Berdasar Al Qur'an – Al Sunnah Menurut Pemahaman Salafus Shalih
Inspirasi Islam
Dijaga Aki Ismet

ulama

Mari Bermadzhab, Agar Pemahaman Islam Tidak Tersesat

“Tinggalkan Wahabisme Agar Selamat Dunia Akhirat”

Silsilah Sanad 4 Imam Mazhab

Pada sa’at ini semakin banyak orang yang merasa mereka lebih hebat dibandingkan ulama ulama dahulu. Mereka mencoba menebarkan slogan untuk tidak bermadzhab, tetapi mengambil hukum dari al-Qur`an dan Sunnah secara langsung. Slogan (semboyan = perkataan) berhukum al-Qur’an dan hadits benar tetapi memiliki tujuan yang salah, dan akan menghasilkan kesalahan yang besar. Adapun diantara dalil-dalil yang diucapkan oleh mereka yang anti madzhab ialah:

1 – Rasulullah tidak pernah memerintahkan  kita untuk bermadzhab, bahkan memerintahkan kita mengikuti sunnahnya.

2 – al-Qur`an dan Sunnah sudah cukup menjadi dalil dan hukum sehingga tidak di perlukan lagi Madzhab-madzhab.

3 – Madzhab-madzhab itu bid`ah karena tidak ada pada zaman Rasul.

4 – Seluruh ulama Madzhab seperti Imam Syafi`i melarang orang-orang mengikuti mereka dalam hukum.

5 – Bermadzhab dengan madzhab tertentu berarti telah menolak sunnah Nabi Muhammad SAW.

6 – Pada Zaman sekarang sudah semestinya kita berijtihad, karena dihadapan kita telah banyak kitab-kitab hadits, Fiqih, ulumul Hadits dan lain-lain, kesemuanya itu mudah didapati.

7 – Para Ulama Madzhab adalah manusia biasa, bukan seorang nabi yang ma’shum dari kesalahan, semestinya kita berpegang kepada yang tidak ma’shum yaitu hadits-hadits Rasulullah.

8 – Setiap hadits yang shahih wajib diamalkan, tidak boleh menyalahinya dengan mengikuti pendapat ulama madzhab.

Ini sebahagian hujjah-hujjah mereka, kita akan jawab satu persatu insyaAllah.  Continue reading

Kupas Tuntas Masalah Bid’ah Oleh Ulama Ahlussunnah Waljama’ah

Penjelasan Hadits-hadits Tentang Bid’ah

 

Kupas Tuntas Masalah Bid'ah

Ketika sebagian orang menolak pembagian Bid’ah pada Bid’ah Hasanah dan Bid’ah Sayyi’ah, maka itu berarti mereka menolak dan menyalahkan ulama’besar seperti al-Imam asy-Syafi’i, Al Hafid Ibnu Hajar, al-Imam a-Nawawi dan Salafus-shalih lainnya. Seolah-olah Ulama besar itu hanya berpendapat berdasarkan hawa nafsu dan mengesampingkan al-Qur’an dan Hadits.

Penah terjadi dialog menarik. Berikut kami kutip sebagian dialog tersebut dengan tanda “W” untuk wakil Wahabi dan “K” untuk wakil kami.

W : Kami tidak menjelaskan pendapat kami berdasarkan pikiran kami, tetapi berdasarkan ulama’ salaf juga.

K : Ulama’ salaf yang mana yang Anda maksudkan ?

W : Ulama’ semisal Ibnu Taimiyah.

K: Bukankah telah jelas dalam pembahasan yang lalu, bahwa definisi Bid’ah semisal Ibnu Taimiyah masih perlu penjelasan lebih lanjut? Dan kemudian diperjelas oleh definisi yang dikemukakan oleh As-Syafi’i?

W : Saya rasa definisi dari Ibnu Taimiyah sudah jelas, tidak perlu penjelasan tambahan.

K : Berarti Anda menafikan adanya bid’ah yang baik. Kalau demikian, apa pendapat Anda tentang hal-hal baru seperti mush-haf al-Qur’an, pembukuan Hadits, fasilitas Haji, Sekolah dan Universitas Islam, Murattal dalam kaset dan sebagainya yang tidak ada di zaman Nabi?  Continue reading

Kenali dan Waspadai Aliran Sesat di Lingkungan Kaum Muslimin

CIRI-CIRI ALIRAN SESAT

Tiada Tuahan yang berhak disembah Kecuali Allah. Maha Suci Allah dari apa yang disifatkan oleh orang-orang bodoh

Berikut ini, penulis merasa perlu mengemukakan ciri-ciri yang dapat dijadikan barometer untuk menilai, apakah suatu paham atau aliran itu sesat atau tidak. Ciri-ciri ini diambil dari gambaran umum berbagai macam paham dan aliran yang sudah disebutkan oleh para ulama. Dan adalah sangat penting bagi masyarakat umum untuk mengetahuinya, menimbang tidak setiap orang dapat menilai atau mengenali sisi kesesatan secara detail dari suatu paham atau aliran. Ciri-ciri umum aliran sesat tersebut adalah sebagai berikut:  Continue reading

Menyibak Misteri Salafy Wahabi dan Tipu Dayanya Kepada Ummat Islam

MENYINGKAP TIPU DAYA: FITNAH KEJI FATWA-FATWA KAUM SALAFI WAHABI KERESAHAN TERHADAP ALIRAN SESAT

Harga buku masing-masing Rp. 20.000, jika membeli keduanya dapatkan dengan harga Rp. 30.000. Biaya belum termasuk ongkos kirim. Hubungi 021 99110702

Belakangan ini, Indonesia sedang dilanda gelombang besar paham baru keislaman yang beraneka ragam bentuknya dan sangat menyesatkan. Munculnya sikap-sikap ekslusif dan arogan dari para pengusung atau pengikut masing-masing paham tersebut telah semakin meresahkan masyarakat. Merasa diri berhak berupaya mengkaji al-Qur’an atau hadis, merasa diri paling benar dan yang lain salah, menganggap kesesatan itu hanya Allah yang berhak memvonisnya, dan menganggap pemahaman umat Islam tentang agama selama ini keliru, semua dalih itu telah menyebabkan perbedaan pendapat yang memicu perpecahan di kalangan ummat Islam.

Para ulama pun tidak tinggal diam, demi menyaksikan “kekacauan” tersebut. Sebagai wujud tanggung jawab mereka kepada Allah, maka mereka terus berupaya membentengi umat dari serangan paham-paham sesat tersebut, baik secara perorangan melalui mimbar-mimbar masjid atau majlis-majlis ta’lim, maupun secara lembaga seperti yang dilakukan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia). Upaya itu mereka wujudkan dalam bentuk penjelasan-penjelasan atau fatwa-fatwa yang menyatakan bahwa paham-paham tersebut sesat dan menyesatkan. Continue reading

Fakta Konyol Orang-orang yang Mengaku Non Mazhab

KENAPA KITA HARUS BERMADZAB DAN TAQLID PADA ULAMA?

Kupas Tuntas Tentang Madzhab DAN TAQLID ULAMA

Mazhab secara bahasa artinya adalah tempat untuk pergi. Berasal dari kata dzahaba – yadzhabu – dzahaaban . Madzhab adalah isim makan dan isim zaman dari… Continue reading

habib habaib

Diskusi Pengunjung