dzikir
Salah Memahami Ibadah Menyebabkan Kaum Wahabi Terkenal Ngawur
Asal Muasal Munculnya Pertanyaan: “MANA DALILNYA”
Kepada teman-teman Salafi Wahabi yang masih dalam kebingungan memahami persoalan ibadah sehingga masih tetap saja ngeyel membid’ahkan amal-amal shalih kaum muslimin…. Marilah kita belajar bersama. Simak dulu uraian berikut ini dan apabila masih ada yang belum paham silakan bertanya…, nanti teman-teman Ummati insyaallah akan memberikan jawabannya.
Baiklah, yuk kita mulai saja pelajarannya…. Kita ambil salah satu contoh kasus dari isu-isu bid’ah yang anda selalu menganngapnya bid’ah yang haram. Misalnya MAULID Nabi. Contoh kasus MAULID yang semenjak dulu sampai sekarang terus selalu saja anda menganggapnya berdosa jika melakukannya. Walaupun sudah banyak penjelasan dijelaskan oleh para pelaku Maulid, tetapi rupanya anda sekalian belum bisa paham-paham juga. Sebabnya mungkin karena hati yang keras atau mungkin hanya karena belum mengerti persoalan ibadah. Continue reading
Rekayasa Kebohongan Adalah Modal Dasar Dakwah Wahabi
Ketika Pembohong (H. Mahrus Ali) Dielu-elukan: Sekali Lagi, Kebohongan Atas Nama Pengarang Kitab I’anah
Catatan Singkat Oleh ; Ats-Tsauriy (Bangkalan)
Tulisan ini semata-mata sebagai nasehat agar tidak mudah menerima (menelan) informasi yang datang kepada kita tanpa mengecek atau meneliti informasi tersebut.
Ana sangat heran dengan sikap sebagian kalangan yang tidak pernah mau mengambil hikmah dan pelajaran dari fenomena kebohongan yang mengatas namakan ulama. Seorang H. Mahrus Ali yang mengaku sebagai mantan Kiayi NU pernah membuat gebrakan dengan menulis buku yang menggugat Tahlilan, Istighasah, Ziarah dan yang lainnya, dimana semua itu merupakan amaliyah kaum Muslimin terutama warga Nahdliyin.
Berangkat dari keprihatinan terhadap remaja-renmaja yang menjadi korban internet yang menjadikan sebuah kebohongan sebagai kebanggaan. Dalam hal ini adalah kasus H. Mahrus Ali seorang muslim keblinger, maka ana kembali akan mengutip salah satu kebohongan dari sekian banyak kebohongan H. Mahrus Ali dalam bukunya. Continue reading
Usaha-usaha Mendholalahkan Amalan Muslimin
Kemasan Da’wah dan Ibadah
Upaya Mendlolalahkan Amal Shaleh
Sebagian pemuda di zaman ini sibuk berpolitik, sebagian lagi mengidolakan tokoh-tokoh ekstrimis/ghuluw. Jika mereka bertemu dengan orang yang merayakan maulidur Rasul, maka mereka sendiri berkata, “Jangan menambah-nambahi! Sholat berjama’ah saja masih jarang, baca Al-Qur’an saja masih jarang, sudah mengerjakan hal-hal lain, sudah baca yang lain.”
Saya kurang mengerti bagaimana hukum berda’wah dengan cara mendirikan partai politik dan ikut meramaikan sistem demokrasi. Namun ketahuilah, berda’wah dengan mengadakan pembacaan maulid dan ceramah agama setiap hari seperti yang dilakukan oleh Majelis Rasulullah adalah baik. Mereka yang jarang ke Masjid jadi ke Masjid. Mereka yang jarang baca Al-Qur’an jadi mendengarkan ayat Al-Qur’an. Mereka yang jarang bersholawat jadi bersholawat. Mereka yang jarang mempelajari hadits jadi membaca dan mempelajari hadits. Mereka yang jarang menangis di hadapan Allah jadi meneteskan air mata dalam munajat. Hari demi hari, hati mereka terlembutkan. Continue reading
Salafy Wahabi Anti Dzikir Jama’ah Jangan Mengaku Ahlussunnah
Dzikir Berjamaah sejak Zaman Rosul SAW
By: Ustadz M. Arifin Ilham
Arifin Ilham - Habib Munzir
Sekte wahabi muncul pada abad 14 hijriah, mereka ini merupakan penyakit dalam tubuh kaum muslimin yang telah menyerang hampir seluruh Negara muslimin dimuka bumi.Mereka ini selalu mengada-adakan dan mempermasalahkan hal-hal yang tidak pernah dipermasalahkan oleh Ulama Besar, Para Imam, para Tabi’in, para sahabat, bahkan Rasul saw.
Hal ini para ulama tidak mengkategorikan Ibn Abdulwahhab sebagai Imam Madzhab (dalam arti Mujtahid), karena seorang Imam Madzhab adalah orang yang suci dari mencaci maki muslimin, apalagi menganggap musyrik pada ahli syahadat, atau menganggap perbuatan sahabat rasul radhiyallahu’anhum adalah Bid’ah munkarah. Imam madzhab adalah pewaris Rasul saw, orang yg berjiwa arif dan lidahnya selalu basah berdzikir kepada Allah, mendoakan yang sesat, mendoakan hidayah bagi orang kafir, demikian pulalah Lidah Rasul saw. Continue reading
Kisah Taubatnya Salafy Tobat
abu salman, on February 7, 2009 at 1:04 pmsaid:
saya mau tanya? apakah anda benar pernah ikut salafy? mengapa keluar? karena tobat? atau karena pendapat anda tidak dipakai oleh yang lain?sehingga akhirnya anda “purik” dan membuat blog ini?… Continue reading

Print halaman ini














