Wednesday , 23 July 2014
Breaking News
Home / Inspirasi Islam / Inspirasional / Firanda Kenapa Dendam Kepada Syaikh Mohammad Said Ramadhan Al Bouti

Firanda Kenapa Dendam Kepada Syaikh Mohammad Said Ramadhan Al Bouti

Tanda-tanda Kematian Syahid Al Bouti

Pelayat membawa Syaikh Mohammad al-Bouti dan peti cucunya di pundak rakyat Suriah Sabtu, di tengah teriakan “Allahu akbar!”

Do’a Albani Tak Terkabul: Ternyata Al Bouti Wafat dalam Tanda-tanda Kematian Syahid

 

BERITA FAKTA –  Ketika anda berkunjung ke blog Firanda, dan anda sebagai muslim yang hormat kepada Ulama pastinya akan terheran-heran kenapa  Firanda sedemikian benci dan bahkan dendam kepada Syaikh Al Bouti? Di blognya itu Firanda berkata dengan penuh dendam dalam sebuah artikelnya: “KEHINAAN ULAMA ASWAJA ABAD INI MUHAMMAD SA’ID ROMADHOON AL-BUUTHY”,  silahkan simak apa yang dikatakan oleh Firanda si “Corong Najd”  berikut ini:

 

Masih terlalu banyak kesesatan DR Muhammad Said Romadhon al-Buthy, akan tetapi cukup inilah yang bisa saya (Firanda) paparkan, agar para pembaca sekalian faham tentang hakekat dari ulama Aswaja ini, yang sering dijadikan dalil oleh kaum aswaja Indonesia untuk mencela Syaikh Al-Albani rahimahullah.

Bahkan sebagian orang menyatakan bahwa kesesatan Al-Buthy ini adalah buah dari doa Syaikh Al-Albani yang dizolimi oleh Al-Buthy. Diriwayatkan bahwasanya Syaikh Al-Albani pernah berdoa sekitar 45 tahun yang lalu dengan doanya yang ia tujukan kepada Al-Buuthy setelah Al-Buthy menuduh beliau dengan tuduhan-tuduhan dusta.

أسأل الله أن يطيل عمرك وأن يفضح سريرتك

“Aku mohon kepada Allah agar Allah memanjangkan umurmu (wahai Al-Buuthy) dan Allah membongkar rahasia keburukanmu”

(silahkan lihat http://www.youtube.com/watch?v=LJG7mkFuiPY), jika riwayat ini benar, maka kesesatan yang dinampakan oleh Al-Buthy saat ini bisa jadi merupakan bentuk terkabulkannya doa Syaikh Al-Albani rahimahullah, yang telah mengetahui bahwa Al-Buuthy adalah seorang yang suka berdusta.

Kota Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, 23-04-1434 H / 05 Maret 2013 M
Abu Abdil Muhsin Firanda
www.firanda.com

 

Begitulah dendam kesumat Firanda kepada Al Bouti hanya karena Al Bouti sering mengkritik kekeliruan-kekeliruan Syaikh Albani.

Wahabi sebagai kaum yang anti kritik karena merasa satu-satunya kaum yang paling benar dan satu-satunya golongan penghuni surga kelak, maka mereka akan selalu membantah sebisa-bisanya setiap fakta kesalahan-kesalahan yang disodorkan kepada mereka. Bisa jadi mereka selalu punya persepsi terhadap dirinya sendiri; “orang paling benar kok dipersalahkan?” Sampai-sampai ketika Albani terpojok tidak bisa menghindar dari fakta-fakta kesalahannya, Al bani bahkan berdo’a dengan sejelek-jelek do’a kepada ulama Aswaja yang menjadi pengkritiknya.

Albani berdo’a: “Aku mohon kepada Allah agar Allah memanjangkan umurmu (wahai Al-Buuthy) dan Allah membongkar rahasia keburukanmu”.

Layakkah Al Albani disebut sebagai Ulama dengan do’a jelek seperti itu? Bandingkan dengan do’a Syaikh Al Bouti terhadap oarng-orang yang membencinya. Pada beberapa hari sebelum kewafatannya, Al Bouti berkata: “Setiap apa yang berlaku padaku atau yang menuduhku daripada ijtihadku, maka aku harap ia tidak terlepas dari ganjaran ijtihad.” (maksudnya: yang tuduhannya benar mendapat dua ganjaran dan yang tidak benar mendapat satu ganjaran. Seperti ucapan syaikh al Bouti inilah seharusnya ucapan seoarang Ulama yang layak disebut sebagai ulama Shalih).

 

Firanda dengan Penuh Dendam Menyangka Do’a Albani Sudah Terkabul

Benarkah do’a jelek Albani kepada Al Bouti sudah terkabul sebagaimana yang dikhayalkan Firanda? Ternyata tidak, do’a Albani tidak dikabulkan Allah Swt, justru do’a tersebut dijawab Allah dengan akhir hayat Al Bouti yang KHUSNUL KHOTIMAH, di mana tanda-tandanya Al Bouti wafat dalam kematian syahid, amin….

Ada banyak tanda-tanda kematian syahid, dan sedikitnya ada dua tanda mati syahid bagi kewafatan Syaikh Al Bouti :

1- Syaikh Al Bouti meninggal pada saat mengerjakan amal shaleh. 

Ibnu Abbas ra. berkata : “Pergi diwaktu pagi atau sora ke mesjid untuk mengajar ilmu agama lebih baik disisi Allah daripada jihad fisabilillah.”  (R. Abnu An Najar, Kitab Irsyadul ‘Ibad)

2- Syaikh Al Bouti wafat pada malam jum’at.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: “Tidaklah seorang muslim yang wafat pada hari jum’at atau pada malam jum’at kecuali pastilah Allah menghindarkannya dari siksa kubur” (HR. Ahmad).

Al-Habib Ali Al-Jufri seorang Ulama Aswaja internasional dari Yaman mengatakan: “Aku telah menelefonnya dua minggu sebelum kewafatannya dan beliau (Syeikh Dr. M. Said Ramadhan Al-Bouti) berkata pada akhir percakapan: “Tidak akan lama umurku melainkan beberapa hari lagi. Sesungguhnya aku sedang mencium bau surga dari belakangnya. Jangan lupa wahai saudaraku untuk mendoakan aku.” (Habib Rizieq shihab).

Dekianlah proses kematian khas para Ulama Aswaja, kelak di kemudian hari, kematian Syaik al Bouti akan dicatat sebagai kematian yang indah untuk dikisahkan, menambah daftar kisah-kisah indah kematian khusnul khotimah para Ulama Aswaja, yaitu kematian-kematian yang sangat dikenali proses kematiannya, tanpa teka-teki, tanpa kemisteriusan, tak perlu dirahasiakan sebagaimana proses kematian para ulama suu’. Alhamdulillah wa syukru lillah….

Al fatihah…. Semoga Allah menerima kematian Syaikh Al Bouti sebagai kematian syahid, amin….

 

Siapakah Syaikh Mohammad Said Ramadhan Al Bouti ?

Syaikh Mohammad Said Ramadhan Al Bouti adalah sosok ulama yang sangat dihormatii oleh para ulama dan pemikir muslim dari berbagai penjuru dunia, karena ketinggian ilmu dan kehebatan argumentasinya dalam berbagai diskusi. Menjelang akhir hayatnya, Said Al Bouti aktif memberikan cermah/pengajian di beberapa masjid di Damaskus. Pengajian Mingu Malam (al-Hikam li Athoillah as-Sakandari) dan Kamis malam (Riyadlush-Shalihin li al-Imam an-Nawawi) di Masjid al-Iman Damaskus selalu dipenuhi oleh ribuan kaum muslimin yang haus akan ilmu.

Ada 60 Buku Karya-Karya  DR. Mohammad Said Ramadhan Al Bouti, berikut ini adalah di antaranya:

  1. Muhadhorot Fil Fiqhil Muqharin Ma’a Muqaddimati Fi Bayani Asbabi Ikhtilafi al-Fuqaha’ Wa Ahammiyyati Dirasatil Fiqhil Muqarin (Problematika Dalam Fiqh Muqarin, Sebab Terjadinya Perbedaan Fuqaha’, Dan Pentingnya Mempelajari Fiqh Muqarin) محاضرات في الفقه المقارن مع مقدمه في بيان اسباب اختلاف الفقهاء و اهميه دراسه الفقه المقارن
  2. Al-Islam Maladz Kulli Mujtama’at Insaniyyah; Limadza Wa Kaifa? (Islam Tempat Berlindung Seluruh Masyarakat Sosial; Mengapa dan Bagaimana?) محاضرات في الفقه المقارن مع مقدمه في بيان اسباب اختلاف الفقهاء و اهميه دراسه الفقه المقارن
  3. Al Jihad Fil Islam; Kaifa Nafhamuhu ? Wa Kaifa Numarisuhu? (Jihad dalam Islam; Bagaimana Kita Memahami dan Melaksanakannya? الاسلام ملاذ كل المجتمعات الانسانيه:لماذا..و كيف 4. Salafiyyah; Marhalah Zamaniyyah Mubarakah La Madzhab Islami السلفيه:مرحله زمنيه مباركه لا مذهب اسلامي
  4.  Al ‘Uqhubat Islamiyyah; Wa ‘Aqduhu al-Tanaqhudhu Bainaha Wa Baina Ma Yusamma Bithobi’ihal ‘Ashri العقوبات الاسلاميه:و عقده التناقض بينها و بين ما يسمي بطبيعه العصر
  5. Hurriyatul Insan Fi Dhilli ‘Ubudiyyahatihi Lillah (Kebebasan Manusia Dalam Beribadah) حريه الانسان في ظل عبوديته لله
  6. Difa’ ‘An Islam Wa Tarikh (Belaan Terhadap Islam dan sejarah) دفاع عن الاسلام و التاريخ 8. Al Islam Wa ‘Asru; Tahaddiyat Wa ‘Afaq (Islam dan Modernisme; Sebuah Tantangan dan Harapan) الاسلام و العصر:تحديات و افاق
  7. Al Aqidah Al Islamiyyah wa Al Fikr al Mu’asirah
  8. Al La Madzhabiyyah Akhtaru Bid’atin Tuhaddidu as Syari’ah Al Islamiyyah
  9. Al Mazdhab al Iqtishady Baina Syuyu’iyyah Wal Islam
  10. Dhawabitu Al Maslahat Fi As Syariah al Islamiyyah
  11. Fi Sabilillahi Wa Al Haq
  12. Fiqhus Sirah
  13. Hiwar Haula Musykilati Hadhariyyah
  14. Kubra Yaqiniyyati al Kauniyyah
  15. Mbahitsul Kitab Wa As Sunnah min ‘Ilmi Ushulil Fiqhi
  16. Mamuzain, Qishatu Hubbub Nabati Fi Al Ardhi wa Aina’u fi As Sama’, Mutarjamah
  17. Manhaj Al Hadharah al Insaniyyah Al Jadaliyyah
  18. Manhaj Al ‘Audah Ilal Islam
  19. Masalatu Tahdidi an Nashli Wiqayatn wa ‘Ilajan
  20. Min Al fikri wa Al Qalbi
  21. Min Rawaiyl Qur’an
  22. Naqdul Auhami Al Maddiyah Al Jadaliyah
  23. Tajribatut Tarbiyah Al Islamiyyah Fi Mizan Al Bahts
  24. Al insan Wa Adatullahi Fi Al Ardli
  25. Al islamu Wa Muskilatus sabab
  26. Bathinul Ismi al Khatar Fi Hayatl Muslimin
  27. Hakadza Fal Nad’u al Islam
  28. Ila Kulli fatatin Tu’minu Billah
  29. Man Huwa Sayyidu al Qadri fi Hayatil Insan
  30. Minal Mas’ul ‘An Takhallufi Al Muslimin
  31. Min Asrari Alk Manhaj Al Islami

Semoga buku-buku karya Syaikh Al Bouti menjadi amal shalih yang akan terus mengalirkan pahala kepadanya, dan kami berharap di Indonesia nantinya akan bermunculan buku-buku terjemahan bahasa Indonesia dari karya-karya syaikh Al Bouti. Semoga harapan kami menjadi kenyataan, dan terus tetap waspadai dari tangan-tangan jahil pemalsuan.

 

Ada tambahan dari Mbak Shinta untuk memperjelas tanda-tanda kematian syahid Syaikh Al Bouti:

Ternyata jasad syekh al-Bhuti sedang sujud dalam keadaan mendekap Al-Qur’an. Karena yg saya baca demikian….

Jadi ada 6 Tanda ke Khusnul Khotimahan dan kesyahidan syekh al-Bhuti :
1. Meninggal dibunuh oleh sesama muslim yang membencinya sedangkan beliau adalah seorang ulama yang shaleh, zuhud, dan wara’
2. Meninggal di malam Jum’at, sehingga mendapat jaminan terbebas dari azab kubur
3. Meninggal sedang di dalam masjid (di tempat yang mulia)
4. Meninggal sedang menyampaikan ilmu ( orang yang wafatnya sedang mencari ilmu maka sangat dekat derajatnya dengan para Nabi, sedangkan syekh al-Bhuti tidak hanya sedang mencari ilmu, namun sedang mengajarkan ilmu agama kepada para jama’ahnya)
5. Meninggal sedang bersujud (muslim yang wafatnya sedang bersujud maka berguguranlah dosa-dosanya)
6. Meninggal dalam keadaan mendekap al-Qur’an….

 

 

132 comments

  1. nyebutin namanya aja ga berani (@PK) , orang ini hanya muter2 dibalik Ayat2 suci.
    untuk pro Ummatipress tdklah banyak bermanfaat bagi PK bila kalian suguhkan Dalil Naqli.

    Sebaiknya diskusi dg PK dg dalil aqli misal : Nak belikan permen nanti kamu disayang kakak. atau nak jangan ditengah jalan nanti ketabrak motor. dan semisalnya.

    seorang PK karena banyak menulis ayat suci sehingga lupa Niatnya. padahal niat itu penting.
    misal PK berniat mendatangi istrinya.karena lupa niat yg bener bahwa mendatangi istrinya bagian dari ibadah maka begitu istrinya enggan tanpa memperhatikan mengapa istrinya enggan, maka seorang PK akan berkata Istri tdk berbakti, istri durhaka. karena tdk memenuhi permintaan PK sehinggal lupa bahwa membahagiakan istrinya tdk menyakiti istrinya juga bagian dari ibadah.

  2. masak cuma nyebut nama Firanda aja ente bilang ini blog cacian dan celaan? Makanya baca dulu sebelum koment biar tahu bagaimana isi artikel ini sangat bagus. Jangan dibiasakan berkoment sebelum baca artikel, dasar wahabi kalau koment selalu ngawur tanpa mikir. Yang saya heran…. kenapa rata2 Wahabi-wahabi selalu sama kelakuannya, tidak baca artikel langsung koment, kalau koment ngawur tanpa mikir. Kenapa hampir semuanya sama seperti ente kelakuannya?

    Kang kelakuan ente inilah yg perlu diperbaiki, pakai nama gonta-ganti (ertusni, M P M, kumat) nggak punya etika persis setan. Terus blog antum blog “ASLI BUMIAYU” kok di situ antum berlagak bak seorang ustadz yg mumpuni? Tapi ternyata ketika komnet di sini, ente ketahuan jahil… bahkan jahil juhala murokkab.

    Ente sakit hati

  3. Abdusysyukur@

    kang abdussyukur, dia ini benar2 Wahabi tercermin jelas dalam koment2nya, tapi ngakunya bukan Wahabi. Atau mungkin dia tidak menyadari kalau dirinya Wahabi akibat tertipu…. kasihan orang tertipu seperti ini.

  4. @PK
    Bisa tunduk karena memang komponen masyarakatnya sepakat dalam suatu perjanjian (Piagam Madinah). Tidak ada saling curiga dan ketidaksepakatan antara penduduk Yastrib baik pendatang maupun pribumi..hak hak asli penduduk tetap seperti semula.

    Pendidikan aqidah keislaman oleh Nabi juga sudah kuat dan Yahudi serta Nasrani Yastrib memang menaruh kepercayaan terhadap sifat adil Rasul dan Shahabat.

    Contoh keadilan Rasul dalam Piagam Madinah.
    =========================================================================
    IV. Persatuan Segenap Warga Negara
    Pasal 16

    Bahwa sesungguhnya kaum-bangsa Yahudi yang setia kepada (negara) kita, berhak mendapatkan bantuan dan perlindungan, tidak boleh dikurangi haknya dan tidak boleh diasingkan dari pergaulan umum.

    V. Golongan Minoritas
    Pasal 24
    Warganegara (dari golongan) Yahudi memikul biaya bersama-sama dengan kaum beriman, selama negara dalam peperangan. (kewajiban warga negara)
    Pasal 25
    Kaum Yahudi dari suku ‘Awf adalah satu bangsa-negara (ummat) dengan warga yang beriman.

    Kaum Yahudi BEBAS memeluk agama mereka, sebagaimana kaum Muslimin bebas memeluk agama mereka. Kebebasan ini berlaku juga terhadap pengikut-pengikut/sekutu-sekutu mereka, dan diri mereka sendiri.

    Kecuali kalau ada yang mengacau dan berbuat kejahatan, yang menimpa diri orang yang bersangkutan dan keluarganya..(pelanggaran hukum yang telah disepakati)

    Pasal 26
    Kaum Yahudi dari Banu Najjar diperlakukan sama seperti kaum Yahudi dari Banu ‘Awf di atas
    ……
    ===========================================================================
    Pancasila ini tersinspirasi dari piagam Madinah baca saja butirnya dan bandingkan. Ini merupakan hasil kesepakatan kolektif intelektual dan ulama Islam bangsa indonesia..apalagi pada awalnya hukumnya berdasar syariat bagi umat Islam..Jadi jika ada yang menggugat Pancasila sebagai thagut maka bacalah sumber dari pancasila itu sendiri yaitu piagam Madinah…betul jika UU derivatif dibawahnya masih banyak yang belum sesuai aturan Islam ya ini yang harus diperjuangkan, sekarang pasal zina direncanakan masuk KUHP baru..tapi apapun perjuangan penegakan itu dengan santun tidak melanggar hukum apalagi dengan prilaku teror dan pemberontakan (ibarat membunuh tikus dengan membakar lumbung padi)..contohlah para ulama pesantren yang dengan ikhlas mendidik umat.

  5. nasir eks wahabi

    Memang orang yang tertipu bukan hanya orang awam yg kurang pendidikan tapi banyak juga orang pintar keluaran Universitas tertipu, banyak juga mahasiswa di-kampus2 tertipu dgn merek dagang Salafi, paling murni, paling mengikuti Qur’an dan Hadis, Paling Bertuhid tapi 3(trinitas) dan banyak lagi kelebihan produk Sawah (salafi wahabi) yang pabriknya di Saudi Arabia ditawarkan para Salesnya (misionarisnya) tapi setelah diuji sama yang ahli dibidangnya ternyata barang palsu buatan Ibnu Abdul Wahab….. ha ha ha kacian deh lu dapat barang palsu.

  6. setuju mas, kalo perlu pake dalil “Coro Bodon” aja. jangan jangan nulis nama PK itu niatnya bukan Pencari Kebenaran tapi Pencari Keributan ?

  7. mz…. pertama2 bhas ttg ke khalifahan…lha ujung2nya nyamper juga ke msalah bidah….

    mz…. neh msalah 7 bulanan tho?
    urusan 7 bulanan itu adalah adat mz… itu bukan syariat… yang namanya adat itu ada 2 yg baik n yg buruk..
    jika adat itu buruk ya jgn dikerjakan…
    jika adat itu baik atau sejalan dgn ajran islam ya silakan lakukan atau dilestarikan

    nah untuk msalah adat 7 bulanan atau dalam bhasa jawa mitoni…
    tinggal nte lihat itu sesuai atau tdk dgn syariat….

    setau saya…neh setau saya ya knpa ada adat mitoni atau 7 bulanan… ini berdasarkan dri ajaran islam…. maaf agak lupa tpi di suatu kitab disebutkan ketika janin berusia pada 7 bulan saat itulah janin telah tercipta sempurna pada bagian2 tubuhnya meskipun belum matang, oleh karena itulah janin baru nampak bentuk kelaminnya ketika dilakukan USG ketika berusia 7 bulan.. krna usia inilah janin berada dalam bentuk sempurna…

    7 bulanan…ini salah satu kebenaran dalam islam yg dibuktikan dalam ilmu kedokteran jaman sekarang…. harusnya sebagai umat islam sampeyan semakin bangga atas bukti ini…. :D

    nah 7 bulanan itu adalah sebuah bntuk bersyukur atas kondisi janin yg berada dalam bntuk sempurna
    sama seperti tradisi 4 bulanan itu bntuk bersyukur krna pada 4 bulan janin ditiupkan ruh

    tradisi 4 bulanan maupun 7 bulanan itu adalah tradisi masyarakat yang SESUAI atau DIDASARKAN atas ajaran islam….
    mau di jalankan boleh tdk ya gk msalah lha wong cuma tradisi..
    tapi mnjdi msalah kalau diharamkan…kalau sampeyan melakukan pengharaman ini nanti tak suruh paparin ushul fiqhnya neh ;)

    nb : penjelasan saya ini penjelasan scra general ttg adat trsebut, terlepas dri adanya penyimpangan dalam pelaksanaan yg ada dibeberapa daerah, krna setau saya ditempat kami pelaksanaan ini sesuai dgn syariat krna diisi dgn acara baca quran, sholawatan dll..

  8. mudah-mudahan firanda mendapat hidayah dari Allah SWT,

  9. Smga amal ibadahnya di terima di sisiNya,amiinn..

  10. PK kalau anda niat mencari kebenaran, silahkan baca-baca artikel yang ada disini. Pertanyaan anda tersebut sudah banyak dibahas, jangan diulang-ulang saja. capek mas, yang lain mau belajar, kalian orang Wahabi cuma muter-muter saja.

  11. Assalamu’alaikum admin,,,lama gag buka web ummati nie…apa ustadz2 dsni pada sehat?alhmdllh q dbri anugrah oleh Allah dulu bsa ngaji n blajar lgsg brsma syekh buthy rohmahulloh…dan q mnyaksikan sndri bg2 tawadlu’x bliau,zuhudx,waro’ny,,,,pkokx bner2 ulama abad ini,,,dsmping karangan bliau yg mndunia,sjarah bliau pun sngat mnunjukkan bhwa bliau trmsuk kkasih Allah…bgmn tdak saat bliau mnkah,ayahx mmpi brtmu Rosululloh dan Rosululloh mmbri ucpan slamat atas prnkahan syekh buthy,,,byk ulama2 skrang yg dlu adlh murid bliau,dan yg pling kuat 2k jd bkti bhwa bliau dmkamkan ddket makam pahlawan islam,sholahuddin al ayyuby,,,drajat stnggi ap cba?apa gag ingat gmn ksah wafatx syyidna Umar yg dmkamkan ddket makam Rosululloh?
    Syukron.

  12. Wa alaikumussalam ustadz Mashudi, kabar kami semua sehat dan baik-baik saja, alhamdulillah. Juga terimakasioh atas tambahan infonya tentang profil Syaikh Al Buthy, barokallohu fik.

  13. assalamua’laikum…Salam kenal, pertama2 saya ingin mengucapkan semoga ALLAH membalas saudara admin dg sbaik2 balasan. Bagus sekali postingan2 antum. Saya sedang menelaah ttg syaikh Al-Bouthy, alhamduliLLAH nyasar kmari,hehehe. Sejujurnya saya amat terkejut setelah membaca komentar disini,ternyata apa yang dinamakan dg Wahaby sudah sangat meresahkan di skitar antum2 skalian (di daerah saya,Aceh, tdk pernah terdengar ada dakwah paham Wahaby yg sering membid’ah2 kan sesama itu)
    Sekedar berbagi,Teungku saya pernah menganalogikan terhadap paham yg sering membid’ah2 kan sesama itu ibarat buah kelapa, antara kulit,tempurung,isi, dan minyaknya tampak berbeda padahal semuanya bersumber dari satu.Ada org yg tau hanya kulitnya, sehingga dg percaya diri mengatakan bahwa tempurung itu bukan dari kelapa, padahal karena kurang pemahaman nya dan tdk pernah mau berusaha unt mencari tau,malahan dg kejahilannya itu menyalahkan org yg mengatakan tempurung dan isinya itu merupakan bagian dari buah kelapa juga…. Konon lagi saat melihat minyak kelapa,sampai kiamat pun dia gk akan mengakui bahwa itu juga bagian dari kelapa….!!!
    Begitulah,lanjut teungku saya, terhadap org yg sering membid’ah2kan itu, padahal ulama2 terdahulu sudah paham betul bagian terdalam dari syari’at2 agama ini. Namun dg lancang nya dia mengatakan bahwa ulama2 tsb telah melenceng.
    Arkian, saya akan slalu doa kan perjuangan antum2 smua dalam menegakkan yg Haq.Semoga berguna, maaf bila bnyk kekurangan… assalamu’alaikum.

  14. wa alaikumussalam, terimakasih inspirasinya Bang salieq. Kapan-kapan kalau ada kesempatan waktu akan kami olah menjadi artikel untuk dishare di Ummatipress.com.

  15. Sunni dan Syiah Imamiyah bersatu atas Islam

    Saya sebagai penganut Islam Syiah Imamiyah menyatakan belasungkawa yg sebesar-besarnya atas Syahidnya ulama Ahlulsunnah terkemuka yang menyerukan persatuan Islam Sunni dan Syiah, Sheikh Ramadhan Al Bouti, serta cucunya yg bernama Ahmad (orang pertama yg menghampiri dan menyentuh kepala suci Sheikh ramadhan al Bouti) dan para muridnya yg turut menjadi korban keganasan teroris FSA salafi wahabi.

    Surga merindukan kehadiran mereka, dan neraka menanti pada para pelaku dan pembunuhan di peristiwa tsb. Semoga Nabi Muhammad saw dan para Imam suci itrah AhlulBai alaihi salam memberikan syafaatnya pada mereka semua. Amiin

    Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
    Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
    Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

    Tiada sesembahan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya

  16. Sudah jangan ladeni wahabi penipu macam pencari kebenaran ini…sya sudah pernah melihat model orang seperti danberdebat..yg pali g tepat jawaban dan membubat kawan saya terdiam adalh ..itulah sikap pribadi saya apa adanya atas dasar keyakinan saya..anda mau apa?..setan itu kerjaannya untuk membuat keraguan dan membuang buang waktu untuk debat konyol..percayalah kalau anda,ketemu orang yg mengaku PK ini saya jamin anda pasti pingin segera menempeleng atau seperti saya dulu bilang..kalau kamu tidak bisa diam…gue lempar sandal lu…dan..tau nggak bbrp bulan kemudian dia ini memang seorang penipu dan oleh pak kyai dia dilarang masuk ke pesantren smpai batas wkt tertentu…..ya mungkin sampai dia sadar kali…jadi PK ini sudah cukuplah..wong sdh jelas belangnya kalau saya ketemu dia mungkin sdh kena tonjok banyak orang mknya dia takut ketemu langsung…

  17. Sudah jangan ladeni wahabi penipu macam pencari kebenaran ini…sya sudah pernah melihat model orang seperti danberdebat..yg pali g tepat jawaban dan membubat kawan saya terdiam adalh ..itulah sikap pribadi saya apa adanya atas dasar keyakinan saya..anda mau apa?..setan itu kerjaannya untuk membuat keraguan dan membuang buang waktu untuk debat konyol..percayalah kalau anda,ketemu orang yg mengaku PK ini saya jamin anda pasti pingin segera menempeleng atau seperti saya dulu bilang..kalau kamu tidak bisa diam…gue lempar sandal lu…dan..tau nggak bbrp bulan kemudian dia ini memang seorang penipu dan oleh pak kyai dia dilarang masuk ke pesantren smpai batas wkt tertentu…..ya mungkin sampai dia sadar kali…jadi PK ini sudah cukuplah..wong sdh jelas belangnya kalau saya ketemu dia mungkin sdh kena tonjok banyak orang mknya dia takut ketemu langsung…c

  18. Ass, terus terang ana dr dulu pengagum berat ust. Firanda. setiap mengikuti ulasan-ulasan beliau terutama di TV Rodja beliau banyak memberikan wejangan-wejangan yg positif dan sgt berarti, terutama masalah akhlaq; bagaimana kita bergaul dg sesama muslim; bagaimana kita menjaga lisan; bagaimana kita memelihara ibadah;dll. Namun belakangan ini teus terang ana sangat kaget mendengar komentar-komentar beliau setiap kali diskusi dengan orang yg berseberangan pendapat dengan beliau. beliau banyak mencela, melecehkan, bahkan tidak jarang membuka aib saudaranya secara sangat vulgar dan membabi buta (sungguh tidak sesuai dengan mulut manis beliau saat ceramah tentang akhlaq).

    Yang lebih aneh lagi…saat mendengar lontaran cemoohan beliau kepada seorang ulama seperti Syaikh Al-Buthi betul-betul membuat bulu kuduk ana berdiri. bukankah beliau sendiri sering mengatakan “daging ulama itu beracun”. jangankan kepada seorang ulama, kepada seorang muslim yg paling awam sekalipun pun islam mengharamkan untuk membuka aib dan kekurangannya, dengan dalih atau alasan apapun. sampai disini ana sadar dan teringat pernyataan seorang da’i kita (Aa Gym) yang kurang lebih menyatakan, “Orang yang paling memprihatinkan adalah orang yang berilmu tapi tidak berakhlaq. Karena semakin banyak ilmunya akan semakin congkak dan angkuh dirinya”.

    semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada kita semua dan kepada Ust. Firanda serta memperlihatkan yg benar itu memang benar & yg salah sebagai sesuatu yg bathil..Amien Yaa Rabbal ‘Alamiin

  19. Hilmalia Salamah

    Saya juga dulunya penngemar radio ROJA, bisa dibilang hampir 24 jam dikurangi tidur saya dengerin Radio Roja. Tapi alhamdulillah, setelah mendapat pencerahan dari artikel2 di blog2 milik Aswaja semacam ustadz Abu salafi, Salafytobat, dan tentunya Ummati Press, saya jadi sadar sehingga saya tidak ketagihan lagi dg Roja.

    Saya termasuk beruntung akhirnya bisa terlepas dari KEDUNGUAN saya selama ini. Bagaimana tidak dungu kalau orang2 berziarah itu di mata saya adalah kaum musyrik? Bagaimana tidak dungu kalau orang2 yg bershalawat nariyah itu dalam pandangan saya adalah musyrikin penghuni neraka? Tapi saya sekarang tidak lagi berpandangan dungu seperti itu lagi. Alhamdulillah bisa sembuh.

  20. Al Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Hafidzohullah di blog ini dihujat. Sedangkan di kota Nabi, Madinah Al Munawaroh sejak Nov 2012 hingga saat ini (dan mudah-mudahan selanjutnya) setiap ba’da Maghrib beliau dari kursi para masyayaikh mengajar di Masjid Nabawi.
    Oh, betapa gelapnya ilmu yg diliputi hawa nafsu….jelas sudah siapa yg sesat namun mengatakan org lain sesat.

  21. Amiinn…setiap kata yg tertulis,pasti tercatat. Setiap kata yg terucap pasti terekam. Namun setiap desir suara hati,tiada yg tahu selain-Nya..
    Menjaga lisan itu susah,namun menjaga hati jauh lebih susah,dan ber-khusnudzon itu lebih baik.
    Dari itu,jgnlah mudah menunjuk dan menuduh,pada saatnya semua akan bicara,ketika mulut terkunci.
    Afwan..

  22. @Umuhasanah
    ooooh.. begitu cantiknya dirimu membuatku hampir mati memkirkan ngeyelanmu…
    nek koment mbok yo seng cerdas..
    apa bukti “kenakalan” firanda ingin di upload lagi…???

  23. Abu Dzikri As Sundawi

    Gpp kl udah merasa bebas dari “kedunguan” yg anti bilang dengan lepasnya anda dari Radio Rodja.
    Lagian ana juga heran kok anda terlalu berlebihan dalam dalam hal ini (24 jam dengerin rodja dikurangin tidur , mungkin waktu sholat wajib dan makan yaa), kenapa anti ga mengambil “Sikap Tengah” dalam beribadah ? kan ada di kajian Riyadhus Shalihin bersama Al Imam syaikh abdurrazzaq bin abdul muhsin al badr yang diterjemahkan oleh Ustadz firanda di sore hari (jika bener mendengarkan rodja seperti yang anti bilang) ?
    Apakah anti masih ingat ketika Ummu Darda berkeluh kesah kepada sahabat suaminnya Salman Al Farisi radhiallahu anhu mengenai suaminya yang sangat giat melakukan ibadah ?

    ya mungkin dengan sembuhnya “kedunguan” anti dahulu yang memusyrikan orang berziarah kubur berarti anti bener2 udah sadar ( karena kaum salafi juga mensunnahkan ziarah kubur)

  24. Abu Dzikri As Sundawi

    Antum yakin sering mengikuti kajian2 Rodja dan terutama dengan Ustadz Abdil Muhsin Firanda ? Mungkin memang ilmunya kurang sampai ke hati antum :), karena di dalam kajian Rodja tidak terdapat singkatan2an dalam memahami makna (seperti antum mengucap salam dengan kata Ass, tsb)
    Tp ya sudah gpp, dengan antum mengetahui dan di kenalnya Rodja itu sendiri sudah Alhamdulillah bagi kami para penuntut ilmu

    Jazakallahu khairan Akhii

  25. Ribuan umat muslim tadi malam mengkuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Perumnas I Bekasi oleh Habib Syech dari Solo. Alhamdulillah …….. Minggu depan acara BEKASI BERSHOLAWAT di belakang Kantor POLRES BEKASI

  26. Alhamdulillah…. Radio RASIL 720 AM semakin dikenal dan disukai oleh umat .

  27. Bung Abu Dzikri, yg jelas sih, bukannya terlepas dari “kedunguan” tp dia udah enggak kuat ama bujukan syetan utk menuruti hawa nafsunya. Di Rodja khan enggak ada jrang jreng jrong seperti di radio sebelahnya.

  28. @pk : syariat islam itu bukan harus tertera ada “ayat quran dan hadis nabi” tp esensinya, anda jgn memakan mentah2 ayat “wa man lam yahkum bimaa anzalallohu faulaaika humul kafiruun”, lima butir pancasila kita sangat sesuai dengan syariat islam, kalo negara kita msh amburadul bukan ajarannya yg ga bener tp yg menjalankannya tidak amanah : coba kita bedah lima butir pancasila :

    a. Ketuhanan YME = “qul huwa allohu ahad”
    b. Kemanusiaan yg adil dan beradab = “wa laqod karromnaa banii aadama…”
    c. Persatuan Indonesia = “wa’tashimuu bihablillahi jamiian walaa tafarroquu”
    d. Permusyawataran dan perwakilan = “wa syaawir hum fil amri…”
    e. Keadilan Sosial = “araita alladzi yukaddzibu biddin, fadzaalikalladzii yadu’ul yatim walaa yahudldlu alaa thoaamil miskin…”

    dari paparan diatas ada tidak yang bertentangan dg syariat islam??
    saya juga masih belajar, smga ustazd di ummati masih mau berbagi ilmu yang beramanfaat, amin!
    utk sayyid ramdhan, allohummagfirlahu wa’aafihi wa’fuanhu, waj’al jannata matswaahu, aminn

  29. @ummu Hasanah

    apakah setiap musik itu jelas haram?

  30. @Abu Dzikri

    kalimat : “bisa dibilang hampir 24 jam dikurangi tidur saya dengerin Radio Roja”. menurut saya, kalimat tersebut dalam pengertian saudari Hilmalia dulunya penggemar berat radio rodja, rajin mengikuti pengajian di radio rodja. kalimat tersebut bukan dalam makna dzahirnya, karena secara logika tidak mungkin. rata-rata manusia tidur 8 jam, jd mana mungkin saudari hilmalia mendengarkan radio rodja 16 jam non stop. kalimat “hampir 24 jam” tak lebih dari majas hiperbola.

  31. radio RASIL 720 AM juga gak ada jrang jreng jrong seperti kata ummu has…. di Radio RASIL 720 AM yang sering diputar lagu ” Panggilan Jihad “.

  32. begitulah mas Agung.. mereka itu g paham sama kalamnya makhluq yang masih satu rumpun tapi sudah berani memaknai Al Qur-an dan Al Hadist… jadi teringat sama yang paling cantik di bolg ini.. hehehe
    jeng UMUHASANAH mana komentarmu yang berbobot..?? tak tunggu lo.. kasian tu mas Agung nunggu jawabanmu

    kebiasaan umuhasanah cs
    1. NGEYEL GAK BERBATAS
    2. bisanya cuma NGEYEL
    3. kalau gak NGEYEL ya GAK NYAMBUNG
    4. kalau gak NGEYEL gak afdol
    5. bahkan kata “NGEYEL” diartikan tangguh
    6. NGEYEL IS THE BEST

    afwan semuanya..

  33. bagian musik yang mana yang haram?
    Ritme? kalo ritme haram, semua yang beritme juga haram dong.. sholat kok kudu 5 waktu, semaunya ja.. gak pake ritme
    Bunyi? berarti nek kentut juga ditahan gimana supaya gak bunyi biar gak jadi haram.. yo piye carane gak bunyi..
    Nada? nek nada haram berarti adzan yang di lagukan itu juga haram, nek bicara juga gk boleh naik turun intonasinya..

    piye ki, jadi bingung sendiri sayanya semuanya haram..

  34. bagian musik yang mana yang haram?
    Ritme? kalo ritme haram, semua yang beritme juga haram dong.. sholat kok kudu 5 waktu, semaunya ja.. gak pake ritme
    Bunyi? berarti nek kentut juga ditahan gimana supaya gak bunyi biar gak jadi haram.. yo piye carane gak bunyi..
    Nada? nek nada haram berarti adzan yang di lagukan itu juga haram, nek bicara juga gk boleh naik turun intonasinya..

    piye ki, jadi bingung sendiri sayanya semuanya haram..

    dari suatu kajian..

  35. Teruskan Maulid Nabi…

  36. INI Tauhidmu PK@…

    Ciri Ciri Wahabi

    AQIDAH
    ————–
    1. Membagi Tauhid menjadi 3 bagian yaitu:
    (a). Tauhid Rububiyyah: Dengan tauhid ini, mereka mengatakan bahwa kaum musyrik Mekah dan orang-orang kafir juga mempunyai tauhid.
    (b). Tauhid Uluhiyyah: Dengan tauhid ini, mereka menafikan tauhid umat Islam yang bertawassul, beristigathah dan bertabarruk sedangkan ketiga-tiga perkara tersebut diterima oleh jumhur ulama? Islam khasnya ulama? empat Imam madzhab.
    (c.) Tauhid Asma’ dan Sifat: Tauhid versi mereka ini bisa menjerumuskan umat islam ke lembah tashbih dan tajsim kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala seperti:

    Menterjemahkan istiwa’ sebagai bersemayam/bersila
    Merterjemahkan yad sebagai tangan
    Menterjemahkan wajh sebagai muka
    Menisbahkan jihah (arah) kepada Allah (arah atas – jihah ulya)
    Menterjemah janb sebagai lambung/rusuk
    Menterjemah nuzul sebagai turun dengan dzat
    Menterjemah saq sebagai betis
    Menterjemah ashabi’ sebagai jari-jari, dll
    Menyatakan bahawa Allah SWT mempunyai “surah” atau rupa
    Menambah bi dzatihi haqiqatan [dengan dzat secara hakikat] di akhir setiap ayat-ayat mutashabihat

    2. Memahami ayat-ayat mutashabihat secara zhahir tanpa penjelasan terperinci dari ulama-ulama yang mu’tabar
    3. Menolak asy-Sya’irah dan al-Maturidiyah yang merupakan ulama’ Islam dalam perkara Aqidah yang diikuti mayoritas umat islam
    4. Sering mengkrititik asy-Sya’irah bahkan sehingga mengkafirkan asy-Sya’irah.
    5. Menyamakan asy-Sya’irah dengan Mu’tazilah dan Jahmiyyah atau Mu’aththilah dalam perkara mutashabihat.
    6. Menolak dan menganggap tauhid sifat 20 sebagai satu konsep yang bersumberkanfalsafah Yunani dan Greek.
    7. Berselindung di sebalik mazhab Salaf.
    8. Golongan mereka ini dikenal sebagai al-Hasyawiyyah, al-Musyabbihah, al-
    Mujassimah atau al-Jahwiyyah dikalangan ulama’ Ahli Sunnah wal Jama’ah.
    9. Sering menuduh bahwa Abu Hasan Al-Asy’ari telah kembali ke mazhab Salaf setelah bertaubat dari mazhab asy-Sya’irah. Menuduh ulama’ asy-Sya’irah tidak betul-betul memahami faham Abu Hasan Al-Asy’ari.
    10. Menolak ta’wil dalam bab Mutashabihat.

    11. Sering menuduh bahwa mayoritas umat Islam telah jatuh kepada perbuatan syirik.
    12. Menuduh bahwa amalan memuliakan Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wa sallam [membaca maulid dll] membawa kepada perbuatan syirik.
    13. Tidak mengambil pelajaran sejarah para anbiya’, ulama’ dan sholihin dengan
    dalih menghindari syirik.
    14. Pemahaman yang salah tentang makna syirik, sehingga mudah menghukumi orang sebagai pelaku syirik.
    15. Menolak tawassul, tabarruk dan istighathah dengan para anbiya’ serta sholihin.
    16. Mengganggap tawassul, tabarruk dan istighathah sebagai cabang-cabang syirik.
    17. Memandang remeh karamah para wali [auliya’].
    18. Menyatakan bahwa ibu bapa dan datuk Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wa sallam tidak selamat dari adzab api neraka.
    19. Mengharamkan mengucap “radhiallahu ‘anha” untuk ibu Rosulullah Shollallohu ‘alaihi wa sallam, Sayyidatuna Aminah.

  37. pencari kebenaran says:
    March 29, 2013 at 7:16 am
    maaf mbak sy menanyakan tentang walimatul hamil,apakah jg termasuk sunnah?

    pencari kebenaran says:
    March 30, 2013 at 7:42 am
    maaf mbak pertanyaan yg saya ajukan bukan masalah ringan,krn sy melihat di masyarakat sekitar bahkan sampai menganggap hal itu wajib yg mesti dilakukan kalo tidak biasanya di omong islamnya beda,islamnya g bener seperti itu mbak.Apakah hal itu tdk menyangkut aqidah seseorang?

    ingat mbak di sebuah ayat alloh berfirman tentang orang yg paling merugi perbuatannya di dunia ini sedang dia telah merasa berbuat yg sebaik2nya.silahkan mbak lihat di Qs.al Kahfi:103-105
    ================================================================================================================
    Pertanyaan untuk @pencari kebenaran berdasarkan 2 komentar anda diatas :
    1) Apa hubungannya antara walimatul hamil dengan QS.Al-Kahfi : 103-105 ?
    2) Apakah anda tahu QS.Al-Kahfi : 103-105 itu ditujukan khusus utk orang kafir yang sebesar apapun mereka berbuat kebaikan maka pahalanya hilang bagaikan debu ditiup angin ?

    Tobat..tobat…

  38. @Pencari Kebenaran

    Sabda Rasulullah saw :
    “Barangsiapa yang ditindas oleh penguasanya maka hendaknya ia bersabar, sungguh barangsiapa yang keluar dari perintah sultan (penguasa) sejengkal saja maka ia mati dalam kematian jahiliyah” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    Sabda Rasulullah saw :“Barangsiapa yang melihat hal pada penguasanya sesuatu yang tidak disukainya maka hendaknya ia bersabar, sungguh barangsiapa yang keluar dari jamaah sejengkal saja, lalu ia wafat maka ia wafat dengan kematian jahiliyah” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    berkata zubair bin Adiy ra : kami mendatangi Anas bin Malik mengadukan kekejian Hajjaj dan kejahatannya pada kami, maka berkata Anas ra : “Bersabarlah kalian, karena tiadalah datang masa kecuali yang sesudahnya akan lebih buruk, sampai kalian akan menemui Tuhan kalian, kudengar ini dari Nabi kalian (Muhammad saw)” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    Sabda Rasulullah saw : “dengar dan patuhlah bagi seorang muslim selama ia tak diperintah berbuat maksiat, bila ia diperintah berbuat maksiat maka tak perlu dengar dan patuh” (Shahih Bukhari Bab Ahkam)

    Kesimpulannya adalah Rasulullah saw dan kesemua para Imam dan Muhaddits ahlussunnah waljamaah tidak satupun menyerukan pemberontakan dan kudeta, selama pemimpin mereka muslim maka jika diperintah maksiat mereka tidak perlu taat, bila diperintah selain dosa maka mereka taati.

    Sebagaimana dimasa merekapun terdapat kepemimpinan yg dhalim, walau berkedok dengan nama “KHALIFAH” namun mereka dhalim, diantaranya Hajjaj yang sering membantai dan menyiksa rakyatnya, namun ketika mereka mengadukan pada Anas ra, maka mereka diperintahkan bersabar, bukan diperintahkan merebut Khilafah dengan alasan khalifah itu dhalim.

    Negeri kita ini muslim, pemimpinnya muslim, menteri – menterinya mayoritas muslimin, mayoritas masyarakatnya muslimin, maka apalagi yang mesti ditegakkan?, ini adalah khilafah islamiyah (kepemimpinan islam), adakah presiden kita melarang shalat?, adakah pemimpin kita melarang puasa ramadhan? Mengenai kesalahan kesalahan lainnya selama ia seorang muslim maka kita diperintah oleh Rasul saw untuk bersabar.

    Ringkasnya saudaraku, berteriak – teriak meneriakkan khilafah islamiyah adalah perbuatan terburu – buru, berdakwahlah pada muslimin sedikit demi sedikit hingga dalam bertetangga, di tempat kerja, di masyarakat, maka pelahan akan muncul Ketua RT yang mencintai syariah dan sunnah. Maka berlanjut dengan Ketua RW yang terpilih adalah Ketua RW yang mencintai syariah dan sunnah, Ketua RW yang mendukung majelis taklim dan melarang panggung maksiat, Ketua RW yang tak mau menandatangani pembangunan diskotek dan gereja, dan bila dakwah di masyarakat makin meluas akan sampai terpilihlah lurah yang demikian pula, lalu meningkat ke Bupati dan seterusnya. Ini akan tercapai dengan pelahan lahan tetapi pasti, dan negara akan ikut apa keinginan mayoritas rakyatnya, demikian pula televisi, radio, majalah, dan kesemuanya, tak ada diskotek bila tak ada pengunjungnya, tak ada miras dan narkoba bila tak ada yang membelinya, tak ada blue film bila tak ada yang mau menontonnya, ini semua akan sangat mudah.

    Karena khilafah islamiyah dengan Syariah Islam bila ditegakkan sekarang maka yang akan menolaknya adalah muslimin sendiri, mereka tak mau kehilangan diskoteknya, mereka tak mau kehilangan mirasnya, mereka tak mau menutup auratnya, nah.., maka bagi yang berkeinginan menegakkan Khilafah Islamiyah agar meratakan shaf dan terjun berdakwah mengenalkan sunnah dan Nabi Muhammad Saw sebagai idola muslimin. Bukan berteriak – teriak khilafah islamiyah lalu menuding muslimin lainnya sesat karena menolak khilafah dari golongan mereka, lalu saling bunuh antara muslimin demi kepemimpinan dari fihak mereka.

    Sungguh metode Nabi saw ini sangat strategis dengan strategi keamanan yang sempurna, Rasul saw mengetahui akan banyak penguasa muslim yang dholim, namun Rasul saw memerintahkan kita bersabar atas mereka, kenapa?, karena jika muslimin berontak maka mereka akan dibantai penguasa yang dholim itu, maka orang – orang baik dan ulama akan jadi sasarannya, padahal orang – orang baik, orang shalih, dan ulama sangat diharapkan menyiapkan generasi baru yang baik untuk kelak menggantikan penguasa dholim itu, namun hal itu menjadi sulit dan mustahil jika ulama, shalihin dan orang baik memerangi penguasa, maka mereka dibantai dan masyarakat semakin kehilangan ulama, dan itu memperburuk keadaan. Dan keadaan ini akan membuat terbahak – bahaknya musuh – musuh Islam, mereka tak perlu menyerang muslimin, karena muslimin sudah saling bantai antara ulama dan penguasanya, dan Islam akan semakin bobrok dan hancur, sungguh sempurna strategi Sang Nabi saw, bersabar demi pembenahan dan regenerasi.

    _____Di kutip dari buku : Kenalilah akidahmu 2 karya Habib Munzir Al Musawa_______

  39. @Pencari kebenaran : “maaf mbak sy menanyakan tentang walimatul hamil,apakah jg termasuk sunnah?”

    pertama, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memperbolehkan kita merintis perkara perkara baru, asalkan tidak bertentangan dengan kaidah kaidah umum syari’at islam. kedua, walimatul hamil tak lebih dari sebuah ijtihad ulama. apakah didalam acara tersebut terdapat kemungkaran?

    @Pencarai kebenaran : “maaf mbak pertanyaan yg saya ajukan bukan masalah ringan,krn sy melihat di masyarakat sekitar bahkan sampai menganggap hal itu wajib yg mesti dilakukan kalo tidak biasanya di omong islamnya beda,islamnya g bener seperti itu mbak.Apakah hal itu tdk menyangkut aqidah seseorang?”.

    di tempat kami, tidak ada yang namanya walimatul hamil, tp ada walimatul safar, jd menurut saya hal tersebut hanyalah sebuah adat. bila adat tersebut tidak bertentangan dengan kaidah kaidah umum syari’at islam, maka, cara terbaik adalah anda mengikutinya sehingga tidak terjadi fitnah pada diri kita. walimatul hamil itu bukan berkaitan dengan aqidah, hal tersebut merupakan masalah cabang (furu’). pembagian tauhid menjadi tiga, itulah masalah aqidah.

  40. @M Husaini,itulah kebiasaan yg sangat buruk dari saudara kita wahabi. Mereka sering kali menyamakan perbuatan orang islam (di luar wahabi) dengan orang kafir.Ayat yg ditujukan untuk orang kafir digunakan untuk melecehkan saudara seagamanya. Bagi orang yg berakal sehat,ini adalah pengkafiran secara halus.

    Namun celakanya mereka tidak sadar (dan tak mau mengaku) bahwa mereka telah mengkafirkan saudaranya yg notabene berTuhankan Allah SWT. Mereka mengira dengan menyamakan saudaranya dengan orang kafir,mereka telah menyampaikan dakwah Tauhid. Padahal ??!! mereka masuk dalam perangkap jamaah takfir.

    Ulama mereka selalu mempromosikan slogan “Al islaamu huwasunnah wassunnatu hiyal islam” yg artinya “Islam adalah sunnah dan sunnah adalah islam”. Di sisi lain mereka juga rajin mempromosikan kalimat ” Lawan sunnah adalah bidah dan lawan bidah adalah sunnah”. Karena bidah adalah lawan sunnah maka konklusinya bidah adalah lawan islam. Dan lawan islam adalah orang kafir. Ini artinya jika orang divonis sbg ahli bidah maka otomatis dia divonis sebagai orang kafir. Sungguh pengkafiran yang sangat halus yang diperagakan oleh saudara kita para wahabiyun.

    Semoga saja pengkafiran secara halus (yg dilakukan wahabi) ini tidak berkonsekuensi pada penghalalan darah sesama muslim. Maka benarlah kata KH Said Aqil Siraj bahwa tinggal selangkah lagi, para wahabi akan bermetamorfosis menjadi Gerombolan Teroris.

  41. Assalamualaikm Ust. Agung. Sy mau bertanya, dalam sejarah kehidupan Nabi, apakah pernah Beliau memvonis seseorang dgn status ahli bidah? Kalau pernah siapakah dia dan apakah perbuatannya sehingga Nabi menggelarinya dengan ahli bidah? Mohon keterangannya. Trmksh.

  42. Wa’alaikumussalam

    maaf mas, tidak usah panggil saya ustadz, ilmu saya masih sangat dangkal. lagipula, jika anda mengetahui cela dan dosa yg sering saya lakukan, mungkin menoleh pun anda tak sudi. mengenai pertanyaan anda, maaf, saya tidak tahu.

  43. Pertemanan ZORRO dan JAMES BOND…

    Persekongkolan bedebah Wahabi dan Bani Saud:

    Bodoh, arogan, dan suka melawan. Itulah penilaian Ibnu Humaidi, guru dari pendiri gerakan Wahabi, Syekh Muhammad bin Abdul Wahab. Dia akhirnya tidak lulus belajar dengan mufti bermazhab Hambali di Kota Makkah itu.

    Dia lantas berguru kepada Muhammad Hayyat al-Sindhi, di Kota Madinah. Di sana, dia ajarkan untuk mengharamkan ziarah kubur dan menghormati para wali. Setelah belajar ke mana-mana, termasuk Basrah dan Baghdad di Irak, pada 1740 dia pulang ke kampung halamannya di Desa Uyaina, Najd, Arab Saudi.

    Dengan usia masih 37 tahun, Syekh Muhammad mulai menyebarluaskan ajarannya. Dia berhasil mempengaruhi Usman bin Muammar, penguasa Uyaina. Dia lantas menyuruh Usman mengangkat kubur Zaid bin Khattab dikeramatkan warga setempat. Kemudian dia memerintahkan semua pelaku zina dirajam sampai mati. Dia bahkan pernah memimpin hukuman itu.

    Semua ajaran Syekh Muhammad mendapat perhatian dari Sulaiman bin Muhammad bin Ghurair dari Bani Khalid. Dia memerintahkan Syekh Muhammad dibunuh. Namun Usman menolak perintah atasannya itu. Akhirnya, Syekh Muhammad diusir dari tanah kelahirannya itu.

    Selepas itu, dia bermukim di Diriyah diperintah oleh Muhammad bin Saud. “Oasis ini milikmu, jangan takut terhadap musuh-musuhmu. Atas nama Allah, jika seluruh penduduk Najaf mengusirmu, kami tidak akan pernah melakukan itu,” kata Muhammad bin Saud, seperti ditulis Madawi al-Rasyid dalam buku berjudul A History of Saudi Arabia.

    Syekh Muhammad menjawab, “Anda adalah pemimpin dan orang bijak. Aku ingin Anda bersumpah kepada saya untuk memerangi para penentang saya. Sebagai balasan, Anda menjadi imam masyarakat muslim dan saya pemimpin dalam urusan agama.”

    Keduanya pada 1744 membuat perjanjian berlaku hingga kini. Kedua pihak saling mendukung. Keturunan Muhammad bin Saud akhirnya memimpin Kerajaan Arab Saudi sekarang menyokong dana buat penyebaran paham Wahabi, jumlahnya sekitar USD 2 miliar saban tahun. Anak cucu Syekh Muhammad yang menjadi pemuka agama Saudi memberikan legitimasi terhadap penguasa sebagai balasan.

    Seperti para pendahulunya, keluarga Kerajaan Saudi melenyapkan semua peninggalan sejarah Islam berkaitan dengan Nabi Muhammad. Mereka beralasan praktek berziarah dan berdoa di tempat-tempat disakralkan itu sebagai syirik. Para pengikut Wahabi ini juga tidak percaya dengan syafaat Rasulullah.

    Paham Wahabi juga menganggap Rasulullah sebagai manusia biasa sehingga tidak perlu dipuja dan dipuji. Apalagi, sampai merayakan hari kelahirannya. Bahkan mendiang Syekh Abdul Aziz bin Baz berani menyatakan Allah itu memiliki batas dan hanya Dia yang tahu keterbatasannya.

    Sejumlah ulama Wahabi juga melontarkan pendapat membahayakan. Seperti Syekh Al-Qanuji dalam kitabnya Ad-Dinul Khalish, jilid pertama halaman 140, “Taklid terhadap mazhab termasuk syirik.”

    Syaikh Hassan al-Aqqad dalam kitabnya Halaqat Mamnuah, halaman 25, menyatakan, “Kafir orang membaca salawat untuk nabi seribu kali atau mengucapkan La ilaha illallah seribu kali.”

    Kebanyakan ulama Sunni menganggap ajaran Syekh Muhammad sesat. Ayah dan saudara lelakinya, Sulaiman bin Abdul Wahab, termasuk pengkritik dia. Sulaiman menganggap Syekh Muhammad orang terpelajar yang sakit mental dan tidak toleran. Dia juga menilai paham Wahabi sebagai ajaran pinggiran sekaligus fanatik.

    Gurunya saja sudah bilang Syekh Muhammad bodoh, berarti umat Islam lebih bahlul lantaran membiarkan dua kota suci Makkah dan Madinah terus dalam cengkeraman rezim Wahabi.
    —————————————————————–

    Itulah terjadinya Wahabi.

  44. Alloh Humma Sholli Alaa Syayidina Muhammad Wa allaaali Syayidina Muhammad.
    Alloh Humma Sholli Alaa Syayidina Muhammad Wa allaaali Syayidina Muhammad.
    Alloh Humma Sholli Alaa Syayidina Muhammad Wa allaaali Syayidina Muhammad.

    Dan kami Juga mencintai
    1.Syayidina Abubakar Siddiq Ra
    2.Syayidina Umar Ra
    3.Syayidina Umar Ra dan
    4.Syayidina Ali Karomallahu W.

    “Sunni dan Syiah Imamiyah bersatu atas Islam” – Kami Aswaja tetap tidak bakal bersatu karena beda aqidah…
    Pahaaam… sama halnya dengan Wahabi/Salafi. TITIK

  45. Ralat:
    3.Syayidina Umar Ra dan = 3.Syayidina Usman Ra dan

  46. Kaum Pengikut Dajjal ya Seringnya NGEYEL… Simbulnya Pedang sama mata SATU.

  47. Diperbolehkan seorang alim ketika mengetahui keburukan seorang alim lainnya yang keburukan tersebut akan banyak memberikan kemudhorotan kepada umat,berdasarkan kepada kaidah-kaidah syar’iyah serta keilmuan yg bersumber kpd Alqur’an dan AS-sunnah,saya berdo’a semoga Allah memberikan hidayah kpd seudaraku2 untuk merasa cukup dengan Alqur’an & AS-sunnah serta tata caranya beribadah ya para sahabat Rasulullah yg sudah Allah jamin dengan syurga.

  48. @mas jumhadi :saya berdo’a semoga
    Allah memberikan hidayah kpd seudaraku2
    untuk merasa cukup dengan Alqur’an & AS-
    sunnah serta tata caranya beribadah ya para
    sahabat Rasulullah yg sudah Allah jamin
    dengan syurga

    saya: menurut anda bolehkah kita memukul orang tua kita? jangan lupa dalil Al Qur-an dan Al Hadistnya ya.. suwun….

  49. Mas Asli Sunni .. Mas, sebagai seorang aswaja seyogyannya jangan berkata demikian .. walaupun beliau syiah imammiyah dan berlaku sopan tentu kita juga harus perlakukan dengan sopan, karena demikianlah akhlak aswaja .. untuk saudara sunni-syiah bersatu atas Islam .. monggo kita sama-sama membangun peradaban manusia dengan cinta dan kasih, dengan Allah dan Rasul yang haq seperti yang telah dicontohkan oleh junjungan kita Muhammad Al Mustofa … ketahuilah bahwa saya adalah golongan yang amat sangat mencintai Sayyidina Ali Karamallahuwajhah, Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein Radiallahuanhum serta ahlul bait dan saya adalah murid dari seorang guru, dimana guru saya bersanad ke Sayyidina Abu Bakar Radiallahuanhu .. mari kita bersatu menuju Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam :-)

  50. Ini saya baru dapat link baru bantahan Wahhabi sungguh keterlaluan mereka http://m.arrahmah.com/news/2013/06/13/ustadz-m-thalib-nu-wahabi-sejati-dan-transnasional.html
    Perlu duduk 1 meja AMA ini orang. Saya di najd 12 tahun alhamdulillah nggak sedikit juga yg mengerti bahwa tanduk syetan yah di najd (Riyadh) tapi banyak Wahhabi indo yg menyangkal Lucu juga jadinya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *


    seven − 3 =

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>