter dicokoki dalil TBC biar pada fasih ngomongnya buat dzikir kalau perlu ……bid’ah , syirik, kafir, musyrik ….sehari minimal 100x ……

  482. mbah redhy abu jamal@

    Mbah Redhy, ibarat berenang di samudra yang sangat luas, apa yg dijelaskan oleh Mbah Redhy itu didapat setelah menyelam di dasar samudra. Sedangkan para Wahabi hanya berenang di pemukaan sehingga tidak akan tahu apa-apa yg ada di dalam samudra. Mereka mementingkan yg dhohir-dhohir saja dan mengabaikan yg bathin. Padahal mestinya dhohiron wa batthinan adalah sama-sama pentingnya untuk dipelajari agar pemahaman itu tidak njomplang (miring).
    Syukron Mbah Redhy.

  483. Itu sudah masuk Mbah, malah doble gitu lho. Yang satu didelete boleh kan?

  484. mbah redhy abu jamal

    Makasih Admin, syukron sdh masuk komen saya yang kedua. Dan mohon maaf kedua komen saya terlalu panjang, sebenarnya saya mau meringkas tetapi tidak mampu karena akan mengurangi makna sesungguhnya.

  485. Markojan ASWAJA

    Monggo dilanjut ummati koar2nya. Pake ilmu laduni sekalian. Biar Muantaps Habis

  486. Buat Mbah Rhedhy

    Allah berkata kepada nabi Daud :

    “Wahai Daud, sampaikan pada penduduk bumi: “Aku adalah Pecinta orang-orang yang mencintai Aku. Dan Aku berada dekat dengan orang yang berusaha mendekati Aku. Dan Aku akan selalu menghibur orang-orang yang terhibur dengan menyebut NamaKu. Dan aku akan menjadi teman yang setia bagi orang-orang yang mau mendekatkan dirinya kepadaKU. Aku juga akan memilih orang-orang yang memilih Aku.”

    Salam

  487. “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan diantara mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Al-Hadid : 16).

  488. mas admin ummati, sebaiknya hapus saja koment-koment yang double seperti koment donpay.

  489. markojan , pada awalnya saya juga sempat terbius oleh jargon Kembali kepada al-qur`an dan al-hadist , saya tertegun dengan Hujjah-hujjah yang disampaikan oleh sekte wahabi ini , namun semakin saya pelajari dan semakin saya cermati ternyata Hujjah-Hujjah itu Rapuh tidak mampu bertahan dihadapan Hujjah Ahlu Sunnah yang sesungguhnya yaitu Asy`ariyah dan Maturidiyah, dalam forum ini pun terbukti tidak ada satupun Hujjah yang disampaikan oleh sekte Wahabi yang bisa bertahan ketika dikoreksi.

    semoga markojan ,donpay dan All wahabi sadar akan hal itu.

  490. Markojan ASWAJA

    @ AS
    Coba perhaatikanlah komen2 disini, Apabila golongan kalian terdesak dengan hujah yang benar, Kalian lari ke permasalahan lain.
    Mungkin antum sekalian telah terpatri pada “manunggaling kawulo Gusti.”
    “Hatiku telah menceritakanku dari Allah.” itulah perkataan orang2 sufiyah yang lebih utama.
    Afwan

  491. mbah redhy abu jamal

    Syekh Markojan

    Wahai syekh, sejauh mana syekh mengerti istilah manunggaling kawulo Gusti. Kalau ndak paham mending diem daripada menggunakan istilah itu untuk menfitnah ulama2 sufi.

    TIDAK LITERATUR KLASIK TASAWUF YG MEMUAT ISTILAH MANUNGGALING KAWULO GUSTI.
    KALAU ISTILAH ITU DIKAITKAN DENGAN WAHDATUL WUJUD, WUIHHHHH JAUH BANGET PERBEDAAN ESENSI DAN FILOSUFINYA.

  492. markojan saya tidak melihat satupun Hujjah yang benar dari aliran Wahabi yang anda wakili , semuanya salah kaprah , ada donpay cah ndeso markojan abu Umar abdillah dll semuanya tidak mampu menampilkan Hujjah yang Benar.

  493. mbah redhy abu jamal

    Syekh Markojan

    Apa syekh sudah memahami esensi, filosufi dan hakikat ilmu laduni? Kalau belum, sungguh ndak pantes komen yg sepertinya merendahkan dan melecehkan ilmu laduni.

    Kalau ndak keberatan suatu waktu aken ane jelasin pada syekh biar paham!!!!!!!!!!!

    Komen saya di atas bukan karangan saya pribadi, hasil olah otak/akal tetapi maaf itu saya kutip dari beberapa ulama klasik ahlu sunnah wal jamaah dan semua umat mengakui kecuali aliran wahabi yg datang belakangan. Saya kutip utuh tanpa penafsiran pribadi.

    Kalau syekh markojan mau mencela ya monggo saja, toh yg anda cela adalah ulama keturunan cucu Nabi sendiri dan sekaligus pewaris beliau. Apakah Allah ridho kalau ulama yg arifbillah dicela oleh sampeyan syekh, hanya Allah Yang Maha Mengetahui yang mengetahui isi hati syekh.

  494. mbah redhy abu jamal

    Dianth

    Salam juga ya

  495. Markojan ASWAJA

    Akhi.. Ilmu laduni apakah di ajarkan Rosullullah? yang sabar akhi.. buktikan kalau ilmu laduni itu benar? ilmu apakah itu? ilmu aneh, orang-orang eksakta ga bakalan percaya ilmu aneh seperti itu.

  496. Wahabi hujjahnya asal bunyi tidak tepat sasaran alias salah pasang dalil. Itulah faktanya, bagi orang-orang yg masih mampu mempergunakan akalnya dg baik silahkan simak koment-koment Wahabi yg ada di seluruh potingan artikel blog Ummati. Nisacaya antu akan melihat fakta bagaimana Wahabi itu berdalil asal bunyi dan tidak sesui dg permasalahan yg sedang didiskusikan. Mereka merasa sudah benar dalam mengemukakan dalil padahal dalilnya “salah pasang”.

    Toh fakta yg begitu memalukan bagi orang beriman itu tidak sanggup membuat mereka sadar. Apakah mereka sudah beriman dengandg benar? Kalau imannya sudah benar tetapi kenapa tidak ada rasa malu bagi mereka. Atau apakah karena di hati mereka tertanam TAUHID TRINITAS sehingga
    imannya jadi kacau akibat Tauhid berpenyakit tersebut? Wallohu a’lam….

  497. Markojan ASWAJA

    Ya.. begitulah watak atum sekalian selalu lari dari bermasalahan, baiklah ane ulangi pernyataan ini yang dri dulu antum ga bisa menjawab, selalu berkilah ke permasalahan lain.
    Pembagian Tauhid Jadi Tiga yaitu Tauhid Uluhiyyah, Tauhid Rububiyyah, Tauhid Asma Wa Sifat.
    Bukankah pembagian itu tidak mengurangi atau menambahkan Tauhid itu sendiri? pembagian tersebut untuk memahami tentang tauhid, tidak ada yang ditambah maupun dikurangi dalilnya, dan juga bukan untuk membuat tauhid baru.
    Seperti halnya dalam mempelajari Islam secara kaffah, Dalam mempelajari ilmu islam kita mengenal tentang bab fiqih, bab akhlak, dll.. Apakah zaman Rosullulloh SAW, membaginya seperti itu? Apakah itu disebut bid’ah? Apakah itu juga merusak pemahaman umat?
    Pada Kitab Hadist, misalkan Shahih Bukhory, terbagi menjadi beberapa bab. Apakah itu di sebut bid’ah? Apakah itu juga merusak pemahaman umat?..
    Sudah jawab itu dulu jangan muter2 ya.. afwan

  498. Kenyataannya kalian telah mengurangi atau menambahkan hakekat tauhid itu sendiri dan membuat tauhid baru.
    Ini buktinya :

    – Bahwa orang yang bertauhid rubbubiyah itu tidak mesti bertauhid ulluhiyah. Padahal sudah jelas bila orang itu BERTAUHID Rubbubiyah, pastilah dia Beritikad HANYA MENYEMBAH ALLAH. Karena baginya memang tiada lagi yang pantas disembah sebab sudah tiada Rabb lagi selain Allah.
    – Orang musyrikin Qurais bertauhid Rubbubiyah, tapi tidak bertauhid Ulluhiyah. Padahal mereka terbukti syirik pada sifat rubbubiyah
    – semua orang secara fitrahnya bertauhid rubbubiyah, padahal keyakinan setiap orang itu berbeda-beda.
    – Orang yang mengakui beberapa sifat rubbubiyah Allah disebut bertauhid Rubbubiyah, padahal tidak ada satupun ahli tafsir yang mengatakannya.
    – Kaum muslimin yang bertawasul dengan orang saleh yang telah wafat disamakan dengan kaum musyrikin Quraisy, yaitu hanya bertauhid Rubbubiyah Allah.
    – Hakikat dakwah rasul hanyalah tauhid Ulluhiyah, padahal semua nabi dan Rasul, tentulah pertama-tama mengenalkan siapa Rabb yang sesungguhnya.
    – dll

    Bukankah ini semua baru?

  499. mbah redhy abu jamal

    Syekh Markojan

    Kalau orng eksakta pasti MENGINGKARI ilmu tersebut karena sumber pemahamannya beda. Ilmu eksak kan dari kreasi dan data yg dicerna otak sedang ilmu laduni itu melalui qalbu yg bening.
    Apa syekh pikir ilmu laduni itu datang sendiri tanpa usaha? Seperti orang dzikir lantas bisa tahu semua ilmu? SAMA SEKALI TIDAK DEMIKIAN SYEKH.

    Sudahlah syekh, sekiranya syekh bisa memdidik hati menjadi bening bagai kristal, tentu syekh akan tahu sendiri kok. PERCAYALAH, saya tidak ada maksud membohongi syekh

  500. Markojan ASWAJA

    @ Mbah Redhy
    @ Admin
    Rosullullah SAW adalah manusia pilihan, lebih baik dari anak tersebut yang sudah jelas-jelas di jamin masuk surga, Juga para sahabat yang dijamin masuk surga. Tabiin, Tabiut Tabiin, Imam Syafi’i yang antum sekalian yakin bahwa merupakan ASWAJA. kenapa mereka tidak mendapatkan ilmu laduni?
    Aneh bukan?
    Wah kalau bisa mempelajari ilmu laduni, ngapain coba susah-susah mempelajari ilmu lain? Mendingan belajar bagaimana mendapatkanya. Kenapa semua orang di muka bumi ini ga di arahkan seperti itu?
    Afwan..

  501. Markojan ASWAJA

    @ ummati
    Bukti anaknya mana? ane ga pernah denger tuh. Apalagi di iran yang jelas-jelas orang Syiah. Orang Syiah itu ada yang lebih tinggi ilmunya dari ulama namanya Ayatullah. Jangan2 ilmu laduni dipelajari dari Syiah ya? Ayo ngaku saja akhi ummati.

  502. Markojan @

    Syaikh Markojan AlWahabi, anak tersebut bukan hanya hafal dan mengerti tafsirnya akan tetapi bocah ajaib tsb juga berkomunikasa sehari-hari dg mempergunakan ayat-ayat AlQur’an. Itu benar-benar ajaib lho Syakh Markojan? Nah menurut pandangan/versi Wahabi, ilmu apa itu yang dianugrahkan Allah kepadanya?

    Maaf @Admin, ane ikutan nih. Sekedar tambahan biar semakin semarak Syi’ar Islamnya.
    Semoga Wahabi semakin menyadari kekeliruannya selama ini. Sukur-sukur mereka pada tobat sehingga kita kebagian pahalanya.

  503. Markojan@

    Akhi Markojan, Antum pernah dengar di Iran beberapa tahun yg lalu tersiar kabar ada anak umur 5 tahun hafal Al-Qur’an dan faham tafsir ayat-ayatnya? Anak belum balligh itu diuji oleh para ulama senior di hadapan publik, ditanya apa maksud ayat-auat itu, dan pertanyaan-pertanyaan diacak agar dia diketahui apakah benar-benar paham maksud ayat-ayat AlQur’an. Dan fakta membuktikan anak itu mampu menjawab dg fasih dan excellent.

    Nah, menurut antum sudah berapa tahun anak itu belajar agama dan menghafal AlQur’an dll, sehingga mampu memahami dg baik agama Islam dg benar? Ingat waktu itu dia baru berumur 5 tahun !!!

    Nah, menurut antum dan para Wahabiyyun, ilmu apa itu yang dianugrahkan Allah Swt kepada “anak ajaib” itu?

  504. He he he… oke Mas dianth. Tapi kelihatannya syekh dnpay lagi ngamuk sehingga dia koment dg teknik BOMBARDIR. Konon kalau Wahabi ngamuk di blog yg tidak disukainya sepert itu teknik serangannya.

  505. Markojan@

    Kami hanya ingin tahu saja dari pihak Wahabi, ilmu yg dianugrahkan kepada anak kecil itu namanya ilmu apa? Jawab dong, ilmu apa namanya?

  506. Markojan@

    Akhi Markojan, jika antum dapat menjawab ilmu apa yg dianugrahkan Allah kepada Bocah Ajaib tsb, kami akan memberi bukti foto anak tsb kepada antum. Plus bonus foto bocah Afrika dg umur yg sama juga ajaib seperti bocah Iran tsb.

    Jadi nanti antum dapat dua foto bocah ajaib yang dianugrahi Allah Swt ilmu yg luar biasa. Nanti fotonya langsung kami posting khusus buat antum. Tapi jawab dulu pertanyaan kami: APA NAMA ILMU ALLAH yg dianugrahkan kepada bocah-bocah kecil tsb? Oke, gampang kan pertanyaannya? Silahkan dijawab, kami tunggu akhi Markojan.

    Catatan: jangan takut salah dalam menjawab. Salah atau benar jawaban antum tidak masalah. Antum akan tetap dapat fotonya. Sebab kami cuma ingin tahu apa nama ilmu yg luar biasa tsb menurut versi Wahabi.

    Tambahan:
    Akhi Markojan, janganlah antum menjadi bukti kata pribahasa “Seperti katak dalam tempurung”. Apakah antum juga belum tahu bahwa Iran negara yang besar dan luas? Di sana selain Madzhab Syi’ah ada juga madzhab yang lain? Tentu di sana juga ada ASWAJA, tapi kalau Wahabi ada atau tidak kami nggak tahu.

  507. Afif Fatkhurrohman

    Copi akh Dianth, subhanallah bagus sekali.

  508. Ha ha ha…. Wahabi kalau melihat kebenaran biasanya kabur, jangan-jangan Syaikh Markojan juga lari seperti kebanyakan Wahabiyyun yg ada di Forum Diskusi Facebook. Hanya sedikit yang mau Tobat setelah melihat kebenaran di depan matanya. Sebab hatinya sudah terkunci oleh kebatilan Wahabi.

    Ada sedikit tambahan khsus mengenai anak afrika itu mulai hafal Qur’an sejak usia 1,5 tahun. Dan shalat 5 waktu sehari padahal belia adalah anak kecil dari keluarga Kristen. Nah, apa masih kuarang ajaib ini Syaikh Markojan? Plus anak tersebut faham dan fasih berbahasa Jerman, Perancis, Inggris , Arab dan bahasa Internasional yg lainnya. Benar-benar ajaib kan?

    Peratanyaan saya sama dengan pertanyaan Mas Admin dan Mas Juman, ilmui anugrah dari Allah Swt itu disebut ilmu apakah menurut versi Wahabi? Monggo dijawab, maka antum akan dikasih hadiah bukti tentang Shohihnya berta ajaib ini.

    Kalau antu gak jawab berarti antum pengecut dalam menerima kebenaran.

  509. saya orang awam mau nanya nih, susunan zikir setelah shalat versi salafi seperti apa sih?? urutan nya apa yang dibaca lebih dulu ,saya baca buku terbitan salafi yang ada hanya hadisnya aja..

    kalau yang aswaja ulama mana yang nyusun zikir seperti yang saya lihat di masjid-masjid? apakah hanya di indonesia saja susunan seperti itu?

  510. Akhi Ummati
    berarti anak tersebut dianugerahi kecerdasan hafalan yang kuat kalau itu bener-bener datangnya dari Allah. Kalau ga mungkin bantuan Jin. dan itu tidak boleh, hukumnya haram.
    Afwan itu yang ane tau.

  511. Akhi Ummati
    berarti anak tersebut dianugerahi kecerdasan hafalan yang kuat kalau itu bener-bener datangnya dari Allah. Kalau ga,.. mungkin bantuan Jin. dan itu tidak boleh, hukumnya haram.
    Afwan itu yang ane tau.

  512. hei, dianth itu dua-duanya datang dari Allah, Jelas sudah bahwa kafir quraish itu mengakui Allah, lihat sekali lagi itu dalilnya. Syiriknya itu jelas dalam hal Ulluhiyah.

  513. yang salah itu ente. jelas2 ga mungkin, aneh bin ajaib, pokoke aneh puollll banget-banget sekali…

  514. All Asy-‘ariyah/Sufi/Sejenisnya
    Gimana cara mempelajari Iblis dan Syetan?
    Apakah harus lebur menjadi Iblis dan Syetan. Konyol.. Huahahahaha

  515. Cara mempelajari iblis dan setan gampang kok, tinggal mengamati pengikut doktrin wahabi.
    Gitu aja kok repot.

  516. Sesungguhnya aku berlepas dari kalian, blog ini. Sudah jelas hujah di antara kalian, tapi kenapa hati kalian tertutup? itu karena kalian mempunyai penyakit WAHEN (Cinta dunia dan takut mati untuk berjihad mewujudkan hanya tegaknya kalimah Allah di muka bumi tanpa kecuali). Lihatlah pembesar2 kalian yang duduk diparlemen atau mempunyai kekuasaan dan harta? apa mereka memberikan sedikit hartanya untuk orang miskin?

  517. Apakah anda sendiri sudah siap berjihad?
    Kalau anda sudah siap berjihad, kenapa masih di Indonesia?
    kenapa ngga segera berangkat ke Palestina? segera anda ikut bergabung dan berjihad melawan Zionis di sana…
    saya dukung 100% apabila anda berangkat berjihad ke sana, membantu saudara muslim di Gaza.

  518. ha ha ha kena deh si bocah wahabi ndesone poll ha ha ha , mas a`jam good good he he he

  519. Ha ha ha… betul betul… begitulah cara mempelajari Iblis, tinggal mengamati aja tingkah polah Wahabi dalam beragama. Tepat dan verygood.
    Mantab Mas ‘ajam Kampung.

  520. Ha ha ha… betul, betul… kena lagi nih si bocah ndeso poll, he he he….

  521. Anugrah Allah Swt Nte hina sebagi anugrah syatan, dasar Wahabi, Allah pun difitnah. Keterlaluan Nte akibat doktrin perusak Wahabi.

  522. Wahabi Emang tukang fitnah, sampai-sampai Allah pun difitnah tidak sanggup memberikan Anugrah Ilmu, katanya Jin yg kasih anugrah ilmu tsb. Pelajari dulu videonya, lalu komentar lagi di blog ini soal anugrah ilmu yg luar biasa tsb. Jadi jangan bawa-bawa jin untuk melemahkan kekuasaan Allah Swt.

    Benar-benar sesat doktrin wahabi sanggup merusak jalan pikiran anak-anak muda muslimin. Kita berlindung kepada Allah dari kesesatan Wahabi.

  523. Oke, tidak masalah, antum sudah jawab walau cuma segitu. Sebab kami maklum kalau Wahabi tidak akan tahu nama untuk ilmu yg demikian itu sebab sudah anti dg ilmu tsb, Oleh karena itu tidak ketemu dalam perbendaharaan ilmu Wahabi. Sebab tidak punya perbendaharaannya maka tidak tahu.

    Baiklah ini hadiah yg kami janjikan buat antum, antum bisa download video bocah ajaid dari Iran silahkan Klik di sini : http://www.google.co.id/search?q=the+amazing+child&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:unofficial&client=firefox-a

    Sedangkan untuk bocah ajaib dari Afrika antum bisa download videonya di link ini: http://www.ummatipress.com/2010/05/22/fakta-ilmu-laduni-anak-afrika-15-tahun-hafal-dan-mengerti-al-quran/#more-1683

  524. mamo cemani gombong

    cah ndeso @ omong gede doang ….sok jihadi sok tauhid sok tau ilmu islam nggak taunya dangkal …….syetan itu musuh yang nyata kok mau dipelajari ……..ngelawan jelas nggak mampu bro . nt belum lahir syetan dah punya anak cucu …..InsyaAlloh nt mati nanti syetan masih kuat segar bugar makanya nt harus jadi kekasih Alloh biar syetan sungkan ama nt …….kalau mendalami doktrin wahabi nt pasti malah berteman dgn syetan , lah wong lahirnya juga dari nedj si tanduk syetan …..gimana bro jangan ndesondeso ya ……

  525. mantab situs ente gan. lanjutkan…..!!

  526. mbah redhy abu jamal

    Syekh CNP

    Kalau nt gak cinta dunia, hayo sekarang semua harta nt serahin ke fakir miskin. SEKARANG !!!!!!. Sisakan 2,5 % buat nt sendiri.

  527. Maaf Mabah Redy, kata-kata dia benar akan tetapi belum tahu prakteknya.
    mbah redhy abu jamal, kira-kira berani nggak ya si bocah Ndeso Poll itu? Harusnya berani ya, kan sudah nggak cinta dunia katanya, kwk kwk kwkkkk….

  528. @ cah ndeso poll.

    he he he, tuh kan … makanya jangan turutkan hawa nafsu ente dan akal ente yang kurang beres aja…. bisa jadi syetan kan….

  529. Afwan..
    Lihat anak2 palestina umur tujuh tahun sudah banyak yang hafal Qur’an. Kenapa coba? ya karena mereka belajar di bantu ibunya untuk menghafal. Usaha dengan belajar, Ga pake ilmu laduni yang aneh bin ajaib itu.

  530. weleh2, itu doktrin melebur kan dari mbah2 dan dianth (golongan kalian)..

  531. @cah Ndeso,
    terlihat dr komen2 antum, sesekali ente spt seorang sufi tp bukan…spt ahlu sunnah tp gak paham…seperti org perpegang pd Salaf tp salaf yg mana??

    lihatlah tokoh2 dan pembesar WAHABI yang duduk di posisi2 penting kerajaan Arab…yg haus kekuasaan dan harta… apakah mereka memikirkan saudara nya di palestina-Gaza? dgn kekuasaan dan hasil bumi yg banyak. mendukung perang Irak….mendukung perang Lybia…

    kadang antum mau masuk ke ranah politik tp asal jeplak…

    sebetul nya antum ini apaan siiihhh? hehehehe…

  532. Markojan ASWAJA :
    Afwan..
    Lihat anak2 palestina umur tujuh tahun sudah banyak yang hafal Qur’an. Kenapa coba? ya karena mereka belajar di bantu ibunya untuk menghafal. Usaha dengan belajar, Ga pake ilmu laduni yang aneh bin ajaib itu.

    Orang Hafal Qur’an banyak Syekh Markojan orang Wahabi juga banyak yg hafal kan? Tapi yang tahu maksud al-Qur’an itu yang masih jarang ada. Apalagi anak belum balligh. Sedangkan anak Iran yng hafal dan mengerti serta berbicara sehari-hari dg ayat-ayat Qur’an, sungguh amat sangat luar biasa. Begitu juga anak Afrika tsb, ini sungguh-sungguh amat sangat luar biasa. Demikian saya ikut menjelaskan agar orang-orang yg waras tahu akan perbedaan yang jauh antara yang antum kemukakan tentang anak-anak Palestina. Walaupun tentunya anak-anak Palestiana tsb hebat saya akui dan kagum juga.

    link download sudah dikasih oleh Ummati di atas, tinggal download saja untuk membuktikan dan lihatlah videonya untuk membuka wawasan antum tentang kekuasaan Allah yg dianugrahkan kepada anak-anak kecil yg luar biasa.

  533. Wahabi kalau melihat kebenaran biasanya lari atau ngumpet. Jadi sulitlah mereka itu tobat walaupun kebenaran sudah disodorkan di depan matanya. Hati yg terkunci akan sulit menerima fakta dan kebenaran.

  534. Wahabi itu fitnah dari Nejed, semua orang yg bukan Wahabi juga tahu kan?

  535. Betuuulll, Wahabi akan selalu ingkar apa-apa yg bukan dari Syaikhnya, walaupun kebatilan kalau yg ngomong Syaikhnya maka akan menjadi kebenaran.

  536. Ane sudah download bocah ajaib itu, terimakasih, emng amt sangt luar biasa.

  537. mbah redhy abu jamal

    Syekh markojan

    Lha terbukti kan syekh, nt ga paham dengan 2 komen saya di atas. Pahami sekali lagi dong. Itu kan ada definisi tentang uluhiyah dan rububiyah yg benar. Coba bandingin dengan pemahaman syekh selama ini.

  538. @Ummati
    Mas Admin, klu nanti jadi KOPDAR, ana usul, bgaimana klu yg diundang itu, bukan hanya Aswaja, tapi skalian aja ma Wahabiyun, jadi disamping slaturrahim, kita juga bisa ngobrol bareng, siapa tahu dgn ngobrol bareng, mereka dapat pencerahan dari all Aswaja, yg mudah2n jadi wasilah untuk turunnya hidayah dari Allah SWT, toh kita pun akan kebagian fahalanya dari meluruskan faham mereka yg bengkok …. Uke ,

  539. Muhammad Sancabachtiar

    Betul itu mas…hehehe!

  540. Muhammad Sancabachtiar

    Saya kira Wahabiyun mah kagak akan berani datang mas irhash….. chicken!

  541. @M Sanca,
    Ah masa sih mas mereka takut datang klu di of line, padahal klu di online ana liat mereka begitu perkasanya, dalilnya begitu buanyak, sampai2 nganggap orang lain bodoh n salah, oh ya gini aja ya, klu mereka datang berarti mereka mau mencari kebenaran n klu g datng berarti mereka pengecut sekaligus mereka mengakui kebenaran Aswaja

  542. Muhammad Sancabachtiar

    sepakat akhi…

  543. Asalamualaikum. . . . , Mudah2an KOPDAR nya dkat dgn dmisili ku, admin tlg di infokan bila memang terealisasi. . . .Asalamualaikum. . . . , Mudah2an KOPDAR nya dkat dgn dmisili ku, admin tlg di infokan bila memang terealisasi. . . .

  544. pencari kebenaran

    Mas Syahid memangnya sekedar penamaan walaupun didukung dalil dari Alqur’an dan Hadits langsung bisa divonis bid’ah ya ?? Gimana dong dengan istilah seperti tarawih apakah ini juga muncul dizaman para salaf ?? Bukankah banyak ayat Al Qur’an yang mengatakan kaum musyrik itu ketika kesulitan ditengah lautan maka mereka akan memohon keselamatan kepada Allah dan ketika sampai ke darat mereka kembali mengingkari Allah ?? ini kan contoh bahwa mereka percaya Rububiyah Allah ?? Atau gimana menurut mas mengenai orang-orang musyrik yang juga bersumpah dengan : demi Allah ?? Atau gimana menurut mas tentang sifat 20 spt sifat yg mustahil bagi Allah Mukhalafati lil Hawadits yg menjadikan banyak orang meniadakan sifat 2 Allah yg sangat gamblang dijelaskan dlm Al Qur’an krn menganggap hal itu aib dan mustahil bagi Allah seperti memiliki mata dan tangan karena menganggap Allah tidak mungkin punya tubuh seperti ciptaan-Nya ?? kalau kita pikir dengan akal yang sehat sebagai contoh, manusia punya kaki, kerbau juga punya kaki, lalu apakah orang yang berakal akan bisa mengatakan bahwa kaki mereka sama dan serupa ??? Lalu bagaimanakah lagi dengan yang menciptakan kaki manusia dan kerbau itu ?? Zat Allah adalah suatu hal yang berada jauh diluar jangkauan akal manusia dan tidak perlu dipertanyakan bagaimana wujud dan hakikatnya.

  545. pencari kebenaran , ente maukan diskusinya sampe tuntas….? layaknya seorang pencari kebenaran sejati…?

  546. pencari kebenaran

    Iya mohon dijelaskan kepada kami semua dan tolong jawablah pertanyaan tadi, mudah-mudahan Allah menunjuki kepada kebenaran yang hakiki….

  547. Trus Ibnu Taimiyah diperintahkan oleh Iblis agar mereka-reka Tauhid Trinitas, gitu?!

  548. nanya mas donpay, menurut antum bertauhid itu termasuk ibadah atau bukan?

  549. Sufi : untuk mempelajari tauhid kita harus melebur dulu ke dalam tauhid?

    Ahlus Sunnah : Kalau mempelajari iblis?

    Sufi : Masa ente ga tau, itu ungkapan.

    Ahlus Sunnah : ooo.. ungkapan? jadi ungkapanya untuk mempelajari iblis ya harus melebur jadi iblis gt?

    Sufi : betul-betul-betul. Begitu pula mempelajari Syetan, ya harus melebur jadi syetan dulu. ingat lho itu ungkapan. Yang penting di hati.

    Ahlus Sunnah : ooo.. jadi ungkapannya itu di jalankan di hati ya. Caranya gmn coba? setiap orang kan beda-beda isi hatinya.

    Sufi : Ya pokoknya turuti apa suara hati kalian.

    Ahlus Sunnah : Kalau suara hati kita itu untuk berbuat kemaksiatan gmn?

    Sufi : Ya harus kita turuti, mungkin di balik kemaksiatan ada kebaikan.

    Ahlus Sunnah : Bener2 orang aneh Si Sufi ini,,.

  550. mas Syahid monggo dijawab pertanyaannya si pencari kebenaran itu, kalau memang dia pencari kebenaran sejati, pasti manut kalau penjelasan mas ilmiah dan masuk akal..

  551. pencari kebenaran pindah ke sini ya , maaf baru dijawab saya cari2 gak ketemu2 al-hamdulillah ada yang ngasih tahu.

    Mas Syahid memangnya sekedar penamaan walaupun didukung dalil dari Alqur’an dan Hadits langsung bisa divonis bid’ah ya ??

    Saya jawab : PK , pembagian Tauhid itu bukan sekedar penamaan , dan ingat semua hal baru dalam agama itu disebut Bid`ah

    Pk : Gimana dong dengan istilah seperti tarawih apakah ini juga muncul dizaman para salaf ??

    Saya jawab : kalo sholat tarawihnya bukan Bid`ah

    PK : Bukankah banyak ayat Al Qur’an yang mengatakan kaum musyrik itu ketika kesulitan ditengah lautan maka mereka akan memohon keselamatan kepada Allah dan ketika sampai ke darat mereka kembali mengingkari Allah ?? ini kan contoh bahwa mereka percaya Rububiyah Allah ??

    Saya jawab : Ayat –ayat suci Al-qur`an itu betul , yang keliru adalah menyatakan jika mereka itu ber Tauhid Rububiyah.

    Atau gimana menurut mas mengenai orang-orang musyrik yang juga bersumpah dengan : demi Allah ??

    Saya jawab : musyrikin itu mengenal Allah , bukan berarti mereka itu ber Tauhid

    Atau gimana menurut mas tentang sifat 20 spt sifat yg mustahil bagi Allah Mukhalafati lil Hawadits yg menjadikan banyak orang meniadakan sifat 2 Allah yg sangat gamblang dijelaskan dlm Al Qur’an krn menganggap hal itu aib dan mustahil bagi Allah seperti memiliki mata dan tangan karena menganggap Allah tidak mungkin punya tubuh seperti ciptaan-Nya ??

    Saya jawab : PK , sifat 20 adalah Induk dari semua sifat-sifat Allah yang sangat banyak jumlahnya , dengan mengetahui sifat yang 20 seorang Muslim dapat mengenal tuhannya , seperti sifat ” Mukholafatu lil hawaditsi ” ini adalah sifat Wajib bagi Allah , menetapkan Bahwa Allah (tuhan) berbeda dengan Makhluknya adalah Wajib hukumnya dengan dalil , Allah tidak ada yang menyerupainya , dan Allah maha mendengar dan maha mengetahui (qs. syura 11) , hal ini tidak berarti meniadakan sifat-sifat yang Allah tetapkan dalam dirinya , yang di tiadakan dengan sifat Wajib Mukholafatu lil hawadisti , adalah ” penyerupaan dan Penjisimannya “. , sangatlah tidak mungkin jika Allah punya anggota tubuh .

    Pk : kalau kita pikir dengan akal yang sehat sebagai contoh, manusia punya kaki, kerbau juga punya kaki, lalu apakah orang yang berakal akan bisa mengatakan bahwa kaki mereka sama dan serupa ???

    saya jawab : orang yang berakal waras tidak akan berfikir dan ber analogi seperti itu.

    Pk : Lalu bagaimanakah lagi dengan yang menciptakan kaki manusia dan kerbau itu ?? Zat Allah adalah suatu hal yang berada jauh diluar jangkauan akal manusia dan tidak perlu dipertanyakan bagaimana wujud dan hakikatnya..

    Saya jawab : meskipun dengan tidak mempertanyakan bagaimana wujud dan hakekatnya , tetap saja jika kita mengatakan : Allah punya kaki , tangan , wajah ,mata dan lain-lain tetap saja pernyataan itu menjerumuskan kepada pen Jisiman Allah dan ini sangat terlarang karena Allah laitsa kamistlihi Syai , fala tadribu lillahi amtsal , walam yakun lahu kufuan ahad.

  552. Syaikh Abdul Qadir al Jaelani (470-561 H) memberikan kritikan yg tajam sekaligus nasehat terhadap ahli kalam dalam hal ta’wil sifat. Dia mengatakan : “Allah menggenggam, membuka tangan, mencintai, senang, tidak suka, membenci, rdha, marah, dan murka. Dia memiliki dua tangan dan kedua tangan itu kanan, dan bahwa hati para hamba berada di antara dua jari dari jemari-Nya. Dia berada di atas Arsy, meliputi segala kerajaan-Nya. Nabi saw telah menyaksikan keislaman budak wanita ketika bertanya kepadanya:’Di mana Allah? Maka dia menunjuk ke atas. Dan bahwasanya Arsy Allah itu di atas air. Allah beristiwa’ di atasnya, sebelumnya (di bawahnya) adalah 70.000 hijab dari cahaya dan memiliki kegelapan. Dan bahwa arsy itu memiliki batasan yang diketahui oleh Allah.( Abdul Qadir al Jailani, al Ghunyah Li Thalibi ‘i-Haq, 56.)
    “seyogyanya menyebutkan sifat istiwa tanpa ta’wil. Bahwasanya Dia beristiwa di atas Arsy, bukan bermakna duduk dan bersentuhan (menempel) sebagaimana yg disampaikan kelompok Mujassimah Karromiyah; juga bukan dalam arti ketinggian (kedudukan) seperti yg dikatakan oleh Asy’ariyyah, juga bukan beristila’ (menguasai) sebagaimana ucapan Mu’tazilah).”
    “Allah juga turun ke langit terendah dengan cara yg Dia kehendaki,bukan bermakna turun rahmat-Nya atau pahala-Nya sebagaimana yg dikatakan Mu’tazilah dan Asy’ariyyah.” ( Abdul Qadir al Jailani, al Ghunyah Li Thalibi ‘i-Haq, 56-57.)
    “kalian wajib berittiba’ dan jauhi ibtida’, kalian wajib ikut mahdzab Salafusshalih, bejalanlah di atas jalan yg lurus tanpa tasybih dan ta’thil. Akan tetpai pengikut sunnah Rasulullah saw tanpa takalluf (memaksa-maksa), tanaththu’ (belebihan), Tasyaddud (sikap ekstrim) Tamasyduq (berlebihan-lebihan dalam bicara), dan tama’qul (mengakali). Cukup untuk kalian apa yg telah cukup untuk orang2 sebelum kalian. (Abdul Qadir al Jailani, al-Fathu ‘r-Rabbani wa ‘I-Faidhu’r-Rahmani, al-Haramain Singapura-Jedah, 34 (kitab kuning) )
    …… tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan Melihat. (QS Al Syura: 11)
    “celaka kamu wahai orang2 yang sombong, ibadahmu tidak masuk bumi melainkan naik ke langit. Allah berfirman :
    … kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya. dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. dan rencana jahat mereka akan hancur. (QS Fathir :10)
    “Tidakkkah kalian merasa malu?! Allah menerangkan sifat2-Nya sendiri dengan sifat-sifat yg Dia rela dengannya kemudian kalian ta’wil dan kalian tolak?!! Tidakkah mencukupimu apa yang telah mencukupi para sahabat dan tabi’in sebelum kalian?!! Rabb kita berada di atas Arsy sebagaiman yg Dia katakana, tanpa tasybih, ta’thil, dan tajsim.
    Ya Allah berilah kami rizki dan taufik dan jauhkanlah kami dari bid’ah.” ((Abdul Qadir al Jailani, al-Fathu ‘r-Rabbani wa ‘I-Faidhu’r-Rahmani, al-Haramain Singapura-Jedah, 76 (kitab kuning)

  553. FIRAUN MENGINGKARI ALLAH DI ATAS

    Allah telah mengabarkan tentang Firaun yg terlaknat bahwa ia berkata kepada Hamman :
    Dan berkatalah Fir’aun: “Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang Tinggi supaya Aku sampai ke pintu-pintu,(yaitu) pintu-pintu langit, supaya Aku dapat melihat Tuhan Musa dan Sesungguhnya Aku memandangnya seorang pendusta”. ( QS Al Mu’min: 36-37)
    Firaun mengatakan demikian karena dia mendengar bahwa Musa menyebutkan kalau Rabb-nya ada di langit (di atas). Tidakkah engkau perhatikan ucapannya “Sesungguhnya Aku memandangnya seorang pendusta”. Maksudnya berdusta dalam ucapannya bahwa Allah ada di langit. (Ini disampaikan oleh Imam Abu Hasan al Asy’ari dalam kitab al ibanah hal.97. kitab al ibanah adalah kitab yg disusun olehnya setelah ia taubat dari pendapat sebelumnya yg kini banyak diambil oleh orang-orang yg suka mentakwil sifat-sifat Allah).
    Para ulama umat dan para imam dari salaf shalih tidak berselisih bahwa Allah itu di atas Arsy-Nya, dan Arsy-Nya itu diatas langit yg ke tujuh. Tidakkah kau perhatikan bahwa Rasulullah saw mi’raj ke atas langit yg ke tujuh, di setiap langit dia bertemu dg para Nabi, sampai ke sidhratul muntaha.(Lihat shahih Bukhari).

  554. Loe orang yang bingung ahmadsyahid..
    Bagi gue kaidahnya sederhana aja….
    Gue gak mau membuang dalil apalagi al quir’an mas…
    Gue pake sesuai tempatnya aja mas…
    Allah yang bilang dia punya tangan, wajah, betis,mata….
    Tapi ketika manusia berfikir Allah berjisim atAU, masak Allah sama dengan makhluq(macam tau aja ALLAH kayak apa)….
    baru gue pake dalil Laisa kamistlihi syaiun…
    Bukan gue pake dalil Laisa kamistlihi syaiun lebih dulu, dan membuang dalil ALLAH punya mata, wajah , betis, tangan dll…
    Gitu aja kok repot mas…
    Lagian ta’wil aswaja juga tanpa dalil….

  555. saya sangat yakin jika syeikh abdul qodir al-jailani bukanlah seorang mujassim , sebagaimana yang tergambar dalam postingan yono , coba yono kau tuliskan teks arabnya disini.

    dengan banyaknya kitab yang dipalsu dan di rubah sekte Wahabi sebaiknya kita gunakan kaidah ” setiap perkataan bisa diterima ataupun ditolak kecuali Sabda Nabi SAW “.

    yono, Ilmu kalam itu ada yang terpuji ada yang tercela , semua kritikan terhadap ilmu kalam adalah ilmu kalam yang tercela , Ilmu kalam Asy`ariyah dan maturidiyah adalah Ilmu kalam yang terpuji , dengannya Aqidah shahihah terjaga dari serangan Ilmu kalam yang tercela.

  556. bagi orang awam memahami qur`an itu asal terjemahkan , dia tidak tahu mana ayat Mutasyabihat mana ayat yang muhkam , karena awamnya dia terjerembab dalam Tasybih dan Tajsim , namun karena awamnya dia merasa tidak terjatuh dalam tasybih dan Tajsim.

    Ulama bersepakat meng hukumi Tasybih dan Tajsim sebagai kekufuran, oleh karena itu Ulama menetapkan Kaidah bahwa semua Ayat atau Hadist yang pada dzahirnya menunjukkan penjisiman Allah , harus di Takwil baik secara Ijmali ataupun Tafshili, Takwil yang dilakukan Aswaja tentu semuanya berdasarkan Hujjah dan dalil yang kuat, hanya orang awam yang terjatuh dalam penjisiman Allah.

  557. rupanya ada dua Ijma` , Ijma` pertama menyatakan Jika seluruh Ummat Islam yang Muktabar meyakini Allah ada tanpa tempat dan arah , Ijma ini dinukil oleh al-hafidz al-i`roqi dan al-hafidz al-imam an-nawawi.

    Ijma kedua menyatakan : Para ulama umat dan para imam dari salaf shalih tidak berselisih bahwa Allah itu di atas Arsy-Nya, dan Arsy-Nya itu diatas langit yg ke tujuh, Ijma` ini disampaikan oleh golongan Musyabihah Mujassimah dinukil oleh bin Baz dkk.

    saya memilih Ijmak yang pertama yang disampaikan oleh orang orang tsiqoh amanah dan teruji , anda memilih Ijma yang mana….?

  558. @ahmadsyahid

    mas syahid sepertinya @yono ga ngerti yang di copas alias asal copas aja. liat aja gimana dia jawab pertanyaan, pasti jawaban pakai copas. dialog dengan copas ga nyambung, jaka sembung bawa golok ——->ga nyambung go*lok

  559. Prabu Minakjinggo

    @super nova….betul…betul…betullll

  560. Kok perkataan Syekh Abdul Qodir mirip dengan perkataan ulama wahabi ya? apalagi ada kata-kata “Dia memiliki dua tangan dan kedua tangan itu kanan, dan bahwa hati para hamba berada di antara dua jari dari jemari-Nya” waduh wahabi banget…..ketahuan dah.

  561. Firaun menyangka Tuhan itu seperti prasangka wahabi…… sama-sama nggak paham maksud bahasa Al Quran Allah di langit.

  562. oke mas…apa ta’wil aswaja tentang tangan Allah mas, yang pada ayat ketika Iblis gak mau sujud dengan adam yang diciptakan dengan kedua tangan Allah…
    Monggo mas, besera dalilnya yo…

  563. mbah redhy abu jamal

    Dimanakah Allah? Jawabannya adalah Allah ada sebelum waktu dan tempat diciptakanNya.

  564. muda , jika anda ber Iman dan mengerti Firman AllaH : ” laitsa kamistlihi syai ” niscaya anda tidak menanyakan hal itu , lagipula tidak ada ayat yang menyatakan jika adam diciptakan ” dengan kedua tangan Allah ” , jika ada riwayat yang menyatakan hal itu apakah riwayatnya Shahih….?

    silahkan muda bawakan riwayat Hadist itu , tolong jangan bawa yang dhaif apalagi Maudu`.

  565. Al qur’an surah As shod ayat 75..
    Monggo mas…

  566. DIMANAKAH ALLAH?

    “Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” [Qaff : 16]. [2]
    “Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. 2:249)
    “Allah bersama orang-orang yang bertaqwa” (9:123)
    “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS Al Baqarah [2]:186)

    dan banyak lagi ayat2 sejenis,
    syukron

  567. maaf saya lagi diluar kota gak bawa qur`an, coba sebutin bunyinya gimana….?

  568. Waduh apa benar kayak gitu pemahaman ayat itu yang benar mas super nova ?? kalau semua ayat itu ditelan bulat-bulat, maka jadinya Allah itu ada dimana-mana dong ?? Jadi ndak tertutup kemungkinan kalau Allah berada ditempat 2 yang hina seperti WC dan tempat 2 maksiat seperti klub malam dan sejenisnya ?? Apa ini mungkin dikatakan terhadap Allah oleh orang yang berakal jernih ?? Goncang banget nih mas….

  569. ya jangan ditelan bulat2 namun dicernah dengan bimbingan salfusaleh yang mempunyai sanad guru yang jelas dengan melihat sunnah. ingat laisya kamitslihi syaiun, walam yaqullahu kuffuan ahad.

  570. walamyakullahu kuffuan ahad (ralat)

  571. “Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Aku perge ke Tuhanku (Palestina), yang akan memberiku petunjuk” (Qs. Al Shaffat:99).

    dengan demikian secara literal Tuhan ada di Palestina bukan di atas Arsy atau langit

  572. ingat laisya kamitslihi syaiun, walam yakullahu kuffuan ahad.

  573. @mas abu salafi-salafian

    Begitu juga ayat-ayat tentang Allah dilangit atau istiwa di atas arsy, juga tentang turunnya Allah ke langit dunia, jangan ditelan mentah-mentah.

    Ini adalah ayat-ayat mustasyabihat. Maka beriman kepadanya adalah wajib, membenarkan sifat ini tetapi tidak menetapkan seperti keadaan ini. Karena ayat-ayat mutasyabihat itu ada takwilnya dan hanya Allah yang tahu takwilnya secara pasti.

    Begitu juga dengan maksud firman Allah ini :

    Allah berfirman, “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan Ku? Apakah kamu menyombongkan diri? Ataukah, kamu [merasa] termasuk orang-orang yang [lebih] tinggi?” (Qs.Shad [38]: 75).

    Maka adapun orang-orang yang dalam hatinya ada kecondongan pada kesesatan maka mereka akan mengikuti kemutsyabihatannya (kesamaran) karena mencari-cari fitnah dengan mencari-cari takwilnya.” (Ali-Imran:7)

    Yang samar dengan ayat ini adalah kalimat ‘dengan kedua tangan Ku’, maka tidak perlu kita membahasnya terlalu jauh.

    Cukuplah firman Allah :

    Tidak serupa dengan-Nya segala sesuatu dan Dia Maha mendengar lagi Maha melihat” (Asy-Syura: 11)

    Tangan secara zhahir adalah anggota tubuh, dan ini adalah tidak layak bagi Allah.
    Bila tangan ini bukanlah anggota tubuh, maka tentulah bukan makna zhahir yang dimaksud, maka benarlah firman Allah bahwa ayat-ayat ini ada takwilnya. Dan Allah yang tahu pasti takwilnya.
    Maka kita serahkan saja maknanya kepada Allah. Inilah Takwil Ijmali atau tafwidh. Toh maksud ayat ini sudah bisa kita tangkap tanpa membahas ‘tanganKu’

    Bila kita bersih dari karat-karat pikiran, tentulah kita tidak suka membahas secara detil makna ‘tanganKu’. Menurut persepsi saya adalah menegaskan bahwa penciptaan Adam adalah penciptaan yang berbeda daripada yang lain, bisa jadi karena Adam diciptakan secara langsung dari tanah, tanpa proses perkawinan ayah maupun Ibu.
    Wallahu alam.

  574. Sebagaimana ditegaskan oleh sayyidina ‘Ali ibn Abi Thalib -semoga Allah meridlainya-:

    “????? ????? ????? ??????? ?????? ?????? ????? ??? ???????? ?????”

    “Allah SWT ada sebelum adanya tempat dan Keberadaan Dia (Allah) sekarang (setelah menciptakan tempat) tetap seperti semula, ada tanpa tempat” (Dituturkan oleh al-Imam Abu Manshur al-Baghdadi dalam kitabnya al-Farq Bayn al-Firaq, h. 256).

    inilah keyakinan Muslimin semenjak generasi salaf

  575. @dianth

    mas kayaknya yang jadi masalah adalah faham wahabi dengan komando Al Albani melarang mentawil ayat, dan siap yang melakukanya berarti kafir, jadi semua musliman kafir menurut mereka kecuali golongan wahabi

  576. @ yono
    kamu telah berdusta….!!!!!!!!!!
    ini scan kitab asli al-Fathu ‘r-Rabbani wa ‘I-Faidhu’r-Rahman.
    hal :34 dan 76 +77…
    http://www.ziddu.com/download/15830953/Scankitab.doc.html

    BERTAUBATLAH….semoga alloh memberimu hidayah…..

    @ aswaja
    jangan tertipu oleh wahabi…yang telah berdusta mengatas namakan syekh abdul qodir al jilani…

  577. @ yono
    ini scan kitab asli al-Fathu ‘r-Rabbani wa ‘I-Faidhu’r-Rahman.
    hal :34 dan 76 +77…
    http://www.ziddu.com/download/15830953/Scankitab.doc.html
    kamu telah berdusta……!!!!!!!!! kamu dapat terjemahan itu dari mana…..??????

    @ aswaja
    jangan tertipu oleh kaum wahabi…..silahkan lihat scan kitab asli al-Fathu ‘r-Rabbani wa ‘I-Faidhu’r-Rahman.
    hal :34 dan 76 +77…
    http://www.ziddu.com/download/15830953/Scankitab.doc.html

  578. muda, itu pertanyaannya udah di jawab mas dianth, maaf ya sy nya masih di luar kota diskusi sama mas dianth atau yg lain aja dulu.

  579. supernova itu hadistnya orang2 syiah yg tanpa sanad, ente orang syiah ya? sama aqidahnya mengenai dimana Allah. syiah juga suka membangun kuburan kayak sufi golongan ente, padahal Rasul melarang membangun kuburan. monggo tanggapannya

  580. @syiahsesat

    mas itu bukan hadist nabi itu adalah perkataan Ali bin Abi Tholib sahabat nabi,
    Al Imam Abu Hanifah ra. berkata :
    “Barangsiapa yang mengatakan saya tidak tahu apakah Allah berada di langit ataukah berada di bumi maka dia telah kafir”. (diriwayatkan oleh al Maturidi dan lainnya)

  581. @syiahsesat

    ??? ???? ?????: ??? ????? ??? (???? ??????:11:

    Maknanya: “Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi) dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya”. (Q.S. asy- Syura: 11)

  582. @saliq

    nice info and post mas

  583. baiklah, ente mang gk peduli sama sanad atsar Ali bin Abi Tholib di atas, itu emang ciri khas golongan ente gk peduli sanad hadist. tapi jawab dulu dong, emang aqidah gol. ente yg mengatakan Allah ada tanpa tempat memang sama dengan aqidahnya orang syiah. begitu juga dengan hobi gol. ente yang suka membangun kuburan, sama seperti yg dilakukan orang syiah? pdahal Rasul melarang membangun kuburan.

  584. @syiahsesat

    antum bahas dulu yang menurut wahabi tentang Allah dilangit atau istiwa di atas arsy.
    menurut antum apakah Bukhari ahli hadist?
    dan menurut antum semua hadis dari bukhari adalah sahih?

  585. Kalau Allah sendiri yang mengatakan Dia punya tubuh, ngapain kita yang repot-repot bilang itu tidak mungkin karena aib bagi Allah mas Dianth ?? Bukannya kita harus berhenti pada apa yang Allah katakan tentang dirinya tanpa harus melakukan penafsiran lain yang justru akan membawa kebingungan pada diri kita sendiri ?? Banyak ayat dalam Al Qur’an yang bilang Allah itu punya tangan dan mata, lantas haruskah kita menafsirkannya dengan yang lain sedangkan kita bisa berhenti pada perkataan : ya Allah memang punya mata dan tangan, tapi bagaimana hakikatnya inilah yang mutasyabihat dan hanya Allahlah yang mengetahuinya ??? Bagaimana dengan hadits 2 shahih yang mengatakan bahwa penduduk surga akan diberi kenikmatan tambahan berupa melihat wajah Allah di surga atau bagaimana Allah tertawa melihat penduduk terakhir yang akan dimasukkan ke surga ?? Janganlah membebani diri sendiri dengan apa-apa yang Allah tidak memerintahkan kepadanya mas. Nanti keluar justru bisa jadi gila, bahkan saja akhirnya keluar kata-kata : Allah tidak atas, Allah tidak dibawah, tidak dimana-mana, bahkan yang paling fatal bisa berujung kepada kekufuran kepada sifat-sifat Allah Yang Maha Sempurna, Naudzubillahi.

  586. trims mas saliq, seperti artikel awal di atas, ada seorang wahabi yang mengatasnamakan Syeikh Al-Baijuri dengan kitab Syarah Jauharuttauhid nya, tapi setelah di cross check, tidak cocok sama sekali dengan apa yang diakui oleh wahabi bersangkutan.

  587. @abu salafi

    Bagaimana dengan firman Allah subhanahu wa ta‘ala:
    ?????? ???????? ????????? ????????. (?????? : ?).
    “Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.” (QS. al-Hadid : 4).

    firman Allah subhanahu wa ta‘ala:
    ??? ???????? ???? ??????? ????????? ?????? ?????? ???????????. (???????? : ?).
    “Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya….” (QS. al-Mujadilah : 7).

    apakah 2 ayat tersebut dari al Quran?

  588. @syiahsesat
    Al-Imam al-Tirmidzi meriwayatkan dengan sanad yang hasan dalam al-Sunan berikut ini:
    ???? ?????? ???????? ????? ?????? : ??? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ?????? ???? ???????? ???????? ? ????? ????? ???? ??????? ??? ???????? ??????? ????? ???????? ??????? ???????? ???????? ????? ???????? ????? ???????? ???? ???????? ????? ???????? ???? ????????? ?????????? ???? ?????? ?????? ?????? ????? ?????????????? ??????? ???????? ??????.
    “Abi Razin radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku berkata, wahai Rasulullah, di manakah Tuhan kita sebelum menciptakan makhluk-Nya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Allah ada tanpa sesuatu apapun yang menyertainya. Di atasnya tidak ada sesuatu dan di bawahnya tidak ada sesuatu. Lalu Allah menciptakan Arasy di atas air.” Ahmad bin Mani’ berkata, bahwa Yazid bin Harun berkata, maksud hadits tersebut, Allah ada tanpa sesuatu apapun yang menyertai (termasuk tempat). Al-Tirmidzi berkata: “hadits ini bernilai hasan”. (Sunan al-Tirmidzi, [3109]).

    apakah bertentangan dengan perkataan Sayidina Ali bin Abi Tholib?

  589. Saya bukan salafi sejati ataupun lulusan pesantren yang paham ilmu nahwu, hadits, ushul fiqh dll nya seperti anda atau mas syahid mungkin, saya hanya orang awam mas, tapi saya mohon mas jawab kembali pertanyaan saya tadi : apakah mgk Allah berada dimana saja termasuk tempat 2 yang najis ataupun penuh dosa ?? Saya mohon mas menyebutkan perkataan para mufassir tentang makna ayat atau mungkin asbabun nuzul, dll yang berkaitan dengan tafsir Al Qur’an lah. Tidakkah mungkin bahwa ayat itu bermakna bahwa ilmu Allahlah yang melingkupi segala tempat sehingga tidak ada semut hitam berjalan diatas batu hitam ditengah malam yang hitam melainkan Allah mengetahuinya ?? sedangkan Zat Allah ada diatas arsy nya ??

  590. @abu salafi
    jawaban pertanyaan antum:
    “Allah Maha suci dari diliputi oleh tempat, sebagaimana Dia maha suci untuk dibatasi oleh waktu dan zaman. Dia ada tanpa permulaan, tanpa tempat, dan tanpa zaman, dan Dia sekarang (setelah menciptakan tempat dan arah) ada seperti sediakala tanpa tempat dan dan tanpa arah” (Ihya’ ‘Ulumiddin, j. 1, h. 108).

    hal itu adalah perkataan al-Imâm al-Ghazali.

    oleh karena itu cukuplah dengan firman Allah:
    “Tidak serupa dengan-Nya segala sesuatu dan Dia Maha mendengar lagi Maha melihat” (Asy-Syura: 11)

  591. @abu salafi
    nah sekarang jawablah pertanyaan saya atas dua ayat tersbut dari al quran kah atau tidak?

  592. Na’am ada banyak ayat dalam Al Qur’an yang menyatakan bahwa Allah bersemayam diatas arsy nya, tapi ini bukan indikasi bahwa Allah membutuhkan tempat bukan ?? Hadits shahih dan perkataan para ulama juga banyak mendukung hal tersebut tapi tidak akan berguna bagi orang yang terus menta’wil ke pemahaman lain dengan alasan mensucikan Allah. Kalau mau buktinya ya coba lihat aja atsar 2 para sahabat, tabiin maupun tabiut tabiin tentang keberadaan Allah, ini juga bisa dijadikan acuan pemahaman mana yang benar ?? Imam Bukhari jelas 2 adalah ahli hadits, mungkin yang terbaik sepanjang masa dan tidak ada seorang pun yang membantahnya kecuali orang yang jahil dan linglung.
    sebagai manusia tentu saja beliau jauh dari kesempurnaan sehingga wajar apabila tidak semua hadits dari beliau bisa dikatakan shahih.

  593. Tentu saja dari Al Qur’an mas, tapi kan saya sudah tanya gimana tafsir ayat 2 itu, asbabun nuzul, nasikh mansukh, atau apalah yang memenuhi kaidah tafsirnya dan logika yang benar dengan paham mas kalau Allah ada dimana-mana, jadi Allah juga ada ditempat najis dan maksiat dong ?? nggak bingung tu mas Allah ada ditempat yang jorok kok dikatakan pensucian buat Allah. Bukannya ayat asy syura : 11 itu justru jadi dalil bagi kita menetapkan sifat Allah yg telah dikatakannya seperti tangan atau mata dan berhenti disitu tanpa mempertanyakan hakikatnya dan tidak menyerupakannya dengan tangan dan mata makhluknya ?? weleh weleh

  594. Jangan membebani diri sendiri dengan kebingungan mas, sudah banyak bukti orang yang mempelajari ilmu kalam akhirnya sesat bahkan gila seperti yang terjadi di salah satu Perguruan Tinggi Islam Negeri, dimana seorang mahasiswa ushuuddinnya jadi hilang akal sampai mengatakan Allah itu berkelamin pria, ilmu ini juga dicela oleh ulama seperti Imam Syafii dan selain beliau. Ilmu kalam/filsafat itu datangnya dari yunani yg muncul sebelum zaman Nabi SAW, kalau hal itu baik tentu Allah sudah memerintahkan Nabi SAW untuk mempelajarinya. Kalau mau dikaji lebih dalam lagi tentu saja akan banyak ajaran slam ini yang tidak masuk akal (filsafat) manusia sehingga akhirnya akan ditolaklah semua kebenaran dari Islam yang sempurna ini.

  595. tes….
    [URL=http://www.4shared.com/document/eWc8xYwB/Doc1.html]Doc1.doc[/URL]
    Doc1.doc

  596. tes….
    [

  597. semua makam Sahabat Nabi telah diratakan dengan Tanah oleh wahabiyyun , Bahkan Makam Nabi pun jika tidak ada reaksi keras dari seluruh penjuru dunia Islam , kemungkinan besar akan diratakan , coba Lihat kuburan Ibnu Taimiyah dibangun Hampir satu meter lebih , seperti inikah pengikut Nabi dan Sahabatnya ber buat….?

  598. @abu salafi
    nah inilh salahnya kalo diskusi kurang memahami kata dan maksud lawan diskusi. coba antum baca kembali dengan teliti penjelsan mas @dianth 26 Juli 2011 pukul 9:55 pm | #575

    ya ayat itu memang dari al Quran, ane hanya menunujujukan ke antum bahwa banyak ayat2 mutasyabihat. sehingga perlu hati2 menerjemahkannya, apalagi jika berkaitan dengan zattullah. janganlah kita memikirkan zat Allah tapi pikirlah makhluknya maka menjadi pengetahuan yang rahmatan lilalamin.

    pemahaman wahabi bahwa Allah bersemayam di Arsy atau diatas Arsy ini yang menjadi bahan diskusi sejak wahabi muncul.

    Al-Imam al-Asy’ari juga berkata: “Tidak boleh dikatakan bahwa Allah di satu tempat atau di semua tempat”. Perkataan al-Imam al-Asy’ari ini dinukil oleh al-Imam Ibn Furak (w 406 H) dalam kitab al-Mujarrad. Syekh Abd al-Wahhab asy-Sya’rani (w 973 H) dalam kitab al-Yawaqit Wa al-Jawahir menukil perkataan Syekh Ali al-Khawwash: “Tidak boleh dikatakan Allah ada di mana-mana”. Maka aqidah yang wajib diyakini adalah bahwa Allah ada tanpa arah dan tanpa tempat.

    faham tajsim, mujasima inilah yang tidak sesui dengan aqidah mayoritas muslim. Serahkanlah pemahaman ZAT ALLAH pada ALLAH sendiri

  599. ” ada kata kata menarik dari nick abu salafi :” Kalau Allah sendiri yang mengatakan Dia punya tubuh, ngapain kita yang repot-repot bilang itu tidak mungkin karena aib bagi Allah mas Dianth ?? ”

    sadarkah nick abu salafi jika itu Tajsim dan kekufuran….?

    ” Bukannya kita harus berhenti pada apa yang Allah katakan tentang dirinya tanpa harus melakukan penafsiran lain yang justru akan membawa kebingungan pada diri kita sendiri ?? ”

    kata kata ini separo bener namun nyatanya tetap mengatakan Allah punya tangan dst , dia masuk lagi kepada Tajsim dan kekufuran.

    ” Banyak ayat dalam Al Qur’an yang bilang Allah itu punya tangan dan mata, lantas haruskah kita menafsirkannya dengan yang lain sedangkan kita bisa berhenti pada perkataan : ya Allah memang punya mata dan tangan, tapi bagaimana hakikatnya inilah yang mutasyabihat dan hanya Allahlah yang mengetahuinya ???”

    nick Abu salafi tidak sadar jika dia menjadi seorang Mujassim , tidak tahukah dia jika Ulama sepakat mengkafir kan Mujassim….?

  600. @abu salafi
    u said:”Bukannya ayat asy syura : 11 itu justru jadi dalil bagi kita menetapkan sifat Allah yg telah dikatakannya seperti tangan atau mata dan berhenti disitu tanpa mempertanyakan hakikatnya dan tidak menyerupakannya dengan tangan dan mata makhluknya ??”

    setahu saya tidak ada ahli tafsir yang menafsiri ayat tersebut seperti antum.

    Tidak serupa dengan-Nya segala sesuatu dan Dia Maha mendengar lagi Maha melihat” (Asy-Syura: 11)
    ayat ini justru mempertegas untuk tidak menyerupakan NYA denga apapun, bukan menjadi dalil yang antum bilang

    walamyakullahu kuffuan ahad artinya Dan Allah tidak menyerupai/sebnading dengan sesuat apapun

  601. @abu salafi
    siapa yang bigung, ingat sudah dijelaskan di depan oleh mas @dianth 26 Juli 2011 pukul 9:55 pm | #575 tidak ada kerancuan dan berfikir dari ASWAJA.

    dalil Allah bersemayam di Arsy/diatas Arsy tebantahkan dengan dalail al Quran seperti diatas

    sesungguhnya ilmu kalam ASWAJA itu sangat luas laksana lautan yang tidak bertepi. oleh karena itu santri ASWAJA yang belajar ilmu kalam harus dengan guru2 yang mempunyai sanad ilmu sampai pada pendiri syariat itu sendiri yaitu Sayidina wahabibina Rasulillah Muhammad bin Abdullah salalahu alaihi wasalam
    dengan gitu terhindarlah dari hilang akal sampai mengatakan Allah itu berkelamin pria

  602. @ahmadsyahid

    memang mas dia nggak sadar jadi seperti itu, ane beusaha sabar menjelaskan, padahal sudah jelas sekali apa yang ASWAJA sampaikan.

    “Bukannya ayat asy syura : 11 itu justru jadi dalil bagi kita menetapkan sifat Allah yg telah dikatakannya seperti tangan atau mata dan berhenti disitu tanpa mempertanyakan hakikatnya dan tidak menyerupakannya dengan tangan dan mata makhluknya ??”

    mas syahid apa benar pemahaman ayat oleh abu salafi ini?
    ada yang janggal menurut ane

    jadi benarlah bahwa salah satu imam yakni Imam Ahmad ibn Hanbal, salah seorang Imam madzhab yang empat, perintis madzhab Hanbali merasa kesucian ajaran dan madzhab yang beliau rintis telah dikotori oleh orang-orang Musyabbihah yang mengaku sebagai pengikut madzhabnya.

    waallahua’alam

  603. supernova juga super betul , abu salafinya kemana….? ngilang apa…?

  604. @syiahsesat
    avatar antum baru ni yeeee he he he he

    kita sepakati bahwa imam Bukhari adalah muadist rujukan. nah sekarang telaha hadist ini

    ????? ???????? ?????: “????? ????? ?????? ?????? ????? ?????????” (???? ??????? ???????? ???? ???????)

    Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam bersabda: “Allah ada pada azal (Ada tanpa permulaan) dan belum ada sesuatupun selain-Nya”. (H.R. al-Bukhari, al-Bayhaqi dan Ibn al-Jarud)

    makni dari hadist ini adalah Allah ada sebelum terciptanya tempat dan arah, maka Ia tidak membutuhkan kepada keduanya dan Ia tidak berubah dari semula, yakni tetap ada tanpa tempat dan arah, karena berubah adalah ciri dari sesuatu makhluk

  605. Sebenarnya yang bingung itu abu salafi-salafian.

    Dia sendiri bilang, “Bukannya kita harus berhenti pada apa yang Allah katakan tentang dirinya tanpa harus melakukan penafsiran lain yang justru akan membawa kebingungan pada diri kita sendiri”, tapi dia sendiri yang membuat penafsiran lain ketika super nova mengutip ayat-ayat Al Quran…. dengan mengatakan “apakah mgk Allah berada dimana saja termasuk tempat 2 yang najis ataupun penuh dosa ??”

    aneh kan….. untuk ayat-ayat yang secara zhahir mendukung keyakinannya dia bilang tidak usah ditafsirkan lain, tetapi ketika ada ayat-ayat yang secara zhahir berbeda dengan keyakinannya mesti ditafsirkan lain.

    Apa dasarnya, ayat yang ini harus ditafsirkan secara zhahir, sedangkan yang itu harus ditakwil, atau ditafsirkan kepada makna yang lain. Mengapa tidak kebalikannya yang ini harus ditakwil sedangkan yang itu ditafsirkan ke makna zhahir? Sedangkan keduanya adalah mutasyabihat dan mengandung kesamaran.

    Kalau dikatakan mata dan tangan itu “ya Allah memang punya mata dan tangan, tapi bagaimana hakikatnya inilah yang mutasyabihat dan hanya Allahlah yang mengetahuinya”; lalu mengapa pula dia tidak mengatakan “ya Allah memang bersama kita, dan dimanapun kita mengahadap disitu wajah Allah, tapi bagaimana hakikatnya inilah yang mutasyabihat dan hanya Allahlah yang mengetahuinya”.

    Ini adalah perlakukan yang tidak adil.

    Kita kembalikan saja semuanya kepada penjelasan Allah. “kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu berasal dari Tuhan kami”

    Dan penjelasannya sudah saya tulis dikoment saya sebelumnya.

  606. itulah ciri khas wahabiyyun selalu tidak konsisten dalam banyak hal , ciri seperti ini melekat hampir disemua sekte sesat.

  607. @dianth
    virus wahabi semakin parah di dirinya
    semakin banyak bicara semakin ketahuan sesat fahamnya. kontradiksi pemahaman ayat akut sekali, mungkin dia bukan salafiwahabi, semua ayat harus dzahir artinya tapi ketika ketemu ayat yang tdk sesaui doktrin pindah pengertian

    selamat untuk abu salafi antum tidak salah diskusi disini

    semoga antum mendapat hidayah

  608. setiap sanggahan mengenai topik “ALLAH BERSEMAYAM” dalil mereka selalu terbantahkan oleh ulama ASWAJA yang terdahulu baik secara sunnah maupun nash-nash al Quran.

    Sungguh fitna dari Najed ini harus dihentikan dengan dakwa bil hikmah secara real dan ternyata akhi dari Samarindah @wahyuboez sudah mampu menginsafkan beberapa temannya dan kembali ke ASWAJA

    syukron

  609. hm ternyata memang kitab2 ulama klasik banyak yg telah kena edit wahabbi neh….berapa banyak ya…???

  610. pamahaman ALLAH Bersemayam di Arsy/di atas Arsy terbantahkan oleh sunnah dan nash2 al Quran, untuk itu hentikanlah menyamakan ALLAH subhanallahu wataala dengan mahluknya dan keluarlah antum dari golongan Musyabbiha.

    semoga antum mendapat hidayah

  611. kita adakan kunjungan ke blog2 wahabi yuk….? misalnya minggu ini kita berkunjung ke Blog wahabi anu , minggu berikutnya Blog wahabi anu , silahkan tentukan blog wahabi yang mana dulu , tentu tetap kita kunjungi Markas kita di Ummati , siapa tahu ada wahaboy yang nongol , gimana ada yang setuju enggak….?

  612. @kang ahmad
    okeh kang,ane telah berkunjung ke…bantahansalafytobat.wordpress.com, nimbrung donk kang ahmad ke sana…

  613. oke meluncur mas prass

  614. setuju akhi

  615. ok mas Prass , Insya Allah saya menyusul

  616. @super nova
    salam kenal..mas…,salam juga tuk semua nya para pendekar aswaja ummati2

  617. Aqidah ahlussunnah itu yg tengah2,tdk ribet/berlebihan dan tdk meremehkan.menerima apa yg dikabarkan Allah dan RosulNya,tanpa tamtsil,ta’wil,tasybih,takyif,dan takhrif.

  618. @oleh oleh
    dari pada antum ngomong ngacau apa yang ingin antum sampaikan? jelaskan maksud antum. banyak dalil dari nash al Quran untuk membahas masalah aqidah sesat mengenai bersemayamnya ALLAH, mana yang ditakwil dan mana yang tidak.

    bacalah dari atas kalo malas mulailah dari komen @ahmadsyahid 26 Juli 2011 pukul 7:14 am | #551 baru antum datang lagi kemari

  619. Manhaj Ahlu Sunnah wal-Jama`ah ( Asy`ariyah Maturidiyah )adalah Tawassuth (ditengah antara ekstrim kanan dan ekstim kiri), lalu bagaimana dengan Madzhab Wahabi…? apakah benar madzhab wahabi , mengimani ayat2 Allah tanpa tamtsil,ta’wil,tasybih,takyif,dan takhrif….? atau mereka melakukan itu semua namun gak merasa….?

    bahkan sebagian Wahabiyyun ada yang menolak Tafwidh…. padahal Tafwidh adalah Manhaj Salaf as-shalihin dalam menerima ayat Mutasyabihat.

  620. Waduh syaikh ahmad syahid dan para mujtahid lainnya di blog ini, makin lama kok makin bingung dan sempoyongan ya ?? mau dikemanakan ayat 2 yang bilang Allah itu memang punya tubuh sehingga antum katakan orang yang berkata dengannya adalah kafir ?? Coba deh kutipkan disini ulama mana yang berijma seperti perkataan antum itu ?? Terus mau dikemanakan pula ayat 2 Allah yang mengatakan Dia bersemayam di atas arsy Nya ?? Coba deh seperti pertanyaan saya diatas, jelaskan tafsir apakah itu lughahnya, asbabun nuzul, nasikh mansukh dll nya dari ulama tafsir tentang ayat 2 yang mati 2 an ente jadikan hujjah untuk membela paham antum yang tidak pernah diajarkan oleh Nabi SAW, para sahabat dan para salaf lainnya ?? Gitu aja kok repot sih ?? Simpel aja kok yang ane tanyain. Lagian fatwa-fatwa yang antum keluarkan itu adalah sesuatu yang tidak pernah diucapkan oleh para salaf, ini jelas-jelas muncul pada masa Imam Abu Hasan Al Asyari sehingga sanad paham antum ini justu menjadi terputus dan tidak maushul sampai kepada Nabi SAW, tapi kalau antum mau matia-matian membelanya ya sudah, dari pada kita capek 2 berdebat, ribuan paragraf ditulispun tidak akan pernah cukup, maka benarlah bahwa bukan mata yang buta tetapi hati yang buta.

  621. Waduh ternyata syaikh super nova sportif juga mau mengakui perbuatannya : “semua ayat harus dzahir artinya tapi ketika ketemu ayat yang tdk sesaui doktrin pindah pengertian” Kalau Allah bilang tangan dan mata itu berarti ndak zahir jadi ya mustahil Allah punya tangan dan mata, bagus 2 lah mas, ente kan udah level mujtahid jadi kalau salah ya dapat pahala 1 karena ijtihadnya. Tetapi sebelum ane pergi dan ngaku kalah dari ente, gimana nih menurut ente hadits tentang dajjal ketika Nabi SAW bersabda bahwa dajjal itu buta sebelah matanya tapi Tuhanmu tidaklah buta, mau dibawa kemana ayat 2 dan hadits 2 yang semakna dengan ini mas ??? Pelan-pelan jawabnya ya mas nanti tambah sempoyongan dan linglung, maklum para syaikh kan biasanya udah tua, jadi fisiknya nggak kuat lagi, hehe…

  622. Syukron Kang Syahid, Super Nova, Dianth, Prass dan semua sahabat Ummati atas pencerahan ilmunya. Ane terus dukung perjuangan sahabat2 di Ummati demi mempertahankan Aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah.

    Kalo sering diperhatiin, orang2 SaWah jadi kayak ikan mujaer di empang. bentar2 nyelem, bentar2 nongol…Tapi ikan mujaernye udah pade gadget sih, udah pinter ngenet walaupun cuman ilmu copas….he..he..he…

    Afwan, silahkan dilanjut….

  623. Ciri2 orang sesat adalah menggunakan nama orang yg dismusuhinya. Seperti Abu Salafi palsu ini. Seperti WAHABI sendiri sekarang memakai nama AHLUSSUNNAH WALJAMAAH. Jelas2 sudah Wahabi kok ngaku2 Ahlussunnah Waljamaah? Begitulah kesesatan, tidak pede pakai atributnya sendiri, tujuannya jelas buat menipu orang2 yg mau ditipunya. Hati2 dan waspadalah dg sekte sesat seperti Wahabi ini yg suka menyandang/mencatut nama baik AHLUSSUNNAH WALJAMAAH.

  624. tidak ada yang mengaku mujtahid dari sahabat ummati yang ada disini antum jangan menuduh sembarangan. tidaklah mudah menjadi mujtahid, syaratnya cukup berat harus hafal al Quran secara sempurna, harus hafal 100.000 hadis sanad dan matannya itu semua harus ditempuh dengan penguasaan 15 cabang ilmu. ane belum sampai disitu maqomnya

    sungguh fitnah antum pada kami sangat berlebihan, kami hanya menyampaikan kaidah aqidah yang telah kokoh ditanamkan oleh salafusaleh semenjak dahulu.

    ayat2 mutasyabihat harus dipahami secara hati2, arti zahir dalam ayat al Quran harus punya sandaran yang kuat agar kita tidak terjerumus dalam faham tajsim, menyamakan Allah dengan mahluknya adalah kufur sebagaimana ulama2 terdahulu menjelaskannya.

    “semua ayat harus dzahir artinya tapi ketika ketemu ayat yang tdk sesaui doktrin pindah pengertian”

    itu adalah sindiran terhadap golongan yang tidak konsisten terhadapa pemahaman Allah bersemayam di Arsy/diatas Arsy. kerena banyak ayat yang memberi kabar tentang keberadaanNYA. namun kalian tdk mengindahkan ayat2 tersebut, dan kami hanya menyerahkan hal itu pada NYA.

    cukuplah bagi kami dengan firman Allah subhanallahu wataala:
    “Tidak serupa dengan-Nya segala sesuatu dan Dia Maha mendengar lagi Maha melihat” (Asy-Syura: 11)

    ASWAJA juga bersandar dari terpelesetnya aqidah Muatashabbiha dan tajsim dengan salah satu hadis Imam Bukhari

    ????? ???????? ?????: “????? ????? ?????? ?????? ????? ?????????” (???? ??????? ???????? ???? ???????)

    Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam bersabda: “Allah ada pada azal (Ada tanpa permulaan) dan belum ada sesuatupun selain-Nya”. (H.R. al-Bukhari, al-Bayhaqi dan Ibn al-Jarud)

    Allah bertempat, apakah tempat itu mahluk?
    Allah mula atau tempat yang mula?

    pertanyaan2 tersebut sudah banyak dibahas oleh ulama2 terdahulu, dengan sandaran dan bimbingan ulama2 ASWAJA lah kita tidak terjebak dalam pemahaman sesat

    perhatikan hadist ini
    Al-Imam al-Tirmidzi meriwayatkan dengan sanad yang hasan dalam al-Sunan berikut ini:
    ???? ?????? ???????? ????? ?????? : ??? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ?????? ???? ???????? ???????? ? ????? ????? ???? ??????? ??? ???????? ??????? ????? ???????? ??????? ???????? ???????? ????? ???????? ????? ???????? ???? ???????? ????? ???????? ???? ????????? ?????????? ???? ?????? ?????? ?????? ????? ?????????????? ??????? ???????? ??????.
    “Abi Razin radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku berkata, wahai Rasulullah, di manakah Tuhan kita sebelum menciptakan makhluk-Nya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Allah ada tanpa sesuatu apapun yang menyertainya. Di atasnya tidak ada sesuatu dan di bawahnya tidak ada sesuatu. Lalu Allah menciptakan Arasy di atas air.” Ahmad bin Mani’ berkata, bahwa Yazid bin Harun berkata, maksud hadits tersebut, Allah ada tanpa sesuatu apapun yang menyertai (termasuk tempat). Al-Tirmidzi berkata: “hadits ini bernilai hasan”. (Sunan al-Tirmidzi, [3109]).

    apakah antum mengingkari itu semua?

    syukron

  625. waduh habis 2 an kena keroyok kita nih, padahal kan udah dibilang, saya ini abu salafi bukan abu salafy salah satu mujtahidnya blog ini. by the way makasih atas atensinya mas sujarwo, sekalian saya minta tolong dijawab pertanyaan saya itu, monggo cak

  626. “Nabi SAW bersabda bahwa dajjal itu buta sebelah matanya tapi Tuhanmu tidaklah buta, mau dibawa kemana ayat 2 dan hadits 2 yang semakna dengan ini mas ??? ”

    Lucu juga ente kalau menganggap Allah punya mata seperti Dajjal.
    ayat dan hadist ini tidak usah dibawa kemana-mana, udah jelas kok, dajjal itu matanya 2, yang satu buta. Sedangkan Allah Maha Melihat artinya tidak buta. Dajjal memerlukan mata untuk melihat, sedangkan Allah maha suci dari organ tubuh/mata untuk Melihat.

  627. terimakasih mas dianth, ente telah menjawab pertanyaan mengenai dajjal dari abu salafi, ane memang sengaja tidak menanggapi masalah mata Dajjal supaya fokus dengan awal diskusi yang dibawakan abu salafi mengenai aqidah Allah bersemayam

    syukron

  628. Abu Salafi tiruan@

    Pertanyaan antum sudah dijawab oleh Ahmad Syahid di atas pada koment no. 604, katanya Wahabi n Nte orang Mujassim Musyabbih. Ini dilarang lho dalam Islam, sadar gak sih Nte sebagai Mujassim n Musybbih?

  629. jika abu salafi palsu merasa di ” kroyok” silahkan pilih mau diskusi tuntas dengan siapa…

  630. Ya sudah mas Dianth, AS, Super Nova and all yang terus menolak ayat dan hadits yang nyata tentang sifat 2 Allah, monggo aja dipegang teguh tuh pendapat yang munqathi sanadnya itu karena jelas 2 baru muncul dizaman Imam Abu Hasan al asyari Rahimahullah, capek juga berdebat ndak ada gunanya. Kalau boleh diberi perumpamaan, orang yg belajar ilmu kalam akan semakin linglung dan bingung bagaikan seorang pengendara kuda yang memasuki gang/jalan yang sempit dan gelap, bila dia cepat berbalik maka tidak akan ada mudharat bagi dirinya, tapi bila dia terus berjalan di gang yang sempit maka akan semakin sulit untuk kembali ke awal jalan dan dia tidak tahu apa yang menantinya diujung perjalanan atau juga ditengah perjalanannya. Ilmu kalam/filsafat jelas 2 berakar dari aristoteles dan kawan2 nya yang kafir terhadap Allah, jadi bisa dinilai bagaimana output dari ilmu akal 2 an itu Sukses buat ente semua, kalau ini bisa memuaskan ente, ane akan bilang ane ngaku kalah dari ente. Sampai jumpa di lain gelombang dan lain kesempatan, Semoga ente puas dengan kemenangan ente. Wassalam

  631. Yah Abu Salafi, saya kecewa nih anda pergi. Tak ada satupun di sini yang menolak ayat-ayat Ilahi dan Hadits, Na`udzu billah.
    Perumpamaan yang anda tuliskan lebih pas buat anda dan all Wahabi. Filsafat? anda terlalu skeptis. Mungkin anda lupa mengenai Imam Al-Ghazali, Ibnu Rusyd, Ibnu Sina? Beliau para ulama dan filosuf yang karya-karyanya tidak hanya dinikmati oleh umat muslim saja, bahkan orang-orang eropa non muslim pun mengakuinya. Entah apa yang ada dalam pikiran anda yang menyamaratakan mengenai filsafat.
    Mudah-mudahan dalam kepergian anda, anda bisa merenungkan lagi paham yang anda yakini. Semoga Allah SWT selalu menunjukkan Hidayah, Taufiq dan Inayah-Nya kepada kita semua. Amin.

  632. Manhaj Ahlu Sunnah wal-Jama`ah adalah Tawassuth , pertengahan antara Jabariyah yang mengatakan ” manusia tidak memiliki Ikhtiyar (upaya) dalam perbuatannya , dan Qodariyah yang mengatakan ” manusia sepenuhnya memiliki Ikhtiyar (upaya) dalam perbuatannya , bahkan ia menciptakan perbuatannya , Jabariyah akan mengatakan yang ber zina itu Allah , yang Maling juga Allah , karena manusia hanyalah golek yang dimainkan sang dalang, sehingga manusia tidak bisa dimintai pertanggungan jawab atas apa yang ia lakukan.

    sementara , Qodariyah akan mengatakan manusialah yang berzina , yang Maling juga Manusia sebab manusialah yang menciptakan dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

    Ahlu sunnah akan mengatakan kepada Jabariyah : meskipun yang menciptakan perbuatan Manusia itu Allah , namun sangatlah tidak sopan jika perbuatan buruk dinisbatkan kepada Allah , sebab Allah pun memberikan Iktiyar (upaya) kepada manusia untuk memilih perbuatannya , atas dasar ini pula manusia dikenakan tanggung jawab , Allah ber firman : bagi manusia balasan atas perbuatannya dan atas manusia pula balasan atas apa yang dilakukannya (qs. Al-baqoroh: 286)

    Dan aswaja akan mengatakan kepada Qodariyah : manusia tidak menciptakan perbuatannya , sebab pencipta hanya ada satu yaitu Allah perhatikan : dan Allahlah yang telah menciptakan kalian dan apa yang kalian perbuat.(qs.as shofat 96), dalam masalah ini pulalah Wahabiyyun terjatuh kedalam aqidah Qodariyah Mu`tazilah, ketika mereka (wahabiyah) melarang Tawassul dengan yang sudah meninggal , wahabi hanya membolehkan Tawassul dengan yang masih hidup , karena bagi wahabi orang yang hidup dan Hadir , dapat melakukan pertolongan tanpa qudrot dan Irodah Allah.

    Dalam masalah ayat Mutasyabihat

    Ada banyak pendekatan dalam masalah ini, yang akan dibahas disini hanya dua , 1. Mujassimah wahabiyyah dan 2. Mua`tholah Jahmiyah , kaum Mujassimah wahabiyyah memahami ayat yang meng Isyaratkan adanya keserupaan Allah dengan makhluknya dengan pemahaman apa adanya , mereka mengatakan Allah punya tangan wajah kaki dan lain sebagainya , sementara kaum Mua`tholah Jahmiyah menolak ayat2 tersebut dengan mengatakan Allah tidak mempunyai sifat , karena sangat tidak masuk akal jika Allah mempunyai tangan kaki wajah dll, dan jika dikatakan Allah mempunya sifat seperti mendengar dan mengetahui , berarti Allah itu banyak dan ini bertentangan dengan Tauhid ” peng esaan ” karena Allah adalah ahad.

    Kaum Ahlu sunnah Wal-jama`ah ( asy`ariyah maturidiyah ) diantara dua ekstrim ini mengatakan : bahwa semua yang disampaikan oleh Allah dan Rosulnya wajib di Imani diyakini dan diamalkan , Allah mengatakan jika yadullah fawqo aidihim , fainama tuwallu fa tsamma wajhullah (allah punya tangan allah punya wajah) tetapi Allah juga mengatakan : laitsa kamistlihi syai ( tidak ada yang menyerupai Allah) ,

    ” jika dikatakan Allah mempunyai tangan dan wajah berarti kita menabrak ayat ( Allah tidak ada yang menyerupainya ) , jika kita katakan bahwa Allah tidak mempunyai tangan dan wajah berarti kita menabrak ayat ( Yadullah dan ayat Wajhullah) ,” lalu bagaimana caranya agar kita mengimani semua ayat2 Allah tanpa menabrak ayat lainnya….?

    Menurut Ulama Aswaja hanya ada satu cara yaitu dengan Takwil baik Takwil Global yang biasa disebut Tafwidh , atau takwil rinci yang biasa disebut Takwil tafshili ,
    Takwil global atau tafwidh merupakan Manhaj mayoritas Sahabat Rosulallah SAW , Tabi`in dan atba` tabi`in (salaf As-shalihin) , beliau beliau ini , tidak menyatakan ayat Mutasyabihat sebagai Makna Hakikat , majaz ataupun menjelaskannya , mereka hanya meng-Imani apa-apa yang datang dari Allah dengan menyerahkan maknanya kepada Allah , mereka tidak ada yang mengatakan Allah punya tangan maupun wajah ketika memahami ayat yadullah fawqo aidihim dan ayat fa ainama tuwallu fatsamma
    Wajhullah , mereka salaf as-shalihin hanya meng imani titik.

    Manhaj atau metodologi Mayoritas Salaf as-shalihin tidak mampu memberikan jawaban yang cukup untuk menolak faham-faham Bathil yang berkembang kemudian , Ahlu sunnah menjdi terpencil tersudutkan oleh Filsafat dan Ilmu kalam yang Bathil , dalam kondisi keterpojokan seperti ini Muncullah Abul hasan Al-asy`ari (meskipun sebelumnya ada al-imam Abu Hanifah yang memulai menggunakan Ilmu kalam untuk membantah faham2 sesat) dan abu mansur al-maturidi dengan Manhaj kedua yaitu Takwil Tafshili , Manhaj kedua ini merupakan Manhaj yang dianut oleh sebagian Sahabat Tabi`in dan atba` tabi`in , jadi keduanya (abu musa dan abu manshur) berjalan diatas Manhaj Sahabat tabi`in dan atba` tabi`in , dengan mensistematiskan dan memperjelas Manhaj kedua yang dianut salaf as-shalihin.

    Kembali kepada contoh diatas : Terhadap ayat yadullah fawqo aidihim

    Kaum mujassimah wahabiyyah yang memahami ayat secara literal akan mengatakan ” Allah Punya tangan “, pernyataan mereka ini menabrak Firman Allah , Laitsa kamistlihi Syai (tidak ada yang menyerupai Allah) mereka menyamakan Allah dengan Makhluknya baik manusia maupun binatang yang sama2 punya tangan , Padahal Allah tidak ada yang menyerupainya.

    Kaum mu`tholah Jahmiyah akan mengatakan ” Allah tidak punya Tangan ” , pernyataan ini menabrak dan menolak meng-Imani Firman Allah : Yadullah Fawqo aidihim.

    Kaum Ahlu Sunnah berada ditengah dengan mengatakan : maksud Yadullah disitu adalah ” pertolongan Allah ” pernyataan ini tidak menabrak ayat Yadullah , karena tetap meng-Imani dan mengartikan yadullah dengan pertolongan/kekuatan Allah , pernyataan ini juga tidak menabrak Firman Allah ” Laitsa kamistlihi sya`I ” karena tidak mengartikan Yadullah dengan tangan Allah.

    Inilah Manhaj Salaf as-shalihin yang dikawal oleh Ahlu Sunnah wal-Jama`ah (asy`ariyah maturidiyah) menyelamatkan manusia dari kekufuran menjisimkan Allah dan kekufuran menolak ayat2 Allah.

  633. mantaps ya akhi …. :) syukron.

  634. wah mas jangan ngambek mas abu, ente masih meninggalkan jejak fitnah besar nih coba lihat pendapat ente
    “Ilmu kalam/filsafat jelas 2 berakar dari aristoteles dan kawan2 nya yang kafir terhadap Allah, jadi bisa dinilai bagaimana output dari ilmu akal 2 an itu Sukses buat ente semua, kalau ini bisa memuaskan ente, ane akan bilang ane ngaku kalah dari ente.”

    1. Ilmu kalam kami bukan bersumber dari aristoteles, kami mengikuti salah satu madzhab 4. kami bukan golongan jabariyah, mu’tazila, qodariyah, apalagi khawarij dan kami juga bukan golongan mujasimah dari wahabi. Ilmu kalam Aswaja memilki sanad sampai Rosulallah

    2. secara tidak langsung ente menuduh kami telah kafir, padahal dihati kami masih selalu terbersit kalamat LAILAHAILLALLAHU MUHAMMADARSULALLAH.

    3. diskusi tidak selalu menang kalah, diskusi ini mencari mana yang haq dan mana yang menyimpang, selama ente merasa selalu merasa benar murokkab itu yang jadi masalah akhirnya mengkafirkan orang lain.

    4. manakah ilmu akal2 an dari kami? semuah hujjah ada dalil sunnah dan nash al Quran serta ijtihad salafusaleh. sungguh fitnah ente bertambah2. ingat ente mefitnah kami sebagai Mujtahid, padahal kami tdk mengklaim sebagai mujtahid, ente mefitnah kami kafir padahal kami tidak

    5. kami tidak merasa puas sama sekali dengan pendapat ente, sungguh, walaupun ente tidak mucul lagi mengingat jejak ente yang jelas2 fitnah besar bagi kami

  635. penjelasan mas syahid emang keren

  636. orang yang kehabisan nalar dan nalarnya memang cupet pada akhirnya tetap tidak bisa terima dan ngambek karena mereka hanya bisa mempengaruhi orang awam yang mempunyai semangat belajar Islam, sehingga mudah untuk didoktrin faham mujasima, dan takfirin.

    saya berharap semakin banyak oarang awam disini semakin baik

    syukron

  637. ya pelan-pelan mungkin mas , toh banyak juga yang mampir di blog ini terus tobat dari faham Wahabi.

  638. Muhammad Sancabachtiar

    Subhanalloh….! sukron mas Syahid

  639. Rasulullah pernah bertanya kepada seorang budak wanita,”Dimana Allah?” Jawabnya”Di
    hai Asyairoh tukang takwil, gimana dengan Hadits-hadits di bawah ini ?:
    langit.” Rasulullah bertanya lagi siapakah saya?” Dijawab lagi “Anda Rasul Allah” Lalu Rasulullah bersabda “Merdekakanlah ia karena ia seorang Mukminah.” (HR Muslim)

    Sabda Rasulullah “Arsy itu berada di atas air, dan Allah berada di atas Arsy, allah mengetahui keadaan kamu.” (HR Abu Daud)

    Abu Bakar ash Shidiq berkata, “Barangsiapa menyembah Allah, maka Allah berada di langit, Dia Maha Hidup Tidak Mati..( HR Imam ad Darimi)

  640. Maaf salah susun koment, yang benar adalah:

    hai Asyairoh tukang takwil, gimana dengan Hadits-hadits di bawah ini ?:

    Rasulullah pernah bertanya kepada seorang budak wanita,”Dimana Allah?” Jawabnya”Di
    langit.” Rasulullah bertanya lagi siapakah saya?” Dijawab lagi “Anda Rasul Allah” Lalu Rasulullah bersabda “Merdekakanlah ia karena ia seorang Mukminah.” (HR Muslim)

    Sabda Rasulullah “Arsy itu berada di atas air, dan Allah berada di atas Arsy, allah mengetahui keadaan kamu.” (HR Abu Daud)

    Abu Bakar ash Shidiq berkata, “Barangsiapa menyembah Allah, maka Allah berada di langit, Dia Maha Hidup Tidak Mati..( HR Imam ad Darimi)

  641. “Rasulullah melarang mengapur kuburan, duduk dan mendirikan bangunan di atasnya.” (HR Muslim)

    Rasulullah bersabda kepada Ali bin Abi Thalib, “Janganlah engkau biarkan patung kecuali engkau menghancurkannya. dan jangan (kamu melihat) kuburan ditinggikan kecuali engkau meratakannya.” (HR Muslim)

    Gimana ini, orang-orang Asyairoh/NU/Sufi sama dengan Syiah, mereka suka membangun kuburan ?

  642. untuk Hadist yang pertama tentang Jariyah , sudah dibahas panjang lebar di artikel Hadist Jariyah , silahkan merujuk kesana.

    untuk Hadist kedua silahkan bawakan teks aslinya , sebab terjemahan itu kadang tidak sesuai dengan teks asli.

    untuk Hadist ke 3 , Riwayat yang shahih perkataan sayidina Abu bakar tidak ada tambahan ” maka Allah berada dilangit ” sebagai mana diungkap oleh al-allamah al-mubarokfuri , lagi pula perlu dibedakan antara abu said ustman ad-darimi wafat 282 hijriyah.(seorang Mujassim) dengan Imam ahlu Sunnah sohibu sunan Abu Muhammad abdullah ibn Abdirohhman bin Fadl bin Bahrom ad-darimi at-tamimi as-samarqond Imam Ahlu sunnah. wafat 255. hijriyah

    Tambahan , Takwil adalah Manhaj Ibnu Abbas ra , dan Salaf as-shalihin.

  643. Orang yg punya nick name syiahsesat ini saya yakin si YONO yg pernah saya suruh turun dari forum ini. Gaya COPASnya sama, yaitu sebenarnya yg diCopas ini satu artikel tapi diputus-putus jadi 3 bagian. Makanya dia bilang tuh di atas, katanya dia salah susun koment. Dasar si YONO COPASINDO, disuruh turun sudah turun kok naik lagi pakai nama baru yg lebih jelek? Nte tahu nggak sih kalau antara syiah dan Wahabi sama-sama sesat?

  644. Orang yg punya nick name syiahsesat ini saya yakin si YONO yg pernah saya suruh turun dari forum ini. Gaya COPASnya sama, yaitu sebenarnya yg diCopas ini satu artikel tapi diputus-putus jadi 3 bagian. Makanya dia bilang tuh di atas, katanya dia salah susun koment. Dasar si YONO COPASINDO, disuruh turun sudah turun kok naik lagi pakai nama baru yg lebih jelek? Nte tahu nggak sih kalau antara syiah dan Wahabi sama-sama sesat?

    Paling-paling kalau dikomentari dia gak bisa coment lagi, sama kaya si YONO? Gak bisa dialog, cuma Copas and Copas doang. Coba kita lihat jawabannya setelah dikomentari Mas Syahid Ahmad.

    Emang saya gedeg banget sama si YONO, bikin Copas2 tanpa dialog. Emang Coapasnya samar sebab diputus2 jadi beberapa koment, tapi itu sebetulnya satu artikel.

    Bagusnya, Mas Syahid selalu bisa memberi klarifikasi secara elegance, bravo mas Syahid. I like your coments.

  645. mengapa begini mengapa begitu dalam agama khususnya dinulisalam dan umumnya pengetahuan haruslah mencari referensi yang muktabar agar hidayah diperoleh

  646. copasnnya aspal pula

  647. Abu Umar Abdillah

    Bukti bahwa kaum Quraisy mengenal Allah yaitu Nama Abu Bakar As-sidiq Radhiyallahu’anhu adalah Abdullah bin Ustman Bin Amir bin Amru bin Ka’ab bin Saad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ain bin Qhorib bin Fihr Al-Qurasy At-Taimi. Abu Bakar As-sidiq Radhiyallahu’anhu lahir sebelum Islam datang. Abdurrahman bin ‘Auf ===> Sahabat Nabi, Namanya tertera Sifat Allah yaitu Ar-rahman. Beliau lahir sebelum islam datang. Itulah buktinya bahwa kaum Quraisy mengenal Allah. Abu Bakar pernah menikahi Qutailah binti Abd al-Uzza bin Abd bin As’ad pada masa Jahiliyah dan
    dari pernikahan tersebut lahirlah Abdullah dan Asma’. Ayahnya Rasullullah namanya Adalah Abdullah.
    Jadi Jelas bahwa kaum Quraisy mengenal Allah.

  648. Kenapa orang2 muslim itu malah banyak menghancurkan situs2 penting peninggalan sejarah mereka sendiri?
    Apakah mereka tidak menyadari, dengan melenyapkan bukti2 fisik itu melemahkan legitimasi atas keyakinan mereka sendiri?
    Lalu bagaimana bisa mereka menjawab pertanyaan anak cucu mereka kelak yg minta bukti fisik sebagai penguat kehadiran agama islam dimuka bumi ini?
    Dan apakah orang2 muslim itu tdk tahu pentingnya bukti fisik bangunan untuk menguatkan bukti2 dlm bentuk lainya, tdk hanya berguna bagi syi’ar agamanya tapi jg berguna bagi orang yg diuar agamanya?

    Itulah sebagian pertanyaan salah satu teman saya yg berkebangsaan german setelah melihat lewat berbagai media pemberitaan luar dalam negri atas banyaknya penghancuran yg melenyapkan situs penting peninggalan sejarah keemasan islam yg salah satunya adalah bekas rumah Rasulullah yg sekarang dihancurkan lalu diganti dengan membangun wc umum diatasnya dan masih banyak juga yg lainnya yg telah dihancurkan serta dilenyapkan oleh pemerintah arab saudi yg sdh sama2 kita ketahui adalah lokomotifnya salafy/wahaby cs.

    Yang melakukan itu adalah wahaby/salafy, sejak dulu mereka sudah dicap sesat dan menyesatkan oleh mayoritas umat muslim sedunia!
    Ujar saya menjelaskan kepada si german teman saya itu, dan kebetulan latar belakang akademiknya adalah arkeologis disalah satu perguruan tinggi di german sana.

    Ooooo pantas saja……!!! Menimpali jawaban saya.

    Maaf

  649. Abu Umar Abdillah yang gak paham2 , dengerin ya otak sama matanya dibuka , Aswaja tidak ada yang mengingkari jika ” Kafir Quresy mengenal Allah ” yang kami tolak dan bantah adalah pernyataan Wahabiyyun bahwa ” Kafir Quresy BER-TAUHID. ”

    kalo masih gak paham ya terlalu kata bang Roma.

  650. Mas Wahyu, mantab deh ceritanya.
    Wahabi itu Islam bukan ya? Kok bencinya kepada peninggalan Islam sampai ke ubun-ubun?

  651. Yonno sekaligus Tukang Bid’ah, Nte ganti nick name 100x pun ane tetap kenali Nte, Yon. Mau pakai nama Yono kek, Tukang Bid’ah kek, Syiah Sesat kek, Nte tetap ketahuan sebagai si Yono tukab COPAS.

    Nte kalau gak pakai COPAS ternyata cuma segini doang koment nte, gak mutu babar blas, ha h ah ha ha….

    Yono, Nte kebakaran jenggot lalu dendam sama ane ya karena selalu ketahuan?

  652. ya itulah hati yg berprasangka buruk pd sesama muslim khawatir peninggalan2 sejarah agamanya nya di sembah,lalu babat habis..sisa in dikit doank,
    jargonnya membasmi kesyirikan,,
    mungkin khawatir juga pd siapa yg seharusnya menjadi pimpinan negara…
    biar lupa,..dan terlupakan,…dan biar langgeng kekuasaannya yg berkuasa…
    wallahu a’lam.

  653. Afif Fatkhurrohman

    Imam ar-Razi ketika menafsirkan ayat, “Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya. (al-Kahfi 18 : 21), dia berkata, “Yaitu masjid yang kita gunakan untuk menyembah Allah di dalamnya, dan dengan cara itu kita mempertahankan jejak peninggalan para penghuni gua (ash habul kahfi)”. Referensi : Fatwa Mufti Agung Prof. Dr. Ali Jum’ah Muhammad dari situs Dar Al-Iftaa | ??? ??????? ???????

    Saya berkata : Peninggalan-peninggalan bersejarah adalah salah satu jalan untuk mengetahui bagaimana kehidupan Nabi saw. sehingga banyak kaum muslimin yang bisa meneladaninya. Jika pun ada sebagian yang menyelahgunakan bukankah lebih baik diberi pengertian supaya tidak terjerumus dalam hal-hal yang bertentangan dengan syari’at? Tanpa menghilangkan peninggalan-peninggalah bersejarah tersebut?

    Wallahu subhanahu wa ta’ala a’lam

  654. Entahlaaah….. Saya sendiri jg bingung atas cara beragamanya sekte wahaby/salafi yg sungguh amat sangat dangkal itu All ASWAJA…. Malah sering saya sendiri sering di olok2 jg tertawai oleh teman2 saya yg kebanyakan berkebangsaan asing serta para dosen2 mereka, dan malah bertanya langsung sekaligus menyindir saya karna saya seorang muslim seperti ini :
    “Kok bisa ya para pemimpin islam arab saudi itu dr dulu cuek bebek melihat negara2 muslim lainnya diobok-obok amerika cs?
    “Katanya islam yg paling benar tp kok kelakuan para emir serta anak2nya sering terlihat jelas diberbagai media pemberitaan internasional main perempuan, mabuk-mabukan, makai narkotik, berjudi di las vegas, untuk menghormati ulamanya seperti ustsaimin dibangunkan gedung peringatan yg megah, sementara peninggalan Nabinya sendiri sendiri malah dihancurkan hingga lenyap tak berbekas, angka pemerkosaan tertinggi didunia dan masih banyak lg yg lainnya??
    Sungguh aneh tapi nyata…..!! Ujar teman2 saya itu.

    Lalu sering saya jelaskan pada mereka bahwa sebenarnya mayoritas di arab saudi itu menganut salafy/wahaby, yg awal kemunculan paham ini sdh kental dgn nuansa kontra diktif, banyak ditentang oleh umat islam mayoritas yg berpaham Ahlu Sunnah Waljama’ah yg asli!! Inilah salah satu penjelasan yg sering saya berikan kepada teman2 saya yg kebanyakan berkebangsaan asing itu!!

    Maaf kalau cerita saya ini menyimpang dgn tema pokok pada postingan dihalaman blog ini Admin Ummati dan All ASWAJA semuanya!! Karna sangking jengkelnya dengan kelakuan konyol jg memalukkan oleh para pemimpin anutan kaum sawah di arab saudi sana hingga kroco2nya yg buta dgn kenyataan akan kebenaran yg sgt jelas didepan mata tapi msh jg ngak sadar2 malah semakin ndabek blek blas reeeeek……..!!! membuat saya menuliskannya pada posting ini.

    Sekali lg maaf…

  655. Abu Umar Abdillah

    Apakah tidak jelas.. Arti nama Abdullah ===> Hamba Allah.
    Arti nama Abdurrahman ===> Hamba pemilik sifat Rahman.
    Jelas tidak,, bukankah itu sudah bertauhid Rubbubiyah? Tapi kaum Quraisy mengingkari Ulluhiyah.. makanya termasuk golongan orang2 kafir.

  656. Abu Umar Abdillah

    Apakah tidak jelas.. Arti nama Abdullah ===> Hamba Allah.
    Arti nama Abdurrahman ===> Hamba pemilik sifat Rahman.
    Jelas tidak,, bukankah itu sudah bertauhid Rubbubiyah? Tapi kaum Quraisy mengingkari Ulluhiyah.. makanya termasuk golongan orang2 kafir…..

  657. Abu Umar , apa ustadz2 wahabi gak ada yang ngasih Tahu , Jika Syarat ber- Tauhid itu , diawali dengan Asyhadu anla Ilaha illallah Wa Asyhadu anna Muhammada Rosulallah…..? Tanpa dua Kalimah ini tidak ada yang bisa disebut ber-Tauhid.

    apakah menurut abu Umar dan All wahabi, Kaum Quresy sudah mengucapkan dua kalimah Syahadat ini …..? sehingga kalian tetap ngotot menyatakan mereka Ummat Ber-Tauhid….? atau kalian tidak mengerti apa itu Tauhid….?

  658. Nyari Aswaja sing bener

    Saya melihat dinamika menarik dan ilmiah dari blog ini dimana terjadi bantah-bantahan antara gabungan sufi/syiah/NU/HT,dll di blog ini vs salafy wahabi di sisi lain. Ternyata pembela blog ini seperti mas syahid dan super nova memiliki bekal ilmu yang cukup mumpuni, mungkin karena lulusan pesantren atau sekolah agama lainnya. Sedangkan para salafy yang masuk kesini bagaikan masuk ke sarang macan karena mereka (seperti saya) nampaknya masih baru dan tidak berlatar belakang sekolah agama, makanya kita lihat banyak yang akhirnya menghilang seperti Abu Umar Abdillah, donpay,yono, muda, ronggolawe juga ganteng dan yang teranyar syiahsesat, tukang bid’ah dan abusalafi. Tapi kalau saya boleh berkomentar saya rasa walaupun mereka awam ada beberapa poin pertanyaan mereka yang belum betul 2 terjawab oleh pembela blog ini seperti :
    1. Tentang tafsir para salaf dan selainnya yang menta’wil bahwa sifat-sifat Allah seperti tangan, mata dan selainnya kepada kekuasaan dan ta’wil lainnya. Rasanya kurang adil ketika ayat tentang : Allah berada dimana saja kamu berada ataupun tidaklah kalian bercakap-cakap melainkan Allah yang ketiga, sementara ayat-ayat diatas dita’wilkan lain. Saya lihat mas syahid mengatakan bahwa Nabi SAW telah mendoakan Ibnu Abbas agar paham ta’wil Qur’an, jadi tidak ada salahnya jika mas syahid juga mencontohkan tafsir Ibnu Abbas ataupun selain beliau tentang bagaimana makna ayat-ayat tentang sifat Allah tersebut sebenarnya. Sedangkan ayat Al Qur’an paling dipahami oleh para sahabat Nabi SAW tapi tidak ada satu kutipan pun dari pembela blog ini yang mengatakan tafsir tangan Allah adalah kekuasaan menurut para sahabat Ra.
    2. Ada keganjilan juga ketika Sahabat Super Nova mengutip perkataan bahwa Al Imam Abu Hanifah ra. berkata :“Barangsiapa yang mengatakan saya tidak tahu apakah Allah berada di langit ataukah berada di bumi maka dia telah kafir”. (diriwayatkan oleh al Maturidi dan lainnya), kita sepakat akan hal ini. Sedangkan semua penjelasan dari mas Super Nova dan Mas Syahid tidak bisa memastikan dimana keberadaan Allah, karena terus membawakan pendapat Imam Ghazali bahwa Allah ada tanpa tempat dan arah ataupun zahir hadits Allah ada di Palestina, sedangkan naluriah manusia saja apapun agamanya pasti menengadahkan mukanya kelangit ketika mengharapkan pertolongan dari Tuhan yang mereka yakini masing-masing. Dan juga saya jadi bertanya bagaimana dengan kisah Isra Mi’raj ketika Nabi SAW dibawa ke langit ketujuh untuk menerima perintah shalat, apakah ini bukan bukti yang nyata bahwa Allah ada diatas langit?? Kalau bukan jadi dimana Nabi SAW menemui Allah ?? Siapa dari kalangan salaf yang berkata bahwa Allah ada tanpa tempat dan arah ??
    3. Salah satu bukti dalam Al Qur’an adalah bahwa Fir’aun dan Hannan mengolok Nabi Musa SAW sehingga memerintahkan untuk membuat tangga agar dia bisa melihat Tuhannya Nabi Musa. Ini adalah dalil yang nyata bahwa Nabi Musa telah menyeru kepada Fir’aun untuk menyembah Tuhan yang berada di atas langit.
    4. Para pembela blog telah mengklaim bahwa telah terjadi ijma’ para ulama bahwa penetapan anggota tubuh bagi Allah adalah kafir sedangkan umat Islam tidak akan mungkin bersepakat atas kesesatan, alangkah baiknya jika dijelaskan siapa saja yang berijma atas hal ini dan dikutipkan sumbernya, adakah mereka para ulama dari kalangan Salaf ??
    5. Mas Syahid dan selainnya juga mengklaim bahwa Tauhidnya orang wahabi adalah bid’ah sedangkan versi Aswaja adalah sunnah, karena itu cukup adil juga bila kita bertanya kapankah istilah seperti sifat 20 ini muncul, dan siapakah yang berfatwa dengannya dari kalangan para Salaf ?? Cukup sering juga kita mendengar bahwa pada akhirnya Imam Abu Hasan Al Asyari akhirnya bertobat dari paham ini dan kembali kepada paham ahlussunnah sebenarnya sebagaimana beliau ungkapkan dalam kitab beliau Al Ibanah.
    6. Apakah perkataan tentang bid’ah ini justru malah menjadi bumerang bagi mas syahid cs, karena kita lihat bahwa blog ini juga membela paham seperti yasinan ataupun tahlilan atau ngalap berkah dikuburan para wali yang juga tidak memiliki dalil yang kuat bahwa ibadah ini pernah dicontohkan oleh Nabi SAW dan para sahabatnya ?? Ngalap berkah adalah realita yang banyak terjadi dinegara kita ini, dimana orang 2 datang kekuburan para wali untuk mengharapkan jodoh, kesembuhan, kekayaan dll yang hanya Allah yang berwenang untuk mengabulkannya sehingga kita betul 2 takut kalau 2 mayoritas peziarah itu telah terjatuh kepada kesyirikan. Hal ini adalah realita yang tidak terbantahkan lagi ketika banyak orang awam berkunjung ke makam wali songo, syaikh burhanuddin, syaikh fulan atau kyai fulan dan berdoa sambil menangis dan mengusap-usap kuburan mereka untuk mengharapkan berkahnya.
    7. Bukankah perkataan mas Syahid cs tentang Allah tidak memiliki tubuh juga bisa menjadi bumerang karena peniadaan sifat-sifat Allah juga bisa menjadikan pelakunya kafir ?? Bukankah mengaminkan ayat-ayat tentang tangan dan mata bagi Allah tidaklah mutlak menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya ?? terkecuali mengatakan bahwa tangan Allah seperti tangan si fulan atau si alan, inilah tasybih yang sebenarnya bukan ??
    8. Saya juga ingin kalau mas Syahid cs membantah tulisan 2 nya Firanda karena tulisan Abu Salafy belum memberikan jawaban memuaskan atas tulisan 2 ustadz tersebut.
    Sekian dulu komentar dari saya sebagai seorang awam yang miskin ilmu dan terus berusaha mencari al haq ditengah dahsyatnya perpecahan antara umat islam. Semoga Allah menunjuki kita bersama kepada jalan-Nya yang lurus. Amin.

  659. EA DARI ROSUL…MANG ADA YG SALAH….???? :razz:

  660. malaikat aja di suruh hormat,tapi knapa ya wahabi mengharamkan khormat pada guru…???? sampai2 di saudi tak satupun murid2 manggil ustadz ma gurunya,aneh dan ironis malah manggil namanya,,,,,payah ajaran iblis.

  661. hahahah…masa’ iblis lebih faham tauhid…???gagagagagagagagag ada2 aja kang abu umar,lau iblis lebih faham tauhid tentunya dia thoat kala disuruh sujud,,,gimana nte kang abu umar…????/ ngaji yg benar dunk……oya,ana lagi disaudi,apakah nte mau ana jelaskan kemunafikan faham nte…??????

  662. Afif Fatkhurrohman

    Kalau antum sakit minum obat tidak brother? Iya kan? Apa salahnya dengan perantara jika memintanya tetap kepada Allah^_^

    Jika antum katakan minum obat ada dalilnya, bukankah bertawasul juga ada dalilnya?

    http://www.youtube.com/user/AlsunnaOrg#p/search/0/PlITGMonDkE

    Satu lagi hmm…muslimah diwajibkan berjilbab, ternyata selain Islam juga ada yang menutup kepalanya-entah apa namanya- pokoknya ada kesamaan. Lantas apakah karena ada kesamaan itu memakai jilbab terlarang?

    Itupun jika statement antum benar kalau orang nashrani meminta bukan pada patung yesus maka ana analogikan dengan seperti yang diatas.

    Wallahu ta’ala a’lam

  663. Coba deh lo tanya ke orang-orang nashrani bro,.. Apakah dia meyakini bahwa patung yesus yang dia sembah itu memberikan manfaat bagi dia?, apakah dia meyakini bahwa patung tersebut adalah Rabbnya?… Pasti jawabannya tidak. Bagi mereka patung yesus itu hanyalah wasilah yang bisa mendekatkan dirinya dengan Rabbnya.

    Begitu pula dengan orang Hindu atau Budha. Di rumah-rumah mereka terdapat patung yang dijadikan simbol Rabbnya. Dan setiap kali beribadah mereka menyembah dan memohon kepada benda tersebut agar harapannya dikabulkan. Tapi kalau mereka ditanya, apakah patung tersebut adalah Rabbnya?…jawabanya juga tidak. Ia hanyalah wasilah yang bisa mendekatkan dirinya dengan Rabbnya.

    Orang-orang musyrikin mengatakan (yang artinya), “Tidaklah kami beribadah kepada mereka kecuali agar mereka mendekatkan diri kami kepada Allah lebih dekat lagi.” (QS. Az Zumar:3)

    Opo bedane karo wong-wong sing njaluk berkah melalui orang shalih yang sudah wafat??. Mereka (kaum kafir) mengakui kalau Allah adalah Rabbnya tapi mereka menyekutukan Allah dalam hal keuluhiyahannya. Jika engkau hendak meminta, mintalah langsung kepada Allah Ta’ala…

  664. Anda berkata bahwa patung Yesus dan patung Buddha adalah simbol dari rabb mereka, yaitu simbol dari Yesus dan Buddha. Dan digunakan untuk menjadi perantara antara mereka dengan rabb mereka, yaitu Yesus dan Buddha.

    Nah, jadi Anda mengakui bahwa Kristian dan Buddhis menganggap Yesus dan Buddha sbg Rabb mereka. Artinya mereka itu tidak mengakui tauhid rububiyyah Allah.

    kemudian, mereka menyembah patung2 itu utk mendekatkan diri kepada Yesus dan Buddha.
    Tetapi kami tidak pernah menyembah selain Allah.
    jadi analogi Anda tidak kena sama sekali
    kami beda dg musyrikin
    Tetapi kalo Anda tetap ngotot mengatakan bahwa kami ini sama dg musyrikin, maka jelaslah bahwa Anda ini kaum takfiri. Jadi jangan ngeles lagi ky abahna jibril yg ga mau ngaku bhw salafy wahhabi itu kaum takfiri

  665. Jadi kalo disebut bersendirian, maka maknanya adalah kedua-duanya….?
    Baiklah….
    maka ketika disebutkan Laa ilaaha illallaah, maka maksudnya adala tidak ada rabb dan tidak ada ilah, kecuali Allah
    Nah, artinya, da’wah para Nabi adalah mengajak kepada tauhid rububiyyah, tauhid uluhiyyah, dan asma wash shifah; dan bukan hanya kpd tauhid uluhiyyah spt yg diklaim wahhabiyyun.

    apa artinya? artinya pemahaman rububiyyah dan uluhiyyah fir’aun, namrudz, dan kaum yang dida’wahi para nabi itu keliru.

  666. Jadi, seseorang menyembah Allah karena ia mengakui rububiyyah Allah.
    Nah, kalo seseorang menyembah patung atau berhala, itu berarti karena dia mengakui rububiyyah patung dan berhala itu.
    Jadi mereka yg menyembah berhala itu mengakui juga rububiyyah dari berhala itu.
    Jadi mereka tidak mengakui tauhid rububiyyah Allah.

  667. Alhamdulillah, akhirnya ketemu juga link yg ana cari-cari sejak tadi malam. Aqidatul Awam inilah ilmu yg benar bagaimana cara bertauihid. Ilmu yg mengajarkan Allah satu-satunya Tuhan, dan Nabi Muhammad adalah makhluk dan Rasul-NYA. Juga mengenal para Malaikat dll. Alhamdulillah.

  668. Subhanallah….. ane baru tahu ada website ummatipress, sungguh jawaban dari kawan2 aswaja sangat kena dlm merespon pertanyaan kaum WAHABOY GEBOY . keren dah… saya baca komentar dri pertama ampe akhir…. ada ketawanya jga soalnya ada guyonannya jga ada ibrah yg dpt sya ambil. sya jga khawatir dng kaum muda khusunya mahasiswa di PT di insdonesia banyak yg sudah terkontaminasi oleh virus2 wahaby.

    sponsored by :
    ahmadsyahid,Bima AsSyafi’i,abah asra,dianth dkk. terimakasih ummatipress….

  669. mas donpay, ini penjelasan ulama aswaja tentang ayat alquran QS. az-Zumar:3 yang sering menjadi dalil ucapan mas donpay
    http://jundumuhammad.wordpress.com/2011/05/28/seri-kajian-kitab-mafahim-yajibu-an-tushohhah-%E2%80%93-bagian-16/

  670. setuju bgt dgn admin klo aqoid GOCAP ( 50) merupakan benteng dari virus wahaby. sekedar info buat temen2 klo mau belajar aqoid 50 yg ajib dgn abah uwo ( al habib abdullah bin muhsin alatthos ) di tg. priok jln. lagoa majlis DARUL MAjadzib

  671. saya masih keheranan dengan komennya @abu umar…
    saya jd teringat salah satu buku karangan wahabi klo tidak salah judulnya Mutiara keimanan dengan rujukan Dr yusuf qordhawi…
    di riwayatkan dlm buku itu terdapat salah satu ulama yg akhir hayatnya menjadi sesat ulama itu selalu mengatakan kpd org2 bahwa ia mengidolakan Iblis, karena Iblis itu adalah makhluk yg paling baik tauhidnya karena ketika Iblis diperintahkan oleh Allah SWT untuk sujud kepada nabi adam.as iblis pun menolak karena Tauhidnya yg tidak mau sujud selain kepada Allah SWT, dan ulama itupun akhirnya meninggal su’ul khotimah ketika menenggak miras…
    Lhah dilalahnya abu umar ini malah si Iblis jd panutan percontohan…

    #Yang patut di contoh dari Iblis ini cuma satu yaitu ISTIQAMAHNYA bukan Pembangkangannya terhadap perintah ALLAH SWT…

  1. Pingback: Lima puluh aqidah « Mutiara Zuhud – Letakkan dunia pada tanganmu dan akhirat pada hatimu

  2. Pingback: “Kembali Kepada Al-Qur’an dan Al-Sunnah” Cuma Jadi Jargon Sekte Sesat « UMMATI PRESS

  3. Pingback: Jawaban Buat Seseorang Yang Mengaku Sedang Mencari Aswaja Yang Benar - Ummati Press | Ummati Press

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


8 + 6 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>